cover
Contact Name
Ahmad Nuryansyah
Contact Email
jurnal_abdimas@gunabangsa.ac.id
Phone
+6285869501808
Journal Mail Official
jurnal_abdimas@gunabangsa.ac.id
Editorial Address
LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta, Jl. Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta 55283 Indonesia Telepon: (0274) 4477701, 4477703, 4477704 Faks: (0274) 4477702
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
J.Abdimas: Community Health
ISSN : -     EISSN : 2746542X     DOI : 10.30590
Core Subject : Humanities, Health,
J.Abdimas: Community Health is a semiannual journal, published on November and May. First publication in November 2020. The objective of the journal is to provide a forum for lecturer, students, and practitioners to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in community service activities, especially in the health field. Focus and Scope: 1. Health community services 2. Education for Sustainable Development. 3. Human resource development in health 4. Community empowerment in health 5. Rural health development 6. Health promotion 7. Technology application in health 8. Business application in health 9. Environmental health
Articles 73 Documents
Pelatihan Life Saving Skills: Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Resusitasi Jantung Paru pada Anggota PMR di SMAK St. Agnes Surabaya: Life Saving Skills Training: Improving Cardiopulmonary Resuscitation Knowledge and Skills for PMR Members at St. Agnes Catholic High School, Surabaya Irine Yunila Prastyawati Nila; Ignatius Heri Dwianto; Ignata Yuliati
J.Abdimas: Community Health Vol. 7 No. 1 (2026): J.Abdimas: Community Health - Mei 2026
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/jach.v7n1.338

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah, sehingga diperlukan kesiapsiagaan penolong awam yang memiliki pengetahuan dan keterampilan resusitasi jantung paru (RJP). Berdasarkan hasil observasi, anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMAK St. Agnes Surabaya belum pernah mendapatkan edukasi dan pelatihan RJP secara terstruktur. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan RJP pada anggota PMR. Metode: Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatoris Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dianalisis berdasarkan partisipatif, deskriptif, dan evaluatif dalam bentuk pre – post test. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu edukasi daring menggunakan modul interaktif dan video disertai pre-test, serta pendampingan praktik RJP menggunakan manekin dengan evaluasi post-test dan lembar checklist keterampilan. Peserta berjumlah 30 siswa anggota PMR. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan kategori baik dimana terjadi peningkatan signifikan pada kategori baik pada aspek pengetahuan dari 23,33% menjadi 70% begitu pula pada aspek keterampilan dari 6,67% menjadi 36,67%, dimana hal ini menunjukkan hasil melampaui dari target yang ditentukan sebesar 20%. Selain itu, refleksi peserta menunjukkan tumbuhnya kepedulian, kesiapsiagaan, dan komitmen untuk bertindak sebagai penolong pertama. Kesimpulan: Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas PMR dalam life saving skills dan membentuk sikap caring serta tanggung jawab kemanusiaan di lingkungan sekolah.
Identifikasi Tingkat Nyeri dan Edukasi Hazard Ergonomi dalam Aktifitas Domestik pada Anggota Dawis Kenanga Purwoyoso: Determining Pain Levels and Educating Members of Dawis Kenanga Purwoyoso on Ergonomic Hazards in Domestic Activities Fitria Wulandari; Amalia; Ratih Setyaningrum; Dita Ayu Mayasari
J.Abdimas: Community Health Vol. 7 No. 1 (2026): J.Abdimas: Community Health - Mei 2026
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/jach.v7n1.358

Abstract

Latar belakang: Perempuan menjalankan peran domestik sebagai aktivitas rutin yang mengandung risiko bahaya ergonomi. Aktivitas domestik melibatkan kerja pengangkatan beban, postur, gerak berulang dan statis. Tujuan: untuk mengidentifikasi prevalensi nyeri musculoskeletal, aktivitas domestik dominan dan memberikan edukasi terkait bahaya ergonomis yang muncul dari aktivitas domestik. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan survei dan edukasi. Identifikasi nyeri menggunakan kuesioner pemetaan lokasi nyeri tubuh dan Visual Analogue Scale (VAS). Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, dan pemberian contoh penerapan prinsip ergonomi pada aktivitas domestik di kelompok masyarakat Dawis Kenanga, dan dianalisis secara deskriptif statistik. Hasil: Tingkat nyeri yang dirasakan memiliki nilai rerata dada sebesar rerata 4,17 + 2,43 dengan area tubuh nyeri dominan pada dada, bahu, lutut, leher, punggung, pinggul. Aktivitas dominan yang menyebabkan keluhan tertinggi yakni aktivitas mengurus pakaian (52,94%) seperti menyetrika, mencuci, menjemur. Kesimpulan: Pelaksanaan edukasi terhadap bahaya ergonomi dan pengendalian risiko pada aktivitas domestik meningkatkan pemahaman 88,2% partisipan memberikan nilai dampak sebesar 0,91.
Edukasi Kader Posyandu dan PKK Tentang Pemberian Makanan Pendamping Menggunakan Sayuran Lokal: Educating Posyandu and PKK Cadres on Complementary Feeding Using Locally Vegetables Bella Mardya; Muhammad Helmy Abdillah; Akhmad Raja Shaufi; Malisa Ariani; Raybian Nur; Budi Styawan
J.Abdimas: Community Health Vol. 7 No. 1 (2026): J.Abdimas: Community Health - Mei 2026
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/jach.v7n1.385

Abstract

Latar Belakang: Malnutrisi pada anak merupakan permasalahan global yang salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu mengenai pemenuhan gizi anak, termasuk dalam pengolahan makanan pendamping ASI berbasis pangan lokal. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu dalam mencegah malnutrisi pada anak melalui demonstrasi pengolahan MP-ASI berbahan dasar pangan lokal yang dikolaborasikan dengan sektor pertanian. Metode: Pendekatan yang dipilih dalam pengabdian masyarakat ini yaitu melalui model Participatory Rural Appraisal. Setelah menyusun rencana aksi, tindakan selanjutnya yakni memberdaya-gunakan aset masyarakat untuk kepentingan kegiatan ini. Pendekatan yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang menitikberatkan pada pengelolaan aset mitra sasaran berupa penggunaan lahan pekarangan yang secara sukarela digunakan untuk kegiatan tanam-menanam. Tingkat pengetahuan ibu diukur menggunakan instrument pretest dan post-test yang dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai median serta rentang minimun-maksimum. Hasil dari kegiatan pertanian kemudian diolah menjadi MP-ASI. Proses pembuatan MP-ASI ini disampaikan pada kegiatan demonstrasi pembuatan MP-ASI yang tepat dan adekuat untuk meningkatkan pengetahuan ibu. Pengetahuan ibu mengenai MP-ASI diukur menggunakan kuesioner untuk menganalisis pengetahuan ibu sebelum dan sesudah demonstrasi dilakukan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu, ditunjukkan oleh nilai median pretest sebesar 15 (12–21) yang meningkat menjadi median post-test sebesar 17 (14–23). Kesimpulan: Kesimpulan yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini yaitu terdapat perubahan median skor pengetahuan ibu tentang pemenuhan nutrisi yang tepat untuk anak. Pemanfaatan metode edukasi gizi dengan metode demonstrasi ini dapat menjadi salah satu pilihan dalam inovasi edukasi gizi kepada masyarakat berbasis pangan lokal.