cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 925 Documents
Pengaruh Model Project-Based Learning Berbantuan Media Digital Canva Terhadap Literasi Sains Pada Pembelajaran IPAS Hanifah Aulia Balqis; Encep Andriana; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102438

Abstract

Rendahnya tingkat literasi sains peserta didik di Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran yang mendukung keaktifan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan yang signifikan dari model PjBL berbantuan Canva dengan model kooperatif tipe GI terhadap literasi sains pada pembelajaran IPAS berdasarkan komponen literasi sains menurut OECD, untuk menguji peningkatan dari model PjBL berbantuan Canva terhadap literasi sains menurut OECD, serta untuk mendeskripsikan profil literasi sains pada pembelajaran dengan model PjBL berbantuan media digital Canva dengan model kooperatif tipe Grup Investigasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kuasi eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan tes. Sumber data berasal dari guru dan peserta didik kelas VA dan VB yang masing-masing berjumlah 37 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan penggunaan model PjBL dengan model GI dengan thitung(2,64) ≥ ttabel(1,99); (2) terdapat peningkatan kemampuan literasi sains, dimana thitung(2,16) > ttabel(1,67) dan uji N-Gain dengan rata-rata 0,56 > 0,39; (3) profil literasi sains keduanya memiliki kategori baik, dengan rerata 79% dan 67%.
Penerapan Strategi Gamifikasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa dalam Pembelajaran Ekonomi Ni Made Anintia Trisna Sari; Ni Made Firayanti Pratiwi; Made Ary Meitriana; Luh Indrayani; Ni Wayan Ayu Santi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103634

Abstract

Pembelajaran pada mata kuliah Wawasan Pendidikan di Program Studi Pendidikan Ekonomi masih menghadapi tantangan rendahnya motivasi dan keterlibatan mahasiswa akibat dominasi metode konvensional dan minimnya integrasi teknologi digital. Penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan mengimplementasikan e-learning berbasis gamifikasi guna meningkatkan motivasi, hasil belajar, dan keterampilan digital mahasiswa. Desain yang digunakan adalah kuasi-eksperimen pretest-posttest non-equivalent control group, melibatkan 40 mahasiswa yang dibagi dalam kelompok eksperimen (gamifikasi) dan kontrol (konvensional). Data dikumpulkan melalui tes, kuesioner, observasi, dan wawancara, serta dianalisis menggunakan uji-t, Cohen’s d, dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan nilai rata-rata sebesar 12,4 poin, partisipasi aktif hingga 85%, dan motivasi belajar yang signifikan lebih tinggi dibanding kelompok kontrol. Efek perlakuan sangat besar (Cohen’s d=0,82; p<0,05). Observasi dan wawancara juga menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan, keterlibatan, dan antusiasme mahasiswa pada kelompok gamifikasi. Penelitian ini memperkuat pentingnya literasi digital, kolaborasi daring, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja modern. Dengan demikian, gamifikasi pada e-learning terbukti efektif dan dapat diadopsi sebagai strategi pembelajaran berkelanjutan untuk membentuk lulusan yang adaptif dan kompetitif di era digital.
Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa: Kajian Literatur Bagas Permana Putra; Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103518

Abstract

Pendidikan pada abad ke-21 ini menuntut peserta didik memiliki kompetensi yang unggul, khususnya dalam literasi sains, guna menghadapi tantangan global. Namun, hasil dari studi PISA menunjukkan bahwa literasi sains siswa Indonesia masih tergolong rendah. Rendahnya capaian ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kurangnya pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPA sebagai upaya meningkatkan literasi sains siswa SMP. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan meta-analisis terhadap 9 artikel penelitian terakreditasi nasional yang diterbitkan pada tahun 2020–2025. Pemilihan artikel dilakukan secara purposive melalui Google Scholar. Proses analisis data mencakup pengumpulan, reduksi, dan penarikan kesimpulan dari artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan pemahaman konsep ilmiah, literasi sains, dan kepedulian terhadap lingkungan. Integrasi kearifan lokal dinilai efektif karena bersifat kontekstual, relevan dengan pengalaman siswa, dan mampu memperkuat identitas budaya. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPA berpotensi menjadi strategi inovatif dalam meningkatkan literasi sains siswa di Indonesia.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar dalam Pembelajaran IPAS tentang Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh pada Siswa Kelas V SD Negeri 3 Kalirancang Mumayizah Mumayizah; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.99981

Abstract

Pendidikan yang efektif membutuhkan perencanaan dan model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa kelas V SDN 3 Kalirancang melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan tiga siklus, dengan melibatkan guru dan siswa kelas V SDN 3 Kalirancang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes, dengan validitas menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan penerapan model PjBL oleh guru dari 70,37% pada siklus I menjadi 88,89% pada siklus III, serta oleh siswa dari 68,51% menjadi 87,96%. Kreativitas siswa meningkat dari 69,83% pada siklus I menjadi 87,22% pada siklus III. Ketuntasan hasil belajar IPAS juga mengalami peningkatan, dari 65,21% pada siklus I menjadi 86,95% pada siklus III. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar dalam pembelajaran IPAS tentang bagaimana kita hidup dan bertumbuh pada siswa kelas V SDN 3 Kalirancang.
Mengungkap Realitas Pengembangan Profesional Guru di Kota Makassar: Studi Multikasus pada Tiga Sekolah Dasar Noer Intan Novitasari; Ahmad Syawaluddin; Sayidiman Sayidiman; Ahmad Ardillah Rahman
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.111122

Abstract

Pengembangan Profesional Guru (TPD) dianggap sebagai cara yang sangat krusial mencapai kualitas pendidikan dasar di Indonesia. Meskipun demikian, implementasi pengembangan diri seringkali kontras dengan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh para guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru di tiga sekolah dasar yang berbeda di Makassar memaknai dan terlibat dalam pengembangan diri sebagai bagian yang melekat dari proses pertumbuhan profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi multi-kasus, dimana 6 guru dari 3 sekolah dasar dalam konteks yang berbeda diamati dan diwawancarai. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan di ketiga sekolah menunjukkan bahwa para guru menganggap TPD sebagai hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Namun, fokus dan urgensi TPD juga sangat dipengaruhi oleh situasi masing-masing sekolah. Meskipun dukungan untuk TPD sudah ada dalam bentuk kebijakan sekolah, tempat belajar, dan akses ke pelatihan, tetapi setiap sekolah memberikan dukungan yang berbeda-beda dalam hal konsistensi dan kualitasnya. Dengan membandingkan informasi dari tiga konteks sekolah yang berbeda, penelitian ini menekankan perlunya pengembangan program TPD yang selaras dengan kebutuhan aktual guru, mendorong kolaborasi antar-guru, dan memberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan reflektif bagi guru.
Efektivitas Model Pembelajaran RADEC Berbantuan Media Booklet Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Teks Eksposisi Siswa Fase C Sekolah Dasar Muhamad Ikhwan Nugraha; Tatat Hartati; Izzah Muyassaroh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.108771

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini dipicu oleh adanya temuan keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi siswa fase C yang masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi efektivitas model RADEC berbantuan media booklet digital untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi siswa fase C. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel berjumlah 53 siswa kelas V yang terdiri dari 27 siswa kelas eksperimen dan 26 siswa kelas kontrol yang berasal dari dua sekolah dasar negeri di Kabupaten Bandung Barat. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan mebaca pemahaman teks eksposisi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji perbedaan menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney, dan interpretasi nilai N-Gain. Dengan Level of signivicance 0,05 (5%), hasil penelitian menunjukan kelas eksperimen memiliki perolehan skor keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi lebih baik dibanding kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapat rata-rata N-Gain skor 0,6128 dan N-Gain persen 61,2766. Sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata N-gain Skor -0,0013 dan N-gain persen -0,3317. Temuan tersebut menunjukan bahwa model RADEC berbantuan media booklet digital cukup efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi siswa fase C seklolah dasar.
Peran Guru Profesional Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MIN 1 Serang Siska Apriyanti; Reksa Adya Pribadi; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.102452

Abstract

Guru profesional memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam menghadapi tuntutan Kurikulum Merdeka dan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil guru profesional, aktivitas yang dilakukan, serta tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di MIN 1 Serang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga guru profesional, yaitu guru Matematika, wali kelas IV B, dan wali kelas V D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru profesional di MIN 1 Serang memiliki karakteristik menonjol seperti penguasaan materi, kesabaran, kedisiplinan, dan penggunaan strategi pembelajaran yang bervariasi. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sarana teknologi pembelajaran (jumlah proyektor tidak mencukupi) dan kurang konsistennya penyampaian tujuan serta penutupan pembelajaran sesuai standar. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan lanjutan dan supervisi akademik berkelanjutan untuk meningkatkan konsistensi dan efektivitas peran guru profesional di lapangan.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Kelas III SDN Wiroborang 1 Kota Probolinggo Moch Abdul Azis; Didit Yulian Kasdriyanto; Shofia Hattarina; Ludfi Arya Wardana
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102679

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kurikulum Merdeka hadir sebagai inovasi pendidikan yang memberikan fleksibilitas, mendorong kreativitas, dan kemandirian peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di kelas III SDN Wiroborang 1 Kota Probolinggo, serta mengidentifikasi tantangan dan efektivitas metode pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dan pendekatan kooperatif dapat meningkatkan partisipasi siswa. Namun, ditemukan kendala berupa keterbatasan sarana, kesiapan guru, dan variasi kemandirian siswa. Evaluasi dilakukan secara formatif dan sumatif secara fleksibel. Diperlukan pelatihan guru, peningkatan infrastruktur, dan kerja sama antar pihak agar Kurikulum Merdeka dapat diterapkan secara optimal.
Pemanfaatan Biodiversitas Geopark Maros Pangkep sebagai Sumber Belajar Kontekstual pada Mata Kuliah di Jurusan Perjalanan Wisata Indra Gunawan; Mia Rahayu; Buntu Marannu Eppang; Renold Renold
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.106275

Abstract

Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya keterampilan interpretasi lapangan mahasiswa yang relevan dengan potensi lokal, khususnya dalam aktivitas birdwatching dan batwatching. Penelitian ini mengkaji kebutuhan Program Studi Perjalanan Wisata dalam memanfaatkan biodiversitas Geopark Maros Pangkep sebagai sumber belajar kontekstual pada mata kuliah terkait. Metode penelitian menggunakan wawancara mendalam dengan tiga pelaku industri perjalanan di kawasan Ramang-Ramang, serta analisis dokumen kurikulum program studi. Temuan utama menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi pemandu wisata dan kebutuhan materi ajar yang lebih spesifik serta kontekstual. Selain itu, kolaborasi antara institusi pendidikan, pelaku industri, dan pemerintah dianggap krusial untuk mendukung pengembangan wisata edukatif berbasis biodiversitas. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya integrasi materi pembelajaran berbasis kondisi lokal dan peningkatan pelatihan teknis sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan serta mendorong keberlanjutan ekosistem wisata di Maros Pangkep.
Analisis Pemberian Penguatan Verbal dan Nonverbal Guru Dalam Pembelajaran di Kelas V SD Negeri Sebomenggalan Tahun Ajaran 2024/2025 Haani Aulia Sabina; Moh Salimi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.98672

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah siswa membutuhkan penguatan karena dapat menimbulkan dorongan dan semangat dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk penguatan verbal (2) bentuk penguatan nonverbal (3) dampak penguatan verbal dan nonverbal dalam pembelajaran terhadap siswa kelas V di SD Negeri Sebomenggalan. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri Sebomenggalan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) pemberian penguatan verbal dengan bentuk kata-kata seperti betul sekali, betul, pintar, rajin sekali, hebat, dan good job sebesar 87,75% dan dengan kalimat seperti menasehati siswa sebesar 90,90%; (2) pemberian penguatan nonverbal dengan bentuk gerak isyarat seperti mengacungkan jempol = 81,26%, sentuhan = 77,50%, mendekati = 86,02%, kegiatan yang menyenangkan = 84,76%, simbol/ hadiah = 67,14% (3) dampak pemberian penguatan yaitu meningkatkan perhatian dan motivasi belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, dan menciptakan iklim kelas yang kondusif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah guru sudah memberikan penguatan dalam bentuk verbal dan nonverbal secara signifikan sehingga memberikan dampak positif untuk proses pembelajaran siswa.