cover
Contact Name
Prasena Arisyanto
Contact Email
prasenaarisyanto@upgris.ac.id
Phone
+6285227258778
Journal Mail Official
wawasanpendidikanupgris@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lt.2, Jalan Sidodadi Timur no. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wawasan Pendidikan
ISSN : 28075714     EISSN : 28074025     DOI : https://doi.org/10.26877/wp.v1i1.9208
Core Subject : Education,
Jurnal Wawasan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus dengan fokus jurnal pada pembelajaran dan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pendidikan inklusi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris.
Articles 339 Documents
PERBEDAAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK DITINJAU DARI PENGASUHAN ORANG TUA DI TK PUTRA NUSANTARA GENUK SEMARANG Willy Nugrahanti; Ratna Wahyu Pusari; Mila Karmila
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.9963

Abstract

Kemandirian anak sejak dini sangat penting untuk dikembangkan agar anak menjadi pribadi yang tidak selalu bergantung kepada orang lain hingga remaja maupun dewasa. Disamping itu anak yang mandiri memiliki kemampuan untuk menentukan pilihan, memutuskan sesuatu atas pilihannya sendiri, bertanggung jawab dan percaya diri. Peran orang tua sangat penting khususnya ibu yang menjadi figure sentral yang dapat membantu perkembangan kemandirian anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemaandirian anak yang ibunya bekerja dan tidak bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode klausal- komperatif atau ex post fakto. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MATERI BANGUN RUANG KUBUS DAN BALOK KELAS V Dwi Mawarini; Fajar Cahyadi; Intan Rahmawati
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.9885

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  hasil belajar matematika siswa pada materi kubus dan balok dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning di kelas V SDN 2 Pilang. Jenis penelitian adalah eksperimen berbentuk pre-Experimental Design menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian adalah One Shot Case Study Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 2 Pilang. Sampel yang diambil adalah 17 siswa kelas V dengan menggunakan teknik Nonprobability Sampling berbentuk Sampling Jenuh. Data penelitian diperoleh melalui tes dan dokumentasi. Hasil analisis nilai pretest menunjukkan Lo<Ltabel (0,152<0,206)  sedangkan hasil analisis nilai posttest menunjukkan Lo<Ltabel (0,101<0,206). Kesimpulannya sampel berasal dari populasi berdistribusi normal. Berdasarkan analisis uji t diketaui thitung > ttabel (33> 2,11991). Disimpulkan terdapat perbedaan antara nilai rata-rata pretest dengan nilai rata-rata posttest. Ditunjukkan juga uji normalitas N-Gain, diperoleh hasil g≥0,7 yang termasuk kategori tinggi. Kesimpulannya adanya peningkatan kemampuan siswa setelah mengikuti proses pembelajaran dengan menerapkan model Project Based Learning. Diperoleh hasil ketuntasan belajar klasikal posttest>KKM (88%≥70%) yang artinya tuntas. Kesimpulannya melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning efektif terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang disampaikan adalah dalam melaksanakan proses belajar mengajar hendaknya guru menggunakan model pembelajaran yang bervariasi agar siswa menjadi lebih aktif terhadap pembelajaran.Kata Kunci: Model Project Based Learning, Hasil Belajar Kognitif, Bangun Ruang Kubus dan Balok.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR KELAS IV TEMA 9 SUB 2 PEMANFATAN KEKAYAAN ALAM DI INDONESIA SDN CEMPAKA 02 Nasyia Diasti Utami; Roni Sulistiyono; Muryanto Muryanto
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.12492

Abstract

Pada pembelajaran saat pandemi di kelas IV SDN Cempaka 02 model yang di gunakan belum berfariasi.Hal ini dibuktikan dengan pembelajaran luring siswa di beri tugas lewat aplikasi whatsap. Pada pembelajaran luring di SDN Cempaka 02 guru juga memanfatkan whatasap, quiziz.namun penggunaan aplikasi memang belum digunakan secara maksimal karena mengalami beberapa kendala.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di kelas IV SDN Cempaka 02 Bumijawa, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Kemampuan berpikir kritis dibuktikan dengan banyaknya siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM pada siklus I sebesar 57,69% dengan rata-rata kelas 66,53 pada siklus II meningkat menjadi 84,61% dengan rata-rata kelas 77,30. Sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 61,53% dengan rata-rata 68,46 kemudian pada siklus II meningkat menjadi 84,61% dengan rata-rata 77,69. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar tema 9 di kelas IV dengan menggunakan model discovery learning.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI HIMPUNAN BAGI SISWA KELAS VII F SMP NEGERI 2 KRADENAN PADA SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2019 / 2020 Erna Pantjawati
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.13175

Abstract

Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk mengetahui apakah melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika materi himpunan bagi siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Kradenan pada semester 1 tahun pelajaran 2019 / 2020. Berdasarkan hasil tindakan dan pengamatan pada siklus I dan siklus II diperoleh : (a) melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan motivasi belajar matematika materi himpunan bagi siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Kradenan pada semester 1 tahun pelajaran 2019 / 2020, dari kondisi awal motivasi belajar matematikanya rendah yaitu 42% ke kondisi akhir motivasi belajar matematikanya tinggi yaitu 83%, (b) melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi himpunan bagi siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Kradenan pada semester 1 tahun pelajaran 2019 / 2020, dari kondisi awal hasil belajar matematika rata-ratanya 58,39 ke kondisi akhir rata-ratanya menjadi 77,5, naik sebesar 33%.
ANALISIS PEMANFAATAN BUKU CERITA BERGAMBAR DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA KELAS I SDN 2 PURWOSARI KENDAL Luluk Istito&#039;ah; Eka Sari Setianingsih; Mila Karmila
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.10049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui analisis pemanfaatan buku cerita bergambar dalam meningkatkan minat baca siswa kelas I SDN 2 Purwosari Kendal. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atau mendeskripsikan suatu fenomena yang terdapat ketika penelitian berlangsung. Untuk judul penelitian ini adalah Analisis Pemanfaatan Buku Cerita Bergambar Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas I SDN 2 Purwosari Kendal. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis studi dokumentasi bahwa minat baca siswa kelas I SDN 2 Purwosari Kendal tinggi. Hal itu dibuktikan ketika penelitian berlangsung banyak siswa yang tertarik dan memiliki minat untuk membaca buku cerita bergambar, serta siswa senang ketika berkunjung ke perpustakaan untuk membaca buku baik buku fiksi maupun non fiksi. Begitu juga dengan guru sering menggunakan buku cerita bergambar dalam pembelajaran guna meningkatkan minat baca siswa. Namun ada beberapa siswa yang memiliki minat baca yang rendah. Hal itu dikarenakan beberapa siswa tersebut tidak senang membaca buku, mudah bosan membaca buku, tidak adanya minat membaca buku.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PADA MASA PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS MATERI NARATIF TEXT DENGAN METODE PEMBELAJARAN RESITASI Siti Kholifah
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.12998

Abstract

Kegagalan dalam belajar rata-rata dihadapi oleh sejumlah siswa yang tidak memiliki dorongan belajar. Untuk itu dibutuhkan suatu kegiatan yang dilakukan oleh guru dengan upaya membangkitkan motivasi belajar siswa, misalnya dengan membimbing siswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang melibatkan siswa serta guru yang berperan sebagai pembimbing untuk menemukan konsep pembelajaran bahasa inggris. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran Resitasi. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran Resitasi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX-A MTs. Maarif Sukorejo  Kab. Pasuruan. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65,22%), siklus II (78,26%), siklus III (91,30%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran Resitasi dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa MTs. Maarif Sukorejo Kab. Pasuruan, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Inggris.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MENULIS HURUF TEGAK BERSAMBUNG PADA KELAS 2 TEMA 6 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 2 SDN NGAMPELWETAN Fajar Choirun Nafsanto; Mudzanatun Mudzanatun; Muhammad Arief Budiman
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.9941

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dan guru pada saat pembelajaran Bahasa Indonesia terutama pada materi menulis huruf tegak bersambung pada Kelas 2 Tema 6 Subtema 1 Pembelajaran 2 SDN Ngampelwetan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, angket, tes dan dokumentasi. Hasil analisis dari wawancara, angket dan tes yaitu ditemukan kesulitan yang dihadapi siswa saat pembelajaran menulis huruf tegak bersambung. Kesulitan tersebut yaitu saat penulisan huruf tegak bersambung terdapat kesalahan penulisan kata yang hurufnya masih kurang lengkap, penulisan huruf kapital kurang tepat, penulisan tanda baca tidak disertakan, tulisan yang bergelombang tidak sesuai dengan baris yang sudah disediakan, dan siswa masih belum bisa menulis huruf tegak bersambung dengan lancar. Adapun kesulitan guru yang ditemukan pada saat pembelajaran menulis huruf tegak bersambung yaitu guru kesulitan menyampaikan pembelajaran menulis huruf tegak bersambung sehingga siswa kurang paham dalam membedakan huruf cetak biasa dan huruf tegak bersambung, guru tidak menggunakan sarana prasarana sekolah dalam menyampaikan pembelajaran sehingga siswa merasa bosan karena guru hanya menggunakan metode ceramah, dan guru kurang dalam mengatur waktu pembelajaran sehingga guru merasa waktu yang dilaksanakan untuk siswa belajar menulis huruf tegak bersambung di sekolah masih kurang.
PEMBELAJARAN SBdP KELAS IV SD NEGERI 02 JATIREJO PADA POLA PEMBELAJARAN DARING Lessy Rizkiani Falahiyah; Qoriati Mushafanah
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.9575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran SBdP serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan pembelajaran SBdP pada pola pembelajaran daring di SD Negeri 02 Jatirejo. Hal ini seperti apa yang dituturkan oleh Gusty (2020: 1) sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 4 Tahun 2020 pelaksanaan proses belejar mengajar dilakukan dari rumah atau yang sering disebut dengan pembelajaran jarak jauh/ daring.Hal ini dilakukan guna memutus rantai penyebaran virus corona. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode analisis data Model Miles and Huberman, berupa merangkum hal-hal yang pokok yang berhubungan dengan pembelajaran SBdP secara daring, melakukan reduksi data kemudian melakukan penyajian data, dan terakhir penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kelebihan dari proses pembelajaran SBdP yang dilaksanakan secara daring yaitu siswa memiliki lebih banyak waktu untuk mempelajari materi dan juga mengerjakan tugas yang diberikan. Sumber belajar siswa tidak hanya materi yang diberikan guru, tetapi dapat mencari sumber lain atau bahkan dapat belajar dari lingkungan sekitar. Kekurangan  dari proses pembelajaran SBdP yang dilaksanakan secara daring yaitu banyak kendala yang dialami siswa seperti kuota dan sinyal internet. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran SBdP berjalan dengan baik dan lancar walaupun ada beberapa kendala/ penghambat dalam proses pembelajaran tetapi dapat diminimalisir dengan baik.
SURVEI AKTIVITAS FISIK ANAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN GODONG KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2021 Farid Syukron Tsani; Maftukin Hudah; Asep Ardiyanto
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.10114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Aktivitas Fisik Anak Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan one shot case study menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu 20 guru PJOK se-Kecamatan Godong. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan data presentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru PJOK sekolah dasar di Kecamatan Godong tetap membimbing dan menghimbau siswanya agar tetap melaksanakan kegiatan fisik di rumah dengan cara memperkenalkan kegiatan fisik melalui catatan, poster dan video. Guru juga selalu memberikan masukan mengenai apa yang sebenarnya telah siswa lakukan. Tidak hanya itu, Guru juga membuat umpan balik kepada siswa dalam bentuk catatan, aplikasi smartphone dan video agar para siswa tertarik untuk melaksanakan kegiatan fisik di rumah. Hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah yang terdapat pada surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease-19 (COVID-19) pelaksanaan kegiatan belajar dilaksanakan melalui pembelajaran daring / jarak jauh. kondisi kesehatan dan mental guru PJOK di Kecamatan Godong terbilang baik. Pola hidup sehat yang tidak dilakukan akan mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan jasmani. 
OBSERVASI SUPERVISI KEPENDIDIKAN TERHADAP HASIL KOMPETENSI DAN KINERJA GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI SDN SUMBERAGUNG I KEC. GRATI KAB. PASURUAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Tri Retnaningtyas
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.13103

Abstract

Dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Guru sebagai pendidikan profesional harus mempunyai kompetensi yang tinggi dalam meningkatkan layanan, memberi arahan dan dorongan kepada anak didik. Yoesoef (1997) menyatakan : “Secara garis besar ada tiga aspek yang penting mengenai kompetensi guru. Hasil pada siklus I peneliti melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh. Hambatan-hambatan yang ditemukan pada sikus I seperti efektivitas penyampaian informasi-informasi tentang cara penyusunan  satuan pelajaran yang baik  yang masih bersifat umum terbukti kepala sekolah belum mencapai nilai maksimal pada aspek 1 yaitu kelengkapan elemen  satuan pelajaran yang baik , aspek 2 yaitu, tentang kejelasan tujuan  satuan pelajaran yang baik , aspek 3, tentang ketepatan / kesesuaian program dengan tujuan  satuan pelajaran yang baik  belum mencapai nilai maksimal dan belum optimalnya bimbingan / informasi yang diberikan  secara individual maupun kelompok  dalam penyusunan  satujan yang baik. Hasil observasi pada siklus I dan siklus II sikap  guru dalam menyusun  dan mempraktekkan di kelas  cukup baik, dengan rata-rata nilai 84,22,  guru-guru di SDN Sumberagung I Kec. Grati Kab. Pasuruan  sangat antusian melaksanakan penyusunan  satuan pelajaran dan mempraktekkannya dengan baik . Sedangkan dari hasil penilaian terhadap penilaian  dalam  implementatif di kelas cukup  baik. Memperhatikan hasil pada siklus II melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh peneliti pada siklus II ini sudah ada peningkatan kemampuan  guru- Sumberagung I Kec. Grati Kab. Pasuruan  dalam menyusun dan mempraktekkkan  satuan pelajaran yang baik  walaupun belum maksimal yaitu 8,00.

Page 8 of 34 | Total Record : 339