cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 444 Documents
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI E-LAUNDRY DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI LOCATION BASED SERVICES BERBASIS MOBILE DAN WEBSITE PADA UMKM DI DESA SETIA MEKAR KECAMATAN TAMBUN SELATAN Dewi Marini Umi Atmaja; Arif Rahman Hakim; Niko Suwaryo
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3026

Abstract

Salah satu faktor yang mendukung perkembangan UMKM adalah karena pemanfaatan sarana TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi). Kemenkop RI melaporkan sudah ada sekitar 8 juta UMKM yang sudah Go-Digital pada tahun 2017 lalu. Angka ini diharapkan dapat terus bertambah karena tingginya jumlah UMKM yang Go-Digital sejalan dengan tujuan pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai Digital Energy of Asia. Saat ini UMKM yang berkembang cukup pesat adalah usaha laundry yang memberikan jasa layanan berupa cuci dan setrika pakaian. Pengusaha laundry harus senantiasa meningkatkan pelayanan untuk menjaga loyalitas konsumen lama dan menarik konsumen baru. Hal tersebut dapat direalisasikan dengan membangun sebuah sistem informasi e-laundry yang dapat mempermudah pengusaha dalam mengelola data konsumen, sehingga adanya risiko kesalahan human error dapat dihindari. Usaha UMKM yang dibarengi dengan kemajuan teknologi akan mempermudah pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, diharapkan para pelaku usaha UMKM laundry akan mendapatkan edukasi tentang pentingnya teknologi untuk kemajuan bisnis, serta pelatihan penggunaan sistem informasi e-laundry. Kegiatan PkM dilakukan secara luring dalam bentuk ceramah dan implementasi sistem informasi e-laundry, sehingga para pelaku usaha dapat langsung mengaplikasikan sistem tersebut kedalam bisnisnya. Penerapan sistem informasi e-laundry diharapkan dapat memberikan dampak pada peningkatan nilai bisnis serta mempermudah kegiatan operasinal agar lebih efektif dan efisien.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI E-SAYUR MAYUR DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI LOCATION BASED SERVICES BERBASIS ANDROID STUDI KASUS: UMKM DI AREA KECAMATAN SUDIMARA JAYA - TANGGERANG Amat Basri; Arif Rahman Hakim; Dewi Marini Umi Atmaja
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3029

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi menjadi solusi dalam meningkatkan daya saing dalam perkembangan usaha, salah satunya di sektor UMKM. Sayuran adalah bahan pangan yang dibutuhkan banyak orang karena berbagai zat gizi yang di butuhkan manusia seperti zat besi dan berbagai vitamin. Berbagai bentuk macam sayuran yang dihasilkan dari petani sayur , umumnya di distribusikan oleh petani sayur ke pengepul sayur . pengepul sayur nantinya dibagi lagi ke pasar tradisional atau pasar modern. dan sayur tersebut di distribusikan. Sayuran memiliki karakteristik yang mudah layu dan membusuk. Sifat tersebut membuat sayuran segar yang baru dipanen harus segera dijual dan dikonsumsi secepat mungkin. Masyarakat selama ini mencari penjual sayuran masih dengan mendatangi pasar hingga tukang sayur keliling, sehingga butuh tenaga dan waktu banyak dalam melakukan pembelian sayur. Berkat perkembangan teknologi, pembelian sayur mayur saat ini dapat dilakukan lebih mudah melalui sistem online, Hal tersebut dapat direalisasikan dengan membangun sistem informasi E-sayur mayur berbasis android dengan menggunakan based location yang dapat mempermudah pengusaha dalam mengelola konsumen dalam mendapatkan kemudahan berbelanja sayuran tanpa harus ke pasar, dan manfaat yang didapat pedagang adalah dapat menawarkan produk tersebut tanpa harus menyediakan lapak atau berkeliling. Dengan ada pengabdian masyarakat ini, diharapkan bagi pengusaha sayur-mayur mendapat pengetahuan mengenai pemanfaat teknologi dalam kemajuan bisnisnya, serta pelatihan mengenai sistem e-sayur Mayur yang diterapkan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan secara luring, dengan memberikan ceramah dan implementasi sistem e-Sayur-Mayur, sehingga para pengusaha dapat menerapkan sistem secara langsung dalam kegiatan bisinisnya. Dampak yang diharapkan dengan mengimplementasikan sistem E-sayur Mayur adalah peningkatan nilai bisnis dan mempermudah kegiatan operasional agar lebih efektif dan efisien
PELATIHAN SENAM AEROBIK UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI IBU-IBU PKK DESA BONTOALA KECAMATAN PALLANGGA KABUPATEN GOWA Farhana Nurulita, Retno; Anto Sukamto; Sufitriyono; Benny Badaru; Muhammad Qasash Hasyim
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3032

Abstract

Artikel ilmiah hasil pengabdian pada masyarakat ini bermitra dengan Ibu-Ibu PKK Desa Bontoala yang berlokasi di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Terdapat 24 orang peserta yang merupakan ibu-ibu anggota PKK. Program yang akan dilakukan bersama dengan mitra adalah pelatihan senam aerobik untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dilakukan atas kesepakatan bersama antara tim pengusul dengan tim mitra pengabdian. Kegiatan pelatihan ini diberikan sebanyak 8 kali pertemuan dalam waktu 2 jam setiap pertemuan. Pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu pada pukul 07.00 WIB sd 9.00 WIB di lapangan Desa Bontoala. Metode pelatihan yang digunakan untuk melakukan pelatihan adalah dengan demontrasi, ceramah, komando, dan inklusif mengenai senam aerobik. Adapun hasil luaran yang dicapai dalam kegiatan ini yaitu. (1) Ibu-Ibu PKK Desa Bontoala Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa memiliki kebugaran jasmani yang lebih baik. (2) Mengetahui keilmuan tentang olahraga khususnya senam aerobik disamping ilmu keagamaan yang dipelajari memiliki sehat rokhani dan jasmani. (3) Memiliki agenda rutin tiap minggu kegiatan senam aerobik sehingga fisik lebih siap dalam menjalani rutinitas sehari-hari sebagai ibu rumah tangga maupun kegiatan lainnya.
PERSPEKTIF FILSAFAT PROGRESIVISME PADA PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MATA PELAJARAN IPAS Santoso, Wahyudi Taufan; Rita Dwi Nawanti; Endang Fauziati; Sigit Haryanto; Agus Supriyoko
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3033

Abstract

Penelitian ini membahas pandangan John Dewey tentang progresivisme dan pembelajaran berdiferensiasi, serta implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran IPAS di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengacu pada buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Penelitian ini menghasilkan informasi yang bermakna tentang hubungan antara progresivisme dan pembelajaran berdiferensiasi, serta manfaat pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa progresivisme adalah pandangan pendidikan yang mendukung proses pendidikan yang berorientasi pada siswa dan pembelajaran yang selalu berkembang seiring dengan zaman. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa, yaitu berdasarkan kesiapan belajar siswa, profil belajar siswa, minat dan bakat. Pembelajaran berdiferensiasi dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain: diferensiasi konten, diferensiasi proses, diferensiasi produk dan lingkungan belajar. Pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran IPAS dapat membantu peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berpikir ilmiah, kreatif, dan kritis dalam memahami konsep, fenomena, dan masalah yang berkaitan dengan alam. Pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran IPAS juga dapat memfasilitasi peserta didik untuk mengeksplorasi, menemukan, dan mengaplikasikan pengetahuan IPAS sesuai dengan minat dan bakat mereka.
PEMBERIAN GUIDE IMAGERY SEBAGAI TATALAKSANA RESPON PSIKOLOGIS PADA REMAJA DENGAN RESIKO DM DI SMAN 3 TAMBUN SELATAN” TAHUN 2023 Rahayu, Previarsi; Mila Sartika; Evi Rahayu Nengsih
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3034

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan dari anak menuju dewasa yang mencakup kematangan mental, emosional, sosial, juga fisik yang tidak jarang menemukan berbagai stressor yang jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan stress. Penyebab terjadinya stress adalah kehidupan sehari-hari, faktor keluarga ataupun penyakit. Wilayah SMAN 3 Tambun selatan, didapatkan data peningkatan angka kejadian DM yang tidak terkecuali remaja dapat menjadi katagori resiko DM. Peningkatan Nilai GDS menjadi pemicu terjadinya cemas, terutama apabila adanya faktor resiko lain seperti keluarga dengan DM, pola hidup kurang baik, dan lainnya. Respon psikologis yang mungkin muncul dapat segera ditangani agar tidak berkelanjutan. Maka dari itu pengabdian masyrakat ini adalah dengan memberikan pemaparan dan tata cara melakukan Guide imagery untuk dapat mengelola dan mengatasi kecemasan. Teknik relaksasi Guide imagery menunjukkan hasil siginikan untuk mengatasi kecemasan. Kecemasan yang ditangani sejak awal akan menekan faktor resiko terjadinya masalah kesehatan mental lainnya. Hasil pemberian Guide imagery dalam kegiatan ini menunjukkan hasil adanya penurunan respon cemas dari sebesar 75,8% menjadi 40,3% yang artinya guide imagery efektif menurunkan kecemasan. Hal ini pun dibentuk dr efektifitas pemberian guide imagery pada remaja di SMAN 3 Tambun Selatan.
MENUMBUHKAN KARAKTER ANAK MELALUI SELFREPARENTING ORANG TUA DI TK AL-ISTIQLAL KOTA TARAKAN Siti Rahmi; Anwar
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3035

Abstract

Pendidikan karakter merupakan upaya pembentukan watak, tabiat, sifat, agar menjadi lebih baik, yang diwujudkan dalam perilaku kesehariannya. Pendidikan karakter anak usia dini merupakan pendidikan yang menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai karakter, sehingga mereka memiliki karakter luhur untuk dipraktikkan dalam kehidupannya dalam berkeluarga, bermasyarakat dan warga negara. Pendidikan karakter bertujuan untuk menyelenggaraankan pendidikan yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter, pengembangan nilai-nilai karakter bangsa dan akhlak mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang. Oleh sebab itu, diperlukan suatu self reparenting orang tua untuk mengetahui keberhasilan orang tua dalam menumbukan karakter kepada anaknya. Self-repareting adalah suatu proses pengasuhan ulang diri sendiri. Melalui Self-reparenting seseorang membuat pilihan terhadap kehidupan untuk mengutamakan positif dan mengabaikan yang negatif, sehingga memiliki perasaan OK dan adanya perubahan dalam diri orang tua
PELATIHAN PEMBUATAN ADJUSTABLE STRAP MASK SEBAGAI TREND FASHION DI MASA PANDEMI COVID-19: PELATIHAN PEMBUATAN ADJUSTABLE STRAP MASK SEBAGAI TREND FASHION DI MASA PANDEMI COVID-19 -, Siti Rahmi; Anwar; Sri Wahyuni; Saiful Arif
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3036

Abstract

Penggunaan strap mask atau tali masker menjadi tren dikalangan masyarakat. Dengan desain yang imut dan elegan, beragam variasi strap mask dengan warna warni menarik perhatian berhasil memikat para remaja, maupun orang dewasa. Strap mask ini juga bisa digunakan oleh pria maupun wanita untuk kegiatan sehari-hari. Strap mask ini juga meningkatkan kenyamanan bagi penggunanya, sehingga mencegah masker terlepas dan terjatuh serta hilang. Penggunaan dari sisi positif dan tren strap mask ini, adalah para remaja bahkan ibu-ibu tidak mau ketinggalan tren fashion ini, dan ikut membeli strap mask sebagai pemanis masker mereka. Sehingga kami dari mahasiswa KKN kelompok 42 ini memiliki ide dalam memberikan pelatihan pembuatan strap mask kepada ibu-ibu PKK yang berada di Kelurahan Karang Anyar. Program pendampingan ini bertujuan meningkatkan wawasan dan kreativitas ibu-ibu PKK, sehingga dapat menghadapi krisis akibat dampak COVID-19, serta manfaat kegiatan ini bagi masyarakat sasaran adalah menambah pengetahuan warga setempat tentang strap mask ini, yang dapat dikreasikan pada masa pandemi dan era new normal, serta menambah pengetahuan mereka tentang strap mask. Pelaksanaan program ini terdiri atas beberapa tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, dan pelaksanaan.
PENGEMBANGAN E-LEARNING SYSTEM SD STRADA KARAWACI Desanti, Ririn Ikana; Suryasari; Wella; Johan, Monika Evelin; Faza, Ahmad
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3037

Abstract

Learning Management System (LMS) has become one of the media used to support online teaching learning activities. LMS has a wide range of functions such as administration, documentation, and reporting. The condition of the Covid-19 pandemic in 2020 has caused SD Strada Karawaci to find a way to keep providing school supplies to the students. The Information Systems Study Program – Universitas Multimedia Nusantara (IS-UMN) has a strong commitment to make a positive contribution to the community, one of which is through community service activities (PKM). IS- UMN organizes PKM activities with one of its goals to improve literacy of information technology of the community. In general, the activities of PKM IS-UMN are divided into two stages: system development and training. Therefore, in the first phase of the activities of PKM IS-UMN will design an e-learning system for elementary school of Strada Karawaci. The PKM team conducted in-depth research to understand the user needs (requirements) and conducted interviews with teachers and students. In addition, the development phase of the e-learning system is also carried out with consideration of the curriculum and school learning methods.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM ELEKTRONIK TOKO (E-TOKO) KELONTONG BERBASIS WEBSITE Tugiman, Tugiman
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3042

Abstract

Pengguna internet di Indonesia bertumbuh sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan sudah merambah pada semua sekter kehidupan manusia saat ini. Perkembangan penggunaan internet ini sangat dirasakan oleh semua orang terutama pada penggunaan smartphone. Penggunaan smartphone yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat belum dimanfaatkan sepenuhnya dalam menunjang bisnis pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Usaha Mikro Kecil Menengah selama ini telah menjadi penggerak perekonomian dan tahan dari segala hal terkait dengan resesi, politik, atau apapun. Perkembangan UMKM menurut data dari pemerintah sangat berkembang pesat dan sudah ada yang menerapkan system digital. UMKM yang bergerak pada bidang usaha penjualan kebutuhan sehari-hari (kelontong) selama ini belum banyak yang menerapkan sistem atau aplikasi. Sistem pembelian atau penjualan selama ini yang diamati dengan menggunakan media sosial seperti Whatsapp dengan cara ditulis terlebih dahulu di kertas kemudian di foto dan dikirimkan ke tempat pembelian barang (grosir) untuk disiapkan barangnya. Pihak grosir atau tempat belanja kemudian menghitung dan menyiapkan barangnya untuk diantar atau diambil oleh pembeli. Hal ini terjadi ketidakefisienan atau ada proses yang sama dan dilakukan berulang. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diharapkan dapat digunakan oleh pengusaha kelontong untuk memajukan bisnis dan pengelaan pelanggannya. Hal ini juga diharapkan dapat mengembangkan bisnisnya dan mempermudah dalam mengoperasikan usahanya (Toko Kelontong) dengan baik.
GRADE-II MENINGKATKAN KEMAMPUAN REMAJA DALAM SKRINING RISIKO DIABETES MELITUS TIPE-II Lalu Rodi Sanjaya; Yana Setiawan
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3043

Abstract

Latar Belakang: DM tidak hanya dialami oleh orang dewasa usia 55-65 tahun, tapi juga dialami oleh anak dan remaja. Remaja seringkali mencoba berbagai aktivitas dan juga makanan terutama makanan yang manis-manis. Sehingga itu menjadi salah satu risiko terjadinya penyakit diabetes. Tujuan: PkM ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa terkait penyakit DM Tipe-II. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperimen. Sampel berjumlah 18 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil: terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pada saat pretest yaitu 10 orang (67%) dengan tahap posttest paling banyak kategori baik yaitu 14 orang (93%), pengukuran BB sebelum penyampaian materi paling banyak pada kategori sangat kurang dengan jumlah 6 orang (33%) dan Kurang sebanyak 6 orang (33%). Kemampuan pengukuran TB paling banyak adalah kategori cukup yaitu 9 orang (50%), dan pada pengukur GDS terbanyak yaitu kategori sangat kuran berjumlah 16 orang (89%). Sedangkan setelah dilakukan demonstrasi terjadi peningkatan kemampuan setiap pengukuran antara lain pada pengukuran BB paling banyak pada kategori baik sekali yaitu 16 orang (88%), pada pengukuran TB terbanyak berada pada kategori baik sekali yaitu 17 orang (94%) dan pada pengukuran IMT kategori terbanyak adalah baik sekali yaitu sebanyak 18 orang (100%). Kesimpulan: GRADE-II dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa remaja dalam mencegah risiko penyakit DM Tipe-II pada remaja.