cover
Contact Name
Karlina Dwijayanti
Contact Email
karlina.dwijayanti@lecture.utp.ac.id
Phone
+6285713051827
Journal Mail Official
jurnalpenjas.utp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran)
ISSN : 24423874     EISSN : 27757609     DOI : https://doi.org/10.36728/jip.v7i1
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai di bidang olahraga. JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) dipublikasikan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) secara khusus menitikberatkan pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu-ilmu keorahragaan sebagai berikut : 1. Pendidikan Jasmani 2. Biomekanika Olahraga 3. Olahraga Rekreasi 4. Aktivitas Fisik 5. Fisiologi Olahraga 6. Pedagogi Olahraga 7. Modifikasi Olahraga 8. Psikologi Olahraga 9. Olahraga Tradisional 10. Pembinaan Olahraga
Articles 189 Documents
PENGARUH INTENSITAS LATIHAN SENAM AEROBIK HIGH IMPACT, LOW IMPACT, DAN MIX IMPACT TERHADAP PHYSICAL EFFECIENCY INDEX DITINJAU DARI DENYUT NADI ISTIRAHAT Karlina Dwi Jayanti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karlina Dwi Jayanti.2013.Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh antara intensitas latihan senam aerobik high impact, low impact dan mix impact untuk peningkatan physical efficiency index. (2) perbedaan hasil peningkatan physical efficiency index antara yang memiliki denyut nadi istirahat yang tinggi, sedang, dan rendah. (3) pengaruh interaksi intensitas latihan senam aerobik dengan denyut nadi istirahat untuk peningkatan physical efficiency index. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan desain faktorial 3 x 3. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Analis Nasional Surakarta tahun 2012 dengan jumlah 74 siswa. Sampel sejumlah 45 anak ini yang diambil dengan teknik purposive random sampling. Variabel penelitian ini melibatkan tiga variabel, yaitu variabel independen, variabel atributif dan variabel dependen. Variabel independent yang dikaji terdiri dari variabel-variabel manipulatif  berupa  latihan senam aerobik dan variabel atributif yang berupa denyut nadi tinggi, sedang, rendah, sedangkan variabel dependent yaitu physical efficiency index. Seluruh data yang diperlukan diperoleh melalui pengukuran denyut nadi dengan menggunakan metode Harvard Step Test. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ANAVA dua jalur dengan bantuan aplikasi computer menggunakan seri program SPSS for window versi 16 dengan taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan senam aerobik high impact, mix impact, dan low impact terhadap peningkatan physical efficiency index (Sig. 0.000 < 0.05).  Ada perbedaan peningkatan physical efficiency index yang memiliki denyut nadi istirahat  yang tinggi dan denyut nadi istirahat sedang dan denyut nadi istirahat rendah (Sig. 0.000 < 0.05). Tidak Terdapat pengaruh interaksi intensitas latihan senam aerobik dengan denyut nadi istirahat terhadap peningkatan physical efficiency index ((Sig. 0.683 >  0.05).      
ISI PEDAGOGI OLAHRAGA (content of sport pedagogy) Hajar Danardono
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hajar Danardono.2015.Pedagogi olahraga merupakan bagian ilmu keolahragaan, sebagai bagian ilmu keolahragaan, pedagogi olahraga merupakan gabungan antara ilmu pendidikan dan ilmu keolahragaan. Artinya, pedagogi olahraga merupakan sebuah bidang kajian yang menelaah pendidikan lewat olahraga. Posisi pedagogi olahraga dalam ilmu keolahragaan dijelaskan, ruang lingkup pedagogi olahraga, lingkup batang tubuh, kedudukan dan fungsi pedagogi olahraga, dan landasan falsafah pedagogi olahraga dikemukakan dan dibahas dalam tulisan ini. Pedagogi olahraga sebagai subdisiplin ilmu keolahragaan yang masih muda dan relative baru di Indonesia berpotensi untuk mengintegrasikan sub disiplin ilmu keolahragaan sehingga menjadi tujuh kategori pengetahuan yang mampu menjadi landasan dan mendukung proses pembelajaran pendidikan olahraga atau aktivitas fisik yang bersifat mendidik.
UPAYA PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI ATLET ANGGAR SOLO MENUJU PORPROV JAWA TENGAH TAHUN 2013 DENGAN OUTBOUND TRAINING DI BANYUMAS Totong Umar; DWI GUNADI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Totong Umar  dan  Dwi Gunadi. 2015. Upaya Peningkatan  Rasa Percaya Diri Atlet Anggar Solo Menuju  Porprov  Jawa Tengah Tahun 2013 dengan Outbound Training di Banyumas . Penjas-FKIP-UTP. Kepercayaan diri merupakan landasan bagi peak performance (penampilan puncak) atlet dalam situasi kompetitif. Kepercayaan diri yang tinggi akan mengarah pada penampilan puncak, sedangkan kepercayaan diri yang rendah akan membuat atlet tidak mempunyai daya tahan dan kekuatan, mudah menyerah, dan berakibat pada penampilan yang buruk. Sebagian dari Atlet anggar Solo yang akan mengikuti Porprov Jawa Tengah di Banyumas Tahun 2013 mempunyai rasa percaya diri yang kurang baik dalam menghadapi event tersebut.  Meskipun mereka sudah giat berlatih mereka masih kurang yakin dengan kemampuan yang dimilikinya.Untuk menghadapi hal tersebut maka diperlukan suatu metode peningkatan rasa percaya diri.Salahsatunya adalah dengan outbound. Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk:  (1)  Untuk mengetahui kemampuan rasa percaya diri dan (2) Meningkatkan kemampuan  rasa percaya diri atlet anggar kota Solo sebelum berangkat ke Porprov Jawa Tengah Tahun 2013. Untuk mencapai tujuan penelitian yang telah ditetapkan maka digunakan metode  eksperimen  semu (quasi experiment) yang dilaksanakan tanpa adanya kelas pembanding (Suharsimi Arikunto).  Sedangkan model yang digunakan yaitu model   one  group before after atau pre-test and post-test group design. Subyek dalam penelitian ini adalah semua atlet Anggar Kota Solo yang akan berangkat ke Porprov Jawa Tengah Tahun 2013 sejumlah 30 orang. Untuk pengambilan data maka digunakan penyebaran metode angket sebelum perlakuan (threatmen)  dan sesudah perlakuan kepada  seluruh responden. Dimana perlakuan tersebut adalah berupa outbound training yang dilaksanakan di di Taman Wisata Balekambang Surakarta Selama 3 hari mulai tanggal 3 oktober sampai 5 oktober 2013.
Perubahan Kadar Laktat Darah Akibat Manipulasi Sport Massage Pada Latihan Anaerob Nowo Tri Purnomo
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan mengetahui  Pengaruh Manipulasi Sport Massage Terhadap  Perubahan Kadar Laktat Darah.Jenis penelitian eksperimental laboratories dengan menggunakan rancangan ”Randomized Pretest-Postest Control Group Design.  Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas wahid hasyim semarang.Sampel sebanyak 10 orang yang diperoleh secara radom. Variabel Bebas Manipulasi Sport Massage Pada Latihan Anaerob,Variabel Tergantung  Kadar Laktat Darah Berbagai bentuk latihan fisik yang dilakukan dengan menggunakan intensitas tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar asam laktat dalam otot maupun dalam darah. Penimbunan laktat dalam darah menjadi masalah mendasar dalam kinerja fisik karena menimbulkan kelelahan dan menurunkan kinerja fisik. pemulihan laktat yang penting adalah meningkatkan aliran darah, meningkatkan cardiac output, meningkatkan transport laktat, sehingga cepat membentuk energi kembali. Laktat bisa hilang dengan istirahat, tetapi dengan manipulasi massage proses pengeluaran sisa-sisa pembakaran ke aliran darah dipercepat. Massage dapat membantu peningkatan aliran darah pada otot skelet sebagai jalan percepatan tingkat aliran laktat untuk dieliminasi keberbagai tempat, dengan demikian massage dapat digunakan sebagai tehnik untuk mempercepat pembersihan laktat. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui pengaruh pemberian manipulasi massage tehnik sport massage terhadap perubahan kadar laktat darah setelah latihan anaerob. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kadar laktat darah orang coba berkisar antara 1,6-2,3 mMol/l.Peningkatan kadar laktat tertinggi dan rerata kecepatan buang laktat tercepat setelah manipulasi massage sport massase membantu mempercepat pembuangan laktat dari otot ke darah lebih baik dan meningkatan kecepatan sirkulasi. Kondisi ini memungkinkan lebih cepat terjadinya penggunaan laktat sebagai sumber energi.
MENYIAPKAN MAHASISWA BERWIRAUSAHA MELALUI PENDIDIKAN JASMANI BERTIKA KUSUMA PRASTIWI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberi wawasan kepada mahasiswa pendidikan jasmani untuk berwirausaha dan tidak mengalami ketakutan bahkan kebingungan mencari pekerjaan. Berwirausaha dapat dilakukan sejak dibangku kuliah hingga lulus menjadi sarjana pendidikan jasmani. Berwirausaha adalah menciptakan kegiatan untuk mendapatkan penghasilan dan bermanfaat bagi masyarakat jika digunakan. Mahasiswa pendidikan jasmani sebagai intelektual, kreatif dan inovatif yang disiapkan menjadi seorang guru, namun tidak menutup kemungkinan berprofesi lain, salah satunya dengan berwirausaha melalui pendidikan jasmani. Ketika mahasiswa kuliah telah dibekali ilmu pengetahuan dan mata kuliah mengenai pendidikan jasmani, cara-cara mengajar yang baik dan lainnya. Mahasiswa dan lulusan pendidikan jasmani harus mampu melihat peluang usaha apa yang dibutuhkan masyarakat dengan memanfaatkan keterampilan yang dimiliki saat menempuh kuliah. Pandai melihat peluang usaha dengan pendidikan jasmani merupakan kunci kesuksesan yang disertai kerja keras, kemampuan dan percaya diri.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SENAM CERDAS BUGAR INDONESIA (SBCI) 2013 DAN SENAM AEROBIC TERHADAP PENINGKATAN KESEGARAN JASMANI SISWA PUTRI KELAS XI PADA SMK NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 KARLINA DWIJAYANTI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:(1). Perbedaan Pengaruh Latihan Senam Cerdas Bugar Indonesia (SCBI) 2013 Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani pada siswa putri SMK Negeri 6 Surakarta kelas XI Tahun Pelajaran 2015/2016.(2) Pengaruh latihan Senam Aerobic Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani pada siswa putri SMK Negeri 6 Surakarta kelas XI Tahun Pelajaran 2015/2016. (3). Pengaruh yang lebih baik dalam Latihan Senam Cerdas Bugar Indonesia (SCBI) 2013 Dan Senam Aerobic Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani pada siswa putri SMK Negeri 6 Surakarta kelas XI Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dasar penggunaan metode ini adalah kegiatan percobaan yang diawali dengan memberikan perlakuan kepada sampel yang diakhiri dengan suatu bentuk tes guna mengetahui pengaruh perlakuan yang telah diberikan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pada siswa putri SMK 6 Surakarta kelas XI Tahun 2015. Besar  sampel yang diambil sebanyak 120 siswi.Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Untuk tingkat kesegran jasmani usia 12-15 tahun menggunakan tes kesegaran jasmani yaitu dengan lari multi tahap atau mulistage fitnes test,yang digunakan untuk mengatur VO2 max dan daya tahan aerobic. Teknik analisis data yang digunakan adalah independent test (Uji T) tidak berpasangan dengan tingkat kemaknapaan p<0,05. Berdasarkan hasil tes awal mrnunjukan rata-rata VO2 max kelompok 1 SCBI sebesar 26,31dan rata-rata VO2 max kelompok 2 senam aerobic low impact sebesar 26,32. Hasil tes akhir kelompok 1 menunjukan rata-rata VO2 max sebesar 26,93, dan rata-rata VO2 max kelompok 2 sebesar 27,78. Hasil penghitungan menunjukan pada kelompok 1 senam SCBI 2013 dengan presentase peningkatan sebesar 2,36% dan untuk kelompok 2 senam aerobic lom impact dengan presentase peningkatan 5,55%. Pengujian hipotesis dengan adalah independent test (t hitung) (3,067) > t tabel (2,00) dan angka signifikan (0,0003) > (0,05) sehingga ada perbedaan signifikan nilai VO2max antara kedua kelompok setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil dan analisis data, maka dapat disimpulkan senam aerobic low impact memiliki efektifitas yang lebih baik pengaruhnya dalam meningkatkan kesegaran jasmani karena presentasenya lebih besar.
PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH DENGAN PENDEKATAN LONCAT TEGAK DAN LOMPAT KEDEPAN TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA SCHNEPPER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 14 SURAKARTA MOKHAMMAD FIRDAUS
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Perbedaan pengaruh pendekatan pembelajaran lompat tegak dan lompat kedepan terhadap hasil belajar lompat jauh gaya schnepper pada siswa putra kelas VIII SMP Negeri 14 Surakarta. (2) Manakah yang lebih baik antara pendekatan pembelajaran lompat tegak dan lompat kedepan terhadap hasil belajar lompat jauh gaya schnepper pada siswa putra kelas VIII SMP Negeri 14 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas VIII SMP Negeri 14 Surakarta yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan pengukuran kemampuan lompat jauh gaya schnepper. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut : (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pendekatan pembelajaran lompat jauh dengan lompat tegak dan lompat kedepan  terhadap kemampuan lompat jauh gaya schnepper pada siswa putra kelas VIII SMP Negeri 14 Surakarta. Dengan nilai perhitungan hasil tes akhir masing-masing kelompok adalah thit sebesar 3,24 > nilai  ttabel5% sebesar 2.145. (2) Pendekatan pembelajaran lompat jauh dengan lompat kedepan  memiliki pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuan lompat jauh gaya schnepper siswa putra kelas VIII SMP Negeri 14 Surakarta. Peningkatan kelompok 1 (K1) sebesar 18,01%, lebih kecil dari pada kelompok 2 (K2) yaitu 25,41%.
MINAT BELAJAR SISWA, GAYA BELAJAR SISWA, DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP METODE MENGAJAR GURU DENGAN HASIL PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN OLAHRAGA NOWO TRI PURNOMO
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara Minat Belajar Siswa dengan hasil  Prestasi Belajar (2) Hubungan Antara Gaya Belajar Siswa dengan Hasil Prestasi Belajar (3) Hubungan Antara Persepsi Siswa Terhadap Metode Mengajar Guru dengan hasil Prestasi Belajar (4) Hubungan Antara Minat Belajar Siswa , Gaya Belajar Siswa dan Persepsi Siswa Terhadap Metode Mengajar Guru secara Bersama- sama dengan Prestasi Belajar siswa Populasi yang digunakan dana penelitian ini adalah siswa kelas XI  Yang berjumlah 138 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik korelasi product moment dan analisis korelasi ganda dengan menggunakan variabel Minat Belajar Siswa (X1), Gaya Belajar Siswa (X2), Persepsi Siswa Terhadap Metode Mengajar Guru (X3) sebagai indikator dan variabel terikat adalah Prestasi Belajar siswa (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat  hubungan yang positif dan signifikan antara Minat Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar siswa, dimana r dihitung sebesar 0,181, sedangkan r tabel dengan N = 138 pada taraf signifikan 5% sebesar 0,176.  Jadi r hitung lebih besar dari r tabel (0,181>0,176), (2) Terdapat hubungan positif tetapi tidak signifikan antara Gaya Belajar Siswa dan Prestasi belajar siswa., dimana r hitung 0,112 sedangkan r tabel dengan N=138 pada taraf signifikan 5% sebesar 0,176. Jadi r hitung lebih kecil dari tabel (0,112<0,176), (3) Terdapat hubungan positif tetapi tidak signifikan antara Persepsi Siswa terhadap Metode Mengajar Guru dengan Prestasi Belajar siswa, dimana r hitung 0,119 sedangkan r tabel dengan N= 138 pada taraf signifikan 5 % sebesar 0,176. Jadi r hitung lebih kecil dari r tabel (0,119 < 0,176), (4) Terdapat hubungan positif tetapi tidak signifikan antara Minat Belajar Siswa, Gaya Belajar Siswa dan Persepsi Siswa Terhadap Metode Mengajar Guru dengan Prestasi Belajar siswa, dimana F hitung sebesar 1,896, sedangkan F tabel dengan N=138 pada taraf signifikansi 5 % sebesar 2,68. Jadi F hitung lebih kecil dari F tabel (1,896 <2,68). Karena hasil penelitian menunjukkan hubungan positif maka dengan demikian keseluruhan uji hipotesis ini mendukung penelitian.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLYOMETRICS TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH NUR AZIS ROHMANSYAH
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan: (1) pengaruh latihan plyometrics alternate leg bound dan latihan plyometrics box jump terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh, (2) perbedaan pengaruh koordinasi mata-kaki tinggi dan koordinasi mata-kaki rendah terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh, dan (3) interaksi antara latihan plyometrics dan koordinasi mata-kaki terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh. Metode penelitian adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Sampel penelitian ini 40 siswa yang diambil dengan teknik purposive rondom sampling. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan plyometrics alternate leg bound dan latihan plyometrics box jump terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh. (2) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan lompat jauh antara siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi dan siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki rendah. (3) Terdapat interaksi antara latihan plyometrics dan koordinasi mata-kaki terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh. Kelompok siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi lebih tepat jika dilatih dengan latihan plyometrics alternate leg bound sedangkan kelompok siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki rendah lebih baik jika dilatih dengan latihan plyometrics box jump.
PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAPMINAT SISWA SMP PGRI PETANAHAN MEMPELAJARIBOLA VOLI TAHUN 2014 RIMA FEBRIANTI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasilobservasi dan wawancara dengan guru penjasorkes di SMP PGRI Petanahan terkait pembelajaran bola voli, banyak siswa enggan saat menerima materi bola voli. Hal tersebut disebabkan karena mayoritas siswa tidak menguasai permainan bola voli. Selain mereka tidak bisa, kebanyakan dari mereka juga belum mengetahui secara langsung bagaimana bermain bola voli yang sesungguhnya. Untuk itu guru perlu membangkitkan motivasi siswa, salah satunya dengan cara memutarkan video tentang pembelajaran teknik dasar dan permainan bola voli. Dengan siswa melihat secara langsung permainan bola voli dan melihat bagaimana latihan teknik dasar yang benar maka diharapkan siswa mendapatkan motivasi sehingga timbul minat untuk mempelajari bola voli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan media video terhadap minat siswa kelas VII mempelajari bola voli di SMP PGRI Petanahan dan untuk mengetahui perbedaan minat siswa kelas VII mempelajari bola voli sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran menggunakan media video. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini yaitu, pembelajaran dengan media video berpengaruh terhadap minat siswa mempelajari bola voli di SMP PGRI Petanahan Tahun 2014.Tingkat minat siswa mempelajari bola voli dengan memutarkan video lebih baik dibandingkan dengan tingkat minat siswa tanpa memutarkan video dimana peningkatan presentase minat memelajari bola voli siswa kelompok eksperimen 14.37% lebih tinggi dari kelompok kontrol 10.49%.Penulis memberikan saran bagi guru penjaskesorkes,bahwa dalam pembelajaran penjasorkes guru perlu menggunakan berbagai macam bentuk media pembelajaran untuk meningkatkan minat siswa dan mengurangi kejenuhan siswa pada pelajaran pendidikan jasmani, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lancar dan efektif.

Page 7 of 19 | Total Record : 189