JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran)
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai di bidang olahraga. JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) dipublikasikan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) secara khusus menitikberatkan pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu-ilmu keorahragaan sebagai berikut : 1. Pendidikan Jasmani 2. Biomekanika Olahraga 3. Olahraga Rekreasi 4. Aktivitas Fisik 5. Fisiologi Olahraga 6. Pedagogi Olahraga 7. Modifikasi Olahraga 8. Psikologi Olahraga 9. Olahraga Tradisional 10. Pembinaan Olahraga
Articles
189 Documents
KECEMASAN DALAM OLAHRAGA
NUR AZIS ROHMANSYAH
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecemasan merupakan gejala psikologis yang ditandai dengan rasa khawatir, gugup, rasa gelisah, ketakutan yang dialami seseorang pada tingkat yang berbeda-beda. Kecemasan memiliki dua komponen yaitu kecemasan kognitif (cognitive anxiety) dan kecemasan somatik (somatic anxiety). Kecemasan kognitif (cognitive anxiety) ditandai dengan rasa gelisah dan ketakutan akan sesuatu yang akan terjadi, sedangkan yang kedua adalah kecemasan somatik (somatic anxiety) ditandai ukuran tingkat aktivasi fisik yang dirasakan. Kecemasan dapat dilihat dengan cara melihat gejala-gejala yang muncul. Selain itu Kecemasan dapat diukur dengan menggunakan CSAI-2 dan SCAT. Pengetahuan dalam memahami kecemasan ini sangat diperlukan untuk menerapkan metode yang tepat dalam menghadapi kecemasan karena apabila salah dalam menghadapi kecemasan akan berpengaruh pada penampilan seorang atlet.
KONTRIBUSIPERMAINAN-PERMAINANKECILMODIFIKASI TERHADAPMINATDANTINGKATKESEGARANJASMANI ANAK-ANAKDESAdi DESA PETANAHANKABUPATEN KEBUMENTAHUN2016
RIMA FEBRIANTI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kontribusi Permainan-Permainan Kecil Modifikasi Terhadap Minat Dan Tingkat Kesegaran Jasmani Anak-Anak Desa Di Desa Petanahan Kabupaten Kebumen Tahun 2016. Bermainmerupakankegiatanyangpentingbagipertumbuhan dan perkembangan fisik, social,emosi, intelektual dan spiritual anak. Kemajuan Tekhnologi membuat perubahan cara bermain anak,mereka lebih menyukai bermain dengan media elektronik daripada bermain dengan aktifitas jasmani diluar rumah.Dalam penelitian ini peneliti memberikan 6 bentuk permainan kecil dengan tujuan dapat meningkatkan minat dan tingkat kesegaran jasmani anak-anak di desa Petanahan Kabupaten Kebumen Tahun 2016.Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui :  (1) Minat bermain melalui permainan-permainan kecil modifikasi pada  anak-anak di desa Petanahan (2)Perbedaan tingkatkesegaranjasmanianak antaraanak-anakyangbermainmelalui permainankecilmodifikasidengan anak-anak yang bermainmainanelektronik. Penelitian eksperimen ini dilaksanakan dengan desain Pretest-Postest.Teknik penarikan sample denganpurposivesamplingdimanasampelnyaadalahanakdesadenganusia kelas5dan6Sekolah Dasaryangberjumlah45anak. Teknikanalisisdatayang digunakandenganujitataut-test.Hasilpenelitiandanpembahasandapatdisimpulkan: 1)PermainanKecil untuk kegiatan bermain dapat meningkatkan minat anak-anak untukmelakukankegiatan bermain dan olahraga di  luar rumah.2)Adapengaruhpermainankecilmodifikasi  terhadaptingkatkesegaran jasmani anak pada anak-anakdidesaPetanahanKabupaten Kebumen..3) Permainankecilmodifikasilebihbaik daripadabermainmainanelektronik terhadap tingkatkesegaran jasmani anak pada anak-anak didesaPetanahan Kabupaten Kebumen. Â
Visi Pendidikan Jasmani dan Olahraga
S. SETIYAWAN
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan jasmani adalah studi, praktik, dan apresiasi seni dan ilmu gerak insani. Pendidikan jasmani adalah bagian dari sistem pendidikan secara keseluruhan. Gerak adalah ciri dari makhluk hidup dimana gerak merupakan bagian aktivitas jasmani yang melekat pada manusia. Karena itu, pembelajaran gerak atau aktivitas jasmani sesungguhnya sangat penting bagi kualitas hidup manusia. Pendidikan jasmani dan olahraga mempunyai berbagai macam visi jangka panjang yang dijelaskan dan dijabarkan dalam beberapa rumusan jangka pendek agar visi tersebut dapat tercapai sesuai dengan harapan. Pendidikan jasmani dan olahraga menjadi kesatuan dengan tujuan pendidikan pada umumnya. Pendidikan jasmani dan olahraga berusaha menjadikan manusia yang seutuhnya pada aspek jasmani, tidak hanya itu pendidikan jasmani dan olahraga juga ikut berperan dalam membentuk aspek rohani maupun aspek sosial.olahraga merupakandasar fundamentaldan filosofi kehidupan yang mencerminkan dan mengkombinasikankeseimbangan antara jasmani (badan yang sehat) dan rohani (kemauan, moral dan kecerdasan) serta mengharmonikan antara kehidupan keolahragaan, kebudayaan dan pendidikan, sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia, nilai nilai pendidikan yang baik dan penghargaan pada prinsip-prinsip etika yang baik pula.
PENGEMBANGAN HOLE BALL SEBAGAI PERMAINAN BOLA KECIL DALAM PEMBELAJARANPENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN BAGI SISWA SD KELAS V
SLAMET SANTOSO
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hole Ball Development As A Smallball Game in Learning Physical Education, Sports, and Health at Fifth Grade of  Elementary Schools. Hole Ball game is one of the alternative of games of sport that could be taught to the students so that they did not feel bored when they studied smallball game and It had a purpose to increase the students ability of throwing and catching. The results of this study are (1) Hole ball game model as a smallball game. (2) the effectiveness of the games model could improve students throwing and catching ability. It could be seen from the improvement before and after following the learning of Hole ball game. The average improvment of students throwing and catching ability after learning process has increased by 21.82%. (3) this hole ball game model could overcome the limitations of the existing of structure and infrastructure. The conclusions of this study are 1) Hole ball game can be used in the learning of smallball. 2) Hole ball learning can increase throwing and catching ability effectivelly. 3) this game as smallball game is accepted in Physical education, sports, and health learning.
SEPAK BOLA EGRANG
ARIF ROHMAN HAKIM;
SLAMET SANTOSO
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalis produk permainan sepakbola egrang yang dapat memberikan solusidalamupayamelestarikan permainan tradisional egrang dan meningkatkan minat masyarakat dalam memainkan permainan sepakbola egrang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengem banganResearch and Developmen (R&D) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian tentang analisis kualitas produk permainan sepak bola egrang berdasarkan tim validasi ahli yang berjumlah 5 (lima) responden terdiri dari 2 pakar dosen permainan tradisional dan 3 anggota FORMI didapat rata-rata klasikal sebesar 77,67%,masuk dalam kategori penilaian “Baikâ€. Analisis mengenai aspek kualitas, model dan sarana dan prasarana berdasarkan 15 item pertanyaan menunjukan bahwa yang termasuk dalam kategori kurang baik 0 yaitu 0%, kategori cukup baik 14 yaitu 18,67%, kategori baik 38 yaitu 50,67% dan kategori sangat baik sebanyak 23 yaitu 30,67%. Hasil penelitian tentang minat dan ketertarikan masyarakat terhadap produk pengembangan sepak bola egrang dari 100 orang yang berumur 14-17 tahun, didapatkan hasil sebagai berikut: (1) dari 100 orang yang memiliki tingkat kurang berminat/tertarik mengikuti pelatihan sepak bola egrang sebanyak 38 orang yaitu 38%, (2) masyarakat yang berminat/tertarik mengikuti pelatihan sepak bola egrang sebanyak 62 orang atau sekitar 62%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas produk permainan sepak bola egrang dalam kategori baik dan masyarakat berminat atau tertarik terhadap model permainan ini, sehingga permainan ini dapat dipergunakan sebagai solusi untuk melestarikan permainan tradisional egrang.  Keyword : Sepak Bola Egrang
PERBEDAAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERGANTI DAN PENGULANGAN TERHADAP KEMAMPUAN PUKULAN GROUNSTROKE BACKHAND TENIS LAPANGAN DITINJAU DARI KOORDINASI MATA-TANGAN
RISA AGUS TEGUH WIBOWO
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh antara model pembelajaran berganti dan pengulangan terhadap kemampuan pukulan grounstroke backhand tenis lapangan, (2) Perbedaan kemampuan pukulan grounstroke backhand tenis lapangan antara siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi, sedang dan rendah, (3) Pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan pukulan grounstroke backhand tenis lapangan. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen dengan rancangan faktorial 2 x 3. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra SMA Negeri 1 Plupuh Sragen Tahun 2017. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling, besarnya sampel yang diambil yaitu sebanyak 60 siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan ANAVA. Sebelum diuji dengan ANAVA, terlebih dulu menggunakan uji prasyarat analisis data dengan uji normalitas sampel (Uji Lilliefors dengan α = 0,05 %) dan Uji homogenitas varians (Uji Bartlett dengan α = 0,05 %). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) ada perbedaan pengaruh antara model pembelajaran berganti dan pengulangan terhadap kemampuan pukulan grounstroke backhand tenis lapangan. Pengaruh model pembelajaran berganti lebih baik dari pada pengulangan, (2) ada perbedaan kemampuan pukulan grounstroke backhand tenis lapangan antara siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi, sedang dan rendah. Kemampuan pukulan grounstroke backhand tenis lapangan pada siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi lebih baik dari pada siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan sedang, siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan sedang lebih baik dari pada siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan rendah, (3) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan pukulan grounstroke backhand tenis lapangan. Siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi lebih cocok jika diberikan berganti. Siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan sedang lebih cocok jika diberikan pengulangan. Sedangkan siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan rendah lebih cocok jika diberikan berganti.
KANDUNGAN EKSTRAK CABE JAWA UNTUK ALTERNATIF ENERGI DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA
GALIH DWI PRADIPTA;
BUYUNG KUSUMAWARDHANA;
TUBAGUS HERLAMBANG
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Cabe jawa merupakan salah satu tanaman yang diketahui memiliki efek stimulan terhadap sel saraf sehingga mampu meningkatkan stamina tubuh . Bagian yang dimanfaatkan sebagai afrodisiaka adalah buahnya dan diduga senyawa aktif yang berkhasiat afrodisiaka di dalam buahnya adalah senyawa piperine. Pengolahan produk penghasil energi dapat memanfaatkan ekstrak cabe jawa yang tinggi akan kandungan piperine. Potensi ekstrak cabe jawa sebagai stimulan energi yang ditujukan untuk aktivitas olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga. Subyek terdiri dari 10 orang laki-laki usia 18-21 tahun dengan kondisi fisik yang terlatih. Peningkatan energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga dengan tredmill diukur menggunakan analisa meliputi uji stamina tubuh, tes glukosa darah, dan tes tekanan darah. Untuk melihat adanya pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga dilakukan analisis data analisis varian (ANOVA) dilanjutkan dengan uji beda nyata yaitu BNT (Beda Nyata Terkecil) menggunakan selang kepercayaan 1% dan 5% serta DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan selang kepercayaan 1% dan 5%. Terdapat pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi pada aktivitas olahraga. Â
EVALUASI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI DALAM PEMBELAJARAN PENJAS
FAJAR ARI WIDIYATMOKO;
MAFTUKIN HUDAH
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study was aimed to obtain empirical data on the implementation of value education in physical education learning both in the Learning Implementation Plan (RPP) and in the process of learning practiced in the field. Data were collected in two steps: first, the data will be collected on the Learning Plan (RPP) which has been prepared by the teacher of Physical Education to find the presence or absence of content value education in which the data analysis performed on 100 sample RPP shows that there is 100% . The second step was to deepen the understanding of teachers about the value of education taught to learners and observation of the implementation of value education in the learning process. Of the 100% RPP that contained educational or character values, however only 65% or 13 out of 20 teachers were taken at random, applying the educational value in the learning, 35% did not apply. Of the 65% of teachers applying only 5 teachers applied the educational values from the opening, main activities and closing activities, 8 teachers only applied from the opening and closing only in the form of prayer and advice to the students.
KETERAMPILAN GERAK DASAR ANAK USIA DINI PADA TAMAN KANAK-KANAK (TK) DI KOTA SURAKARTA
HUSNUL HADI;
IBNU FATKHU ROYANA;
DANANG AJI SETYAWAN
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan gerak dasar anak usia dini pada taman kanak-kanak. Gerak dasar adalah kemampuan untuk melakukan tugas sehari-hari yang meliputi gerak jalan, lari, lompat, lempar. Perkembangan pada anak usia dini mencakup perkembangan fisik dan motorik, kognitif, sosial emosional dan bahasa. Usia anak pada masa pertumbuhan merupakan fase fundamental yang akan menentukan kehidupannya dimasa datang. Oleh sebab itu, sebagai orang tua dan pendidik harus memahami perkembangan anak usia dini khususnya perkembangan fisik dan motorik. Penelitian dilakukan di TK Negeri Pembina dan TK Cita Nanda yang berada di Kota Surakarta. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling dengan jumlah 50 anak yang terbagi atas 27 anak di TK Negeri Pembina dan 23 anak di TK Cita Nanda. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 4 dan 11 Agustus 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes yang sesuai dengan gerak dasar anak usia dini. Tes yang digunakan adalah TGMD-2 (Test of Gross Motor Development). Berdasarkan tes yang dilakukan didapat hasil keterampilan gerak dasar anak atau motorik kasar anak sebagai berikut, nilai sangat tinggi ada 25 (dua puluh lima) anak dengan memperoleh skor >130. Anak dengan nilai tinggi ada 16 (enam belas) orang dengan memperoleh skor 121 - 130. Anak dengan nilai diatas rata-rata ada 6 (enam) orang dengan memperoleh skor 111 - 120. Anak dengan nilai rata-rata ada 3 (tiga) orang dengan memperoleh skor 90 – 110. Anak dengan nilai dibawah rata-rata, nilai rendah dan sangat rendah tidak ada.
ETOS KERJA DAN PROFESIONAL GURU
SUCI PRASASTI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kenyataan dilapangan sangat memprihatinkan dan mengundang berbagai pertanyaan tentang konsistensi guru terhadap profesinya. Kondisi ini cukup memprihatinkan dan apabila dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan penurunan kualitas perilaku profesioanal guru yang berdampak terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Etos kerja lebih merujuk kepada kualitas kepribadian yang tercermin melalui. unjuk kerja secara utuh dalam berbagai dimensi kehidupannya. Dengan demikian etos kerja lebih merupakan kondisi internal yang mendorong dan mengendalikan perilaku ke arah terwujudnya kualitas kerja yang ideal. Etos kerja guru yang tinggi akan mempengaruhi kualitas pendidikan dan perilaku profesinya. Begitu pentingnya peranan dan tugas guru sehingga perlu adanya perhatian khusus dalam bentuk pelatihan dalam bidang pengetahuan dan ketrampilan baru yang disesuaikan dengan perkembangan jaman. Selain itu perlu adanya penghargaan dan pengakuan terhadap profesi guru sehingga akan meningkatkan etos kerja yang positif dan rof melaksanakan tugas dan kewajiban secara rofessional.