cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 925 Documents
Pengaruh Kemandirian Belajar dan Partisipasi Orang Tua terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN Se-Gugus Wonoboyo Tahun Ajaran 2023/2024 Ridha Assyifa Nisatulloh; Tri Saptuti Susiani; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.91152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemandirian belajar dan partisipasi orang tua terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN se-Gugus Wonoboyo tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini melibatkan 56 siswa kelas IV dari 3 sekolah dasar negeri yang berada dalam Gugus Wonoboyo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode regresi berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masih banyak siswa kelas IV yang belajar hanya ketika disuruh oleh orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar memiliki korelasi yang signifikan dengan hasil belajar IPAS siswa (rhitung 0,885 > rtabel 0,2632), yang berarti terdapat hubungan yang positif antara kemandirian belajar dengan hasil belajar IPAS. Selain itu, partisipasi orang tua siswa dalam kegiatan belajar siswa juga masih rendah. Sebagian besar orang tua tidak membimbing dan mengawasi siswa saat belajar di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua juga memiliki korelasi yang signifikan dengan hasil belajar IPAS siswa (rhitung 0,849 > rtabel 0,2632). Analisis regresi menunjukkan bahwa kemandirian belajar dan partisipasi orang tua secara bersamaan memengaruhi hasil belajar IPAS siswa, dengan kemandirian belajar memberikan kontribusi sebesar 52,05% dan partisipasi orang tua memberikan kontribusi sebesar 34,87%. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa kemandirian dan partisipasi orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN se-Gugus Wonoboyo tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dengan Media Interaktif untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi dan Hasil Belajar IPAS Siswa kelas IV SD Ani Purwanti; Dewi Indrapangasturi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.103352

Abstract

Keterampilan kolaborasi dan hasil belajar penting untuk pembelajaran akademik dan juga untuk pengembangan pribadi pada kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan media interaktif, (2) meningkatkan keterampilan kolaborasi, dan (3) meningkatkan hasil belajar IPAS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan: (1) penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan media interaktif dilaksanakan dengan langkah-langkah: a) menentukan pertanyaan mendasar tentang IPAS dengan media interaktif, b) mendesain perencanaan proyek dalam pembelajaran IPAS, c) menyusun jadwal pembuatan proyek dalam pembelajaran IPAS, memonitor siswa saat pembuatan proyek dalam pembelajaran IPAS, e) menguji hasil proyek yang telah dibuat dengan media interaktif, dan f) mengevaluasi pengalaman dan hasil proyek yang dibuat siswa. Rata-rata hasil observasi terhadap guru siklus I = 78,82%, siklus II = 86,23%, dan siklus III = 92,94%. Rata–rata hasil observasi terhadap siswa siklus I = 75,69%, siklus II = 82,29%, dan siklus III = 90,28%; (2) peningkatan keterampilan kolaborasi dibuktikan dengan rata-rata persentase hasil observasi pada siklus I = 71,42%, siklus II = 80,58%, dan siklus III = 86,83%; (c) hasil belajar IPAS mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase ketuntasan hasil posttest siklus I = 76,78%, siklus II = 85,71%, dan siklus III = 89,28%.  Kesimpulan dari penelitian ini yaitu keterampilan kolaborasi siswa meningkat melalui penggunaan model Project Based Learning (PjBL) yang didukung dengan media interaktif karena siswa sudah dapat berkontribusi aktif, bekerja secara produktif, melaksanakan tanggung jawab dan mampu menghargai orang lain.
Pengaruh Model RADEC Berbantuan Metode Student Question Have Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa SD Risma Nuriyanti; Neni Nadiroti Muslihah; Susilawati Susilawati; Laras Mutiara
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.101416

Abstract

Latar belakan dari penelitian ini yaitu minimnya kemampuan membaca pemahaman siswa yakni di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model RADEC berbantun metode student question have terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif jenis preeksperimen dengan desain one group pretest postest. Sample yang disambil yaitu kelas IV SD dengan Teknik sample purposive. Instrument yang digunakan yaitu berupa tes pilihan ganda untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretest yakni 68,9 yang termasuk pada kategori cukup, sedangkan nilai rata-rata postest diperoleh 90,75 yang termasuk pada kategori sangat baik. Selain itu diperoleh hasil uji t menunjukkan taraf nilai sig (2 tailed) yakni 0,00, lebih kecil dari 0,05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat pengaruh model RADEC berbantuan student question have terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Dengan demikian model RADEC berbantuan question student have dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengembangkan kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menstimulus siswa melalui pertanyaan pemantik yang siswa gali sendiri untuk menemukan ide pokok, gagasan utama dan intisari dari bacaan.
Penerapan Model Pembelajaran Make A Match dengan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Siswa SD Melani Damaiyati Subarkah; Ratna Hidayah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104826

Abstract

Keterampilan menulis menjadi salah satu keterampilanyang harus dikuasai oleh peserta didik terutama pada pembelajaran bahasa Inggris.Tujuan pada penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris siswa kelas IV melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match dengan media audiovisual. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Data yang digunakan data kuantitatif dan kualitatif. Ada 6 langkah penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match dengan media audiovisual. Persentase ketuntasan siswa pada keterampilan menulis bahasa Inggris siklus I = 84,9%, siklus II = 86,3%, dan siklus III = 88,6% dengan rata-rata 86,6%. Hasil pengamatan dari penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match dengan media audiovisual menunjukkan peningkatan. Hasil observasi guru siklus I= 84,5%; siklus II= 88,83%; siklus III= 92,33%. Hasil observasi siswa siklus I= 83%; siklus II= 90,33%; siklus III= 95,67%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match dengan media audiovisual dapat meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris pada siswa kelas IV.
Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kreativitas dalam Pembelajaran IPAS di Madrasah Ibtidaiyah Firda Mariska; Oky Ristya Trisnawati
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.101962

Abstract

Penelitian ini menyelidiki efektivitas Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas peserta didik sains kelas empat di MI Negeri 1 Kebumen, mengatasi rendahnya tingkat kreativitas yang disebabkan oleh metode konvensional yang kurang interaktif. Bertujuan untuk menguji dampak PjBL pada kelancaran, fleksibilitas, orisinalitas, dan elaborasi, penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan kelompok eksperimen (n=28, PjBL) dan kelompok kontrol (n=30, ceramah). Data yang dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, lembar kerja, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas reliabilitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan PjBL meningkatkan kreativitas peserta didik secara signifikan: kelompok eksperimen meningkat dari 63,98% menjadi 84,17%, sedangkan kelompok kontrol mengalami perubahan minimal. Uji-t menghasilkan signifikansi 0,000 untuk kelompok eksperimen, yang mengonfirmasi perbedaan yang signifikan. Sebagai kesimpulan, PjBL secara efektif meningkatkan kreativitas dalam sains, mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21.
Analisis Peningkatan Scientific Creativity Siswa Melalui Model Pembelajaran Inovatif: Kajian Pustaka Sistematis Amanda Putri Elysia; Sri Wahyuni; Rayendra Wahyu Bachtiar; Firdha Yusmar; Fuziyatul Iffah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103420

Abstract

Di era revolusi industri 4.0, pengembangan scientific creativity pada siswa menjadi aspek krusial dalam pendidikan sains. Penelitian ini melakukan kajian sistematis terhadap 10 artikel penelitian terpublikasi antara tahun 2015-2023 untuk menganalisis efektivitas berbagai model pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kreativitas ilmiah siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan systematic review dengan tahapan identifikasi, evaluasi, interpretasi, dan sintesis terhadap artikel-artikel terkait dari database Scopus, Google Scholar, dan Science Direct. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) menunjukkan dampak signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir divergen siswa. Sementara itu, model pembelajaran berbasis inkuiri (inquiry-based learning) efektif dalam mengembangkan kemampuan merumuskan hipotesis dan merancang eksperimen kreatif. Integrasi teknologi digital seperti simulasi virtual dan augmented reality juga terbukti mampu menstimulasi imajinasi ilmiah siswa. Faktor kunci pendukung meliputi: (1) desain pembelajaran yang berorientasi pada masalah autentik, (2) lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi bebas, dan (3) sistem penilaian yang mengakomodasi orisinalitas ide. Implikasi penelitian ini menyoroti perlunya pengembangan kerangka kerja pedagogis yang mengintegrasikan dimensi kreativitas dalam kurikulum sains, serta pentingnya pelatihan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif.
Penerapan Model Inkuiri Pictorial Riddle untuk Meningkatkan Kerja Sama dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Pada Siswa SD Puri Rakhmawati; Ratna Hidayah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.101412

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari pembelajaran yang berorientasi pada guru dengan minimnya interaksi diskusi dan kerja sama antar siswa. Tujuan penelitian mendeskripsikan langkah penerapan model inkuiri pictorial riddle, meningkatkan kerja sama dan hasil belajar siswa, serta mengidentifikasi kendala dan solusinya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek guru dan siswa kelas V SDN Ambalkliwonan menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan teknik nontes dan teknik tes. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian  data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian (1) penerapan model inkuiri pictorial riddle menggunakan 5 langkah yakni penyajian masalah dengan gambar yang mengandung teka-teki, mengidentifikasi masalah secara berkelompok, melakukan pengamatan berdasarkan riddle, merumuskan penjelasan melalui diskusi, melakukan tanya jawab, (2) ketuntasan kerja sama menunjukkan peningkatan dari 77,75% menjadi 93,577% pada siklus III. (3) peningkatan hasil belajar dari 56% menjadi 92%. (4) Kendala utama adalah siswa kurang percaya diri dan belum mendalam dalam identifikasi masalah. Solusinya adalah guru aktif memfasilitasi dan memberi arahan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa model inkuiri pictorial riddle efektif meningkatkan kerja sama dan hasil belajar siswa.
Model Scientific Reading Based Project (SRBP) untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Siswa dalam Pembelajaran IPAS Eka Puspitasari; Kartika Chrysti Suryandari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.102999

Abstract

Komunikasi menjadi esensi utama dalam pendidikan karena keterampilan ini berperan penting dalam meningkatkan interaksi sosial, baik antar siswa maupun antara siswa dengan guru. Model Scientific Reading Based Project (SRBP) merupakan model pembelajaran yang menggabungkan penerapan proyek dan proses penyelidikan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan komunikasi siswa terhadap pembelajaran IPAS. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas V SDN di salah satu kecamatan Adimulyo. Data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan obervasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan penerapan model Scientific Reading Based Project dengan langkah orientation, scientific reading, design and create, progress of project, analysis, dan discussion and communication menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi siswa. Dibuktikan dengan rata-rata hasil observasi siklus I= 70,49%, siklus II= 81,62%, dan siklus III= 87,05%. Dengan demikian, model SRBP terbuktif efektif dapat meningkatkan keterampilan komunikasi siswa dalam pembelajaran IPAS. 
Analisis Pengembangan Kurikulum Mikro Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Anita Permatasari; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Eroh Rokayah; Elmi Hanjar Bait
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97805

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dalam Kurikulum Merdeka bertujuan menciptakan pembelajaran holistik dengan mengintegrasikan aspek ilmiah dan sosial untuk mendukung relevansi pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kurikulum mikro IPAS pada implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis isi untuk mengevaluasi struktur Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta relevansi materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CP dalam IPAS menetapkan standar kompetensi holistik, TP mendukung pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual, dan ATP memastikan kesinambungan antar tema. Namun, implementasi IPAS menghadapi tantangan, seperti keterbatasan pelatihan guru, sumber daya, dan infrastruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi kurikulum mikro IPAS memerlukan dukungan strategis untuk mengatasi hambatan implementasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa abad ke-21. 
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Liveworksheet untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS Siswa SD Nur Saadah; Moh Salimi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104560

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini yaitu pembelajaran belum terintegrasi pada permasalahan, guru belum terlalu mengimplementasikan model PBL, serta siswa cenderung menunjukkan kepasifan dan keengganan dalam memecahkan suatu permasalahan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan langkah penerapan model PBL dengan media Liveworksheet dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS, meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dan meningkatkan hasil belajar IPAS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas V SD yang berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis menggunakan model PBL dengan media Liveworksheet. Hasil belajar pada siklus I = 71,73%, siklus II = 80,43%, dan siklus III = 95,65%. Kemampuan berpikir kritis pada siklus I = 78,62%, siklus II = 82,78%, dan siklus III = 86,95%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan media Liveworksheet dapat meningkatkan hasil belajar IPAS dan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS pada siswa kelas V SD.