cover
Contact Name
Rani Ismiarti Ergantara
Contact Email
ergantararani@yahoo.com
Phone
+62811729009
Journal Mail Official
jurnalrts.ft@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jl Pramukan No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 25414720     EISSN : 2549984X     DOI : ttps://doi.org/10.33024/jrets.v4i1
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains (JRETS) adalah media yang mempublikasikan naskah/tulisan ilmiah orisinil hasil penelitian dan kerekayasaan, ulasan atau komunikasi singkat (review), analisis kebijakan atau catatan penelitian singkat serta pikiran dan pandangan dalam bidang rekayasa, teknologi, dan sains. Terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Januari dan Agustus oleh Fakultas Teknik Universitas Malahayati. Naskah/tulisan yang masuk akan diseleksi oleh mitra bestari dan dewan redaksi.
Articles 128 Documents
ANALISIS PETA KENDALI ATRIBUT DALAM MENGIDENTIFIKASI KERUSAKAN PADA PRODUK TEPUNG TAPIOKA PT. UMAS JAYA AGROTAMA LAMPUNG Khikmawati, Emy; Anggraini, Melani; Irawan, Indra
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v2i1.1113

Abstract

Pengendalian kualitas adalah suatu proses yang ditujukan untuk mempertahankan standar kualitas produk yang ditetapkan untuk membantu kinerja proses produksi. Pengendalian kualitas dapat dilakukan mulai dari bahan baku, selama proses produksi berlangsung sampai pada produk akhir. Masalah yang terjadi dalam penelitian ini adalah adanya kerusakan ini disebabkan oleh bahan baku namun ikut masuk ke dalam proses produksi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada produk tepung tapioka. Adapun analisa yang digunakan dalam mengolah data yaitu menggunakan check sheet, histogram, c-chart, diagram Pareto dan diagram sebab akibat. Dari hasil perhitungan peta kendali c diperoleh data bahwa tidak semua hasil produksi berada dalam batas kendali yang ditentukan. Hal ini dapat dilihat pada grafik kendali dimana ada 5 titik yang keluar yaitu pada titik data (2, 8, 10, 23 dan 26). Hasil analisis diagram Pareto, prioritas perbaikan dilakukan pada 2 jenis kerusakan yang mendominasi hingga lebih dari 80% yaitu serat kasar 58% dan kadar air 24%. Dari analisis diagram sebab akibat dapat diketahui faktor penyebab kerusakan berasal dari faktor manusia, metode kerja, material dan lingkungan kerja. Penggunaan alat bantu statistik dengan c-chart dalam pengendalian kualitas produk tepung tapioka dapat mengidentifikasi bahwa ternyata kualitas produk tepung tapioka masih berada diluar batas kendali meskipun jumlah kerusakannya sebagian besar berada dalam batas kendali. Faktor-faktor penyebab kerusakannya yaitu: manusia, metode, lingkungan, mesin dan material.Kata kunci : peta kendali c, kualitas, tepung tapiokaABSTRACT: Analysis of Atribute Control Chart to Identify The Tapioca Fluor Defect Product In PT. Umas Jaya Agrotama Lampung. Quality control is a process aimed to preserve product standard quality which is set by the company and to help the performance of production process in order to always be within the control limits. Quality control can be done started from raw materials, during the production process to the final product. In process production of tapioca has done supervision but not all products are manufactured the standard with set quality. The purpose of this study is to analyze the implementation of quality control and to analyze the types of damage that occurs in tapioca products. As for the analysis used in processing the data is he use check sheet, histogram, c-chart, Pareto diagram and cause and effect diagram. The result of the c-chart obtained that not all produce being within any control determined. This can be seen on a chart control where there are 5 point that out of data (2, 8, 10, 23 and 26). The analysis result of Pareto diagram, enhancement priority can be done in two types of damage, they dominates more than 80%, there are crude fiber 58% and moisture content 24%. From the analysis of cause and effect diagram, it can be found the factors of damage which are human factor, working methods, materials and working environment. The use of statstic tool by using c-chart to control product quality of tapioca can identify that it is still out of control limits although the amount of damage are largely with in the control limits. The factors that cause the damage are: man, method, environment, machine and material.Keywords: c-chart, quality, tapioca
STRATEGI KEBIJAKAN PENGELOLAAN AIR MINUM PERDESAAN DI KABUPATEN CIAMIS Dewi, Rahma; Sucipto, Bambang; Prastawa, Kharisma Syaefuloh; Pratama, Bayu
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v3i2.1966

Abstract

Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum merupakan salah satu kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ciamis Tahun 20014-2019 yang tercantum dalam salah satu misi pembangunan Kabupaten Ciamis Tahun 2014-2019 yaitu “Meningkatkan Ketersediaan dan Kualitas Infrastruktur serta Pengelolaan Lingkungan Hidup”. Strategi pengelolaan air bersih harus memenuhi kebutuhan masyarakat dari berbagai sektor yang didasarkan pada,1). Air merupakan benda sosial dan benda ekonomi, 2). Sebagai dasar dalam pendekatan tanggap kebutuhan, 3). Pembangunan berwawasan lingkungan, 4). Pendidikan perilaku hidup bersih dan sehat, 5). Keberpihakan pada masyarakat miskin, 6). Akuntabilitas proses pembangunan, 7). Peran pemerintah sebagai fasilitas, 8). Peran aktif masyarakat, dan 9). Pelayanan optimal dan tepat sasaran. Berdasarkan 9 (Sembilan) dasar strategi pengelolaan air minum secara umum tersebut maka strategi kebijakan pengelolaan air minum Kabupaten Ciamis harus berpihak pada masyarakat dan mewujudkan keberlanjutan. Strategi yang akan dilakukan terkait satu dengan lainnya secara komprehensif, serta berorientasi kepada pelaksanaan kebijakan dan pencapaian tujuan. Guna pencapaian tujuan dalam setiap strategi pengelolaan air bersih, maka pendekatan kebijakan pengelolaannya melalui 3 (tiga) tipe pendekatan yaitu, Tipe A : berbasis lembaga, Tipe B : pengelolaan bersama dan Tipe C : pengelolaan berbasis masyarakat. Berdasarkan konsep pendekatan kelembagaan dan peraturan pengelolaan dan penyelenggaraan air minum, kebijakan yang akan diterapkan di Kabupaten Ciamis pengenai pengelolaan berbasis pada Pemerintah Kabupaten/Kota,masyarakat dan swasta. Dimana semua elemen yang terkait akan bertugas sesuai tupoksi masing-masing. Pemerintah daerah dibagi menjadi dua zona, yaitu zona perkotaan dan pedesaan. Zona perkotaan ditangai oleh Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang dan bekerjasama dengan lembaga-lembaga pengelolaan air jaringan perpipaan di perkotaan, sedangkan zona pedesaan akan dikelola oleh Dinas Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup, yang akan bekerjasama dengan masyarakat dan lembaga-lembaga yang sudah dan akan dibentuk untuk pengelolaan air minum.
ANALISA FLUIDA PENDINGIN TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA MATERIAL STAINLESS STEEL 304 R, Tumpal Ojahan; Hendronursito, Yusup; Hidayat, Arif
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v12i2.1103

Abstract

Material stainless steel banyak digunakan di dunia industri dan alat-alat kesehatan karena memiliki sifat korosif yang baik, mampu mencegah kontaminasi, dapat didaur ulang, dekoratif dan mudah dibersihkan. Penggunaan stainless steel tidak lepas dari proses pengelasan, oleh karena itu penulis melakukan penelitian dengan memvariasikan Fluida Pendingin (Air, Oli dan Udara) menggunakan las GTAW dengan parameter debit aliran gas 17 liter/menit, arus 130 Amper dan Elektroda EWTh-2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendinginan terhadap sifat mekanik dan struktur mikro. Hasil Pengujian Tarik nilai rata-rata σy = 374,0 MPa, σmax = 626,0 MPa, ΔL = 27,5 mm dan ε= 54,8 % fluida air. Nilai rata-rata σy = 335,3 MPa, σmax = 543,7 MPa, ΔL = 22,1 mm dan ε = 44,2 % fluida oli. Nilai rata-rata σy = 299,3 MPa, σmax = 481,3 MPa, ΔL = 19,4 mm dan ε = 38,8 % fluida udara.Hasil Pengujian Kekerasan nilai rata-rata fluida air daerah weld = 74,93 HRb, HAZ = 75,50 HRb. Nilai rata-rata fluida oli daerah weld = 74,77 HRb, HAZ = 74,60 HRb. Nilai rata-rata fluida udara daerah weld = 73,40 HRb, HAZ = 74,43 HRb. Fasa yang terbentuk sebelum pengelasan adalah fasa austenite, setelah dilakukan pengelasan terdapat penambahan fasa karbida crom. Dari hasil pengujian sifat mekanik yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa untuk pengelasan GTAW dengan material stainless steel jenis 304 fluida pendingin yang terbaik adalah dengan menggunakan fluida pendingi air.Kata Kunci: GTAW, fluida pendingin, stainless steel 304, sifat mekanik, struktur mikro.ABSTRACT: Cooling fluid analysis of mechanical properties and micro structure on stainless steel 304 material. Stainless steel materials widely used in the industrial and medical equipment becausehaving the nature of corrosive, capable of preventing contamination, can be recycled, decorative and easily cleared. The use of stainless steel can’t be separated from the process of welding, writer do research by varying fluid cooling (Water, Oli and Air) using GTAW welding with discharge of the parameters a stream of gas 17 liters per minute, the current 130 Ampere and Electrodes EWTh-2. The purpose of this research to know the cooling influence against mechanical properties and micro structure. The results of tensile test value is σy = 374,0 MPa, σmax = 626,0 MPa, ΔL = 27,5 mm and ε = 54,8 % water fluid. The value is σy = 335,3 MPa, σmax = 543,7 MPa, ΔL = 22,1 mm and ε = 44,2 % oil fluid. The value is σy = 299,3 MPa, σmax = 481,3 MPa, ΔL = 19,4 mm and ε = 38,8 % airfluid. The results of hardness test value of water fluid in welding area = 74,93 HRb, HAZ = 75,50 HRb. The results value of oil fluid in welding area = 74,77 HRb, HAZ = 74,60 HRb. The results value of air fluid in welding area = 73,40 HRb, HAZ = 74,43 HRb. The phase that is formed before welding is the austenite phase, through welding there are adding the phase carbide crom. From the testing mechanical properties that has been in conclusion that for GTAW welding with the material stainless steel 304 cooling kind of fluid the list is water cooling fluid.Keywords: GTAW, cooling fluid, stainless steel 304, mechanical properties, micro structure.
ANALISIS PERENCANAAN BIAYA PERSEDIAAN PRODUK SEMEN MELALUI PENDEKATAN PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING) Khikmawati, Emy; Anggraini, Melani; Anwar, Khairul
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v1i1.983

Abstract

Persediaan bahan baku merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh produsen semen, karena disamping sebagai faktor utama yang menentukan berjalan tidaknya suatu produksi, persediaan bahan baku adalah pemakai dana terbesar bagi perusahaan yang mencapai 40% dari total kebutuhan dana. Perusahaan harus mampu mengoptimalkan kuantitas dan kualitas persediaan bahan baku untuk meminimalkan biaya tersebut. Tujuan dari perencanaan ini adalah membuat sebuah rencana persediaan bahan baku yang optimal dan biaya yang minimal menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP), lalu menyarankannya kepada perusahaan yang sedang mengalami perubahan sumber pasokan bahan baku. Hasil perencanaan yang diawali dengan meramalkan permintaan dengan metode Exponential Smoothing dan Regresi Linear pada kedua produk semen OPC dan PPC, lalu menentukan jadwal induk produksi (JIP) dengan menggunakan metode perencanaan produksi transportasi, dan selanjutnya menghitung kebutuhan bersih, serta ukuran lot dengan metode Lot for Lot (L4L), diperoleh sebuah rencana persediaan yang optimal dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 10.561.876.415,-. Rencana persediaan bahan baku dengan metode MRP mampu menghasilkan estimasi biaya 32,31% lebih kecil daripada kebutuhan biaya persediaan perusahaan yang mencapai Rp. 15.602.700.228,-.Kata kunci : biaya persediaan, material requirement planning (MRP). ABSTRACT: Analysis Material Requirement Planning Of Cement Products (Material Requirement Planning). Inventory of raw materials are a very important thing to be noticed by PT. Semen Baturaja (Persero) site Panjang as one of the producers of cement, as well as the main factor that determines whether or not a production run, raw materials inventory was the biggest user of costs for companies that reach 40 % of cost total. The company should be able to optimizing quantity, quality of raw materials, and minimizing inventory costs. The purpose of this plan is to make a plan of optimal raw material inventory and minimal cost using the Material Requirement Planning (MRP), and suggested to the company that is changing the source of supply of raw materials. Results of the planning that begins from forcasting request with Exponential Smoothing alpha 0,4 method and Linear Regression in both of OPC and PPC cement products, then determine the master production schedule (MPS) using the production planning of transport, and subsequently calculate the net requirements, lot size with for Lot (L4L) method, obtained an optimal inventory plan with a total inventory cost of Rp. 10.561.876.415,-. Plans raw material inventory by MRP method is able to give estimates cost of 32,31% less than the company's cost of inventory that needs to Rp. 15.602.700.228,-.Keywords : inventory planning, material equirement planning (MRP).
APLIKASI TES POTENSI AKADEMIK MENGGUNAKAN METODE ANP UNTUK TES PANERIMAAN MAHASISWA BARU BERBASIS WEB Freddy Wicaksono; Arief Hidayatullah Satya Nugraha; Ridho Taufiq
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v3i1.1132

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini sangat berkembang dengan pesat. Salah satunya ialah teknologi website, dimana semua orang dapat mengakses informasi melalui website dimanapun. STMIK CIC merupakan sekolah tinggi di kota Cirebon berbasis komputer yang setiap tahunnya mengadakan seleksi penerimaan mahasiswa baru. Proses penerimaan mahasiswa baru di STMIK CIC masih menggunakan tes tertulis secara manual. Sehingga membutuhkan pengadaan biaya yang lebih banyak dan waktu koreksi untuk setiap soal yang masih berjalan lama. Belum adanya sistem yang menunjang jalannya proses seleksi mahasiswa baru yang membuat penulis tertarik untuk membuat sistem ujian berbasis komputer ini. Metode penelitian yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan penelitian, yaitu pengumpulan data, analisis sistem, perancangan sistem serta implementasi dan evaluasi sistem. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, studi literatur, observasi dan wawancara. Metode analisis dan perancangan sistem yang menggunakan Unified Modeling Language(UML). Bahasa pemrograman yang digunakan untuk pengembangan perangkat lunak adalah PHP (Hypertext Preprocessor) dan perangkat lunak MySQL untuk database, sedangkan metode yang digunakan dalam penentuan penilaian TPA dan sebagai nilai awal, menggunakan metode ANP sebagai penunjang keputusan awal penentuan interval nilai untuk masing-masing program studi. Hasil dari pembuatan aplikasi ini adalah digunakan untuk pihak marketing dalam mengelola data yang terkait dalam tes penerimaan mahasiswa baru. Untuk calon mahasiswa sendiri aplikasi mempermudah dalam proses ujian dan dapat meberikan saran jurusan yang tepat bagi calon mahasiswa sesuai hasil tes yang didapat. Aplikasi ini memudahkan pihak lembaga dalam melakukan tes saringan masuk karena sudah terintegrasi komputer tanpa harus melakukan tes manual dan membantu untuk menentukan uang gedung yang akan dibayar oleh mahasiswa baru.Kata Kunci : website, mahasiswa baru, ujian penerimaan mahasiswa baru, metode ANPABSTRACT: Web Base Academic Test Application Using ANP Method For Student Admission.Development of current technology is developing rapidly. One of them is web technology, people can access information on the website anywhere. STMIK CIC is a high school in the city of Cirebon-based computer that is annually held a selection of new admissions. New admissions process at CIC STMIK still use manually written test. So requiring more procurement costs and time correction matter for each question that is still running old. There is no system that supports the course of the selection process of new students who made the authors are interested in making computer-based test systems. The method used consists of several stages of research, namely data collection, system analysis, system design and implementation, and evaluation of the system. Data collection method used is literature, literature study, observation and interviews. Methods of analysis and design ofsystems using the Unified Modeling Language (UML). The programming language used for developing the software is PHP (Hypertext Preprocessor) and MySQL for database software. While, the method used in the determination of landfill assessment and as the initial value, using ANP as supporting the initial decision determining the interval values for each program of study.The results of making this application is used for the marketing in managing data related to new admissions test. For prospective students simplify the application and exam process can not give advice right direction for prospective students fit test results obtained. This application allows the agency to perform tests of entrance because it is integrated computer without having to perform manual tests and helped to define the building fee that will be paid by new students.Keywords : website, new student examination, ANP method
Efektifitas Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta didik SMA Pada Era Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Ilmi, Aziz Rizki Miftahul; Puspita, Erna
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v6i1.5749

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran fisika memiliki peran untuk melatih keterampilan peserta didik guna menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi berdasarkan observasi di salah satu SMA di Indramayu ternyata pembelajaran lebih bersipat teacher-oriented dan tidak pernah melibatkan permasalahan kontekstual, selain itu rata-rata hasil belajar peserta didik hanya mencapai nilai 57 jauh dibawah Kriteria Kteuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu sebesar 67. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pada pokok bahasan Usaha dan Energi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan control group pre-test – post-test design menggunakan teknik rotasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan skor hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan N-Gain pada kelas yang mendapatkan pembelajaran berbasis masalah lebih besar dari kelas yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Rata-rata N-gain kelas eksperimen mencapai 0,71 dengan kategori tinggi jauh di atas kelas control yang hanya memiliki rata-rata sebesar 0,63 dengan kategori rendah. Perbedaan ini juga secara signifikan dibuktikan melalui uji hipotesis non parametrik pada taraf signifikansi 0.05. Jadi dapat disimpulkan  penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada pokok bahasan usaha dan energi lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata kunci:  pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar, pembelajaran tatap muka terbatas  ABSTRACT Physics learning has a role to train students' skills to solve problems of everyday life. However, based on learning observations that have been carried out at one high school in the city of Indramayu, data have been obtained that physics learning is still student-centred and never involves contextual problems, besides that the average student learning outcome only reaches a value of 57, far below the minimum completeness criteria set, which is 67. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the application of problem-based learning in improving student learning outcomes on the subject of Effort and Energy compared to conventional learning. The research method used is a quasi-experimental with a control group pre-test – post-test design using a rotation technique. The results of the analysis showed that the increase in student learning outcomes scores indicated by N-Gain in the class that received problem-based learning was greater than the class that received conventional learning. The average N-gain of the experimental class reached 0.71 with a high category, far above the control class which only had an average of 0.63 in the middle category. This difference was also significantly proven through non-parametric hypothesis testing at a significance level of 0.05. So it can be concluded that the application of problem-based learning models on the subject of Business and Energy is more effective in improving student learning outcomes compared to conventional learning. Keywords: problem-based learning, learning outcomes, limited face to face learning
ANALISIS STANDAR JALUR EVAKUASI BENCANA KEBAKARAN PADA PUSAT PERBELANJAAN MALL BOEMI KEDATON, BANDAR LAMPUNG Puspita, Dian; Anggraini, Sri Hastini; Trijayanti, Ery; Lubis, Elektina; Fadilasari, Dewi
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v6i1.5869

Abstract

ABSTRACTFires in high-rise buildings cause a lot of losses. Several fire events in multi-storey commercial buildings can be used as a reference for fire disaster mitigation, especially in the evacuation route of shopping center buildings. Boemi Kedaton Mall is the largest shopping center currently located in Bandar Lampung City, Lampung with a land area of approximately 3 hectares, and a building area of approximately 50,000 m2, with 4 floors and 1 basement and a hotel that will stand as high as 6 floors above the mall. . The method used is descriptive analysis. The analysis was carried out on several studies which included analysis of corridors or access exits, directional signs, emergency exits, and assembly points. The results showed that the percentage of suitability of the fire evacuation route at the Boemi Kedaton Mall Shopping Center was 59%. Some aspects that do not meet the standards include: the absence of symbols or signs for directions, the distance to the emergency exit access which is quite difficult to reach, and access to the gathering point which is difficult to reach. From the percentage of conformity which is at <80%, it can be concluded that the fire evacuation route at the Boemi Kedaton Shopping Center still does not meet the minimum standards specified and is considered not ready to face emergency conditions such as fire disasters.Keywords: emergency, evacuation,  fire, mall, passive protection system  ABSTRAK Kebakaran pada gedung bertingkat menyebabkan banyak kerugian. Beberapa peristiwa kebakaran pada gedung komersial bertingkat banyak dapat digunakan sebagai referensi mitigasi bencana kebakaran khususnya pada jalur evakuasi gedung pusat perbelanjaan. Mall Boemi Kedaton adalah pusat perbelanjaan terbesar saat ini yang berada di Kota Bandar Lampung, Lampung dengan luas tanah kurang lebih 3 hektar, serta luas bangunan kurang lebih 50.000 m2, dengan 4 lantai dan 1 basement serta hotel yang akan berdiri setinggi 6 lantai di atas mall. Metode yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Analisis yang dilakukan mengenai beberapa studi yang meliputi analisis koridor atau akses jalan keluar, tanda petunjuk arah, pintu darurat, dan titik kumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase kesesuaian jalur evakuasi bencana kebakaran pada Pusat Perbelanjaan Mall Boemi Kedaton berada di angka 59%.  Beberapa aspek yang belum memenuhi standar antara lain: tidak adanya simbol atau tanda petunjuk arah, jarak pada akses pintu darurat yang cukup sulit untuk dijangkau, serta akses menuju titik kumpul yang sulit dijangkau. Dari presentase kesesuaian yang berada di angka <80%, maka dapat disimpulkan bahwa jalur evakuasi bencana kebakaran pada Pusat Perbelanjaan Mall Boemi Kedaton masih belum memenuhi standar minimal yang ditentukan dan dinilai belum siap menghadapi kondisi darurat seperti bencana kebakaran. Kata Kunci: darurat, evakuasi,  kebakaran, mal, sistem proteksi pasif
DAYA SERAP CO2 TANAMAN PENGISI RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) PRIVAT RUMAH BESAR PERUMAHAN SPRINGHILL DAN CITRA MAS DI KELURAHAN KEMILING PERMAI Febriansyah, Aldy Rahmat; Ergantara, Rani Ismiarti; Nasoetion, Panisean
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v6i1.5862

Abstract

ABSTRAK Kelurahan Kemiling Permai berpotensi besar terjadi pencemaran udara akibat kegiatan transportasi, dan perdagangan. Sedangkan saat ini ketersediaan ruang terbuka hijau menurun akibat konversi lahan menjadi pemukiman. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengembangkan ruang terbuka hijau di kelurahan kemiling permai dengan memaksimalkan daya serap emisi karbon dioksida oleh tanaman. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jumlah emisi di kelurahan kemiling permai serta mengevaluasi kecukupan daya serap emisi karbon dioksida oleh pohon pengisi ruang terbuka hijau. Analisis dilakukan dengan metode perhitungan emisi dari kendaraan bermotor. Perhitungan emisi kendaraan bermotor merujuk pada PermenLH 12/2010, jumlah pohon menggunakan sensus, daya serap diperoleh dari studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total emisi karbon dioksida di Perumahan Citra Mas 3,86 g CO2/jam, Springhil Blok A 2,37 g CO2/jam dan Springhill Blok B 13,28 g CO2/jam. Lebih lanjut, daya serap tanaman di Perumahan Citra Mas 1813,47 g CO2/jam, Springhill Blok A 369,84 g CO2/jam dan Springhill Blok B 879,88 g CO2/jam. Dengan demikian ruang terbuka hijau yang tersedia di Citra Mas dan Springhill Blok A dan B telah mencukupi untuk menyerap emisi CO2. Strategi pengoptimalan ruang terbuka hijau dilakukan melalui pemilihan jenis pohon serta tanamnan pelengkap perdu dan semak dengan daya serap karbon dioksida yang tinggi, antara lain 1) Ficus benjamina 2) Mangrifera indica 3) Persea Americana 4) Zamioculcas 5) Pennisetum purpureum. Kata Kunci : emisi, ruang terbuka hijau, rumah besar, rekomendasi, tanaman ABSTRACT CO2 Absorption Of Private Green Open Space Filling Plants At Springhill And Citra Mas Residence In Kemiling Permai Sub District. Kelurahan Kemiling Permai has a large potential for air pollution due to transportation activities and  trade. Meanwhile, currently the availability of green open space has decreased due to land conversion into settlements. One of the strategic steps taken is to develop green open spaces in rural villages by maximizing the absorption of carbon dioxide emissions by plants. The purpose of this study was to determine the amount of emissions in the village of Kemiling Terbang and to evaluate the adequacy of the absorption of carbon dioxide emissions by the trees filling green open spaces. The analysis was carried out by the method of calculating emissions from motorized vehicles. The calculation of motor vehicle emissions refers to PermenLH 12/2010, the number of trees using a census, absorption capacity is obtained from literature studies. The results showed that the total carbon dioxide emissions in Citra Mas residence were 3,86 g CO2/hour, Springhil Block A 2,37 g CO2/hour and Springhill Block B 13,28 g CO2/hour. Furthermore, the plants absorption capacity in Citra Mas residence is 1813.47 g CO2/hour, Springhill Block A 369,84 g CO2/hour and Springhill Block B 879,88 g CO2/hour. Thus, the green open space available in Citra Mas and Springhill Blocks A and B is sufficient to absorb CO2 emissions. The strategy for optimizing green open spaces is done by selecting tree species and complementary shrubs and shrubs with high carbon dioxide absorption,  including 1) Ficus benjamina 2) Mangrifera indica 3) Persea Americana 4) Zamioculcas 5) Pennisetum purpureum. Keywords : emissions, green open space, big houses, recommendations, plants
ANALISIS PENERAPAN PROGRAM KESELAMATAN KERJA DALAM USAHA MENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN PENDEKATAN FAULT TREE ANALYSIS Saputra, Rizqi Rahman; Kristianto, Heri Wibowo; Wardana, Marcelly Widya
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v6i1.5602

Abstract

ABSTRAKDi PT. Perkebunan Nusantara VII (PTPN VII) unit Way Berulu banyak hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terutama di ruang produksinya. Untuk menjaga agar proses produksi tetap berjalan secara aman dan lancar, maka perlu dilakukan perbaikan dan peningkatan program di bidang kesehatan dan keselamatan kerja dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penerapan k3 dengan pendekatan fault tree analysis dalam meningkatkan produktivitas kerja di PTPN VII Unit Way Berulu. Penelitian dilakukan dengan metode fault tree analysis terhadap kecelakaan kerja yang terjadi di PTPN VII Unit Way Berulu selama 3 tahun terakhir ( tahun 2018 - 2020 ) dan dianalisa berdasarkan data jumlah jam kerja yang hilang. Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode observasi dan pengumpulan data sekunder dengan metode literature. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Program kesehatan kerja pada PTPN VII Unit Way Berulu bisa dikatakan telah terlaksana cukup baik. Kecelakaan yang terjadi pada tahun 2018-2020 adalah 14, 12 dan 10 kali kecelakaan. Dengan Tingkat frekuensi dari tahun 2018-2020 adalah 65,3; 56; 44,6 jam per satu juta jam kerja. Tingkat keparahan yang terjadi pada tahun 2018-2020 Adalah 3267; 2418; 2254 jam per satu juta jam kerja. Pada tahun 2019 diketahui Nts sebesar –534,15 dan pada tahun 2020 Sebesar -785,15 Dari data tersebut diketahui bahwa semakin menurunnya tingkat kecelakaan dan tingkat keparahan kecelakaan dari tahun ke tahunnya maka akan meningkatkan produktivitas tenaga kerja.  ABSTRACTAt PT. Perkebunan Nusantara VII (PTPN VII) Unit Way Berulu there are many things that need to be considered, one of them was occupational safety and health (K3), especially in the production room. To keep the production process running safely and smoothly, it is necessary to improve and increase the program at the companies. This study aims to analyze the application of K3 with a fault tree analysis approach in increasing work productivity at PTPN VII Unit Way Berulu. The study was conducted with a fault tree analysis method of work accidents that occurred at PTPN VII Unit Way Berulu during the last 3 years (2018 - 2020) and analyzed based on data on the number of work hours lost. Primary data collection was done by observation method and secondary data collection using literature method. The results showed that work accidents have an effect on work productivity. The occupational health program at PTPN VII Way Berulu Unit can be said to have been implemented quite well. The accidents that occurred in 2018-2020 was 14, 12 and 10 accidents. With the frequency rate from 2018-2020 is 65,3; 56; 44,6 hours per one million hours worked. The severity that occurred in 2018-2020 is 3267; 2418; 2254 hours per one million working hours. In 2019 it is known that the Nts is –534,15 and in 2020 it is -785,17 From these data, it is known that the decreasing accident rate and accident severity from year to year will increase labor productivity.
EFFECT OF ACTIVATION TYPES ON THE MAKING OF ADSORBENTS FROM COCONUT SHELLS TO REDUCE SALINITY LEVELS OF WELLS IN LEMPASING REGENCY Rafizan, Sasli; Marsad, Hardoyo; Ergantara, Rani Ismiarti; Wulandari, Diah Ayu
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v6i1.4718

Abstract

ABSTRAK Air merupakan komponen lingkungan yang mempunyai peranan cukup besar dalam kehidupan. Bagi manusia, air berperan dalam kegiatan pertanian, industri dan pemenuhan kebutuhan rumah tangga. Air yang digunakan harus memenuhi syarat dari segi kualitas dan kuantitasnya. Kelurahan Lempasing merupakan daerah dengan ketersediaan air yang memenuhi syarat kesehatan sangat terbatas sebagian dari wilayah ini banyak yang menggunakan air sumur untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari akan tetapi karena kualitas air sumur yang mengandung salinitas yang tinggi maka air ini tidak layak untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi penggunaan cangkang kelapa sebagai adsorben dalam penurunan salinitas air sumur warga Lempasing dan untuk mengetahui jenis aktivasi yang efektif dalam menurunkan salinitas air sumur warga Lempasing. Penelitian ini merupakan penelitian experiment. Sampel yang di uji pada penelitian ini adalah kandungan salinitas air sumur warga Lempasing dengan menggunakan cangkang kelapa sebagai adsorben dengan berat 2 gram pada dua jenis aktivasi yaitu aktivasi fisika (pemanasan pada suhu 100ºC selama 3 jam) dan aktivasi kimia (pencampuran dengan larutan asam klorida HCl). Serta menggunakan waktu kontak 50, 100, dan 150 menit. Hasil penelitian didapatkan bahwa seluruh jenis aktivasi pada penilitian ini berpotensi untuk menurunkan tingkat salinitas air. Pada aktivasi fisika dan aktivasi kimia jenis cangkang kelapa merah lebih efektif dalam menurunkan salinitas air sumur warga Lempasing. Kecepatan penurunan aktivasi fisika dan aktivasi kimia dengan jenis cangkang kelapa merah untuk waktu adsorpsi 50 menit sebesar 0,01 ppt/menit dan 0.05 ppt/menit. Dengan demikian aktivasi kimia dengan jenis cangkang kelapa merah memiliki kecepatan penurunan paling besar. Kata Kunci : air sumur, salinitas air, cangkang kelapa. ABSTRACT The Effect Of Activation Types On Adsorbent Production From Coconut Shells To Reduce The Salinity Levels Of Well Water In Lempasing Village. Water is an environmental component that has a significant role in life. For humans, water plays a role in agricultural, industrial and household needs. The water used must meet the requirements in terms of quality and quantity. Lempasing Village is an area with very limited availability of water that meets health requirements. Some of these areas use well water for daily use, but because the quality of well water contains high salinity, this water is not suitable for consumption. This study aims to see the potential use of coconut shells as an adsorbent in reducing the salinity of well water in Lempasing residents and to determine the type of activation that is effective in reducing the salinity of well water of Lempasing residents. This research is anresearch experimental. The sample tested in this study was the salinity content of the well water of Lempasing residents using coconut shells as an adsorbent weighing 2 grams in two types of activation, namely physical activation (heating at 100ºC for 3 hours) and chemical activation (mixing with hydrochloric acid HCl solution. ). As well as using contact times of 50, 100, and 150 minutes. The results showed that all types of activation in this study have the potential to reduce the level of water salinity. In physical activation and chemical activation of the type of red coconut shell, it was more effective in reducing the salinity of the well water of the Lempasing residents. The decreasing rate of physical and chemical activation with the type of red coconut shell for an adsorption time of 50 minutes was 0.01 ppt/minute and 0.05 ppt/minute. Therefore,chemical activation with the type of red coconut shell had the greatest reduction rate. Keywords: well water, water salinity, the dregs of cane.

Page 7 of 13 | Total Record : 128