cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 574 Documents
MAKAM MAHALIGAI DAN PAPAN TINGI DALAM PEMBELAJARAN IPS Kusnadi Kusnadi; Nurul Hidayah Azima; Mia May Sarah; Selfia Diva Ariwana; Ainaya Azzahro
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12944

Abstract

The marginalization of Barus' ancient maritime identity from the collective memory of national history and the passive packaging of contextual teaching media are the background to this research activity. This problem triggers a bias in students' understanding in reconstructing the chronological route of the Indonesian spice trade route. The main focus of this scientific study is to analyze the historical value and socio-religious existence of the Mahligai and Papan Tinggi Tomb sites to be formulated as supporting materials for Social Studies learning. The steps of this qualitative field research with a descriptive analytical design were operated through purposive sampling of informants involving regional tourism agencies, traditional leaders, and local religious figures. The primary data collection procedure was collected through direct observation techniques, in-depth interviews, and epigraphic studies of the remains of ancient Arab-Persian tomb inscriptions. The research findings indicate that the tomb complex contains more than 215 tombstones, including a two-meter-high tomb marker for Sheikh Mahmud, who died in 44 Hijri. The presence of these artifacts confirms Barus' role as a multi-ethnic international port and a gateway for Islamization in the 7th century AD. The main conclusion confirms that integrating local archaeological heritage into the curriculum has proven effective in sustainably enhancing students' spatial agility. Social studies teachers are recommended to design teaching modules based on the consistent use of archaeological heritage. ABSTRAK Terpinggirkannya identitas maritim kuno Barus dari ingatan kolektif sejarah nasional serta kepasifan pengemasan media ajar yang kontekstual melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah tersebut memicu adanya bias pemahaman para siswa dalam merekonstruksi rute kronologis jalur perdagangan rempah nusantara. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis nilai historis serta eksistensi sosioreligius situs Makam Mahligai dan Papan Tinggi guna diformulasikan sebagai materi pendukung pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Langkah-langkah penelitian kualitatif lapangan dengan desain deskriptif analitis ini dioperasikan melalui penarikan informan secara purposive sampling yang melibatkan instansi pariwisata daerah, pemuka adat, dan tokoh agama setempat. Prosedur pengumpulan data primer dihimpun lewat teknik observasi langsung, wawancara mendalam, serta studi epigrafi terhadap tinggalan inskripsi nisan kuno Arab-Persia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kompleks makam tersebut memuat lebih dari 215 nisan, termasuk penanda makam Syekh Mahmud setinggi dua meter yang wafat tahun 44 Hijriah. Kehadiran artefak ini mengukuhkan peran Barus sebagai bandar internasional multi etnis sekaligus gerbang masuknya islamisasi abad ke-7 masehi. Simpulan utama menegaskan bahwa integrasi peninggalan purbakala lokal ke dalam kurikulum terbukti andal mendongkrak ketangkasan spasial siswa secara berkelanjutan. Guru IPS direkomendasikan merancang draf modul ajar berbasis pemanfaatan peninggalan arkeologis secara konsisten.    
ANALISIS KEAKTIFAN BERORGANISASI DALAM MENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Sri Susanti Jamalu; Melizubaida Mahmud; Maya Novrita Dama; Agil Bahsoan; Risca Marsanti Halid
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12946

Abstract

This study aims to analyze students’ organizational involvement and its relationship with the academic achievement of the 2022 cohort of the Department of Economics Education, Faculty of Economics and Business, State University of Gorontalo. This research employed a qualitative approach using a descriptive method. The informants consisted of students actively involved in organizations, lecturers, and related parties. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that organizational involvement contributes to the development of time management, discipline, responsibility, communication, and self-confidence. These skills positively support students’ academic achievement, as reflected in their GPA, examination results, and completion of academic assignments. However, organizational activities may hinder academic performance if not balanced with effective time management and prioritization skills. Factors influencing student success include learning motivation, time management, self-regulated learning, organizational environment, peer support, and lecturers’ roles. This study concludes that organizational involvement has a positive relationship with academic achievement when supported by effective self-management. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keaktifan berorganisasi mahasiswa dan hubungannya dengan prestasi akademik mahasiswa angkatan 2022 Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas mahasiswa yang aktif berorganisasi, dosen, dan pihak terkait. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan berorganisasi memberikan manfaat dalam pengembangan keterampilan manajemen waktu, disiplin, tanggung jawab, komunikasi, dan kepercayaan diri. Keterampilan tersebut berkontribusi positif terhadap prestasi akademik mahasiswa yang ditunjukkan melalui capaian IPK, hasil ujian, dan penyelesaian tugas perkuliahan. Namun, aktivitas organisasi dapat menghambat prestasi akademik apabila tidak diimbangi dengan kemampuan mengatur waktu dan menentukan prioritas. Faktor yang memengaruhi keberhasilan mahasiswa meliputi motivasi belajar, manajemen waktu, self-regulated learning, lingkungan organisasi, dukungan teman sebaya, dan peran dosen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keaktifan berorganisasi berhubungan positif dengan prestasi akademik apabila didukung oleh pengelolaan diri yang baik.    
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEMAMPUAN AKADEMIK MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI Intan Lakoro; Roy Hasiru; Abdulrahim Maruwae; Melizubaida Mahmud; Rierind Koniyo
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12947

Abstract

Operational obstacles and psychological pressure faced by final-year students when completing their thesis drafts as a formal study assignment underlie this research. These issues trigger academic delays, negatively impacting on-time graduation rates at universities. The main focus of this scientific study is to analyze the influence of family support on optimizing the academic capacity of students in the Department of Economics Education, Gorontalo State University. This quantitative approach was implemented through random sampling of 66 respondents from a total population of 194 students from the class of 2022. The actual data collection procedure was collected through a closed-ended questionnaire, which was then analyzed using residual normality tests, simple linear regression analysis, and partial t-tests. The quantitative data from the research empirically revealed that the family support variable had a significant positive effect on academic ability by 42.9 percent, indicated by a t-test of 6.941 > t-table of 1.996 at a significance level of 0.000. Meanwhile, the remaining 57.1 percent of variability was determined by other external factors outside the model. The main conclusion confirms that the integration of financial assistance and emotional support has proven highly effective in improving students' coping mechanisms in completing academic assignments. Families are recommended to consistently draft psychological support strategies. ABSTRAK Hambatan operasional serta tekanan psikologis mahasiswa tingkat akhir saat menuntaskan draf skripsi sebagai tugas studi formal melatarbelakangi penelitian ini. Masalah tersebut memicu adanya penundaan akademik sehingga berdampak negatif terhadap tingkat kelulusan tepat waktu di perguruan tinggi. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis pengaruh dukung keluarga terhadap optimalisasi kapasitas kemampuan akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo. Langkah-langkah pendekatan kuantitatif ini dioperasikan melalui penarikan sampel secara random sampling terhadap 66 responden dari total populasi 194 mahasiswa angkatan 2022. Prosedur pengumpulan data aktual dihimpun lewat angket kuesioner tertutup, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji normalitas residual, analisis regresi linier sederhana, dan pengujian parsial uji t. Data kuantitatif hasil penelitian secara empiris menyingkap bahwa variabel dukungan keluarga berpengaruh positif signifikan terhadap kemampuan akademik sebesar 42,9 persen, ditunjukkan oleh thitung 6,941 > ttabel 1,996 pada taraf signifikansi 0,000. Sementara itu, sisa variabilitas sebesar 57,1 persen ditentukan oleh faktor eksternal lain di luar model. Simpulan utama menegaskan bahwa keterpaduan pemenuhan bantuan finansial serta perhatian emosional terbukti sangat andal meningkatkan mekanisme koping (coping mechanism) mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas ilmiah. Keluarga direkomendasikan menyusun draf strategi pendampingan psikologis secara konsisten.    
STRATEGI KETERAMPILAN GURU DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 LIMBOTO Rahmatia Luawo; Roy Hasiru; Imam Prawiranegara Gani; Radia Hafid; Rierind Koniyo
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12948

Abstract

The low enthusiasm and active participation of students due to the dominance of rigid normative learning is the background of this research activity. These operational problems trigger acute boredom and weakening of students' self-confidence in responding to instructions in the subject of Economics. The main focus of this scientific study is to analyze in depth the level of effectiveness of teachers' teaching skills strategies in boosting the learning motivation of grade XII students at SMA Negeri 2 Limboto. The steps of this descriptive qualitative research are operated through snowball sampling of informants involving subject teachers and a number of students. The primary field data collection procedure is collected through participant observation techniques, semi-structured interviews, and documentation studies, which are then analyzed interactively including the stages of data reduction, data presentation, and drawing sociological conclusions. Qualitative findings reveal that the implementation of pedagogical skills through the creation of ice-breaking activities, providing verbal-nonverbal reinforcement, and the application of problem-based learning methods has proven to be very reliable in breaking the ice of interactions in the classroom. Providing constructive feedback and humanistic classroom management also significantly foster students' independence and intellectual responsibility. The main conclusion confirms that optimizing a variety of teaching skills successfully transforms classrooms into dynamic, communicative, and enjoyable learning ecosystems. Secondary education practitioners are recommended to consistently improve instructional innovation to maintain the intrinsic motivation of the younger generation in a comprehensive and sustainable manner. ABSTRAK Rendahnya antusiasme dan partisipasi aktif siswa akibat dominasi pembelajaran normatif yang kaku melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu kejenuhan akut serta melemahnya kepercayaan diri peserta didik dalam merespons instruksi pada mata pelajaran Ekonomi. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis secara mendalam tingkat efektivitas strategi keterampilan mengajar guru dalam mendongkrak motivasi belajar siswa kelas XII di SMA Negeri 2 Limboto. Langkah-langkah penelitian kualitatif deskriptif ini dioperasikan melalui penarikan informan secara snowball sampling yang melibatkan guru mata pelajaran dan sejumlah siswa. Prosedur pengumpulan data primer lapangan dihimpun lewat teknik observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, serta studi dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis secara interaktif meliputi tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sosiologis. Temuan kualitatif menyingkap bahwa implementasi keterampilan pedagogik melalui penciptaan kegiatan ice breaking, pemberian reinforcement verbal-nonverbal, serta penerapan metode problem-based learning terbukti sangat andal memecah kebekuan interaksi di dalam kelas. Pemberian umpan balik yang konstruktif dan pengelolaan kelas yang humanis juga secara signifikan menumbuhkan kemandirian serta tanggung jawab intelektual siswa. Simpulan utama menegaskan bahwa optimalisasi variasi keterampilan mengajar sukses mentransformasikan ruang kelas belajar menjadi ekosistem yang dinamis, komunikatif, dan menyenangkan. Praktisi pendidikan tingkat menengah direkomendasikan secara konsisten meningkatkan inovasi instruksional guna memelihara motivasi intrinsik generasi muda secara menyeluruh dan berkelanjutan.    
PENGARUH MOTIVASI TEMAN SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI Khairunnisa Ismail; Frahmawati Bumulo; Maya Novrita Dama; Melizubaida Mahmud; Risca Marsanti Halid
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12950

Abstract

Fluctuations and gaps in student academic achievement due to the uncertainty of social conditions outside of formal lecture hours are the background to this research. These operational issues trigger stagnation in learning performance and weaken students' commitment to completing scientific assignments independently. The main focus of this scientific study is to investigate the magnitude of the influence of peer motivation on the cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes of students in the Department of Economics Education, Gorontalo State University. The steps of this associative survey quantitative approach are operated through proportional random sampling of 30 respondents from a total population of 196 students of the 2022 intake. The primary field data collection procedure was collected through a closed-ended Likert-scale questionnaire, which was then analyzed using the classical assumption of residual normality testing and simple linear regression modeling assisted by SPSS software. The quantitative data from the empirical evaluation revealed that the peer motivation variable has a significant positive effect on learning outcomes, evidenced by t count 4.104 > t table 1.701 at a significance level of 0.000. The coefficient of determination (R-square) of 0.376 indicates a contribution of 37.6 percent, while the remaining 62.4 percent is explained by other external factors outside the model. The main conclusion confirms that conditioning a productive friendship ecosystem has proven highly reliable in increasing academic competence linearly. University practitioners are recommended to design a structured collaborative learning method. ABSTRAK Fluktuasi serta kesenjangan capaian prestasi akademik mahasiswa akibat ketidakpastian kondisi sosial di luar jam perkuliahan formal melatarbelakangi penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu timbulnya stagnasi performa belajar dan melemahnya komitmen mahasiswa dalam menuntaskan penugasan ilmiah secara mandiri. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menginvestigasi besarnya pengaruh motivasi teman sebaya terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo. Langkah-langkah pendekatan kuantitatif survei asosiatif ini dioperasikan melalui penarikan sampel secara proportional random sampling terhadap 30 responden dari total populasi 196 mahasiswa angkatan 2022. Prosedur pengumpulan data primer lapangan dihimpun lewat angket kuesioner tertutup skala Likert, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pengujian asumsi klasik normalitas residual dan pemodelan regresi linier sederhana berbantuan perangkat lunak SPSS. Data kuantitatif hasil evaluasi secara empiris menyingkap bahwa variabel motivasi teman sebaya berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar, dibuktikan oleh thitung 4,104 > ttabel 1,701 pada taraf signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,376 mengindikasikan kontribusi sebesar 37,6 persen, sedangkan sisanya 62,4 persen dijelaskan oleh faktor eksternal lain di luar model. Simpulan utama menegaskan bahwa pengondisian ekosistem pertemanan yang produktif terbukti sangat andal meningkatkan kompetensi akademik secara linier. Praktisi universitas direkomendasikan merancang draf metode collaborative learning terstruktur.    
EKSPLORASI FAKTOR INTRINSIK-EKSTRINSIK DALAM MENINGKATKAN MINAT MENABUNG EMAS SYARIAH: STUDI KASUS UPS KAMPUNG SOLOK KABUPATEN BUNGO Ainil Fhadilah; Rachmadi Setiawan; Isti Fajri Khairunnisa
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12951

Abstract

This study aims to determine and describe the mechanism of the Gold Savings (Tabungan Emas) product and the factors influencing public interest in saving at the Pegadaian Syariah Sharia Services Unit (UPS) Kampung Solok, Bungo Regency, Jambi Province. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with customers and employees, and documentation. The results indicate that the number of Gold Savings customers at UPS Kampung Solok experienced consistent growth from 2020 to 2025, with an average growth rate of 13% per year. In terms of mechanism, the Gold Savings product is deemed permissible (jaiz/mubah) based on QS. Al-Baqarah verse 282 and is implemented through a combination of two Islamic contracts: the murabahah contract (buying and selling) during the gold grammage acquisition and the wadiah contract (deposit) for storing the customers' gold. Furthermore, public interest in saving is influenced by two main dimensions: (1) Intrinsic Factors, which include customers' knowledge regarding gold investment and satisfying service quality; and (2) Extrinsic Factors, which include intensive promotions through informative media (such as brochures) and a strategic location. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mekanisme produk Tabungan Emas serta faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat dalam menabung pada Pegadaian Syariah Unit Pelayanan Syariah (UPS) Kampung Solok, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi langsung, wawancara mendalam dengan nasabah serta karyawan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan jumlah nasabah Tabungan Emas di UPS Kampung Solok mengalami peningkatan konsisten dari tahun 2020 hingga 2025 dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 13% per tahun. Secara mekanisme, produk Tabungan Emas ini dinilai sah (jaiz/mubah) berdasarkan QS. Al-Baqarah ayat 282 dan diimplementasikan melalui kombinasi dua akad, yaitu akad murabahah (jual beli) saat pengadaan gramasi emas dan akad wadiah (titipan) untuk penyimpanan emas nasabah. Adapun minat menabung masyarakat dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu: (1) Faktor Intrinsik, yang meliputi pengetahuan nasabah mengenai investasi emas dan kualitas pelayanan yang memuaskan; serta (2) Faktor Ekstrinsik, yang meliputi gencarnya promosi melalui media informatif (seperti brosur) dan letak lokasi yang strategis.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN IPS Alia Ismail; Agil Bahsoan; Yulianti Toralawe; Frahmawati Bumulo; Maya Novrita Dama
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12952

Abstract

The low critical thinking skills and student learning achievement in social studies subjects in formal school environments require the use of innovative student-centered learning models. This descriptive quantitative verification study aims to test the effect of the Problem Based Learning (PBL) model on the critical thinking skills of eighth-grade students of SMP Negeri 1 Telaga. Primary data collection was conducted through Likert scale questionnaires, observation, and documentation to a sample of 48 students selected by proportional sampling from a population of 237 students. Data analysis techniques include the Kolmogorov-Smirnov normality test, simple linear regression, partial t-test, and coefficient of determination analysis via SPSS 20.0. The test results show a regression equation of Y = 16.375 + 0.749X with a normal distribution of data (Kolmogorov-Smirnov Z = 1.081; p = 0.193). The PBL model has been proven to have a positive and significant effect on students' critical thinking based on the calculated t value of 6.375 which exceeds the t table of 1.679 at a significance level of 5 percent (p = 0.000). The coefficient of determination R square value of 0.469 indicates that the PBL model contributes 46.9 percent to the variation in students' critical thinking, while the remaining 53.1 percent is influenced by external factors. The main conclusion proves that the application of PBL syntax is effective in transforming the learning climate and improving students' analytical reasoning and self-regulation independently. ABSTRAK Rendahnya keterampilan berpikir kritis dan ketuntasan belajar siswa pada mata pelajaran IPS di lingkungan sekolah formal menuntut digunakannya model pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa. Penelitian kuantitatif deskriptif verifikatif ini bertujuan menguji pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga. Pengumpulan data primer dilakukan melalui kuesioner skala Likert, observasi, dan dokumentasi kepada sampel 48 siswa yang dipilih secara proportional sampling dari populasi 237 siswa. Teknik analisis data meliputi uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, regresi linier sederhana, uji-t parsial, serta analisis koefisien determinasi via SPSS 20.0. Hasil pengujian menunjukkan persamaan regresi Y = 16,375 + 0,749X dengan sebaran data berdistribusi normal (Kolmogorov-Smirnov Z = 1,081; p = 0,193). Model PBL terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap berpikir kritis siswa berdasarkan nilai t hitung 6,375 yang melebihi t tabel 1,679 pada taraf signifikansi 5 persen (p = 0,000). Nilai koefisien determinasi R square sebesar 0,469 mengindikasikan bahwa model PBL berkontribusi sebesar 46,9 persen terhadap variasi berpikir kritis siswa, sementara 53,1 persen sisanya dipengaruhi faktor luar. Simpulan utama membuktikan bahwa penerapan sintaks PBL efektif mentransformasi iklim belajar serta meningkatkan nalar analitis dan regulasi diri siswa secara mandiri.    
PENGARUH SISTEM PEMBAYARAN QRIS TERHADAP EFISIENSI TRANSAKSI UMKM PADA KANTIN KAMPUS Silvania Delvitria Yusuf; Hais Dama; Sudirman Sudirman; Melizubaida Mahmud; Yulianti Toralawe
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12953

Abstract

The risk of counterfeit money circulation, long queues, and the untidiness of manual cash book administration records that are prone to loss are the background to this research. These operational problems trigger inefficiencies in operational cash circulation and potential cash change conflicts among small traders. The main focus of this scientific study is to dissect and test the effect of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) payment system on transaction efficiency of MSMEs operating in campus canteens at Gorontalo State University. This associative descriptive quantitative research step was operated through sampling using the Slovin formula, resulting in a total of 56 respondents from a population of 129 micro-businesses. The primary data collection procedure was collected through the distribution of a five-level Likert scale closed-ended questionnaire, interviews, and direct observation, which were then analyzed using residual normality testing and simple linear regression modeling. The quantitative data from the research empirically revealed that the QRIS system had a positive and significant effect on transaction efficiency, indicated by the achievement of a calculated t value of 14.837 > t table 2.004 at a significance level of 0.000. The coefficient of determination (R-square) analysis yielded a very strong contribution of 80.3 percent, while the remaining 19.7 percent of variability was influenced by external factors outside the model. The main conclusion confirms that real-time financial recapitulation automation has proven highly reliable in streamlining the operational cash flow management of campus entrepreneurship in a comprehensive and sustainable manner. ABSTRAK Risiko peredaran uang palsu, antrean panjang, serta ketidakrapian pencatatan administrasi buku kas manual yang rawan hilang melatarbelakangi penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu terjadinya inefisiensi sirkulasi kas operasional serta potensi konflik kembalian tunai di kalangan pedagang kecil. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah membedah dan menguji pengaruh sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap efisiensi transaksi pelaku UMKM kantin kampus di Universitas Negeri Gorontalo. Langkah-langkah penelitian kuantitatif deskriptif asosiatif ini dioperasikan melalui penarikan sampel menggunakan rumus Slovin, menghasilkan total 56 responden dari populasi 129 pelaku usaha mikro. Prosedur pengumpulan data primer dihimpun lewat penyebaran instrumen angket kuesioner tertutup skala Likert lima tingkat, wawancara, dan observasi langsung, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pengujian persyaratan normalitas residual serta permodelan regresi linier sederhana. Data kuantitatif hasil penelitian secara empiris menyingkap bahwa sistem QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi transaksi, ditunjukkan oleh capaian nilai thitung sebesar 14,837 > ttabel 2,004 pada taraf signifikansi 0,000. Analisis koefisien determinasi (R-square) menghasilkan kontribusi sangat kuat sebesar 80,3 persen, sedangkan sisa variabilitas 19,7 persen dipengaruhi faktor eksternal luar model. Simpulan utama menegaskan bahwa otomatisasi rekapitulasi finansial secara real-time terbukti sangat andal memperlancar pengelolaan arus kas operasional wirausaha kampus secara menyeluruh dan berkelanjutan.    
PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA SMP ISLAM AL-FATTAHIYYAH TULUNGAGUNG Mohamad David Ardiansyah; Bachrul Ulum
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12954

Abstract

The low level of students' responsibility character, indicated by late submission of assignments, minimal participation in learning activities, and non-compliance with school regulations, constitutes the main problem underlying this research. Pancasila and Civic Education (PPKn) is considered a strategic medium for internalizing the value of responsibility, as it encompasses moral, social, and civic dimensions that are directly relevant to students' daily lives. This research focuses on three aspects: the process of instilling responsibility character through PPKn learning, the role of teachers and school personnel, and the supporting and inhibiting factors involved in the process at SMP Islam Al-Fattahiyyah Tulungagung. This study employed a descriptive qualitative approach, with research subjects consisting of the school principal, the PPKn teacher, the guidance and counseling teacher, the head of student affairs, the homeroom teacher, and students of class VII E. Data were collected through non-participatory observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model through the stages of data condensation, data display, and conclusion drawing, with validity tested through source and technique triangulation. The findings indicate that the instillation of responsibility character was carried out through contextual and participatory learning combined with disciplinary habituation practices such as classroom duty, punctual attendance, and timely task completion. The PPKn teacher served as facilitator, motivator, guide, and role model, supported by the synergy of all school members. Supporting factors included a conducive school environment and a religious culture rooted in the Islamic boarding school setting, while inhibiting factors comprised low awareness among some students and insufficient parental supervision at home. It is concluded that PPKn learning plays a significant role in shaping students' responsibility character in a sustained and continuous manner. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter tanggung jawab siswa yang tercermin dari perilaku seperti keterlambatan mengumpulkan tugas, kurangnya partisipasi dalam pembelajaran, serta ketidakpatuhan terhadap tata tertib sekolah. Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dipandang sebagai sarana strategis dalam menginternalisasi nilai tanggung jawab karena memuat pendidikan moral, sosial, dan kebangsaan yang berkaitan langsung dengan kehidupan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penanaman karakter tanggung jawab melalui pembelajaran PPKn, menganalisis peran guru dan pihak sekolah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SMP Islam Al-Fattahiyyah Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru PPKn, guru BK, waka kesiswaan, wali kelas, dan siswa kelas VII E. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman karakter tanggung jawab dilakukan melalui pembelajaran kontekstual dan partisipatif, serta kegiatan pembiasaan seperti piket kelas, disiplin kehadiran, dan penyelesaian tugas tepat waktu. Guru PPKn berperan sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, dan teladan, didukung oleh sinergi seluruh warga sekolah. Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, budaya religius, dan kerja sama antar guru, sedangkan faktor penghambat berupa rendahnya kesadaran sebagian siswa dan kurangnya pengawasan orang tua. Pembelajaran PPKn terbukti berperan penting dalam membentuk karakter tanggung jawab siswa secara berkelanjutan.    
PENGARUH MANAJEMEN WAKTU DAN SELF-EFFICACY TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK MELALUI BUDAYA SEKOLAH SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA SISWA SMK PGRI 13 SURABAYA Elsa Yohana; Ruri Nurul Aeni Wulandari
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12955

Abstract

Academic procrastination is a common problem among students and can negatively affect learning quality, academic achievement, and skill development. This phenomenon was identified among students of SMK PGRI 13 Surabaya, as indicated by the tendency to delay completing academic assignments until close to the deadline. This study aims to examine the influence of time management and self-efficacy on academic procrastination, with school culture serving as a mediating variable. The research employed a quantitative approach with an associative research design. The population consisted of 127 tenth- and eleventh-grade students of the Office Management program, with 99 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 software. The findings reveal that time management, self-efficacy, and school culture have significant negative effects on academic procrastination. Furthermore, time management and self-efficacy have significant positive effects on school culture. The mediation analysis also demonstrates that school culture mediates the effects of time management and self-efficacy on academic procrastination. These findings indicate that improving students’ time management skills, strengthening self-efficacy, and fostering a positive school culture can serve as effective strategies for reducing academic procrastination among vocational high school students. ABSTRAK Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada siswa dan dapat berdampak pada penurunan kualitas belajar, prestasi akademik, serta perkembangan keterampilan belajar. Fenomena ini masih ditemukan pada siswa SMK PGRI 13 Surabaya, yang ditunjukkan oleh kecenderungan menunda pengerjaan tugas hingga mendekati batas waktu pengumpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen waktu dan self-efficacy terhadap prokrastinasi akademik dengan budaya sekolah sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 127 siswa kelas X dan XI Program Keahlian Manajemen Perkantoran SMK PGRI 13 Surabaya, dengan sampel sebanyak 99 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu, self-efficacy, dan budaya sekolah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik. Selain itu, manajemen waktu dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya sekolah. Hasil analisis mediasi juga menunjukkan bahwa budaya sekolah mampu memediasi pengaruh manajemen waktu dan self-efficacy terhadap prokrastinasi akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan mengelola waktu, keyakinan diri, serta penguatan budaya sekolah yang positif dapat menjadi strategi efektif dalam menurunkan tingkat prokrastinasi akademik siswa.