cover
Contact Name
burhanuddin
Contact Email
burhanuddin@stainmajene.ac.id
Phone
+6285338415371
Journal Mail Official
almutsla@stainmajene.ac.id
Editorial Address
Jalan. Blk. Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten. Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 27155420     DOI : https://doi.org/10.46870/jstain.v3i1
Jurnal Al Mutsla The journal contains many variants of the field Research and many variants of Islamic studies, among others Islamic education, the Shariah, Islamic thought, Study Al Quran and Hadits, Islamic economi, Islamic studies, Sosial Islamic and other general sciences.
Articles 215 Documents
Analisis Manajemen Keuangan dan Literasi Finansial Mahasiswa Penerima Beasiswa Pendidikan Indah Ramayani; Nursan Safitri; Muhammad Alwi
AL-MUTSLA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v8i1.2484

Abstract

Pemberian beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) bertujuan untuk menjamin keberlangsungan studi mahasiswa, namun likuiditas dana yang besar sering kali memicu perilaku konsumtif jika tidak diimbangi dengan tata kelola keuangan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi finansial mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah di Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar dan menguji pengaruhnya secara empiris terhadap efektivitas manajemen keuangan pribadi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal-asosiatif dengan teknik stratified random sampling terhadap 156 responden dari total populasi 405 mahasiswa penerima KIP-Kuliah di ITBM Polman. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat literasi finansial kategori tinggi (45%) dan sedang (40%). Pengujian hipotesis (Uji t) membuktikan secara empiris bahwa dimensi pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan perilaku keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen keuangan mahasiswa, dengan perilaku keuangan sebagai prediktor paling dominan. Kesimpulan umum dari penelitian ini menegaskan bahwa tingkat literasi finansial yang matang memegang peranan krusial dalam membentuk kedisiplinan penganggaran skala prioritas mahasiswa. Implikasinya, manajemen ITBM Polman disarankan mengintegrasikan program financial coaching secara berkala guna menekan risiko financial distress selama masa perkuliahan.
Pengelolaan Program Dakwah Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Anak di Panti Asuhan Puteri Aisyiyah Medan Tira Dwi Fitri Br. Naibaho, Hasnun Jauhari Ritonga
AL-MUTSLA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v8i1.2493

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengelolaan program dakwah di Panti Asuhan Puteri Aisyiyah Medan dalam meningkatkan pemahaman agama anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengelola dalam melaksanakan program dakwah, menganalisis faktor pendukung dan penghambat, serta mengukur efektivitas integrasi manajemen program dengan peningkatan kualitas ibadah anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan Ketua Pengurus panti asuhan sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan menggunakan teori manajemen POAC dari George R. Terry (perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan), hasil penelitian menunjukkan bahwa program Tahfidz Al-Qur'an, Muhadarah, dan Wajib Baca Buku direncanakan dengan jadwal tetap dan target hafalan bertahap, diorganisasikan melalui sistem peer learning "kakak asuh", digerakkan melalui mekanisme reward-punishment dan sinergi lintas program, serta diawasi melalui sistem absensi berbasis pencapaian dan perlombaan. Keberhasilan program didukung oleh ideologi Al-Ma'un, struktur organisasi Aisyiyah, kepemimpinan yang visioner, kehadiran Ibu Asuh yang tinggal di panti, sistem donatur yang transparan, dan dukungan mahasiswa relawan, sementara pelaksanaannya terhambat oleh minimnya latar belakang agama anak, ketergantungan gawai, kompleksitas psikologis anak, keterbatasan pengasuh, dan keterbatasan dana. Integrasi program-program ini terbukti meningkatkan kualitas ibadah anak secara nyata, tercermin dari capaian lomba, meningkatnya minat baca, kekhusyukan sholat berjamaah, serta tumbuhnya keberanian berdakwah secara lisan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan keempat fungsi manajemen secara terpadu dan konsisten sangat penting untuk menumbuhkan pemahaman agama yang sesungguhnya pada anak asuh.
Mahabbah Kepada Nabi Muhammad saw Analisis Ma’ani al-Hadis tentang Kesempurnaan Iman Makmur
AL-MUTSLA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v8i1.2540

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna kecintaan kepada Nabi Muhammad saw. dalam hadis لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ melalui perspektif Ma’ani al-Hadis. Penelitian ini berangkat dari persoalan bahwa hadis tentang kecintaan kepada Nabi sering dipahami sebatas tuntutan emosional, sementara struktur kebahasaan dan hubungan antarteks yang membentuk maknanya belum selalu diperhatikan secara memadai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kepustakaan dengan analisis kebahasaan dan pembacaan intertekstual. Analisis kebahasaan diarahkan pada konstruksi la yu’minu, hatta, ahabb ilaihi, serta penyebutan walid, walad, dan al-nas ajma’in. Pembacaan intertekstual kemudian dilakukan melalui QS. Ali Imran (3):14, QS. Ali ʿImran (3):31, QS. al-Ahzab (33):21, hadis man ata’ani faqad ataʿa Allah, hadis tentang halawat al-iman, dan hadis ihya al-sunnah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahabbah kepada Nabi merupakan bagian dari kesempurnaan iman dan mengandung prioritas nilai, tetapi tidak meniadakan kecintaan kepada keluarga, diri sendiri, dan manusia lainnya. Pembacaan intertekstual selanjutnya memperlihatkan bahwa cinta kepada Nabi memiliki keterkaitan dengan ittiba’, keteladanan, ketaatan, dan penghidupan sunnah. Cinta kepada Nabi, karena itu, tidak berhenti pada pengakuan batin, tetapi secara ideal mengarahkan orientasi dan tindakan seorang Muslim kepada petunjuk serta keteladanan Rasulullah saw. Temuan ini menegaskan bahwa mahabbah kepada Nabi saw, merupakan orientasi nilai yang mempertautkan iman, prioritas kecintaan, dan aktualisasi ajaran Nabi dalam kehidupan.
Strategi Kewirausahaan Dan Prinsip Muamalah Dalam Islam Dalam Pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (Uppka) Di Kecamatan Balanipa Halija
AL-MUTSLA Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v8i2.2548

Abstract

Abstract This study aims to analyze the importance of entrepreneurship strategies and Islamic muamalah principles in developing the Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) in Balanipa District, Polewali Mandar Regency. UPPKA is an economic empowerment initiative that provides opportunities for families, particularly family members of family planning acceptors, to develop productive economic activities and strengthen family economic resilience. This study employs a qualitative descriptive approach through literature review and analysis of relevant empirical studies concerning UPPKA, women's economic participation, local entrepreneurship, and Islamic business principles. The findings indicate that the development of UPPKA requires an integrated strategy encompassing entrepreneurial capacity development, product innovation, financial management, digital marketing, market expansion, institutional strengthening, and collaboration among stakeholders. The implementation of Islamic muamalah principles is equally important to ensure that business activities are conducted based on honesty, trustworthiness, fairness, transparency, mutual consent, and halal business practices. The local context of Balanipa provides considerable potential because women and family members have been involved in various productive economic activities, including weaving, fish processing, food production, trading, and other household-based businesses. Previous studies in Balanipa indicate that women's economic activities can make a significant contribution to family income. Therefore, strengthening UPPKA through an entrepreneurial and Islamic muamalah-based approach has the potential to improve family income while simultaneously developing an ethical, sustainable, and community-oriented local economic ecosystem.
Redefinisi Tabligh dalam Produksi Media Digital berbasis Ai Generatif Hayana
AL-MUTSLA Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v8i2.2555

Abstract

Pesatnya perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) Generatif telah menggeser lanskap penyiaran Islam digital, memicu penggunaan penulisan naskah otomatis hingga penyiar buatan (avatar ustaz). Fenomena ini menghadirkan tantangan epistemologis terhadap komunikasi keagamaan tradisional. Penelitian kualitatif ini mengkaji redefinisi konsep Tabligh dalam ekosistem dakwah digital berbasis AI melalui analisis dialektika antara machine reasoning dengan akal (‘Aql) dan wahyu (Wahy). Mengintegrasikan teori Determinisme Teknologi, Ekologi Media, dan Etika Penyiaran Islam, data lapangan dihimpun melalui wawancara mendalam bersama praktisi media/kreator konten dan dai/tokoh agama. Hasil penelitian menunjukkan konsensus empiris bahwa AI diposisikan secara ketat sebagai alat bantu (wasilah/instrumental), bukan sebagai sumber otoritas hukum (masdar) apalagi pengganti ulama. AI secara ontologis kehilangan elemen Ikhlash, Hikmah, dan Sanad keilmuan yang menjadi syarat mutlak Tabligh. Penelitian ini merumuskan kerangka etik berbasis Maqasid al-Shariah (Hifz al-'Aql) yang menegaskan perlunya verifikasi (tabayyun) tekstual serta pembatasan peran AI murni pada tahap pengembangan ide.