cover
Contact Name
Trija Fayeldi
Contact Email
trija_fayeldi@unikama.ac.id
Phone
+628156116099
Journal Mail Official
rainstek@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriadi No 48 Malang, Kode Pos : 65148 Jawa Timur, Indonesia Phone: (0341) 801488 ext. 229/133
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rainstek : Jurnal Terapan Sains dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 27216209     DOI : https://doi.org/10.21067/jtst.v1i4.4088
Rainstek: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi welcome article submissions from all applied science and technology research areas including Mathematics, Physics, Technology, and Information System . Papers relating directly or indirectly to all aspect of these fields are also welcome to submit. RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi is intended to provide a forum for the expression of new ideas, as well as a place for exposition of these areas of knowledge that can further understanding of science and technology issues and concerns.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 234 Documents
PENGEMBANGAN MODUL IPA FISIKA BERBASIS ASESMEN AUTENTIK UNTUK SISWA SMP/MTs. KELAS VII Ana Lailatul Fitriyah; Akhmad Jufriadi; Hestiningtyas Yuli Pratiwi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3428

Abstract

Diberlakukanya kurikulum 2013, menyebabkan terjadinya pergeseran penilaian dari penilaian tes yang hanya mengukur kompetensi pengetahuan menuju penilaian autentik yang mengukur aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di sekolah di Kabupaten Malang, didapatkan bahwa dalam mengevaluasi pembelajatan IPA guru masih kesulitan melaksanakan penilaian autentik secara utuh. Sehingga aspek afektif dan psikomotorik belum terlaksana secara maksimal. Hal ini dikarenakan belum tersedianya bahan ajar atau modul yang memberikan contoh lengkap untuk melaksanakan penilaian autentik. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul IPA Fisika berbasis asesmen autentik untuk siswa SMP/MTs kelas VII yang teruji kelayakannya untuk pegangan guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kegiatan autentik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan memanfaatkan modifikasi dari langkah-langkah penelitian dan pengembangan yang dikemukakan oleh Borg & Gall. Modul IPA Fisika dinyatakan sangat layak dengan rerata persentase oleh ahli materi sebesar 87% dan ahli media sebesar 85%. Hasil respon siswa dan guru terhadap modul IPA Fisika berbasis asesmen autentik secara keseluruhan dinyatakan sangat baik dengan rerata persentase sebesar 90,28% untuk siswa dan kriteria baik sebesar 77,78 % untuk guru.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI SIRKULAS DANA ZAKAT, INFAQ DAN SADAQAH BERBASIS WEB ibnu fajar; Gaguk Susanto
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3431

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MELALUI METODE SCAFFOLDING DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA Hilde Gardis Spriani; Nurul Ain; Hestiningtyas Yuli Pratiwi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan motivasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning melali metode scaffolding dengan model pembelajaran konvensional; (2) mengetahui perbedaan pemahaman konsep fisika yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning melalui metode scaffolding dengan model pembelajaran konvensional; (3) mengetahui interaksi antara model pembelajaran Problem Based Learning melalui metode scaffolding dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep fisika. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimendengan rancangan posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN I Pakisaji dan sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VIII F sebagai kelas kontrol dan 30 siswa kelas VIII G sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengambilan data motivasi belajar menggunakan lembar observasi dan tes tertulis untuk pemahaman konsep fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) adanya perbedaan motivasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning melalui metode scaffolding dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai Fhitung > Ftabel (5,631 > 4,01) pada taraf signifikan 0,05; (2) adanya perbedaan pemahaman konsep fisika yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning melalui metode scaffolding dengan model pembelajaran konvensional denagn nilai Fhitung > Ftabel (14,03 > 0,05) pada taraf signifikan 0,05; (3) adanya interaksi antara model pembelajaran Problem Based Learning melalui metode scaffolding dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep fisika dengan niali Fhitung > Ftabel (6,838 > 4,01) pada taraf signifikan 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning melalui metode Scaffolding memberikan dampak yang positif terhadap motivasi belajar dan pemahaman konsep fisika siswa yaitu motivasi dan pemahaman konsep fisika siswa lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN ANALISIS NEWMAN Ganik Wahyuningtias Sunardiningsih; Sri Hariyani; Trija Fayeldi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3447

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan analisis Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 5 subjek mengalami kesalahan membaca, yaitu siswa tidak mampu memaknai arti setiap kata, istilah atau simbol dalam soal; 12 subjek mengalami kesalahan memahami, yaitu siswa tidak mampu memahami informasi yang diketahui dengan lengkap dan tidak mampu memahami apa yang ditanyakan; 8 subjek mengalami kesalahan transformasi, yaitu siswa tidak mengetahui rumus yang akan digunakan dan tidak mengetahui operasi hitung yang akan digunakan; 11 subjek mengalami kesalahan keterampilan proses, yaitu siswa tidak mengetahui prosedur atau langkah-langkah yang akan digunakan; dan 13 subjek mengalami kesalahan penulisan jawaban akhir, yaitu siswa tidak menemukan hasil akhir yang sesuai dengan langkah-langkah yang digunakan dan tidak menuliskan jawaban akhir sesuai dengan kesimpulan yang dimaksud dalam soal.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMKN 2 SINGOSARI Saktia Oktaviani; Sri Hariyani; Yuniar Ika Putri Pranyata
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3450

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti selama magang, beberapa siswa beranggapan bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit, tidak menarik dan membuat pusing. Hal ini dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Strategi pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini bermaksud mengkaji penerapan strategi pembelajaran Time Token untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan strategi Time Token yang dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada pokok bahasan Matriks kelas X SMKN 2 Singosari tahun ajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMKN 2 Singosari tahun ajaran 2018/2019 berjumlah 36 siswa.Sumber data diperoleh dari observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Metode pengumpulan data meliputi (1) tes, (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan cara ketekunan pengamat, triangulasi dan pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Tahap-tahap dalam penelitian meliputi tahap awal dengan penyampaian apersepsi, motivasi dan tujuan pembelajaran. Tahap inti yaitu (1) Orientasi, (2) Mengorganisasikan, (3) Membimbing, (4) Presentasi, (5) Analisis dan Evalusi, serta (6) Pemberian strategi Time Token. Tahap akhir yaitu motivasi siswa untuk belajar. Hasil penelitian aktivitas siswa pada tindakan I yaitu pada pertemuan 1 mendapatkan persentase rata-rata 81,96% dan pada pertemuan 2 mendapatkan persentase rata-rata 78,96%, sedangkan aktivitas siswa pada tindakan II yaitupada pertemuan 1 mendapatkan persentase rata-rata 88,89% dan pada pertemuan 2 mendapatkan persentase rata-rata 91,075%. Hasil analisis data dalam penelitian yaitu persentase ketuntasan hasil tes siswa pada tindakan I mencapai 72,22%. Sedangkan pada tindakan II mencapai persentase 86,1%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran Time Token dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMKN 2 Singosari. Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Time Token, hasil belajar
RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN JENIS BEASISWA MENGGUNAKAN KNN Ludfiyatul Qoiriyah; Hari Lugis Purwanto; Wiji Setiyaningsih
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3455

Abstract

Beasiswa merupakan pembiayaan dari orang lain, perusahaan, universitas, dan lembaga lain yang salah satunya yaitu oleh Universitas Kanjuruhan Malang. Selama ini proses penyeleksian beasiswa dilakukan staf dengan menginputkan data mahasiswa satu persatu dalam excel. Pengelolaan data secara manual yang dilakukan oleh staf tersebut dapat meningkatkan terjadinya kesalahan, seperti terdapat data yang sama atau duplikasi data, penginputan data yang salah dan pengecekan ulang pada data dalam jumlah besar dapat membuat ketelitian staf menurun. Hal tersebut dapat mempengaruhi hasil penentuan beasiswa sehingga tidak sesuai dengan kriteria dan kemungkinan terjadinya pengulangan penerimaan beasiswa pada mahasiswa yang sama semakin besar. Metode K-Nearest Neighbor (KNN) merupakan sebuah metode yang mengklasifikasikan data dan memiliki konsistensi yang kuat dengan melakukan klasifikasi berdasarkan menghitung kedekatan jarak antara kasus baru dengan kasus lama. Sistem menghasilkan hasil penentuan jenis beasiswa berdasarkan kriterian yang telah ditentukan, yaitu IPK, semester, penghasilan dan tanggungan orang tua. Berdasarkan hasil pengujian user acceptance test yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan metode Nearest Neighbor (KNN) untuk menentukan jenis beasiswa memberikan hasil yang diharapkan dan diterima dengan baik dengan presentase hingga 86% serta dapat membantu mempermudah kinerja staf.
DAMPAK PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KERJA ILMIAH SISWA SMP PADA MATERI TEKANAN ZAT CAIR Ivonita Trihastuti; Chandra Sundaygara; Hestiningtyas Yuli Pratiwi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) perbedaan penguasaan konsep siswa yang belajar menggunakan model Problem Basel Learning (PBL), 2) perbedaan kerja ilmiah siswa yang belajar dengan model Problem-based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah quasy experimen (eksperimen semu) dengan desain penelitian menggunakan Postest Only Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 10 Malang tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Porpusive Sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 siswa dengan rincian 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes penguasaan konsep dan lembar observasi kerja ilmiah. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) terdapat perbedaan penguasaan konsep IPA yang belajar dengan menggunakan Problem Based Learning (PBL) > (8,793>3,92). 2) terdapat perbedaan kerja ilmiah siswa yang belajar dengan model Problem Based Learning (PBL). (PBL) > (8,465>3,92).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN PROBLEMS BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Ermilinda Rusni; Djoko Adi Susilo; Yuniar Ika Putri Pranyata
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 3 (2019): September
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i3.3555

Abstract

Keberhasilan siswa dalam pembelajaran diukur dari hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi hasil belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model STAD dipadu model PBL yang dapat meningkatkan hasil siswa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Cara pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan wawancara. Analisis data, yaitu reduksi data, paparan data dan penyimpulan data. Mengecek keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi, ketekunan pengamatan dan pengecekkan sejawat. Hasil penelitian diperoleh (1)observasi keterlaksanaan oleh guru pada siklus I dan II diperoleh 85,71% dan 97,61% dengan kategori sangat baik, sedangkan penerapan pada siswa siklus I dan II diperoleh 83,33% dan 96,42% dengan kategori sangat baik. (2)Peningkatan ketuntasan siswa dari siklus I 66,66% dan siklus II 90%. Sehingga, penerapan model STAD dan PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil tersebut dapat dicapai dengan menggunakan langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut: 1)Persiapan; 2)Penyajian materi; 3)Orientasi siswa pada masalah; 4)Pembagian kelompok; 5)Kegiatan kelompok; 6)Membimbing penyelidikan kelompok, 7)Menyajikan dan mengembangkan hasil karya; 8)Perhitungan Skor individu; 9)Penghargaan kelompok; 10)Kesimpulan; 11)Penutup. Saran yang diberikan adalah bagi guru matematika hendaknya menggunakan model pembelajaran yang variatif.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN MEDIA MANIPULATIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Yulia Leha.Mc; Retno Marsitin; Trija Fayeldi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 3 (2019): September
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i3.3557

Abstract

Salah satu bahan ajar yang digunakan sebagai panduan dalam melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa LKPD berbasis inkuiri terbimbing berbantuan media manipulatif pada materi bangun datar dalam pembelajaran matematika di SMP Negeri 5 Mukok Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan angket. LKPD divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil 9 peserta didik kelas VIIB dan kelompok besar 20 peserta didik kelas VIIA. Hasil validasi ahli materi, ahli media dan ahli pembelajaran dinyatakan valid. Hasil angket respon uji coba kelompok kecil dan kelompok besar masing-masing diperoleh skor 3,64 dan 3,68 dengan kriteria sangat layak. Keefektifan LKPD masing-masing diperoleh persentase ketuntasan sebesar 78% dengan kriteria baik dan 90% dengan kriteria sangat baik. Hasil tes diperoleh total persentase ketuntasan sebesar 84% dengan kategori sangat baik. Sehingga, disimpulkan LKPD ini valid, layak dan efektif diterapkan pada materi bangun datar. Saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat mengimplementasikan LKPD dengan bantuan berbagai media pembelajaran matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA BERDASARKAN TAHAPAN POLYA MATERI SEGIEMPAT Maria Gaudensia Doa Doko; Sumadji Sumadji; Nur Farida
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 3 (2020): September
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i3.3563

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah siswa pada soal-soal cerita dalam kehidupan sehari-hari masih rendah. Siswa lebih mudah menyelesaikan soal yang hanya menerapkan rumus saja tanpa harus membaca soal cerita. Tahapan pemecahan masalah Polya dianggap mudah dipahami dan banyak digunakan dalam kurikulum matematika di seluruh dunia. Diharapkan dapat membantu siswa lebih runtut dan terstruktur dalam memecahkan masalah matematika. Tujuan penelitian ini, menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan tahapan Polya materi segiempat. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIC SMP PGRI 6 Malang. Data penelitian diperoleh dari tes kemampuan pemecahan masalah, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan, subyek yang tergolong pada tingkat 1 yaitu belum mampu melaksanakan empat langkah Polya , subyek yang tergolong pada tingkat 2 yaitu hanya mampu memahami masalah , subyek yang tergolong pada tingkat 3 yaitu mampu memahami masalah, menyusun dan melaksanakan rencana penyelesaian , dan subyek yang tergolong pada tingkat 4 yaitu mampu melaksanakan empat langkah polya . Dari uraian tersebut disimpulkan, mayoritas subyek penelitian berada pada tingkat 3 dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah segiempat. Saran bagi guru sebaiknya mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa agar pembelajarannya lebih efektif dan berhasil.

Page 3 of 24 | Total Record : 234