cover
Contact Name
Ervi Suminar
Contact Email
ijpn@umg.ac.id
Phone
+6285730793038
Journal Mail Official
ijpn@umg.ac.id
Editorial Address
Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik Jl Proklamasi No 54 Gresik » Tel / fax : (031)3951414 / (031)3952585
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Journal of Professional Nursing (IJPN)
ISSN : 27465799     EISSN : 2747156X     DOI : 10.30587
Core Subject : Health,
IJPN is Indonesian Journal of Professional Nursing The purpose of this journal is to facilitate Nurse, Scientist, and Researcher to publish research articles or articles reviews. This journal basically contains of topics on Nursing, and Health. This journal is managing by health faculty Nursing study program University of Muhammadiyah Gresik.
Articles 110 Documents
Hubungan Komunikasi Interpersonal Perawat Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Di UPTD Puskesmas Lokotoy Arisanty, Seftin Sry; Siauta, Viere Allanled; Fadhli, Wendi Muhammad
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.6398

Abstract

Kepuasan pasien merupakan tanggung jawab pelayanan kesehatan. Fasilitas dan pelayanan kesehatan yang memenuhi harapan pasien tidak menutup kemungkinan pasien tersebut akan selalu berobat pada pelayanan kesehatan tersebut. Kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi faktor komunikasi interpersonal perawat dalam proses pemberian pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di UPTD Puskesmas Lokotoy. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 55 responden, sampel 35 responden dengan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive sampling dan menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 35 responden sebagian besar mengatakan komunikasi interpersonal perawat baik dan merasa puas yaitu 21 responden (91,3%) dan komunikasi yang kurang baik dan tidak puas sebanyak 5 responden (71,4%). Hasil analisis Uji Chi Square diperoleh 0,001 p value (<0,005). Sehingga dapat di simpulkan bahwa terdapat Hubungan antara komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di UPTD Puskesmas Lokotoy. Saran bagi UPTD Puskesmas Lokotoy dapat mengadakan pelatihan rutin yang berkaitan dengan komunikasi interpersonal serta melakukan evaluasi kepuasan pasien secara berkala dalam mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dalam pelayanan kesehatan.
Perawatan Diri pada Usia Dewasa dengan Penyakit Hipertensi Rahmatillah, Nazura; Maulina, Maulina; Satria, Budi
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.9196

Abstract

Perawatan diri yang optimal merupakan salah satu komponen mencapai keberhasilan pengobatan suatu penyakit, terutama pada penderita hipertensi. Perawatan diri terhadap penyakit hipertensi diperlukan untuk mengoptimalkan kesehatan, mengontrol dan memanajemen tanda dan gejala, mencegah komplikasi hingga meminimalkan gangguan yang timbul pada fungsi tubuh seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat perawatan diri, yang mencakup perilaku, motivasi, dan self-efficacy pada kelompok usia dewasa dengan penyakit hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Batoh, Banda Aceh Penelitian dilakukan pada 12 Oktober – 9 November 2024 di sembilan desa Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Aceh Besar. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan desain deskriptif studi melalui pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini ialah masyarakat dengan riwayat hipertensi yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh yang berjumlah 312 usia dewasa. Dari populasi tersebut didapatkan jumlah sampel 76 responden dengan teknik sampling yang digunakan ialah proporsional quota sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Hipertention Self-Care Profile (HBP-SCP) terdiri dari tiga subvariabel yaitu perilaku, motivasi, dan self-efficacy. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas perawatan diri responden pada kategori rendah sebanyak 49 responden (64,5%), dan hasil penelitian untuk tiga subvariabel perawatan diri yaitu perilaku  pada kategori rendah sebanyak 62 responden (81,6%), motivasi pada kategori rendah sebanyak 46 responden (60,5%), dan self-efficacy pada kategori rendah sebanyak 48 responden (63,2%). Maka dapat disimpulkan bahwa kelompok usia dewasa dengan penyakit hipertensi masih belum optimal dalam melakukan perawatan diri dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan perawat puskemas dapat memotivasi dan memonitor upaya pengendalian hipertensi yang dilakukan oleh masyarakat sehingga dapat meningkatkan status kesehatan yang lebih optimal.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Salotungo Kabupaten Soppeng Akib, Rezki Devi; Kassamin, Kassamin; Sukarta, Asmah; Sulaeman, Sulaeman; Rahmawati, Rahmawati; Erviany, Nunung
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.9220

Abstract

Anemia masa kehamilan dapat memberikan dampak negatif pada ibu dan calon janin. Wanita hamil yang terdiagnosa anemia mempunyai risiko lebih tinggi terhadap morbiditas dan mortalitas, terutama jika terjadi perdarahan pasca persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia khususnya usia, paritas dan jarak kehamilan. Pendekatan analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional study, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variable independent (usia kehamilan, paritas, dan jarak kehamilan) dengan variable dependen (kejadian anemia) pada waktu yang sama. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu wanita hamil yang memeriksakan dirinya di Puskesmas Salotungo selama bulan April hingga Mei 2024, dengan jumlah total 61 orang. Sampel sebesar 46 responden. Teknik pengambilan sampel menerapkan metode consecutive sampling, yaitu pemilihan responden secara berurutan hingga jumlah yang dibutuhkan terpenuhi berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen yang digunakan berdasarkan data primer dan data sekunder dengan menggunakan lembar observasi dan jenis uji statistik chi-square. Untuk variabel usia diperoleh  p Value = 0,649 >  nilai α = 0,05, menunjukkan bahwa tidak ada hubungan usia dengan kejadian anemia sedangkan variabel paritas, nilai p yang diperoleh adalah 1,000 (> 0,05), sehingga juga tidak ditemukan hubungan yang signifikan. Sementara itu, untuk jarak kehamilan, nilai p sebesar 0,925 (> 0,05) menunjukkan hasil serupa, yakni tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian anemia. Saran bagi praktisi dalam hal ini adalah petugas kesehatan yaitu agar mengadakan kelas ibu hamil agar para ibu hamil dapat terhindar dari kejadian anemia yang bisa menjadi penyulit pada masa kehamilan.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Klien Diabetes Melitus Di RSUD Ibnu Sina Arsya, Nadya Priska; Eka Sari, Diah Jerita; Suminar, Ervi
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.9541

Abstract

Diabetes Melitus tidak dapat disembuhkan, tetapi kadar gula darah dapat dikontrol melalui lima pilar penatalaksanaan diabetes, yaitu edukasi, terapi gizi, pengobatan medis, aktivitas fisik, dan pemeriksaan gula darah mandiri. Salah satu tantangan utama pada pasien Diabetes Melitus adalah pengendalian kadar gula darah, yang memerlukan modifikasi gaya hidup, termasuk aktivitas fisik teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah klien di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 703 klien, dengan sampel sebanyak 259 orang yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner aktivitas fisik Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Chi-Square melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah dari klien Diabetes Melitus yang menjalani kontrol di Klinik Penyakit Dalam RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (49,03%). Sebagian besar klien (82,24%) memiliki kadar gula darah sewaktu (GDA) dalam kategori normal. Analisis data menunjukkan nilai P = 0,03 (< 0,05), yang mengindikasikan bahwa terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki hubungan signifikan dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus. Aktivitas fisik yang teratur berkontribusi pada pengendalian kadar gula darah, sehingga dapat menjadi salah satu komponen penting dalam penatalaksanaan Diabetes Melitus.
Hubungan Sosial Ekonomi Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester 1 Dan 2 Di BPM Sri Wahyuni Ulfa, Maria; Sari, Levi Tina; Wibisono, Wahyu
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.9633

Abstract

Anemia mempunyai dampak negatif pada ibu selama masa kehamilan, selain itu juga berdampak pada neonatus seperti berat bayi lahir rendah atau kelahiran prematur bahkan berdampak pada kematian janin. Penyebab masalah kesehatan pada ibu hamil salah satunya adalah anemia, anemia menjadi masalah kesehatan global di 35 negaraPada faktor sosial ekonomi dan standar hidup yang rendah masih menjadi masalah besar yang dihadapi sebagian besar negara berkembang. Penelitian ini berjenis korelasional dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di BPM Sri Wahyuni sebanyak 25 orang. Teknik sampling yang digunakan peneliti adalah Total Sampling. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji sperman rank dan kendall tau.  Hasil uji hipotesis didapatkan ρ value=0.000 < α=0.05 disimpulkan bahwa Ho ditolak, terdapat hubungan antara perkejaan ibu dnegan kejadian anemia. Pendapatan keluarga merupakan faktor risiko terhadap kejadian anemia dikarenakan pendapatan keluarga berpengaruh pada pembelian dan penentuan bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.  Pendidikan erat dengan kemampuan menerima informasi yang berkaitan dengan kesehatan terutama pada ibu hamil anemia, seperti pengetahuan anemia, pemilihan makanan tinggi zat besi dan asupan zat besi. Pekerjaan ibu rumah tangga sangat berat dan pekerjaan di luar rumah yang mengharuskan ibu bekerja cukup  lama,  hal  ini  dapat  menyebabkan  ibu  lelah,  banyak  tekanan,  mengganggu  jalannya kehamilan,  dan  dapat  menyebabkan  anemia.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Siswa Tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Di Sekolah Anggrasari, Anggun Pranessia; Farida, Denis
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.9650

Abstract

Siswa di lingkungan sekolah merupakan kelompok resiko tinggi dalam situasi kecelakaan di kehidupan sehari-hari. Keaktifan mereka yang cukup tinggi dalam bergerak dapat menimbulkan masalah maupun resiko bahaya kecelakaan. Apabila kecelakaan yang dialami tidak ditangani secara ini maka berbagai komplikasi kesehatan bisa dialami sehingga perlunya pemahaman mengenai P3K di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur pengetahuan siswa tentang P3K yang bisa dilakukan di sekolah. Untuk metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif menggunakan desain experiment one group pretest posttest. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari populasi yang berjumlah 38 siswa. Peneliti menggunakan metode edukasi kesehatan dengan teknik simulasi untuk memberikan penjelasan mengenai P3K. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner pegetahuan tentang P3K yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Poses penelitian yang dilakukan mulai dari pengambilan kuesioner sebelum sampai pengambilan kuesioner sesudah edukasi selama 14 hari. Data yang telah terkumpul akan dilakukan analisis menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari edukasi kesehatan terhadap pengetahuan siswa. Berdasarkan hasil penelitian sebelum diberikan edukasi didapatkan sejumlah 53% siswa dalam kategori kurang, sedangkan sesudah diberikan edukasi sebesar 53% dalam kategori cukup pengetahuannya. Data yang telah terkumpul akan dilakukan analisis menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari edukasi kesehatan terhadap pengetahuan siswa. Untuk hasil analisa data menggunaan uji wilcoxon didapatkan nilai p value 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh dari edukasi kesehatan terhadap pengetahuan siswa tentang P3K sehingga diharapkan kedepannya materi tentang P3K akan diberikan secara berkala dan dapat meminimalkan situasi kecelakaan maupun kegawatan di lingkungan sekolah.
Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Tindakan Penanganan Diare pada Balita Di Kelurahan Keputih Kota Surabaya Roufuddin, Roufuddin; Kaonang, Mahardika Putri; Widoyanti, Virki; Sriwilujeng, Sriwilujeng; Yobel, Sosilo
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.9659

Abstract

Diare adalah masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan banyak rasa sakit dan kematian.Dalam survei pendahuluan orang tua dari keluarga/bayi, orang tua ditanya tentang penanganan rumah mereka dan pengetahuan tentang tanda -tanda dan gejala diare pada anak.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengobatan diare anak pada anak -anak kecil di desa Keputih, Surabaya dan pengetahuan keluarga.Jenis studi ini adalah pengamatan analitik menggunakan desain penampang. Populasi penelitian ini adalah keluarga dan bayi yang mengalami diare di Kelurahan Keputih di Surabaya sebanyak 37 Balita. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Accidental Sampling. Variabel independen (pengetahuan keluarga) dan variabel dependen (pengobatan diare). Instumen penelitian menggunakan Kuesionaire dan untuk uji statistic dengan menggunakan Spearman-Rank. Spearman memberi peringkat hasil tes statistik dengan nilai p.value = 0.000. Ini berarti ada hubungan dengan pengetahuan keluarga untuk mengobati diare pada anak-anak kecil di Kelurahan Keputi, Surabaya. Berdasarkan tabel interpretasi, hasil nilai R menunjukkan nilai R (0,763) sehingga dapat dijelaskan sebagai korelasi yang kuat antara kedua variabel. Terdapat hubungan Pengetahuan Keluarga dengan pengobatan diare pada anak kecil. Studi ini diharapkan menjadi pedoman untuk responden dalam implementasi diare pada anak kecil
Pengaruh Edukasi First Aid Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Efikasi Diri Layperson Di Mi.Ma'arif Sidomukti Nabilasari, Khoirunnisa' Nisrina; Fitrianur, Widya Lita; Sari, Diah Jerita Eka; Widiharti, Widiharti
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.9799

Abstract

Siswa Sekolah Dasar (SD) merupakan kelompok yang berisiko tinggi terhadap kejadian cedera yang memiliki dampak ringan hingga fatal. Cedera yang terjadi membutuhkan penanganan yang tepat, keterlambatan dalam pemberian pertolongan bisa berakibat fatal dan mengakibatkan komplikasi. Dalam melakukan pertolongan pertama, diperlukan pengetahuan dan efikasi diri yang baik sehingga mengurangi tingkat kesakitan. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh edukasi first aid terhadap tingkat pengetahuan dan efikasi diri layperson. Penelitian ini adalah Pre Eksperimental dengan pendekatan One Grup Pre Test-Post Test. Populasi penelitian ini 185 siswa. sampel penelitian ini yaitu 53 siswa kelas 5 dan 6 dengan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data dengan memberikan edukasi first aid dan kuesioner tingkat pengetahuan serta efikasi diri. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi first aid sebanyak 30 (56,6%) cukup. Tingkat pengetahuan sesudah diberikan edukasi first aid sebanyak 47 (88,7%) baik. Efikasi diri sebelum edukasi first aid sebanyak 27 (50,9%) tinggi. Efikasi diri sesudah edukasi first aid sebanyak 48 (90,6%) tinggi. Hasil uji wilcoxon didapatkan p value 0,000 < 0,05. Ada pengaruh edukasi first aid terhadap tingkat pengetahuan dan efikasi diri layperson di Mi. Ma’arif Sidomukti. Saran bagi sekolah untuk mengadakan pelatihan first aid secara berkala bagi siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus cedera.
Pengaruh In House Training Terhadap Pengetahuan Dan Kemampuan Perawat Dalam Penggunaan Rekam Medik Elektronik Di Ruang Rawat Inap Wardani, Lingga Kusuma; Adriyani, Ferra; Fawzi, Alfian; Rusmawati, Aprin; Hidajaturrokhmah, Nuryeni
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.9853

Abstract

Rekam medik merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan serta tindakan dan pelayanan lain kepada pasien selama mendapatkan perawatan di penyedia layanan kesehatan baik rawat jalan maupun rawat inap. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan adalah pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  in house training terhadap pengetahuan dan kemampuan perawat dalam penggunaan rekam medis elektronik di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Muslimat Ponorogo. Desain penelitian menggunakan metode pra experiment dengan pendekatan pretest-postest controlgroup design dengan jumlah sampel 40 responden perawat. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pada hasil Uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test untuk kemampuan menunjukkan nilai pvalue = 1.000 > a = 0,05, hal ini berarti H1 diterima artinya ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan sebelum dan sesudah pemberian pelatihan penggunaan Rekam Medis Elektronik. Kesimpulan dari uji statistik diatas adalah  in house training penggunaan Rekam Medis Elektronik dapat meningkatkan kemampuan pada perawat RSU Muslimat Ponorogo. Pelatihan penggunaan rekam medik elektronik dengan metode ceramah dan demonstrasi tidak mempengaruhi pengetahuan dan kemampuan perawat rawat inap di RSU Muslimat Ponorogo.
Faktor-faktor yang mempengaruhi Hiperemesis Gravidarum pada ibu hamil Trimester I Di TPMB N Kabupaten Tangerang Muninggar, Muninggar; Sugiarti , Sugiarti
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v6i1.9903

Abstract

Hiperemesis gravidarum apabila tidak segera ditangani secara medis dapat berpengaruh buruk pada kesehatan fisik dan psikologis pada ibu hamil,  serta pertumbuhan bayi di dalam kandungan. Beberapa faktor predisposisi yang dapat menimbulkan terjadinya hiperemesis gravidarum diantaranya umur, paritas, pendidikan dan pekerjaan ibu. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di PMB N Kabupaten Tangerang tahun 2023. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ibu hamil yang mengalami hiperemesi gravidarum yang melakukan pemeriksaan pada bulan Januari-Desember 2023 di PMB N Kabupaten Tangerang sebanyak 63 responden dengan teknik total sampling. Data primer dianalisis menggunakan uji chi suare. Hasil Penelitian sebagian besar dengan hiperemesis gravidarum ringan/sedang 74,6%, umur tidak berisiko 76,2%, paritas multipara/grandemultipara 66,7%, pendidikan tinggi 60,3%, dan tidak bekerja 60,3%. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara faktor umur (p value = 0,001), paritas (p value = 0,000), pendidikan (p value = 0,002) dan  pekerjaan (p value = 0,000) dengan hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Ada hubungan antara faktor umur, paritas, pendidikan dan  pekerjaan dengan hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Tenaga Kesehatan diharapkan agar dapat memberikan informasi diantaranya melalui penyuluhan demi meningkatkan pemahaman ibu hamil bahwa ada berbagai faktor yang berkorelasi dengan kejadian hiperemesis gravidarum.

Page 11 of 11 | Total Record : 110