cover
Contact Name
Prasena Arisyanto
Contact Email
prasenaarisyanto@upgris.ac.id
Phone
+6285227258778
Journal Mail Official
wawasanpendidikanupgris@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lt.2, Jalan Sidodadi Timur no. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wawasan Pendidikan
ISSN : 28075714     EISSN : 28074025     DOI : https://doi.org/10.26877/wp.v1i1.9208
Core Subject : Education,
Jurnal Wawasan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus dengan fokus jurnal pada pembelajaran dan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pendidikan inklusi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris.
Articles 377 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERMUATAN WAYANG KULIT PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENGEMBANGKAN DIMENSI BERKEBINEKAAN GLOBAL KELAS IV SEKOLAH DASAR Fernanda, Puput Amellia; Sundari, Riris Setyo; Ardiyanto, Asep
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.24150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan dan kelayakan bahan ajar bermuatan wayang kulit pada mata pelajaran matematika untuk mengembangkan dimensi berkebinekaan global kelas IV sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Lamper Lor Semarang. Dari subjek penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan sampel sebanyak 25 siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan ADDIE dengan tahapan: analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pendahuluan dengan teknik observasi dan wawancara, validasi oleh ahli media dan ahli materi, angkret respon guru dan angket respon siswa terhadap produk bahan ajar Tahap hasil yang persentase yang diperoleh dari validator ahli materi sebesar 96% dan 100% sedangkan validator media persentase yang diperoleh sebesar 97,14% dan 100%. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar matematika bermuatan wayang kulit yang telah dikembangkan termasuk dalam kriteria sangat baik dan sangat layak digunakan. Sedangkan rata-rata persentase respon guru kelas IV terhadap pengembangan bahan ajar matematika bermuatan wayang kulit adalah sebesar 100%. Kemudian persentase angket tanggapa siswa memeproleh persentase sebesar 94,8%, hasil ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan menunjang kebutuhan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar dan mengembangkan dimensi berkebinekaan global.
Analisis Nilai-Nilai Karakter Siswa dalam Pembelajaran Matematika di Kelas 3 SD Muhammadiyah 17 Semarang Ayun, Anaya; Cahyadi, Fajar; Kiswoyo, Kiswoyo
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23863

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai karakter siswa dalam pembelajaran matematika di kelas 3 SD Muhammadiyah 17 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter siswa dalam pembelajaran matematika di kelas 3 SD Muhammadiyah 17 Semarang meliputi nilai karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, ramah atau komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Berdasarkan penelitian ini saran yang disampaikan adalah lebih memperhatikan nilai-nilai karakter dalam diri siswa, memperjelas nilai-nilai karakter dalam pembelajaran matematika, peserta didik hendaknya mampu mengikuti mempelajaran matematika dengan kondisi kelas yang lebih kondusif serta menerapkan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran matematika untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis STEAM dalam Pembelajaran IPAS Kelas V “Siklus Air” di Sekolah Dasar Fathin, Rosyita Sheila; Wijayanti, Arfilia; Patonah, Siti
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.25890

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih interaktif dan terintegrasi STEAM secara menyeluruh. Wawancara dengan guru menunjukkan pembelajaran masih dominan ceramah dan media terbatas pada buku serta video, sedangkan integrasi STEAM hanya 52% pada media yang ada. Media yang dikembangkan mengintegrasikan lima unsur STEAM secara menyeluruh dengan fitur interaktif yang belum tersedia pada media lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik media pembelajaran interaktif berbasis STEAM pada materi siklus air kelas V, menilai kevalidannya melalui ahli materi dan media, serta menilai kepraktisannya melalui respons guru dan siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model ADDIE. Instrumen meliputi lembar validasi ahli materi dan media, serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan media yang dikembangkan memiliki karakteristik sebagai media digital interaktif dengan unsur STEAM menyeluruh. Kevalidan media berada pada kategori “Sangat Valid”, dengan persentase penilaian ahli materi sebesar 96,5% dan ahli media sebesar 94,2%. Kepraktisan media berada pada kategori “Sangat Praktis”, dengan persentase penilaian respon guru sebesar 98,67% dan respon siswa sebesar 94,2%. Berdasarkan hasil penelitian, media yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas V di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SDN 4 NGAWEN Indriani, Anastasia Putri Adelia; Damayani, Aries Tika; Agustini, Ferina
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23823

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan dan kevalidan bahan ajar berbasis Problem Based Learning pada materi bangun datar, serta untuk mengetahui tingkat berpikir kritis siswa dalam menggunakan bahan ajar berbasis Problem Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang terdiri dari Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), Evaluasi (Evaluation). Sampel yang diambil pada penelitian ini adalah 25 siswa di SDN 4 Ngawen. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Pengembangan bahan ajar berbasis Problem Based Learning dinyatakan valid dengan rata – rata validasi tahap 1 sebesar 75 dan rata – rata validasi tahap 2 sebesar 93. Angket respon guru 98% yang berarti “sangat baik”, sedangkan untuk angket respon siswa 99, 6% yang berarti “sangat baik”. Rata – rata hasil pretest 65, 24, sedangkan rata – rata hasil posttest 89, 36, dan gain score 0, 71 dengan kategori tinggi. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis Problem Based Learning layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN 4 Ngawen.
ANALISIS SEMANTIK TERHADAP REPRESENTASI SIMBOLIK DALAM DONGENG PUTRI SALJU KARYA: YUDHISTRIRA IKRANEGARA Ananta, Firnanda Putria; Nirditaranti, Mita Marisa; Jayanti, Rani
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.25631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simbol-simbol yang muncul dalam dongeng Putri Salju karya Yudhistira Ikranegara dengan menggunakan pendekatan semantik. Pendekatan ini membantu memahami makna kata-kata dan simbol yang terdapat dalam cerita tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dan teknik analisis isi, dengan fokus pada beberapa simbol seperti salju, pipi merah, kayu eboni, cermin, apel, serta tokoh seperti ratu dan kurcaci. Data diperoleh melalui pengumpulan dan pembacaan teks, kemudian dianalisis berdasarkan makna kata, makna tersirat, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap simbol memiliki arti yang dalam dan kaya. Salju melambangkan kebaikan dan kejujuran, pipi merah menunjukkan kehangatan dan semangat, kayu eboni mewakili kekuatan dan keanggunan, sementara cermin melambangkan kejujuran dan kewaspadaan terhadap diri sendiri. Apel beracun menjadi simbol dari godaan dan bahaya yang timbul dari kepercayaan yang tidak bijak, sedangkan kurcaci mewakili sikap ikhlas, kerja keras, dan persahabatan yang tulus. Secara keseluruhan, simbol-simbol dalam dongeng ini menyampaikan pesan moral bahwa kebaikan, kejujuran, dan kewaspadaan adalah cara terbaik untuk mengatasi kejahatan dan meraih kemenangan.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS V SD NEGERI KEBUMEN 02 Fitriana, Riska; Sulianto, Joko; Listyarini, Ikha
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23829

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa dan faktor penyebabnya dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi perbandingan di kelas V SDN Kebumen 02. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data diperoleh melalui tes, wawancara dan angket. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa kelas V SDN Kebumen 02 mengalami berbagai kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika, terutama dalam materi perbandingan. Jenis kesulitan ini meliputi kesulitan memahami masalah sebesar 10,6%, merencanakan penyelesaian sebesar 26,8%, melaksanakan rencana sebesar 33,7%, dan memeriksa kembali hasil sebesar 76,2%. Faktor penyebab kesulitan belajar terbagi menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi tingkat kecerdasan yang rendah, konsentrasi belajar yang terganggu, sikap dan perilaku siswa yang tidak senang belajar matematika, motivasi belajar yang rendah, kurangnya rasa percaya diri, kebiasaan belajar hanya mengandalkan di sekolah saja, adanya keluhan terhadap alat indra, rendahnya daya ingat, dan siswa mengalami kelelahan saat pelajaran matematika. Faktor eksternal di antaranya: faktor keluarga meliputi kurangnya dukungan dan kondisi rumah yang tidak kondusif, faktor sekolah dengan kebutuhan pembelajaran yang kurang, dan faktor masyarakat meskipun ada bimbingan belajar, tidak semua siswa mengikuti kegiatan tersebut serta adanya gangguan suara bising.
PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Samira, Khairina Fina; Diana, Siska Mega; Nurjanah, Siti; Khairani, Fadhilah
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26339

Abstract

Kemampuan literasi membaca peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh pemanfaatan perpustakaan sekolah yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfalatan perpustakaan sekolah terhadap kemampuan literasi membaca peserta didik kelas V SD Islam Terpadu AL Muhsin Metro tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 78 orang dengan teknik sampling jenuh. Data penelitian dikumpulkan melalui angket pemanfaatan perpustakaan sekolah dan tes kemampuan literasi membaca. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan hubungan antara variabel pemanfaatan perpustakaan sekolah dan kemampuan literasi membaca bersifat linear. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dengan koefisien determinasi sebesar 21,9%. Dengan demikian, pemanfaatan perpustakaan sekolah berpengaruh terhadap kemampuan literasi membaca peserta didik sekolah dasar.
UNDERSTANDING OF SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, AND MATHEMATICS (STEAM) IN PGSD STUDENTS OF PGRI UNIVERSITY SEMARANG Nuvitalia, Duwi; Saptaningrum, Ernawati; Baedhowi, Sunan
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.24677

Abstract

This study aims to describe the understanding of Primary School Teacher Education (PGSD) students regarding Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) learning. The research data were collected from PGSD students at Universitas PGRI Semarang using questionnaires and interviews. A total of 50 students enrolled in the Environmental Education course participated as respondents in this study. The students were given questionnaires and interviewed to obtain data on their understanding of STEAM. The results showed that the understanding of STEAM among PGSD students at Universitas PGRI Semarang could be categorized into five levels: very good understanding (SM), good understanding (M), fair understanding (CM), poor understanding (TM), and very poor understanding (STM). The findings revealed that 46% of students demonstrated a very good understanding of STEAM, 26% had a good understanding, 24% had a fair understanding, 2% had a poor understanding, and 2% had a very poor understanding of STEAM.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPAS Azizah, Dita Sari Nur; Saputra, Henry Januar; Artharina, Filia Prima
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23877

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami materi IPAS, rendahnya keaktifan dalam pembelajaran, belum optimalnya penggunaan model pembelajaran yang efektif, serta hasil belajar yang belum maksimal, sehingga dirumuskan masalah mengenai pengaruh model Problem Based Learning berbantuan LKPD terhadap hasil belajar siswa kelas IV; dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design, melibatkan seluruh siswa kelas IV SDN Pandean Lamper 05 tahun pelajaran 2024/2025 sebagai sampel menggunakan teknik Nonprobability Sampling, dengan data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi pada kelas eksperimen (pretest 51,57; posttest 84,57) dibandingkan kelas kontrol (pretest 48,57; posttest 76,71), dan berdasarkan uji Independent Sample T-test diperoleh thitung ttabel (3,902 2,005) yang mengindikasikan pengaruh positif penggunaan model Problem Based Learning berbantuan LKPD terhadap hasil belajar IPAS; sehingga disarankan kepada guru untuk menerapkan model ini dalam rangka menciptakan pembelajaran yang menarik dan mendorong kemampuan berpikir kritis siswa.
REKONSTRUKSI WAWASAN PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN ABAD KE-21 Nadiana, Ni Made Ayu Sri; Sugihartini, Nyoman
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.25937

Abstract

Pendidikan di abad ke-21 membutuhkan perubahan besar pada cara peserta didik belajar, tuntutan pembelajaran yang mengedepankan penguasaan berpikir kritis, serta kreativitas, pemecahan masalah, kerja sama, dan juga komunikasi. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa strategi yang dapat membantu pengembangan edukasi untuk peningkatan nilai pembelajaran yang lebih baik pada era digital. Penelitian ini mengusulkan studiliteratur dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan merujuk pada artikel-artikel ilmiah dari jurnal yang terindeks SINTA beserta penelitian-penelitian terkini. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran yang dikategorikan ke dalam pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah. Pemanfaatan teknologi yang diintegrasikan dengan pendidikan profesional serta pembelajaran berkelanjutan bagi pengajar terbukti telah memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran, khususnya dalam upaya mencapai kompetensu pendidikan abad ke-21. Melalui pembelajaran tersebut, peserta didik akan memperoleh kompetensi dan keterampilan yang lebih dibutuhkan di digital literacy, berpikir kritis, dan juga berkolaborasi. Dengan begitu penelitian ini berimpilkasi pada entingnya rekontruksi wawasan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi, penguatan profesionalisme pendidik, dan pembelajaran berkelanjutan sebagai strategi utama dalam meningkatkan mutu pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi abad ke-21.