cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
avid.leonardo@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
jurnalkomitmen@uinsgd.ac.id
Editorial Address
AH. Nasution Street no 180. Cibiru
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen
ISSN : -     EISSN : 27231526     DOI : 10.15575/jim.v2i2
Core Subject : Economy, Social,
Komitmen; Jurnal Ilmiah Manajemen diterbitkan oleh Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Jurnal ini menerbitkan hasil riset empiris pada bidang ilmu Manajemen meliputi Manajemen Sumber Daya Manusia, Pemasaran, Keuangan, Operasional, dan Manajemen Strategik dan kajian lain yang terkait.
Articles 234 Documents
PARTICIPATORY BRANDING DALAM MENJAGA EKOSISTEM LINGKUNGAN DI MASJID PEMUDA RAHEELA BANDUNG Muhamad Zulfikar; Shobikhul Qisom; Moh. Hamim Assidiki
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 1 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i1.56341

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi Participatory Branding di Masjid Pemuda Raheela, Bandung, dalam meningkatkan partisipasi jemaah dan generasi muda untuk menjaga ekosistem lingkungan. Masjid Pemuda Raheela, yang dikonstruksikan sebagai “Masjid Sunset di Kaki Gunung Manglayang”, dibina langsung oleh Ustadz Hanan Attaki dalam kawasan pendidikan pemuda bernama Pesan_Trend. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan pengumpulan data primer melalui observasi digital serta wawancara mendalam bersama informan kunci (takmir, pengelola unit Waste Management, siswa 20Mind High School, dan jemaah), serta data sekunder berupa dokumen program dan aktivitas media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi Participatory Branding yang meliputi co-creation, engagement, collaboration, dan value sharing berhasil diimplementasikan melalui ekosistem pengelolaan lingkungan terintegrasi berbasis komunitas. Dimensi co-creation diwujudkan melalui proyek inovatif siswa seperti “Sampah Punya Cerita” dan program tata ruang “Dual Space”. Engagement dan collaboration dibangun melalui aktivitas harian pemilahan sampah di Waste Station serta budaya self-service mencuci piring mandiri. Sementara itu, value sharing digerakkan oleh internalisasi nilai teologis “Khalifah Fil Ardh” yang diakselerasi melalui strategi digital marketing dakwah melalui akun Instagram @wisepesantrend dengan slogan #LivingWithNature. Kendati demikian, gerakan ekologis ini masih menghadapi tantangan berupa belum adanya standarisasi SOP tertulis, ketergantungan pada figuritas ketokohan, dan inkonsistensi pengelolaan media akibat keterbatasan tim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi digital yang asyik dan inklusif mampu mengubah simpati digital menjadi partisipasi pelestarian lingkungan yang riil di dunia nyata.
DEVELOPING YOUTH HUMAN CAPITAL CAPABILITIES TO INCREASE THE NATIONAL ENTREPRENEURSHIP RATIO Muhammad Adsan; Marthalina; Muhadam Labolo
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 1 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i1.57610

Abstract

The Youth Entrepreneurship Ratio in Indonesia's 2025-2029 National Medium-Term Development Plan remains unmet, with 2025 realization reaching only 1.17 percent against a 1.33 percent target. This study analyzes the problem from a public-sector human resource management perspective, treating the programs of the Ministry of Youth and Sports (Kemenpora) as human capital investments whose effectiveness is determined by capability conversion. The theoretical framework combines human capital theory and the capability approach. Using a qualitative case-study design with seventeen purposively selected key informants, complemented by documentation review and triangulation, the data were analyzed thematically according to capability dimensions and conversion factors. The findings show that Kemenpora's programs have formed an investment portfolio covering cognitive, psychological, social, and enabling capability dimensions, yet with uneven emphasis. The conversion effectiveness from program outputs to ratio outcomes is low, mainly due to weak post-training mentoring and limited access to capital and digital infrastructure, while regional disparities reflect differences in conversion factors. The study recommends shifting the orientation from outputs toward capabilities and outcomes, balancing the development of all four dimensions, strengthening region-differentiated enabling factors, and adopting evaluation based on surviving ventures.
KELAYAKAN USAHA ELSTE RIMPANG INOVASI MINUMAN HERBAL MODERN BERBASIS TRADISIONAL Ellysa Dwi Stevanny; Indra Hastuti
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 1 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i1.57670

Abstract

Elste Rimpang merupakan usaha mikro di bidang minuman jamu tradisional yang telah dijalankan secara turun-temurun sebelum dikembangkan kembali sebagai inovasi usaha berbasis minuman herbal modern. Penelitian ini bertujuan mengkaji kelayakan usaha Elste Rimpang sebagai bentuk inovasi minuman herbal modern yang tetap berpijak pada tradisi jamu dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh dari dokumen usaha, catatan keuangan, dan pengamatan langsung terhadap proses produksi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan modal investasi usaha sebesar Rp. 1.366.000 dengan modal kerja Rp. 5.574.777, sehingga diperoleh estimasi laba usaha per bulan sebesar Rp. 3.559.223. Titik impas (BEP) tercapai pada tingkat penjualan Rp. 1.117.771, jauh di bawah proyeksi pendapatan bulanan sebesar Rp. 10.500.000, sedangkan return on investment (ROI) tercatat sebesar 363,26% dengan periode pengembalian modal sekitar 0,28 tahun. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dilanjutkan secara finansial. Di luar angka tersebut, penelitian ini menemukan bahwa inovasi pada kemasan, variasi rasa, dan pemasaran digital berfungsi sebagai jembatan yang membuat resep jamu warisan keluarga tetap relevan bagi konsumen muda yang peduli kesehatan, tanpa menghilangkan keaslian budayanya.
MANAJEMEN KRISIS PADA LAYANAN AIR BERSIH: STUDI KASUS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM KOTA PADANG Resti Melani; Yulia Hanoselina
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 1 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i1.57706

Abstract

Badan Usaha Milik Daerah Perumda Air Minum Kota Padang bertanggung jawab menyediakan pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Padang. Sebagai wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, perusahaan ini dituntut memiliki manajemen penanganan krisis yang baik agar pelayanan air bersih tetap dapat berjalan meskipun terjadi gangguan akibat bencana. Namun, kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi bencana hidrometeorologi masih menunjukkan sejumlah keterbatasan, terutama karena strategi mitigasi yang dimiliki masih berorientasi pada ancaman gempa bumi. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen penanganan krisis Perumda Air Minum Kota Padang dalam pengelolaan air bersih, serta menemukan hambatan yang menghalangi pelaksanaannya. Studi ini menggunakan wawancara sebagai bagian dari pendekatan kualitatif deskriptif mendalam, observasi, dan dokumentasi studi. Informan penelitian terdiri dari Bagian Perencanaan, Humas, dan Distribusi/Operasional Perumda Air Minum Kota Padang sebagai informan utama, serta BPBD, Dinas PUPR Kota Padang, dan masyarakat sebagai informan pendukung. Analisis dilakukan menggunakan teori manajemen krisis Coombs (2015) dengan indikator Crisis Event, Pre-Crisis (signal detection, prevention, crisis preparedness), dan Post-Crisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen penanganan krisis telah mencakup ketiga tahapan tersebut, namun deteksi dini masih bersifat manual dan belum didukung sistem peringatan dini terintegrasi, mitigasi bencana masih bias pada ancaman gempa bumi, serta belum tersedia rencana kontinjensi khusus untuk bencana hidrometeorologi. Pada tahap krisis, penanganan tergolong responsif melalui pembentukan tim darurat dan kolaborasi lintas sektor, tetapi pada tahap pasca-krisis, evaluasi masih bersifat parsial per divisi. Kendala utama meliputi kerusakan infrastruktur yang masif, koordinasi lintas instansi yang belum formal, serta komunikasi informasi kepada masyarakat yang belum optimal.
PENERAPAN METODE SIMPLE MOVING AVERAGE DAN SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING DALAM PERAMALAN KEBUTUHAN BAJA AISI-4140 ∅ 80 MM PT. SAL Sir Al Kautsar Bolling; Irma Andrianti; Bambang Sugeng
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 1 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i1.58024

Abstract

PT. SAL merupakan perusahaan manufaktur dan remanufaktur peralatan industri minyak dan gas yang menggunakan baja AISI-4140 ∅ 80 mm sebagai salah satu bahan baku utama produksi mereka. Fluktuasi pemakaian material dapat menyebabkan ketidakpastian dalam proses pengadaan sehingga berpotensi menimbulkan kelebihan persediaan (overstock) maupun kekurangan persediaan (stockout). Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Moving Average (SMA) dan Single Exponential Smoothing (SES) serta menentukan metode yang memiliki tingkat akurasi terbaik dalam peramalan kebutuhan baja AISI-4140 ∅ 80 mm. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data historis pemakaian material selama periode Januari–Desember 2025. Penentuan periode pergerakan SMA dan nilai konstanta α pada metode SES dilakukan menggunakan perangkat lunak POM-QM. Tingkat akurasi peramalan dievaluasi menggunakan nilai Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SMA dengan periode pergerakan 10 bulan menghasilkan nilai peramalan sebesar 7.269,50 mm dengan MAD sebesar 1.360, MSE sebesar 3.179.009, dan MAPE sebesar 27,10%. Sementara itu, metode SES dengan α = 0,2 menghasilkan nilai peramalan sebesar 6.478,99 mm dengan MAPE sebesar 31,73%. Berdasarkan hasil tersebut, metode SMA memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan metode SES.
COMPARATIVE ANALYSIS OF ECONOMIC ORDER QUANTITY AND JUST IN TIME METHODS FOR POLYESTER INVENTORY CONTROL Iksan Fadillah; Afif Fawa Idul Fata; Priyo Ari Wibowo
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 1 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i1.58072

Abstract

Polyester is the core raw material for the production process at PT Indo-Rama Technologies Complex, and inconsistent inventory control caused overstock conditions and rising holding costs at the Raw Material Godown (RMG) Department. This study aimed to determine the optimal order quantity and the minimum Total Inventory Cost (TIC) of polyester raw material by comparing the company's existing policy with the Economic Order Quantity (EOQ) and Just in Time (JIT) methods. A quantitative descriptive approach was applied using five months of inventory and demand data, with ordering cost and holding cost as the main variables. The results showed that the existing company policy generated an order quantity of 6,124 units with a TIC of Rp11,190,975.05. The EOQ method produced an optimal order quantity of 17,751 units with two order frequencies and a TIC of Rp6,900,459, saving about 38.3% compared to the existing policy. The JIT method mathematically produced the lowest TIC (Rp3,983,981.86) but required an unrealistic order frequency of 133 times in five months. Considering operational feasibility, supplier lead time, and import administration constraints, the EOQ method was concluded to be the most efficient and applicable inventory control policy for polyester raw material.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT. ADIRA FINANCE CABANG ALAM SUTERA Raden Bagaskara Win Prima Dasa; Suhendar Sulaeman
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 2 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i2.58191

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan dan kompetensi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan bagian marketing PT Adira Finance Cabang Alam Sutera. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan kinerja, kepuasan kerja, dan efektivitas kepemimpinan selama periode 2022–2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 200 karyawan marketing, sedangkan sampel sebanyak 150 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja. Selain itu, kepemimpinan juga terbukti meningkatkan kompetensi karyawan secara signifikan. Kepuasan kerja berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kepemimpinan, kompetensi, dan kinerja. Nilai R-Square menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 72,8% variasi kepuasan kerja dan 56,5% variasi kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penerapan kepemimpinan yang partisipatif serta pengembangan kompetensi secara berkelanjutan untuk meningkatkan kepuasan kerja dan mengoptimalkan kinerja karyawan.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PENDAFTARAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS SAPPA KECAMATAN BELAWA KABUPATEN WAJO Nur Afiah; Kamaruddin Sellang; Hardianti
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 2 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i2.58201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kualitas pelayanan pendaftaran terhadap tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Sappa, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri atas 1.216 pasien rawat jalan yang melakukan pendaftaran dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Sampel penelitian berjumlah 93 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pendaftaran berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 16,03. Di antara lima dimensi SERVQUAL, dimensi assurance, memperoleh nilai rata-rata tertinggi sebesar 3.34, sedangkan dimensi reliability memperoleh nilai rata-rata terendah sebesar 3,08. Tingkat kepuasan pasien juga berada dalam kategori baik dengan nilai rata-rata, 16,32. Hasil uji regresi linear sederhana menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,012 (<0,05), yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pendaftaran berpengaruh positif dan terhadap kepuasan pasien rawat jalan. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelayanan pada aspek bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati diharapkan bisa meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan di Puskesmas Sappa.
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) DI CLAVIA KOFFIE EN CHILLEN PURWAKARTA Moh. Haidar Dzaky; Haris Sandi Yudha; Agung Widarman
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 2 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i2.58257

Abstract

Persaingan usaha coffee shop yang semakin ketat menuntut Clavia Koffie en Chillen Purwakarta untuk menjaga kualitas pelayanan agar kepuasan pelanggan tetap terjaga, sementara evaluasi pelayanan secara sistematis belum pernah dilakukan pada objek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan serta menentukan atribut prioritas perbaikan guna meningkatkan kepuasan pelanggan di Clavia Koffie en Chillen Purwakarta menggunakan metode SERVQUAL dan Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 101 pelanggan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling, dengan lima dimensi SERVQUAL yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy sebagai variabel kualitas pelayanan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1-5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian diolah menggunakan SPSS 25 untuk menghitung nilai gap SERVQUAL dan dipetakan ke dalam diagram kartesius IPA. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata persepsi sebesar 4,08 dan harapan sebesar 4,03 dengan gap keseluruhan positif sebesar 0,05, namun masih terdapat variasi pada tingkat atribut. Dimensi Jaminan dan Keandalan memperoleh tingkat kesesuaian di atas satu, sedangkan dimensi Empati menjadi dimensi dengan kinerja relatif paling rendah dibanding harapan pelanggan. Hasil pemetaan IPA mengidentifikasi tiga atribut pada Kuadran I (prioritas utama), yaitu ketepatan waktu penyajian pesanan, pengetahuan karyawan tentang produk, dan kemampuan karyawan menjelaskan menu, yang perlu segera diperbaiki. Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan Clavia Koffie en Chillen secara umum telah cukup baik, tetapi perbaikan pada atribut-atribut Kuadran I diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan.
KEBIJAKAN MANAJEMEN STRATEJIK TERINTEGRASI BERBASIS GOOD CORPORATE GOVERNANCE BAGI EMITEN PASAR MODAL UNTUK MENANGGULANGI PRAKTIK MANIPULASI PASAR Unggul Basoeky; Ibnu Khajar
KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 7 No. 2 (2026): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v7i2.58308

Abstract

Penelitian ini membahas secara menyeluruh penyebab belum efektifnya pencegahan manipulasi pasar pada emiten serta merumuskan kebijakan manajemen strategik terintegrasi berbasis Good Corporate Governance. Penelitian menggunakan desain mixed methods sequential exploratory. Tahap kualitatif melibatkan 12 informan yang mewakili organ tata kelola emiten, fungsi assurance, regulator, profesi penunjang, akademisi, dan praktisi pasar modal, serta triangulasi dokumen dan pemberitaan. Tahap kuantitatif dalam rancangan tesis memodelkan 180 respons dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling untuk menguji hubungan antara Manajemen Strategik Terintegrasi Berbasis GCG, Budaya Integritas Perusahaan, dan Efektivitas Pencegahan Manipulasi Pasar. Temuan kualitatif menunjukkan enam persoalan utama: GCG formalistik dan terfragmentasi, tekanan target yang tidak diimbangi risk appetite dan batas etika, tata kelola informasi material yang belum terintegrasi, ketergantungan pada tone at the top, lemahnya konektivitas fungsi assurance, serta kebutuhan early warning system. Pengujian model menunjukkan pengaruh Manajemen Strategik Terintegrasi terhadap Budaya Integritas sebesar 0,746; pengaruh langsung terhadap pencegahan sebesar 0,302; pengaruh Budaya Integritas terhadap pencegahan sebesar 0,534; dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,398, seluruhnya signifikan. Model menjelaskan 67,4 persen variasi efektivitas pencegahan dan menunjukkan mediasi parsial budaya integritas. Penelitian menghasilkan Integrated Strategic Governance Framework yang mengintegrasikan arah strategis dan governance, risk-control-assurance, budaya integritas, tata kelola informasi dan pelaporan, serta market conduct dan early warning dalam roadmap implementasi 0-36 bulan.