cover
Contact Name
Rani Ismiarti Ergantara
Contact Email
ergantararani@yahoo.com
Phone
+62811729009
Journal Mail Official
jurnalrts.ft@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jl Pramukan No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 25414720     EISSN : 2549984X     DOI : ttps://doi.org/10.33024/jrets.v4i1
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains (JRETS) adalah media yang mempublikasikan naskah/tulisan ilmiah orisinil hasil penelitian dan kerekayasaan, ulasan atau komunikasi singkat (review), analisis kebijakan atau catatan penelitian singkat serta pikiran dan pandangan dalam bidang rekayasa, teknologi, dan sains. Terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Januari dan Agustus oleh Fakultas Teknik Universitas Malahayati. Naskah/tulisan yang masuk akan diseleksi oleh mitra bestari dan dewan redaksi.
Articles 135 Documents
Analisa Faktor Muat (Load Faktor) Penumpang Angkutan Umum Kota (Angkot) Dharmawan, Weka Indra; Fadilasari, Dewi; Jumari, Jumari; Oktavia, Amelia
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21292

Abstract

ABSTRAKPengguna moda transportasi pada masyarakat umum terus meningkat. Demikian juga mobilitas yang terjadi di Kota Bandar Lampung berkembang pesat. Kondisi load factor angkutan kota (angkot) di Kota Bandar Lampung khususnya pada trayek Way Halim – Tanjung Karang kurang optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor muat (load factor) dan lokasi naik turun penumpang. Metode yang digunakan dalam proses penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Data primer bertujuan mendapatkan jumlah penumpang, pola naik turun penumpang, kapasitas angkutan (angkot). Survey data primer dilakukan pada dua hari kerja dan dua hari libur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai load factor pada Weekday sebesar 16,2%. Sedangkan pada Weekend sebesar 17,0%. Dari hasil penitian load factor dapat disimpulkan bahwa nilai load factor tersebut 70% dimana kinerja angkutan umum kota (angkot) pada trayek Way Halim – Tanjung Karang Kota Bandar Lampung kurang optimal karena lebih kecil dari standar dalam SK. Dirjen Perhubungan Darat No. 687 tahun 2002 yaitu sebesar 70%, maka dari itu perlunya dilakukan peningkatan pelayanan agar masyarakat kembali tertarik menggunakan moda transportasi umum khususnya mobil penumpang angkutan umum kota (angkot) pada trayek Way Halim – Tanjung Karang Kota Bandar Lampung. Jumlah penumpang naik terbanyak terdapat pada Tanjung Karang menuju ke Way Kandis sebesar 19 orang penumpang. Jumlah penumpang turun terbanyak terdapat pada Way Kandis menuju ke Tanjung Karang sebesar 12 orang penumpang. Kata Kunci: Load Factor; Penumpang; Angkutan Umum
Pengaruh Pemanfaatan Hutan Mangrove Sebagai Sumber Belajar Ipa Terhadap Sikap Peduli Lingkungan Siswa Kelas VII SMP Misaya Mina Kandanghaur Karsandi, Karsandi; Dewi, Rahma; Suniah, Suniah
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21973

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan hutan mangrove Panjiwa Sumbermas sebagai sumber belajar IPA terhadap sikap peduli lingkungan siswa kelas VII SMP Misaya Mina Kandanghaur. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pre-test post-test control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu VII A sebagai kelompok eksperimen dan VII B sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.Hasil uji-t menunjukkan nilai thitung = 2,59 dan ttabel = 2,005, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan hutan mangrove sebagai sumber belajar memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan sikap peduli lingkungan siswa. Tiga indikator yang diukur, yaitu tanggung jawab, kebijaksanaan, serta menghargai dan menjaga lingkungan, menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan pada kelas eksperimen dibanding kelas kontrol. Kata Kunci: Quasi Experiment, Hutan Mangrove, Sumber Belajar IPA, Sikap Peduli Lingkungan Abstract This study aims to examine the effect of utilizing the Panjiwa Sumbermas mangrove forest as a science learning resource on students’ environmental awareness at SMP Misaya Mina Kandanghaur. The research employed a quasi-experimental method with a pre-test post-test control group design. The sample consisted of two classes: class VII A as the experimental group and class VII B as the control group. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. The t-test results showed that the calculated t-value (2.59) exceeded the critical t-table value (2.005), indicating a significant difference between the experimental and control groups. This finding suggests that using mangrove forests as a learning resource has a positive effect on improving students’ environmental awareness. The three measured indicators—responsibility, wisdom, and respect and care for the environment—showed greater improvement in the experimental class compared to the control class. Keywords: Quasi Experiment, Mangrove Forest, Science Learning Resource, Environmental Awareness 
Analisis Penyebab Keterlambatan Pengiriman Barang Produk Karton Sheet dengan Metode FMEA dan Rekomendasi Solusi pada Industri Karton Sheet Fatah, Kemas Muhammat Abdul; Rifqiani, Putri Salsabilla; Lukman, Iing; Sidiq, Ahmad; Wardhana, Marcelly Widya
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21518

Abstract

Bagian pengiriman dalam sebuah perusahaan memiliki peran penting dalam memastikan produk sampai ke tangan pelanggan dengan tepat waktu, aman, dan dalam kondisi baik. Sehingga dengan demikian, kinerja bagian pengiriman memiliki dampak yang sangat besar bagi keberhasilan operasional dan reputasi perusahaan. Kinerja bagian pengiriman bukan hanya soal mengantar barang dari satu titik ke titik lain, tapi juga tentang membangun kepercayaan, menciptakan pengalaman pelanggan yang positif, dan menjaga efisiensi internal. Oleh karena itu, bagian ini sangat krusial dalam mendukung keberhasilan jangka panjang perusahaan. Untuk memperbaiki kinerja bagian pengiriman, perusahaan perlu melakukan pendekatan secara menyeluruh, baik dari sisi operasional, teknologi, hingga sumber daya manusia. Sebagai langkah awal di dalam memperbaiki kinerja bagian pengiriman adalah menganalisis proses pengiriman saat ini dan memperbaiki potensi kegagalan. Tujuan penelitian adalah untuk melakukan analisis proses pengiriman saat ini dengan menggunakan metode FMEA dan merekomendasikan solusi perbaikan, khususnya terkait dengan pengiriman tepat waktu. Dari hasil analisis FMEA, potensi kegagalan yang memiliki nilai RPN di atas 100 direkomendasikan solusi perbaikan untuk menghilangkan akar masalah. Potensi kegagalan di mana conveyor beroperasi tidak normal dengan RPN sebesar 224 menjadi prioritas pertama untuk diselesaikan akar masalahnya, dan solusi yang direkomendasikan adalah memperbaiki conveyor sehingga beroperasi normal khususnya perbaikan pada tombol on/off yang sering error dan melakukan kegiatan perawatan secara periodik. Potensi kegagalan di mana durasi pengiriman lebih lama menjadi prioritas berikutnya untuk diselesaikan dengan dua solusi yang ditawarkan. Untuk potensi kegagalan yang disebabkan oleh sopir buang-buang waktu selama perjalanan dengan nilai RPN sebesar 162, solusi yang direkomendasikan adalah pemasangan unit GPS pada setiap kendaraan. Untuk potensi kegagalan yang disebabkan terjadi kerusakan pada kendaraan dalam perjalanan, solusi yang direkomendasikan adalah pemeriksaan kondisi kendaraan secara secara konsisten sebelum keberangkatan.
Optimasi Kombinasi Elektroda dan Kuat Arus Pada Pengelasan Smaw Baja Karbon Rendah Dengan Metode Taguchi Untuk Meningkatkan Tegangan Bending Dan Menganalisis Deformasi Plastis Pambudi, Ambar; Wisnaningsih, Wisnaningsih; Sutriyono, Sutriyono; Prastika, Prastika; Bastiar, Muhammad Yoga
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21307

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kombinasi diameter elektroda dan kuat arus pada proses pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) terhadap baja karbon rendah dengan menggunakan metode Taguchi. Fokus utama penelitian adalah menganalisis pengaruh parameter pengelasan terhadap nilai tegangan bending sambungan las serta hubungan antara variasi arus dan diameter elektroda terhadap deformasi plastis pada uji bending. Desain eksperimen menggunakan ortogonal array L9 (3²) untuk dua faktor, masing-masing tiga level. Hasil uji bending menunjukkan bahwa kombinasi optimal terdapat pada arus 110A dan elektroda berdiameter 3,2 mm. Nilai tegangan bending tertinggi tercapai sebesar 420 MPa, sedangkan deformasi plastis paling rendah tercatat pada kombinasi yang sama. Analisis ANOVA menunjukkan bahwa kuat arus memiliki kontribusi paling signifikan terhadap hasil bending dibandingkan diameter elektroda. Kata kunci: smaw, baja karbon rendah, taguchi, tegangan bending, deformasi plastis. ABSTRACT Optimization of Electrode and Welding Current Combination in SMAW of Low Carbon Steel Using the Taguchi Method to Enhance Bending Stress and Analyze Plastic Deformation. This study aims to optimize the combination of electrode diameter and welding current in the Shielded Metal Arc Welding (SMAW) process for low carbon steel using the Taguchi method. The main focus of the research is to analyze the effects of welding parameters on the bending stress of the weld joints and to determine the relationship between current and electrode diameter variations with plastic deformation in the bending test. The experimental design employed an L9 (3²) orthogonal array for two factors, each at three levels. The bending test results indicated that the optimal combination was achieved at a current of 110A and an electrode diameter of 3.2 mm. The highest bending stress recorded was 420 MPa, while the lowest plastic deformation was also observed at the same combination. ANOVA analysis showed that welding current had the most significant influence on the bending performance compared to electrode diameter. Keywords: smaw, low carbon steel, taguchi, bending stress, plastic deformation.
Implementasi Program 5R Area Depo Kereta Api PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang Wibowo, Heri; Mulyani, Ayu; Anggraini, Meilani; Khikmawati, Emy
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21449

Abstract

Depo Kereta Tanjungkarang merupakan salah satu fasilitas penting yang berperan dalam mendukung operasional kereta api di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung. Sebagai pusat kegiatan perawatan serta perbaikan kereta api, khususnya untuk kereta penumpang dan kereta makan. Depo ini memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan kondisi kereta api tetap optimal dan aman untuk digunakan. Dalam menjalankan tugasnya, Depo Kereta Tanjungkarang menghadapi tantangan operasional yang kompleks, seperti pengelolaan suku cadang, pemeliharaan fasilitas kerja, hingga pengelolaan limbah hasil perawatan kereta api. Oleh karena itu, penerapan program 5R, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin menjadi sangat relevan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih teratur dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana prinsip-prinsip 5R diterapkan oleh karyawan serta dampaknya terhadap keselamatan kerja dan efisiensi operasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa implementasi program 5R sudah berjalan dengan baik tanpa adanya masalah atau kendala untuk setiap penerapannya. Kata Kunci : Rajin, Rapi, Rawat, Resik, Ringkas.
Analisis Rencana Anggaran Biaya Pada Proyek Pembangunan Balai Kampung Nambah Rejo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung Akbar, Aldharin Rizky; Juansyah, Yan; Oktavia, Amelia; Oktarina, Devi
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21735

Abstract

ABSTRAK Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) ialah untuk menghitung biaya-biaya yang diperlukan dari suatu bangunan dan dengan biaya ini bangunan tersebut dapat terwujud sesuai dengan yang direncanakan. Mengingat besar serta luasnya arti bangunan yang harus dihitung pembiayaannya maka pengetahuan akan hal-hal yang ada hubungannya denan perhitungan biaya sangat diperlukan. Ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk menyusun rencana anggaran biaya yaitu gambar konstruksi bangunan, harga bahan bangunan dan upah tenaga kerja. Tujuan Penelitian ini adalah tentang analisis rencana anggaran yang dilakukan pada Proyek Pembangunan Balai Kampung Nambah Rejo Kec. Kota Gajah Kab. Lampung Tengah. Metode penelitian yang digunakan mengambil perbandingan harga proyek dengan harga yang dilaksanakan dilapangan pada Kota Metro berdasarkan Harga Basic Price Upah dan Bahan Tahun 2025 Kota Metro. Dari hasil penelitian ini didapatkan beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan biaya total konstruksi, yaitu: harga bahan material, dan upah tenaga konstruksi di Kota Metro lebih murah dibandingkan harga yang ada di Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Kata Kunci: Analisis Rencana Anggaran Biaya, Balai Kampung dan Proyek ABSTRACT Budget Plan Analysis for the Nambah Rejo Village Hall Construction Project, Kota Gajah District, Central Lampung Regency, Lampung Province. The preparation of a Cost Budget Plan (RAB) is to calculate the costs required for a building and with this cost the building can be realized according to the plan. Considering the large and broad meaning of the building whose financing must be calculated, knowledge of things related to cost calculations is very necessary. There are requirements that must be met to prepare a cost budget plan, namely building construction drawings, building material prices and labor wages. The purpose of this study is to analyze the budget plan carried out on the Nambah Rejo Village Hall Construction Project, Kota Gajah District, Central Lampung Regency. The research method used is to compare the project price with the price implemented in the field in Metro City based on the Basic Price of Wages and Materials in 2025 for Metro City. From the results of this study, several factors were found that influenced the difference in total construction costs, namely: the price of materials and construction labor wages in Metro City were cheaper than the price in Central Lampung Regency, Lampung Province. Keywords: Budget Plan Analysis, Village Hall and Project
Optimizing MATLAB Applications to Advance Automotive System Development Ibrahim, Fauzi; Hadi, Agung Efriyo; Marjuni, Teuku; Apriyanto, Agus; Putri, Novia Utami; Wahyudi, Retno; Sembiring, Alexander; Murti, Adam Wisnu
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21385

Abstract

The automotive industry continues to evolve with the integration of sophisticated computational tools to optimize design, analysis, and control systems. MATLAB, known for its powerful numerical and simulation capabilities, has emerged as a key tool in achieving efficiency, accuracy, and automation across automotive engineering processes. This study explores the strategic utilization of MATLAB in areas such as engine modeling, vehicle dynamics simulation, embedded system development, and control system design. The research employs a qualitative method supported by case studies from various industrial applications, highlighting how MATLAB toolboxes like Simulink, Stateflow, and Simscape contribute to reducing development time and improving system performance. Results show that optimized MATLAB use not only accelerates prototyping and testing phases but also enhances precision in control strategies, especially for electric and autonomous vehicles. This paper concludes by emphasizing the growing importance of MATLAB proficiency among automotive engineers and its role in driving digital transformation in the industry. 
Pembuatan Tungku Tempa Berbahan Bakar Oli Dengan Memanfaatkan Limbah Oli Bekas Sebagai Penunjang Praktikum Mahasiswa Setiawan, Feny; Widodo, Tri; Pita Sari, Nita
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21387

Abstract

Oli sisa pakai hasil sisa pemakaian pada mesin di buang dan termasuk limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun). Akan sangat berbahaya apabila limbah oli langsung dibuang ke tanah ataupun aliran air, karena akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Pemanfaatan akan limbah B3 sudah banyak dilakukan, yaitu dengan cara merubah kedalam bentuk lain menjadi bahan baku bahan bakar diesel, memanfaatakan limbah oli untuk penghangat kandang ternak, dan yang sederhana dimanfaatkan untuk melumasi rantai. Namun ada juga limbah oli langsung digunakan untuk bahan bakar tungku atau kompor berbahan bakar oli. Pembuatan tungku tempa berbahan bakar oli menghasilkan suhu maksimal 620°C. Desain awal alat tungku limbah telah sesuai keinginan, yaitu: tanpa asap dan mudah dihidupkan, dimana waktu pre-heating ± 20 menit. Suhu bagian input limbah oli dan input udara dari keluaran blower tidak panas, cenderung hangat kisaran 26-37 °C. Pada bagian tertentu perlu adanya penggunaan cat anti panas, guna menghindari terkelupasnya cat pada bidang permukaan. Pada bagian- bagian tertentu, terutama pipa besar untuk hembusan udara, rata-rata suhu stabil 37°C pada bagian pangkal input blower, 52°C pada bagian tengah pipa, dan 62°C pada bagian ujung pipa yang kontak ke bagian tungku.Kata kunci:  Limbah Oli, Tungku Oli Bekas, Temperatur, Produk Kompor Oli
Analisis Persediaan Bahan Baku Utama Produksi Roti Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (Studi Kasus: Pabrik Roti X) Al Afif, Risky; Fatah, Kemas Muhammat Abdul; Wardana, Marcelly Widya; Wibowo, Heri
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v10i1.24306

Abstract

ABSTRAK Pabrik roti X menghadapi permasalahan dalam pengelolaan persediaan tepung terigu sebagai bahan baku utama akibat sistem pemesanan yang masih dilakukan secara manual dan berdasarkan perkiraan. Hal ini menyebabkan ketidakefisienan dan pemborosan biaya persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan pengendalian persediaan tepung terigu dengan menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ), serta membandingkannya dengan metode konvensional yang telah digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan rumus EOQ, Safety Stock, dan Reorder Point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode konvensional perusahaan melakukan pemesanan sebanyak 24 kali dalam setahun, dengan rata-rata pemesanan sebesar 2.960 kg tepung terigu. Sementara penerapan metode EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimal sebesar 10.739 kg dengan frekuensi 7 kali per tahun, menurunkan total biaya persediaan sebesar 49% dari Rp 6.456.684 menjadi Rp. 3.307.824, dengan Safety Stock sebesar 317 kg dan ROP sebesar 773 kg. Dengan terjadinya penurunan total biaya inventory (TIC) menunjukkan bahwa penggunaan metode EOQ mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, dengan adanya penetapan jumlah safety stock (SS) mampu menjamin ketersedian bahan baku tepung terigu, mengeliminir terjadinya stockouts. Kata Kunci: economic order quantity, reorder point, safety stock, total inventory cost ABSTRACT Analysis of Primary Raw Material Inventory in Bread Production Using the Economic Order Quantity (EOQ) Method (Case Study: Bakery Factory X). Bakery Factory X experiences inefficiencies in managing wheat flour inventory as its primary raw material due to a manual and estimation-based ordering system, resulting in excess or insufficient and increased inventory costs. This study aims to analyze and optimize wheat flour inventory control by implementing the Economic Order Quantity (EOQ) method and comparing it with the conventional method used by the company. A descriptive quantitative approach was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The analysis utilized EOQ, Safety Stock, and Reorder Point calculations. The results show that the conventional method involves 24 orders per year with an average order quantity of 2,960 kg, whereas the EOQ method yields an optimal order quantity of 10,739 kg with an ordering frequency of 7 times per year. The implementation of EOQ reduces total inventory costs by 49%, from IDR 6,456,684 to IDR 3,307,824, with a safety stock of 317 kg and a reorder point of 773 kg. These findings indicate that the EOQ method significantly improves inventory efficiency and enhances the company’s financial performance by ensuring raw material availability and minimizing the risk of stockouts. Keywords: economic order quantity, reorder point, safety stock, total inventory cost
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TERHADAP KAPASITAS ULTIMIT, ABSORBSI & TINGKAT KEBISINGAN BETON (STUDI KASUS : SERAT ALAMI DAUN NANAS DAN SERAT PLASTIS ROVING) Oktarina, Devi; Juansyah, Yan; A, Anang K; Rizky, Aldharin; Rizal, Fadli
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v10i1.25066

Abstract

ABSTRAK Beton merupakan bahan pembangunan yang mempunyai sifat kuat terhadap beban tekan tetapi lemah terhadap beban tarik. Cara mengatasi kelemahan kuat tarik beton dengan menambahkan serat pada proses pembuatan adukan beton. Serat yang digunakan bisa berupa serat alami dari tumbuhan maupun serat buatan atau serat sintetis. Serat alami yang digunakan pada penelitian ini berasal dari serat limbah daun nanas sisa tanam dari PT Great Giant Pieeapple (PT GGP) yang berada di Lampung dan serat sintetis dari serat Roving digunakan dalam berbagai aplikasi teknik dan industri untuk memperkuat bahan komposit. Jenis penelitian yang digunakan adalah true experimen yang dilaksanakan di Laboratorium Beton Teknik Sipil Universitas Malahayati dengan variasi penambahan serat daun nanas 0%, 1%, 3%, 5%, dan 7%, kondisi serat SSD dan panjang serat 1,5 cm terhadap berat semen, beton mutu f’c 25 MPa, pada pengujian 28 hari. Pengujian beton yang dilakukan dengan penambahan serat daun nanas dan serat Roving adalah kuat tekan, kuat tarik, ketahanan absorbsi, dan tingkat kebisingan beton. Hasil pengujian kuat tekan beton menerangkan bahwa tidak ada peningkatan kuat tekan beton pada penambahan serat daun nanas dan serat roving. Terjadi peningkatan kuat tarik belah beton pada variasi penambahan serat daun nanas 1% sebesar 1,86 MPa dibandingkan dengan variasi 0% sebesar 1,81 MPa. Hasil dari pengujian penambahan serat daun nanas dapat disimpulkan serat daun nanas tidak dapat meningkatkan kuat tekan beton, serat daun nanas dapat memberikan pengaruh peningkatan kuat tarik belah beton, beton serat daun nanas menawarkan potensi aplikatif dalam bidang kontruksi. Kata kunci: serat, daun nanas, roving, kuat tekan, kuat tarik belah, absopsi, tingkat kebisingan ABSTRACT The Effect Of Fiber Addition On The Ultimate Capacity, Absorption Noise Level Of Concrete (Case Study: Natural Pineapple Leaf Fiber And Plastic Roving Fiber). One of the weaknesss of concrete was its low tensile strength. One way to improve the split tensile strength of concrete was by adding fibers to the concrete mix. In this study, pineapple leaf fibers were used, which were extracted from pineapple leaf waste from PT Great Giant Pineapple (PT GGP) in Lampung. Therefore, a study was conducted to evaluate the effect of adding pineapple leaf fibers on the compressive strength, tensile strength, absorption resistance, and noise level of concrete. The research was a true experiment conducted at the Civil Engineering Concrete Laboratory at Universitas Malahayati, with variations in the addition of pineapple leaf fibers at 0%, 1%, 3%, 5%, and 7%, with SSD fiber conditions and fiber lengths of 1.5 cm, on cement weight, and concrete with a compressive strength grade of f'c 25 MPa, tested at 28 days. The results of the compressive strength test showed that there was no increase in the compressive strength of concrete with the addition of pineapple leaf fibers.  There was an increase in the split tensile strength of concrete with the addition of 1% pineapple leaf fiber, reaching 1,86 MPa compared to 1,181 MPa at 0%. Based on the test results, the addition of pineapple leaf fibers would not increase the compressive strength, but improved the split tensile strength concrete. Pineapple leaf fiber concrete offered potential applications in construction.  Keywords: fiber, pineapple leaf, roving, compressive strength, tensile strength, absorption, noise level