cover
Contact Name
Angga Nugraha
Contact Email
anggasosek2010@gmail.com
Phone
+6285342741913
Journal Mail Official
anggasosek2010@gmail.com
Editorial Address
Jl.Angkatan 45 No1a Lt Salo Rappang Kabupaten Sidenreng Rappang
Location
Kab. sidenreng rappang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal sains dan teknologi industri peternakan
ISSN : -     EISSN : 27757889     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan merupakan jurnal berkala 6 bulanan. Jurnal ini dikelola dengan profesional dengan reviewer internal dan eksternal.
Articles 97 Documents
LITERATURE REVIEW: PENGARUH FLUSHING PAKAN PADA PERFORMA REPRODUKSI INDUK SAPI POTONG Setiawan, Pandu
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i1.2173

Abstract

ABSTRAK Penurunan populasi sapi potong di Indonesia berkaitan erat dengan rendahnya efisiensi reproduksi, yang ditandai oleh gangguan estrus seperti anestrus dan subestrus serta panjangnya jarak beranak. Salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah tersebut adalah flushing pakan, yaitu pemberian pakan berkualitas tinggi menjelang masa perkawinan untuk memperbaiki status nutrisi dan meningkatkan performa reproduksi. Artikel ini merupakan kajian pustaka yang disusun melalui penelusuran sistematis terhadap artikel ilmiah dari Google Scholar dengan kata kunci “flushing pakan”, “nutrisi reproduksi sapi potong”, dan “flushing feed in beef cattle”, terbatas pada artikel dalam bahasa Indonesia dan Inggris yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa flushing mampu meningkatkan Body Condition Score (BCS), merangsang aktivitas hormonal, dan memperbaiki fungsi ovarium melalui peningkatan asupan protein, energi, dan mineral. Flushing juga berperan dalam menstimulasi sekresi hormon FSH, LH, dan estrogen yang penting dalam siklus estrus dan ovulasi. Dengan demikian, flushing pakan dapat memperpendek jarak beranak, menurunkan angka kawin berulang, dan meningkatkan efisiensi reproduksi induk sapi potong secara keseluruhan.
RESPON MASYARAKAT TERHADAP INOVASI ES KRIM SUSU SAPI DENGAN PENAMBAHAN BUNGA TELANG (Clitoria Ternatea L.) saputri, yuyun elya; Triana, Andi
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i1.2183

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada evaluasi tanggapan masyarakat terhadap inovasi produk es krim berbasis susu sapi yang diperkaya dengan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) serta meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kelompok wanita tani melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ranga, Kecamatan Enrekang dengan sasaran Kelompok Wanita Tani (KWT) Sipakario. Metode penyuluhan yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi cara, diskusi, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 30,4%, sikap sebesar 44,8%, dan keterampilan sebesar 47,2%. Efektivitas penyuluhan mencapai 84% dan dikategorikan sangat efektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa masyarakat memberikan respons positif terhadap es krim berbunga telang sebagai inovasi pangan rumah tangga.
RESPON MASYARAKAT TERHADAP PERMEN SUSU KARAMEL DENGAN PENAMBAHAN SARI JAHE PUTIH amma, rasma; Triana, Andi
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i1.2190

Abstract

Kegiatan penyuluhan yang dilakukan di Desa Ranga, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah susu menjadi produk berupa permen susu karamel dengan penambahan sari jahe putih Kegiatan ini muncul sebagai respons terhadap terbatasnya diversifikasi olahan susu di masyarakat, yang selama ini didominasi oleh produk seperti dangke dan susu pasteurisasi. Metode penyuluhan yang digunakan meliputi pemaparan materi, praktik langsung (demonstrasi), diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nyata pada aspek pengetahuan (35%), sikap (32%), dan keterampilan (40%), dengan efektivitas penyuluhan mencapai 57% yang tergolong kategori efektif. Peserta memperoleh pemahaman bahwa penambahan sari jahe putih mampu meningkatkan kualitas sensorik produk tanpa mengubah kestabilan pH dan kadar gula yang menjadikannya sebagai salah satu bentuk inovasi pangan fungsional yang sehat dan bernilai ekonomi. Diharapkan, masyarakat mampu mengembangkan produk ini secara mandiri guna memperluas jenis olahan susu bernilai jual tinggi dengan memanfaatkan bahan lokal
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR SURYADI FARM DI DESA CIKOWANG KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR Irmayani, Irmayani
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i1.2312

Abstract

This study aims to determine the amount of income and business feasibility system obtained from the business of breeding laying hens in Suryadi Farm located in Cikowang Village, Mangarabombang District, Takalar Regency. Determination of the location of this study is determined intentionally (purposive). This study was conducted in July-August 2025. This type of research uses descriptive quantitative research with a case study approach to provide a comprehensive overview of the overall income structure and level of business feasibility. The type of data used is primary data sourced from direct interviews with livestock owners include business results and other costs. While the use of secondary data is data obtained from relevant agencies such as a general description of the location and state of the research area. The population in the study is 4 cage type batteries, each of which has a different population level. Sampling in the study was conducted by Purposive sampling, which is based on certain criteria set by the researcher. The sample used is cage 1 with the highest population of 3,100 and will be analyzed in one period in 2024. Based on the results of research analysis, the net income obtained by laying hens is Rp588, 593, 087 in one production period. This value indicates a very good financial performance. The results of the feasibility analysis carried out on the indicators of R/C Ratio 1.57, BEP price 31,600 BEP production 21,885, and ROI 25.4% are in a very favorable condition and feasible to run for the long term.
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA AYAM ARAB (Gallus turcicus) Sulaeman, La Ode Syawal; Amri, Fisma
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i1.2482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin E dalam pakan terhadap kualitas spermatozoa ayam arab. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Balai Perbibitan dan Pakan Ternak Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan di Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Penelitain ini menggunakan 16 ekor ayam arab jantan berumur 8 sampai 9 bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah rencana acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, dimana masing-masing perlakuan diberi vitamin E yang terdiri dari P0 (pakan kontrol), P1 (pakan + 10 mg/kg pakan), P2 (pakan + 20 mg/kg pakan), P3 (pakan + 30 mg/kg pakan). Variabel yang diukur yaitu kualitas makroskopis (warna, volume, dan pH) dan kualitas mikroskopis (konsentrasi). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis varian (ANOVA), apabila perlakuan memberikan pengaruh nyata maka dilakukan uji menggunakan duncan lebih lanjut. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian vitamin E dalam pakan tidak berpengaruh terhadap warna, volume, pH, dan motilitas sperma namun berpengaruh nyata terhadap konsentrasi spermatozoa ayam arab.
EVEKTIVITAS ROTOONE F SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP KEBERHASILAN DAN PERTUMBUHAN STEK RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) DJAFAR, HAMZAH; Mokoolang, Susan; Ardiansyah, Widiastuti; Ervandi, Mohamad
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i1.2534

Abstract

Rumput gajah (Pennisetum purpureum) merupakan hijauan utama ternak ruminansia di Provinsi Gorontalo, sehingga peningkatan ketersediaannya melalui perbanyakan stek sangat diperlukan. Namun, keberhasilan stek sering rendah akibat pembentukan akar yang kurang optimal, sehingga penggunaan ZPT Rootone F yang mengandung auksin sintetis (IBA dan NAA) diharapkan dapat meningkatkan rizogenesis. Metode Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 6 ulangan dimana P1:kontrol (0%); P2:Rotoone F (2 gr)20%+ kapur (8 gr)80%; P3: Rotoone F (4 gr)40%+ kapur (6 gr)60%; P4:Rotoone F (6 gr)60% + kapur (4 gr)20%; P5: Rotoone F (8 gr)80%+ kapur (2 gr)20%; dan P6:Rotoone f(100%) serta enam ulangan untuk menilai pengaruh Rootone F terhadap persentase hidup stek, panjang akar, berat basah tunas, dan berat basah akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang tertinggi terdapat pada perlakuan T4 Rootone F (6 gr) 60% + Kapur (4 gr) 40% dengan rata-rata 60% dibandingkan dengan perlakuan lainya. Rootone F konsentrasi 60% menjadi perlakuan paling efektif yang mampu meningkatkan pertumbuhan akar, vigor tunas, dan kelangsungan hidup stek dibanding konsentrasi lebih rendah atau lebih tinggi, sehingga dapat direkomendasikan sebagai dosis optimal untuk meningkatkan keberhasilan perbanyakan vegetatif rumput gajah di lapangan.
PENGARUH PENAMBAHAN ENZIM PAPAIN PAPAYA MUDA (Carica papaya L) TERHADAP KUALITAS DAGING AYAM KAMPUNG (Gallus domesticus) ALIYAH PUTRI ADILLAH ZAINAL; Anas Qurniawan; Irmawaty Irmawaty; Suci Ananda
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i2.2329

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan enzim papain yang berasal dari getah pepaya muda (Carica papaya L.) terhadap kualitas fisik dan organoleptik daging ayam kampung (Gallus domesticus). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuan, yaitu konsentrasi getah pepaya 0%, 1%, 1,5%, dan 2%, masing-masing diulang sebanyak lima kali. Sampel daging ayam kampung bagian dada dan paha dimarinasi selama 30 menit, kemudian diuji kualitas fisiknya (pH, daya ikat air, susut masak, dan daya putus daging) serta dilakukan uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur) oleh 30 panelis. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan getah pepaya tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kualitas fisik maupun organoleptik daging ayam kampung. Dengan demikian, penggunaan enzim papain hingga konsentrasi 2% dengan lama marinasi 30 menit belum efektif dalam meningkatkan kualitas daging ayam kampung, namun tetap berpotensi digunakan sebagai bahan pengempuk alami sehingga diperlukan pengoptimalan konsentrasi dan waktu marinasi lebih lanjut.
EFEKTIVITAS EKSTRAK TOMAT (Solanum lycopersicum) TERHADAP SIFAT FISIK DAN HEDONIK DAGING SAPI Wahyu Sulistyo; Ishak Korompot; Widyawati H Umar; Susan Mokoolang; Widiyastuti Ardiansyah
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i2.2522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah tomat sebagai terhadap sifat fisik dan hedonik daging sapi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2025 selama satu minggu di Laboratorium Dasar Jurusan Ilmu-ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Materi penelitian menggunakan daging sapi yang dipotong kecil dengan berat 100 gram. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (termasuk perlakuan kontrol tanpa perendaman) dan 5 ulangan dimana setiap perlakuan dan ulangan terdapat lima potong (irisan) daging sapi. Perlakuan yang diberikan yaitu lama perendaman terhadap daging sapi selama 0 jam atau tanpa perendaman (P0), perendaman selama 1 jam (P1), perendaman selama 3 jam (P2) dan perendaman selama 5 jam (P3) dan perendaman selama 7 jam (P4). Sifat fisik daging yang diamati yaitu pH daging, sedangkan kualitas hedonik yang diamati yaitu warna, rasa, aroma dan keempukan (tekstur) daging. Analisis data menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila terdapat perbedaan yang nyata maka dilakukan uji lanjutan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test - DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa kualitas fisik dalam hal ini pH daging dan sifat hedonik yaitu warna, rasa, aroma dan tekstur daging menunjukkan pengaruh yang berbeda yang sangat nyata setelah direndam dengan ekstrak buah tomat. Hasil pengujian lanjutan menggunakan uji jarak berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test atau DMRT) menunjukkan bahwa daging sapi dengan perlakuan setelah mengalami perendaman selama 3 jam dan 5 jam menghasilkan nilai pH yang ideal. Daging sapi dengan perlakuan perendaman selama 3 jam dan 7 jam menghasilkan warna daging yang berbeda nyata dan memberikan hasil yang paling baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Daging yang mengalami perlakuan perendaman selama 3 jam menghasilkan rasa dan aroma yang paling baik dan berbeda nyata dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Daging sapi dengan perlakuan perendaman selama 3 jam dan 7 jam tidak berbeda nyata dan secara bersama-sama menghasilkan tekstur yang paling disukai oleh panelis.
MODEL PERENCANAAN STRATEGIS PENGEMBANGAN USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO (Studi Kasus Pendekatan R-O-N) Wahyu Sulistyo; Indah Mustika Sari; Susan Mokoolang; Ishak Korompot; Ramlan Pomolango
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i2.2533

Abstract

Peternakan sapi potong merupakan salah satu sub sektor pada sektor pertanian yang penting dalam perekonomian Indonesia terutama dalam penyediaan protein hewani dan peningkatan pendapatan masyarakat. Permintaan daging dalam negeri menunjukkan peningkatan seiring pertumbuhan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protein asal hewani berupa daging. Berbagai kendala yang sering dihadapi oleh peternak sapi potong rakyat. Diperlukan suatu model perencanaan strategi yang tepat untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong rakyat yang diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah sistematis dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, bertujuan untuk menganalisis potensi yang ada pada Resources-Organization-Norms (R-O-N) dan merumuskan model perencanaan strategis untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong rakyat di Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. Desa yang terpilih menjadi lokasi penelitian sebanyak delapan desa yaitu Desa Saripi, Karya Murni, Tangkobu, Bongo IV, Rejonegoro, Bongo Tua, Girisa dan Wonggahu. Pemilihan desa-desa tersebut didasarkan pada luas wilayah yang jumlahnya mencapai setidaknya 50% dari luas Kecamatan Paguyaman. Pemilihan sampel penelitian (responden) dilakukan dengan metode purposive sampling (sengaja) dengan teknik snowball sampling yang didasarkan pada pertimbangan yang terkait dengan tujuan penelitian dan diperoleh sebanyak 96 responden. Pendekatan menggunakan potensi R-O-N atau Sumberdaya-Kelembagaan- Norma dilakukan untuk mengetahui komponen yang harus diperbaiki dan didukung demi optimalisasi dan penguatan kelembagaan atau entitas usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi usaha peternakan sapi potong rakyat di Kecamatan Paguyaman memiliki potensi yang ada pada komponen R-O-N sebagai berikut: (a) Komponen pada resources: kepemilikan lahan menurut luas belum ideal sebagai sumberdaya usaha peternakan sapi potong, lahan belum dimanfaatkan sebagai budidaya sumber hijauan pakan ternak dan manajemen dan fasilitas kandang belum memadai; (b) Komponen pada organization: peran dan keberadaan penyuluh peternakan belum optimal dan sulitnya akses ke lembaga keuangan; (c) Komponen pada norms: tingkat kesadaran berusaha (business awareness) untuk mengembangkan usaha peternakan masih perlu ditingkatkan; (2) Model perencanaan strategis untuk pengembangan usaha peternakan sapi potong rakyat di Kecamatan Paguyaman berdasarkan komponen R-O-N adalah sebagai berikut: (a) Pelatihan dan akses pembiayaan. Kegiatan ini dapat meliputi optimalisasi pemanfaatan lahan, bahan pakan lokal dan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia; (b) Penguatan kelembagaan dan jejaring, melalui revitalisasi kelompok ternak, peningkatan peran penyuluh dan pembentukan jejaring mitra ekonomi; (c) Edukasi kewirausahaan yaitu peningkatan kesadaran berorientasi usaha dan pemberdayaan nilai-nilai gotong royong. Secara keseluruhan model perencanaan strategis untuk pengembangan usaha peternakan sapi potong rakyat di Kecamatan Paguyaman adalan model berbasis komunitas. Implikasi penelitian ini adalah bahwa model R-O-N dapat digunakan sebagai pendekatan konseptual dan praktis untuk membangun strategi pengembangan peternakan rakyat berbasis potensi lokal. Penerapan model ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi peternak dan meningkatkan kontribusi terhadap penyediaan daging sapi nasional.
TINGKAT KESUKAAN DAN KELAYAKAN EKONOMI SUSU KAMBING PASTEURISASI Wahyu Sulistyo; Ishak Korompot
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i2.2622

Abstract

This study aimed to evaluate consumer acceptance and economic feasibility of pasteurized goat milk as a value-added dairy product. Fresh goat milk was processed using a standardized pasteurization procedure and subsequently evaluated through sensory hedonic testing and economic analysis. Sensory evaluation was conducted by untrained panelists using a five-point hedonic scale to assess aroma, taste, color, and texture. Sensory data were analyzed descriptively and inferentially using analysis of variance, while economic feasibility was evaluated based on production costs, revenue, and the R/C ratio. The results indicated that all sensory attributes were rated from moderately liked to liked. Taste and texture obtained the highest mean scores and showed significant differences (p < 0.05), indicating their dominant role in consumer acceptance. Aroma was also significantly affected, although its acceptance level remained moderate, while color showed no significant difference (p > 0.05) and functioned as a supporting attribute. Economically, production costs were dominated by fresh goat milk; however, total revenue exceeded total costs, resulting in an R/C ratio greater than one. These findings demonstrate that pasteurized goat milk is both sensorially acceptable and economically feasible for small-scale development.

Page 8 of 10 | Total Record : 97