cover
Contact Name
Karlina Dwijayanti
Contact Email
karlina.dwijayanti@lecture.utp.ac.id
Phone
+6285713051827
Journal Mail Official
jurnalpenjas.utp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran)
ISSN : 24423874     EISSN : 27757609     DOI : https://doi.org/10.36728/jip.v7i1
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai di bidang olahraga. JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) dipublikasikan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) secara khusus menitikberatkan pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu-ilmu keorahragaan sebagai berikut : 1. Pendidikan Jasmani 2. Biomekanika Olahraga 3. Olahraga Rekreasi 4. Aktivitas Fisik 5. Fisiologi Olahraga 6. Pedagogi Olahraga 7. Modifikasi Olahraga 8. Psikologi Olahraga 9. Olahraga Tradisional 10. Pembinaan Olahraga
Articles 189 Documents
TINGKAT KEMAMPUAN MOTORIK DAN PERSEPTUAL MOTORIK PADA SISWA EKSTRAKURIKULER PERMAINAN SEPAK BOLA DI SMA NEGERI 3 KLATEN TAHUN 2021 Muhammad Wahyu Saputro Pratama; Agustanico Dwi Muryadi; Arif Rohman Hakim
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v8i1.1780

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan motorik dan perseptual motorik pada siswa ekstrakurikuler permainan sepak bola di SMA Negeri 3 Klaten. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pengukuran dan teknik analisis data menggunakan deskriptif Persentase. Populasi yang digunakan adalah seluruh peserta ekstrakurikuler permainan sepak bola di SMA Negeri 3 Klaten sebanyak 50 siswa. Dalam pengambilan sampel penulis menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 25 siswa yang menjadi sampel. Instrumen penelitian menggunakan tes kemampuan motorik dan tes perseptual. Hasil penelitian kemampuan motorik dan perseptual motorik pada siswa ekstrakurikuler permainan sepak bola di SMA Negeri 3 Klaten secara keseluruhan berada pada kategori “baik sekali” sebanyak 1 siswa (4%), “baik” sebanyak 7 siswa (28%), “sedang” sebanyak 8 siswa (32%), “kurang” sebanyak 7 siswa (28%), dan “kurang sekali” sebanyak 2 siswa (8%) untuk kemampuan motorik. selanjutnya, pada perseptual motorik “baik sekali” sebanyak 3 siswa (12%), “baik” sebanyak 5 siswa (20%), “sedang” sebanyak 8 siswa (32%), “kurang” sebanyak 7 siswa (28%), dan “kurang sekali” sebanyak 2 siswa (8%). Sehingga berada pada kategori “sedang”, yaitu 8 siswa (32%) pada tingkat kemampuan motorik dan 8 siswa (32%) pada tingkat perseptual motorik.
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRICS BENTUK DROP JUMP DAN DOUBLE LEG BOUND TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT PADA SISWA EXTRAKURIKULER PENCAK SILAT SMP NEGERI 1 JOGOROGO TAHUN 2021 Alfian Maulana Amrullah; Karlina Dwijayanti; Widha Srianto
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v8i1.1814

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: perbedaan pengaruh metode latihan plyometrics bentuk drop jump dan double leg bound terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pencak silat pada siswa extrakulikuler pencak silat SMP N 1 Jogorogo Tahun 2021. Metode penelitian kuantitatif dengan jumplah 30 siswa SMP N 1 Jogorogo Tahun 2021. Metode Pengumpulan data yang diperlukan untuk penelitian ini mengunakan pre-test dan pos-test dan menggunakan metode latihan plyometrics double leg bound dan metode latihan plyometrics drop jump. Berdasarkan hasil kesimpulan perbedaan pengaruh metode latihan plyometrics double leg bound dan drop jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pencak silat pada siswa extrakurikuler pencak silat SMP N 1 Jogorogo tahun 2021. Ada perbedaan pengaruh metode latihan plyometrics double leg bound dan drop jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pencak silat pada siswa extrakurikuler pencak silat SMP N 1 Jogorogo tahun 2021. Metode latihan plyometrics drop jump lebih baik pengaruhnya dari pada metode latihan plyometrics double leg bound terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pencak silat pada siswa extra kurikuler pencak silat SMP N 1 Jogorogo tahun 2021. Berdasarkan persentase peningkatan kecepatan tendangan depan pencak silat menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan metode latihan plyometrics double leg bound) adalah 6,008%lebih besar kelompok 2 (kelompok yang mendapat Metode latihan plyometrics drop jump) adalah 6,629%.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN LARI JARAK PENDEK 100 METER MELALUI METODE BERMAIN HIJAU-HITAM PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 8 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2019/2020 Yusuf Pramono; Muh Yusuf; Untung Nugroho
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v8i1.1834

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui peningkatan kemampuan lari jarak pendek 100 meter dengan pemberian metode bermain hijau-hitam pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Tahun Ajaran 2019/2020 dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive samping. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi untuk memperoleh data. Data yang dikumpulkan pada setiap kegiatan penelitian dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik presentase untuk menganalisis aspek yang telah diamati dan dikategorikan sesuai dengan kategori yang telah ditentukan. Dari hasil keseluruhan nilai dari materi lari jarak pendek 100 meter baik tes praktik maupun teori yaitu kognitif, afektif dan psikomotor meningkat. Dari nilai presentase kognitif pra siklus 59,95% menjadi 66,66% pada siklus I dan meningkat 75,46% pada siklus II. Nilai presentase psikomotor pra siklus 66,20% menjadi 71,06% pada siklus I dan meningkat 76,85% pada siklus II. Nilai presentase afektif pra siklus 68,98% menjadi 72,92% pada siklus I dan meningkat 80,32% pada siklus II.
Respons Siswa Terhadap Penerapan Media Pembelajaran Audio Visual Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pada Masa Pandemi Covid-19 Kelas X Di SMA Negeri 1 Surakarta Tahun 2021 Andrian arya wibawa; Rima Febrianti; Slamet Santoso
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v8i1.1849

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui respons siswa terhadap penggunaan media pembelajaran audio visual dimasa pandemi (2) mengetahui keberhasilan penggunaan media pembelajaran audio visual dalam pendidikan jasmani di masa pandemi Covid-19 kelas X di SMA Negeri 1 Surakarta tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan kuesioner tertutup dengan menggunakan google formulir. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dengan populasi 385 siswa yang diambil sampel 15% dari total populasi yaitu 58 siswa, teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Validitas analisis data menggunakan teknik statistika yang disajikan dalam bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukan respons siswa terhadap penerapan media pembelajaran audio visual dalam pendidikan jasmani pada masa pandemi Covid-19 kelas X di SMA Negeri 1 Surakarta adalah sebagai berikut: (1) Respons siswa kelas X terhadap penggunaan media pembelajaran audio visual dalam kategori sedang, dengan responden sebanyak 58 siswa didapatkan data dengan rincian 6 siswa 10% dalam kategori respons rendah dan 2 siswa 3% masuk dalam kategori dangat rendah. (2) keberhasilan penggunaan media sangat tinggi, 8 siswa 14% mempunyai respons tinggi, 24 siswa 41% mempunyai respons sedang, 18 siswa 31% mempunyai pembelajaran audio visual dapat dinyatakan memuaskan dengan rata-rata nilai siswa 99 pada materi bola basket.
PENGARUH LATIHAN DRILL GROUNDSTROKE DAN FIXED TARGET TERHADAP PENINGKATAN FOREHAND GROUNDSTROKE TENIS LAPANGAN PUTRA USIA 12-18 TAHUN DI CLUB GOMES KLATEN TAHUN 2021 Afaida Ahmad Dahlan; Untung Nugroho; Satrio Sakti Rumpoko
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v8i1.1853

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of groundstroke drills and fixed target on the forehand groundstroke ability of boys aged 12-18 years at club Gomes Klaten in 2021. to find out which exercises were better between groundstroke drills and fixed target on forehand groundstroke techniques aged 12-18 years. at club Gomes Klaten in 2021. The results of this study (1) there is a significant effect between groundstroke drill exercises and fixed target on the results of forehand groundstroke ability in athletes aged 12-18 years at the Gomes Club Klaten in 2021. From the calculations that have been carried out the groundstroke drill group obtained a t value of 3.142 and the fixed target exercise group obtained a t value of 2.625, it was greater than t_(table 5%) which was 2.131. (2) Groundstroke drill exercises have a better effect on the ability of fixed targets on forehand groundstrokes in athletes aged 12-18 years at the Gomes Club Klaten in 2021. The increase in group 1 forehand groundstroke abilities (the group that received groundstroke drill training treatment) was 14.5 % > group 2 (the group that received the fixed target training treatment) which was 9.5%.
PENGEMBANGAN MATERI ATLETIK MELALUI PERMAINAN ATLETIK JALALOLE UNTUK SISWA SD KELAS IV RIMA FEBRIANTI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development Athletics Learning Throught Athletics Jalalole of  Elementary Students. Basically, 4th grade students of elementary school have high tension to play, therefor, sport and health education teacher should be able to develop more interesting teaching model that make students enjoy the process more. Result of the research shows that students' interest and tension on 3 in 1 athletic game is 52,21% higher than conventional process, students' activeness or physical intensity is improve up to 71% brings maximum number of heart pulse Model's quality improve tools and equipment's appropriateness level up into 75% so that graded as good. In three scope of sport and health education, the cognitive and psycho-motor aspects include in high class category while affecting aspect is included in the middle level. And to value the spirit and confidence in the good category, while the value of sportive and honesty in the medium category. The conclusion of this research is that the product of 3 in 1 athletic game is appropriate and acceptable or practicable in sport and health education's athletic material learning for IV grader of elementary
PENGARUH KESEIMBANGAN DAN TINGKAT USIA ANAK TUNAGRAHITA MAMPU DIDIK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ARIF ROHMAN HAKIM
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mental retardation children able students are children who have developmental delays but can learn in academic skills. The developmental delays also give impact in the development of motor skills. The motor skills of mental retardation children can be trained through exercise through use the proper training methods. AlphaThis study focused on the influence of age and balance training on hard motor skills in mental retardation children able learners. AlphaThe results: 1) there was no significant effect of age on hard motor skills in mental retardation children; 2) there was no significant effect of balance training on hard motor skills in mental retardation children, 3) no significant interaction effect of age and balance exercises on hard motor skills in mental retardation children. In this study concluded that age does not ensure that more children in motor skills would be better. The suggestion for teachers to implement continuous training in order to improve hard motor skills of children.
ANALISIS BIOMEKANIKA FOREHAND GROUNDSTRUKE ATLET YUNIOR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA UNTUNG NUGROHO
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal the technical performance of tennis forehand groundstrokes in DIY junior athletes. The study population was a junior tennis athletes DIY totaling 10 people male and female athletes aged 18 years maximum. Of the population is used as a sample. Sampling technique used in this study was purposive sampling criteria who attended the regional championships and national championships. The technique of the data analysis was descriptive and percentage with the calculation in every stage using the Dartfish software systems analysis Prosuite to know more clearly the performance of the forehand groundstroke technique carried out by DIY junior tennis athletes.The results show that the performance of the tennis forehand groundstrokes of DIY junior athletes is on good preparation stage, the backswing is quite good, forwardswing is quite good, the impact is quite good, and the followtrough is quite good. Overall, the performance DIY junior athletes on forehand groundstrokes in tennis is categorized quite good.  
KOORDINASI MATA , TANGAN, TINGGI BADAN DAN POWER TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTUNDERBASKET NOWO TRI PURNOMO
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is aimed at knowing the coordination of eyes and hands also the height of body and heel power with shoot underbasket ability.This study is a correlation one, using survey method with test technique and measurement. The population of this study were 40 students. Meanwhile the instrument used was heel power test with vertical jump test, coordination test of hands by bouncing the ball off to the wall, height test with stadiometer in centimeter, ability test of shoot underbasket by shooting the ball to the basket ring. Product moment correlation and double correlation by perequisite test, normality test, and linerity test are used as data analysis technique. Based on the findings of this study, it can be concluded that there is a significant correlation between heel power toward shoot underbasket ability with coefission of correlation rx1y (0.496) in the significant level of 5%. There is a significant correlation between height and shoot underbasket ability with cefission of correlattion rx3y (0.498) in the significance level of 5%. There is a significant correlation between heel power, hands coordination, also height with shoot underbasket ability with the value of   Fhit (10.458)>Ftab (2.84) in the siginifincance level of 0.005.
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN SEPAKBOLA KLUB PERSIJAP JEPARA Agustanico Dwi Muryadi
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

proses pembinaan yang sistematik, terencana, teratur, dan berkesinambungan. Keberhasilan dalam proses pembinaan sepakbola sangat bergantung pada keberadaan klub karena klub merupakan pusat pembinaan prestasi. Munculnya atlet-atlet berbakat tidak akan lepas dari proses pembinaan yang dilakukan klub olahraga. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian evaluasi program ini adalah CIPP Model (Daniel Stufflebeam’s) ditinjau dari tahapan-tahapan context, input, process, dan product. Subyek penelitian meliputi pengurus, pelatih, atlet, dan masyarakat sekitar klub. Teknik pengambilan data melalui 3 cara, yaitu dengan 1) observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Sumber data yang diteliti adalah klub Persijap Jepara. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Tahap context, latar belakang dan perencanaan program pembinaan cukup. Tahap input, penyebaran informasi terlaksana dengan baik, ketersediaan tempat latihan, pelatih dan atlet baik, ketersediaan asrama atlet, tenaga penunjang dan dukungan masyarakat cukup, namun untuk ketersediaan peralatan latihan dan dukungan pemerintah kurang. Tahap process, kualitas pelaksanaan program latihan, koordinasi, seleksi penerimaan atlet, seleksi pelatih dan asisten pelatih serta tempat latihan baik, namun untuk peralatan kurang. Tahap product, hasil program pembinaan cukup dan secara umum pembinaan sepakbola yang dilakukan oleh klub belum mampu menunjukkan prestasi yang maksimal. Penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa secara umum penyelenggaraan program pembinaan sepakbola di klub Persijap Jepara telah berjalan baik. Namun pada tahap context, input dan process terdapat beberapa aspek yang kurang sehingga pada tahap product belum tercapai hasil yang maksimal. Saran yang dapat dikemukakan adalah perencanaan program pembinaan sepakbola di klub Persijap Jepara sebaiknya dibuat sesuai dengan pedoman-pedoman pembinaan untuk menuju prestasi yang lebih baik. Perencanaan pengadaan peralatan latihan di klub dan dukungan pemerintah harus lebih ditingkatkan sehingga pembinaan dapat berjalan dengan baik dan tidak ada hambatan untuk meraih prestasi. Pengaturan pelaksanaan program latihan yang dijalankan oleh klub perlu ditingkatkan agar atlet bisa berprestasi lebih baik lagi ke depan. Pemerintah hendaknya lebih fokus memperhatikan pendanaan olahraga sepakbola klub Persijap Jepara serta sarana dan prasarana yang ada, supaya program pembinaan dan prestasi dapat dihasilkan di kemudian hari.

Page 6 of 19 | Total Record : 189