cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 289 Documents
EXPLORING CULTURAL UNDERSTANDING IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING (ELT) Azizah, Maratul; Jayani, Nanang; Rojana, Nilla
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i2.10502

Abstract

The research of this study to explore and give a clear explanation and develop culture integrated EFL teaching learning classroom platform and curriculum for effective communication and understanding cross cultural from perspective of the teachers. This research was carried out through qualitative research with a case study design. This research used purposive sampling which is all English teachers (two English teacher in total) in SMK Ashiddiqiyah are four teachers. The instruments used in this research were observation and interviews. The data were collected by conducting semi-structured interviews with English teachers. The results of this research show that the English teachers recognize the significance of cultural understanding in EFL. They also face various challenges and use similar methods and materials to integrate culture into their classroom. The findings from this research highlighted EFL teachers can overcome challenges and integrate cultural understanding into their teaching by embracing resourcefulness and creativity. It's hoped that this research can provide views to English teachers and education practitioners in foster rich learning experiences that equip students to navigate the interconnected world with confidence and intercultural competence.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memberikan penjelasan yang jelas serta mengembangkan platform dan kurikulum pembelajaran EFL (English as a Foreign Language) yang terintegrasi budaya untuk komunikasi dan pemahaman lintas budaya yang efektif dari perspektif guru. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu seluruh guru Bahasa Inggris (dua guru Bahasa Inggris) di SMK Ashiddiqiyah berjumlah empat guru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara semi-terstruktur dengan guru Bahasa Inggris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru Bahasa Inggris menyadari pentingnya pemahaman budaya dalam EFL. Mereka juga menghadapi berbagai tantangan dan menggunakan metode dan materi yang serupa untuk mengintegrasikan budaya ke dalam kelas mereka. Temuan dari penelitian ini menyoroti bahwa guru EFL dapat mengatasi tantangan dan mengintegrasikan pemahaman budaya ke dalam pengajaran mereka dengan merangkul daya cipta dan kreativitas. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan pandangan kepada guru Bahasa Inggris dan praktisi pendidikan dalam menumbuhkan pengalaman belajar yang kaya yang membekali siswa untuk menavigasi dunia yang saling terhubung dengan percaya diri dan kompetensi antarbudaya.
PENGARUH PENGGUNAAN PERMAINAN RODA BERPUTAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN DATAR ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS VII SMP DI SLBC Cahyaningtyas, Krisma Febri; Idhartono, Amelia Rizky; Jauhari, Muhammad Nurrohman
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.9863

Abstract

This study aimed to examine the effect of using a spinning wheel game as an instructional medium on the ability of students with mild intellectual disabilities in Grade VII at SLB C Pertiwi Ponorogo to recognize plane shapes. Students with mild intellectual disabilities experience difficulties in understanding the forms, names, and characteristics of plane figures due to cognitive limitations and low levels of abstract thinking; therefore, conventional teaching methods are considered less effective. Consequently, a spinning wheel game was employed as an interactive, play-based learning approach. The study used an experimental method with a pretest–posttest design. The participants consisted of four Grade VII students. Data were collected through tests measuring students’ ability to recognize plane shapes before and after the implementation of the spinning wheel game, and were analyzed using the sign test because the sample size was fewer than ten. The results showed a Z value of –1.27 at a significance level of 0.05, which was lower than the Z-table value of 1.96; thus, the hypothesis was accepted. The mean pretest score of 35 increased to 78 in the posttest. These findings indicate a significant improvement after the use of the spinning wheel game. Therefore, the spinning wheel game proved to have a positive and significant effect on improving the ability to recognize plane shapes among students with mild intellectual, disabilities and is recommended as an instructional medium in special education. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media permainan roda berputar terhadap kemampuan mengenal bangun datar pada anak tunagrahita ringan kelas VII di SLB C Pertiwi Ponorogo. Siswa tunagrahita ringan mengalami kesulitan dalam memahami bentuk, nama, dan karakteristik bangun datar karena keterbatasan kognitif serta rendahnya kemampuan berpikir abstrak, sehingga pembelajaran konvensional dinilai kurang efektif. Oleh karena itu, digunakan media permainan roda berputar sebagai pendekatan interaktif berbasis permainan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah empat siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan mengenal bangun datar sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji tanda karena jumlah sampel kurang dari sepuluh orang. Hasil analisis menunjukkan nilai Z sebesar –1,27 pada taraf signifikansi 0,05 yang lebih kecil daripada Z tabel 1,96, sehingga hipotesis diterima. Rata-rata skor pretest sebesar 35 meningkat menjadi 78 pada posttest. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan setelah penggunaan media permainan roda berputar. Dengan demikian, media permainan roda berputar terbukti berpengaruh positif terhadap kemampuan mengenal bangun datar pada siswa tunagrahita ringan dan direkomendasikan sebagai media pembelajaran dalam pendidikan khusus.  
PERAN GURU DALAM MENERAPKAN KEAMANAN DIGITAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR Bahri, Sartika Pramita
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10202

Abstract

This study examines the concept of digital security and the role of teachers in implementing digital security in elementary schools, as well as the challenges teachers face in their role as educators. This research employs a qualitative method, specifically a literature review approach. The objective of this study is to analyze the understanding of digital security, examine the role of teachers in its implementation in elementary schools, and identify the various challenges faced in enhancing students’ digital literacy. To shape the character of Indonesia’s “Golden Generation” of 2045 a generation excelling in all aspects and globally competitive the understanding of the four pillars of literacy must be applied across all levels of education: digital competence, digital security, digital culture, and digital ethics. Teachers play a key role in enhancing students’ understanding of digital literacy, particularly digital security. Understanding digital security helps mitigate digital threats such as the leakage of personal information (name, mother’s maiden name, date of birth, address, phone number, and so on) for criminal purposes, online fraud via social media, the spread of negative content, and fake news. On the other hand, teachers face challenges that hinder their ability to implement digital security, including technological disparities between schools, uneven teacher knowledge due to a lack of teacher training, and administrative systems. The results of this study highlight the importance of equitable access to facilities and infrastructure, intensive training for all teachers, and alignment between national and local policies. Ultimately, digital security can be effectively implemented in elementary schools across all regions. ABSTRAK Studi ini meneliti tentang pengertian keamanan digital dan peran guru dalam menerapkan keamanan digital di sekolah dasar serta kendala yang dihadapi guru sebagai seorang pendidik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu pendekatan studi kepustakaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman keamanan digital, mengkaji peran guru dalam penerapannya di sekolah dasar, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan literasi digital siswa. Untuk membentuk karakter generasi emas Indonesia 2045 yang memiliki keunggulan dalam segala aspek dan berdaya saing pada level global, pemahaman empat pilar literasi yang diaplikasikan dalam semua jenjang pendidikan yaitu kecakapan digital, keamanan digital, budaya digital, dan etika digital. Peran guru menjadi kunci dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam literasi digital, salah satunya adalah keamanan digital. Pemahaman keamanan digital akan mereduksi ancaman digital seperti kebocoran informasi pribadi (Nama, nama ibu kandung, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan lain sebagainya) untuk tindak kriminal, penipuan online melalui media sosial, penyebaran konten-konten negatif dan berita hoaks. Di sisi lain, guru menghadapi tantangan yang memengaruhi mereka dalam mengimplementasikan keamanan digital, antara lain kesenjangan teknologi antar sekolah, pengetahuan guru yang tidak merata akibat minimnya pelatihan guru, dan sistem administrasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan pentingnya pemerataan sarana dan prasarana, pelatihan yang intensif bagi semua guru, dan keselarasan kebijakan nasional dan kebijakan lokal. Pada akhirnya, keamanan digital dapat terlaksana dengan baik di sekolah dasar di masing-masing daerah.
EKSPLORASI STRATEGI RETENSI MATEMATIKA: TINJAUAN LITERATUR TERHADAP 10 METODE EFEKTIF MENGHAFAL RUMUS UNTUK SISWA Qoyyima, Annisa; Hasibuan, Adinda Muhfyana; Harahap, Qamaruddin Fadhilah; Siregar, Tiur Malasari
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10438

Abstract

Low student retention of mathematical formulas is often a major obstacle to achieving optimal learning outcomes. This study aims to explore and synthesize various innovative strategies that can improve the ability to memorize and understand mathematical formulas through a comprehensive literature review. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) of 30 empirical scientific articles published in various reputable journal databases. Data analysis was performed using thematic synthesis techniques to classify various interventions into 10 main strategic pillars. The results of the study identified ten effective methods, namely: verbal mnemonic techniques (acronyms/acrostics), integration of music and songs, visualization through mind mapping, the loci method, optimization of concentration (eye-closing method), strengthening working memory, use of interactive digital media, application of retrieval practice, ethnomathematics approach, and metacognitive evaluation. The findings indicate that the use of mnemonics and audio-visual elements has the most significant impact in transforming abstract information into long-term memory. The conclusion of this study confirms that a varied and creative approach is essential to reduce students' cognitive load while increasing memory resilience towards mathematical concepts. ABSTRAK Rendahnya daya ingat atau retensi siswa terhadap rumus-rumus matematika seringkali menjadi hambatan utama dalam mencapai hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mensintesis berbagai strategi inovatif yang dapat meningkatkan kemampuan menghafal dan memahami rumus matematika melalui tinjauan literatur yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel ilmiah hasil penelitian empiris yang diterbitkan di berbagai database jurnal bereputasi. Analisis data dilakukan dengan teknik sintesis tematik untuk mengklasifikasikan berbagai intervensi ke dalam 10 pilar strategi utama. Hasil penelitian mengidentifikasi sepuluh metode efektif, yaitu: teknik mnemonik verbal (akronim/akrostik), integrasi musik dan lagu, visualisasi melalui mind mapping, metode loci, optimalisasi konsentrasi (metode pejam mata), penguatan working memory, penggunaan media digital interaktif, penerapan retrieval practice, pendekatan etnomatematika, dan evaluasi metakognitif. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan jembatan kledai dan elemen audio-visual memiliki dampak paling signifikan dalam mentransformasi informasi abstrak ke dalam memori jangka panjang. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan yang variatif dan kreatif sangat diperlukan untuk mereduksi beban kognitif siswa sekaligus meningkatkan ketahanan memori terhadap konsep matematis.  
PENGARUH LATIHAN GAMES GUNTLET TERHADAP KEMAMPUAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SSB TUNAS UTAN SUMBAWA TAHUN 2022 Pratama, Rizki Okta; Salabi, Muhammad; Mulyani, Sri Erni
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10441

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the suboptimal passing accuracy of players at the Tunas Utan Sumbawa Soccer School (SSB), which affects the effectiveness of ball possession during matches. This issue is presumed to be related to training methods that are still insufficiently varied and do not fully represent real game situations. Therefore, this study aims to analyze the effect of implementing games gauntlet training on improving players’ passing ability. This research employed a quantitative approach using an experimental design with a one-group pretest-posttest model. The subjects consisted of 20 players selected through a total sampling technique. Data were collected using a passing skill test administered before and after the treatment. The results showed an improvement in passing ability after the implementation of games gauntlet training, indicating that game-based training methods have a positive impact on players’ technical skills. This improvement occurred because the training was designed as an activity that emphasizes accuracy, responsiveness, and decision-making in game-like situations. In conclusion, games gauntlet training can be considered an effective alternative method for improving passing ability in soccer. The findings imply that contextual and interactive training approaches can be applied as adaptive and practical strategies in player development programs, particularly for youth athletes. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya akurasi passing pemain pada Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Utan Sumbawa, yang berdampak pada rendahnya efektivitas penguasaan bola dalam permainan. Permasalahan tersebut diduga berkaitan dengan metode latihan yang masih kurang variatif dan belum sepenuhnya merepresentasikan situasi permainan nyata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan latihan games gauntlet terhadap peningkatan kemampuan passing pemain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 pemain yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan passing yang dilaksanakan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan passing setelah diberikan latihan games gauntlet, yang mengindikasikan bahwa metode latihan berbasis permainan mampu memberikan dampak positif terhadap keterampilan teknik pemain. Peningkatan tersebut terjadi karena latihan dirancang dalam bentuk aktivitas yang menuntut ketepatan, kecepatan respons, serta pengambilan keputusan dalam situasi yang menyerupai pertandingan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa latihan games gauntlet merupakan alternatif metode latihan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan passing dalam sepak bola. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan latihan yang bersifat kontekstual dan interaktif dapat digunakan sebagai strategi pembinaan yang lebih adaptif dan aplikatif dalam meningkatkan kualitas performa pemain, khususnya pada kelompok usia remaja.
PENGARUH LATIHAN DRILLING SHADOW DIAWALI DENGAN VIDEO TERHADAP KETEPATAN NETTING BULUTANGKIS PADA CLUB PB KOPANG TAHUN 2023 Wardhana, Lalu Yudha; Soemardiawan, Soemardiawan; Taufik, Kurnia
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10445

Abstract

ABSTRACT This study was initiated by the low accuracy of netting strokes among badminton athletes at Club PB. Kopang, as reflected in suboptimal directional control and shot precision during play. This condition indicates the need for a more targeted and technique-oriented training approach. The purpose of this study was to examine the effect of drilling shadow training supported by video media on improving the accuracy of netting strokes. The research employed a quasi-experimental method using a one group pretest–posttest design. The participants consisted of all 12 athletes in the club. Data were collected using a netting skill test based on a target scoring system and analyzed with a paired sample t-test at a 5% significance level. The results showed a significant improvement, indicated by a calculated t-value of -2.745 with a significance of 0.019 (p < 0.05), demonstrating a meaningful difference between pretest and posttest conditions. These findings suggest that a combination of repetitive movement training, object-free simulation, and visual support can effectively enhance technical precision. Therefore, drilling shadow training assisted by video media can be recommended as an alternative training strategy to improve fundamental badminton skills, particularly in the netting aspect. ABSTRAK Penelitian ini berangkat dari rendahnya ketepatan pukulan netting pada atlet bulutangkis di Club PB. Kopang yang ditunjukkan melalui kurang optimalnya kontrol arah dan akurasi pukulan saat permainan berlangsung. Kondisi tersebut menandakan perlunya pendekatan latihan yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan teknik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh latihan drilling shadow yang didukung media video terhadap peningkatan akurasi pukulan netting. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan one group pretest–posttest design. Subjek penelitian melibatkan seluruh atlet klub yang berjumlah 12 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan netting dengan sistem penilaian berbasis target, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna, ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar -2,745 dengan signifikansi 0,019 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan nyata antara kondisi sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini memperlihatkan bahwa kombinasi latihan berbasis pengulangan gerak, simulasi tanpa objek, serta dukungan visual mampu memperbaiki presisi teknik secara lebih efektif. Dengan demikian, latihan drilling shadow berbasis video dapat direkomendasikan sebagai strategi latihan alternatif untuk meningkatkan kualitas keterampilan dasar bulutangkis, khususnya pada aspek netting.
TINGKAT PENGETAHUAN PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMPN 4 MATARAM TENTANG STRATEGI DAN TAKTIK DALAM BERMAIN FUTSAL TAHUN 2023 Anggara, Lalu Yudi; Mujriah, Mujriah; Suriatno, Adi
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10449

Abstract

ABSTRACT Futsal extracurricular activities in schools serve not only as a medium for developing technical skills but also require the mastery of cognitive aspects, particularly game strategy and tactics. In practice, these competencies have not developed optimally, resulting in a gap between the ideal learning expectations and the actual conditions in the field. This study aims to map the level of knowledge among futsal extracurricular participants at SMPN 4 Mataram regarding their understanding of game strategies and tactics. The research employed a quantitative approach with a descriptive design using a survey method. All 37 students involved in the futsal extracurricular program were selected as respondents through a total sampling technique. Data were collected using a validated test instrument and analyzed through descriptive percentage techniques to classify students’ levels of knowledge. The results indicate that the majority of respondents fall into the low category (59.46%), followed by the moderate category (37.84%), and only a small proportion in the high category (2.70%). These findings suggest that students’ understanding of strategic and tactical concepts remains limited and has not yet supported optimal game performance. Therefore, it can be concluded that more structured and integrated instructional efforts, combining both technical and cognitive aspects, are needed to enhance students’ understanding and overall playing ability. ABSTRAK Kegiatan ekstrakurikuler futsal di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan keterampilan teknik, tetapi juga menuntut penguasaan aspek kognitif berupa strategi dan taktik permainan. Dalam praktiknya, kemampuan tersebut belum berkembang secara optimal, sehingga menimbulkan kesenjangan antara tuntutan pembelajaran ideal dan kondisi aktual di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal di SMPN 4 Mataram terkait pemahaman strategi dan taktik permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif melalui metode survei. Seluruh anggota ekstrakurikuler futsal yang berjumlah 37 siswa dijadikan responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes yang telah divalidasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif berbasis persentase untuk mengklasifikasikan tingkat pengetahuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori rendah (59,46%), diikuti kategori sedang (37,84%), dan hanya sebagian kecil yang berada pada kategori tinggi (2,70%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep strategi dan taktik masih terbatas dan belum mendukung performa bermain secara optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa diperlukan penguatan pembelajaran yang lebih terarah dan terintegrasi antara aspek teknik dan kognitif guna meningkatkan kualitas pemahaman serta kemampuan bermain siswa secara menyeluruh.
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DENGAN BERMAIN LOMPAT DAN LONCAT PADA SISWA SD Maenadi, Reza; Kusuma, Lalu Sapta Wijaya; Rindawan, Rindawan
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10450

Abstract

ABSTRACT Low student engagement and the suboptimal mastery of fundamental squat-style long jump skills in elementary schools indicate a gap between the objectives of physical education and actual classroom practices. This study aims to improve the quality of both the learning process and outcomes through the implementation of a contextually designed play-based approach. The research employed a classroom action research design conducted in two cycles involving fifth-grade students of SD Negeri 2 Sambelia in the 2022/2023 academic year. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection stages, with data collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques based on percentages to identify changes in learning outcomes and student engagement. The results revealed a consistent improvement in fundamental movement skills, particularly in the phases of approach, take-off, and landing, accompanied by increased active participation during the learning process. The play-based approach, combined with variations of jumping and hopping activities, created a more interactive and adaptive learning environment suited to students’ characteristics. Furthermore, there was a notable improvement in instructional quality from the first to the second cycle, as indicated by the predominance of students achieving good performance levels. In conclusion, the play-based approach has proven effective in enhancing both learning outcomes and student engagement. These findings highlight that the integration of structured play activities can serve as an innovative and relevant strategy in elementary physical education. ABSTRAK Rendahnya keterlibatan siswa dan belum optimalnya penguasaan keterampilan dasar lompat jauh gaya jongkok di sekolah dasar menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pembelajaran pendidikan jasmani dan praktik di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran melalui penerapan pendekatan bermain yang dirancang secara kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan classroom action research yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas V SD Negeri 2 Sambelia tahun ajaran 2022/2023. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif berbasis persentase untuk melihat perubahan hasil belajar dan keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten pada keterampilan gerak dasar, terutama pada aspek awalan, tolakan, dan pendaratan, disertai peningkatan partisipasi aktif siswa selama pembelajaran. Pendekatan bermain yang dikombinasikan dengan variasi aktivitas lompat dan loncat mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan adaptif terhadap karakteristik siswa. Selain itu, terjadi perbaikan kualitas pembelajaran dari siklus pertama ke siklus kedua yang ditandai dengan dominasi capaian kategori baik. Dengan demikian, pendekatan berbasis permainan terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus keterlibatan siswa. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi aktivitas bermain yang terstruktur dapat menjadi strategi inovatif dan relevan dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar.
PERUMUSAN STRATEGIS DAN EVALUASI TUJUAN SERTA METODE PEMBELAJARAN DALAM PROSES PENDIDIKAN Nuha Mufida, Najwa; Ulandari, Oktavia; Lael Mubarrok, Muhammad; Ifatun Nisa, Shafa; Nurul Yatimah, Dinda; Firda Aulia, Nisa`ul
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10629

Abstract

ABSTRACT Learning objectives and methods are two crucial components for a successful educational process. The formulation of clear and precise learning objectives significantly influences the direction and effectiveness of learning. Likewise, the selection of learning methods appropriate to the characteristics of the material and students. This paper aims to examine the importance of strategically formulating learning objectives and evaluating the methods applied in the educational process. First, the basic principles for formulating operational, specific, and measurable learning objectives are discussed, which serve as a reference for teachers in designing effective learning activities. Next, this paper reviews various learning methods, both conventional and innovative, and how these methods can increase student motivation and engagement. Finally, evaluation of the achievement of learning objectives through various assessment techniques is discussed to ensure that learning objectives are optimally achieved. It is hoped that the results of this study will provide insights for educators in designing and implementing learning that is more effective, efficient, and tailored to student needs. ABSTRAK Tujuan dan metode pembelajaran merupakan dua komponen krusial dalam keberhasilan proses pendidikan. Perumusan tujuan pembelajaran yang jelas dan tepat sangat mempengaruhi arah dan efektivitas pembelajaran. Begitu pula dengan pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan peserta didik. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya perumusan strategis tujuan pembelajaran dan evaluasi metode yang diterapkan dalam proses pendidikan. Pertama, dibahas mengenai prinsip-prinsip dasar dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang operasional, spesifik, dan terukur, yang menjadi acuan bagi guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang efektif. Selanjutnya, makalah ini mengulas berbagai macam metode pembelajaran, baik yang bersifat konvensional maupun inovatif, serta bagaimana pemilihan metode tersebut dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Terakhir, evaluasi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran melalui berbagai teknik penilaian juga dibahas untuk memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai dengan optimal. Diharapkan hasil dari kajian ini dapat memberikan wawasan bagi para pendidik untuk merancang dan melaksanakan pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
GURU SEBAGAI ARSITEK MOTIVASI: STRATEGI BERBASIS BUKTI UNTUK MENGOPTIMALKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Fitri, Amaliatul; Maulida, Salsabila; Savinah, Savinah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10648

Abstract

ABSTRACT Learning motivation is the most determinative psychological component in the success of the learning process at the elementary school level. Low student motivation remains a real challenge faced by teachers, necessitating evidence-based strategies that are planned and adaptive. This study aims to: (1) examine the concepts and definitions of learning motivation from various theoretical perspectives; (2) classify types of motivation and their implications for learning; (3) analyze principles of learning motivation relevant to elementary school contexts; and (4) identify effective evidence-based strategies that teachers can implement as architects of motivation. A qualitative approach with the library research method was employed, through the collection, analysis, and synthesis of relevant literature sources. The findings indicate that learning motivation is multidimensional divided into intrinsic and extrinsic motivation with intrinsic motivation proven more effective and sustainable. Teachers play a strategic role as architects of motivation who design and implement various strategies integratively, including: explicitly communicating learning objectives, using varied interactive methods and learning media including digital media, integrating educational games, providing proportional praise and rewards, applying punishment pedagogically, and ensuring transparent assessment. The success of these strategies depends greatly on teachers' consistency, creativity, and sensitivity to individual student needs and classroom dynamics. ABSTRAK Motivasi belajar merupakan komponen psikologis paling determinatif dalam keberhasilan proses pembelajaran di jenjang sekolah dasar. Rendahnya motivasi siswa masih menjadi tantangan nyata yang dihadapi guru, sehingga diperlukan strategi berbasis bukti yang terencana dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji konsep dan pengertian motivasi belajar dari berbagai perspektif teoritis; (2) mengklasifikasikan jenis-jenis motivasi beserta implikasinya dalam pembelajaran; (3) menelaah prinsip-prinsip motivasi belajar yang relevan bagi konteks sekolah dasar; dan (4) mengidentifikasi strategi-strategi efektif berbasis bukti yang dapat diimplementasikan guru sebagai arsitek motivasi dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui pengumpulan, analisis, dan sintesis berbagai sumber pustaka relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar bersifat multidimensional terbagi atas motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dengan motivasi intrinsik terbukti lebih efektif dan berkelanjutan. Guru berperan strategis sebagai arsitek motivasi yang merancang dan mengimplementasikan berbagai strategi secara integratif, meliputi: penyampaian tujuan pembelajaran secara eksplisit, penggunaan metode interaktif dan media pembelajaran bervariasi termasuk media digital, integrasi permainan edukatif, pemberian pujian dan reward yang proporsional, penerapan punishment secara pedagogis, serta penilaian yang transparan. Keberhasilan strategi-strategi tersebut sangat bergantung pada konsistensi, kreativitas, dan kepekaan guru terhadap kebutuhan individual siswa serta dinamika kelas.