cover
Contact Name
burhanuddin
Contact Email
burhanuddin@stainmajene.ac.id
Phone
+6285338415371
Journal Mail Official
almutsla@stainmajene.ac.id
Editorial Address
Jalan. Blk. Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten. Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 27155420     DOI : https://doi.org/10.46870/jstain.v3i1
Jurnal Al Mutsla The journal contains many variants of the field Research and many variants of Islamic studies, among others Islamic education, the Shariah, Islamic thought, Study Al Quran and Hadits, Islamic economi, Islamic studies, Sosial Islamic and other general sciences.
Articles 184 Documents
Pengembangan Kosakata Bahasa Indonesia Melalui Proses Penyerapan Kosakata Bahasa Mandar (Kontribusi Bahasa Mandar Untuk Kamus Bahasa Indonesia) Ahmad Muwaffaq; Burhanuddin
AL-MUTSLA Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v7i1.2038

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya kontribusi bahasa daerah, khususnya bahasa Mandar, dalam pengayaan kosakata bahasa Indonesia dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis kosakata bahasa Mandar yang berpotensi diserap ke dalam bahasa Indonesia, serta mendeskripsikan alur proses penyerapannya. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix method) kualitatif dan kuantitatif melalui survei linguistik lapangan dan studi dokumentasi. Data dianalisis berdasarkan aspek fonologis, morfologis, semantis, dan sosiolinguistik dengan mengacu pada empat kriteria penyerapan: unik, eufonik, seturut kaidah bahasa Indonesia, dan tidak berkonotasi negatif .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyak kosakata bahasa Mandar dari berbagai kategori seperti bangunan, budaya, flora, fauna, hingga tata boga yang layak diserap. Contoh kosakata tersebut antara lain baeq, maraqdia, penja, dan jibuq. Secara fonologis, sebagian besar kosakata memerlukan adaptasi, terutama penggantian bunyi hambat glotal (glottal stop) /q/ atau /?/ menjadi /k/ (misalnya pupuq menjadi pupuk) agar sesuai dengan sistem fonotaktik bahasa Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyerapan kosakata Mandar tidak hanya memperkaya perbendaharaan kata bahasa Indonesia, tetapi juga berfungsi sebagai upaya pelestarian nilai budaya dan kearifan lokal Mandar.
OPTIMALISASI FUNGSI WAKIL PRESIDEN DALAM STRUKTUR PEMERINTAHAN: KAJIAN KOMPARATIF KONSTITUSI INDONESIA DAN AMERIKA SERIKAT Sulastri, Dewi; Sanmas, Abu; Kholik, Muhamad Abdul
AL-MUTSLA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v7i2.2059

Abstract

Kedudukan wakil presiden dalam sistem pemerintahan presidensial selama ini masih mengalami ambiguitas, terutama di Indonesia. Meski diakui sebagai pembantu presiden dalam konstitusi, scope pekerjaan dan wewenang wakil presiden tidak dijabarkan secara konkret. Fenomena ini berbeda dengan Amerika Serikat di mana posisi wakil presiden memiliki peranan yang lebih terstruktur melalui konstitusi yang lebih detail. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi fungsi wakil presiden melalui kajian komparatif antara sistem pemerintahan Indonesia dan Amerika Serikat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen konstitusional dan studi perbandingan hukum tata negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam pengaturan fungsi wakil presiden di kedua negara. Di Indonesia, posisi wakil presiden dibatasi pada peran pembantu dan penjaga kontinuitas pemerintahan, sementara di Amerika Serikat wakil presiden memiliki peran ganda sebagai ketua senat dan sebagai calon pengganti presiden dengan mekanisme yang lebih jelas. Temuan ini mengindikasikan perlunya reformasi konstitusional dan operasional untuk mengoptimalkan fungsi wakil presiden di Indonesia agar sistem checks and balances dapat berjalan lebih efektif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan hukum tata negara komparatif dan memberikan rekomendasi praktis bagi penyempurnaan struktur pemerintahan Indonesia.
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL GULA AREN DI DESA MAMBU Muhammad Rizal; Reza Afandi Ghulam; Muhammad Alwi
AL-MUTSLA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v8i1.2273

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan industri kecil gula aren di Desa Mambu untuk meningkatkan daya saing dan pendapatan pengrajin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menerapkan matriks SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan kekuatan utama usaha terletak pada ketersediaan bahan baku nira berkualitas dan keterampilan lokal. Namun, kelemahannya adalah keterbatasan modal, teknologi tradisional, dan pemasaran terbatas. Di sisi lain, tren konsumsi pemanis alami yang sehat menjadi peluang besar di tengah tantangan persaingan. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi diversifikasi produk (gula semut dan cair), pemanfaatan teknologi tepat guna, perluasan pasar digital (e-commerce), serta penguatan kemitraan modal.
FENOMENA MISTIS BERDASARKAN TINJAUAN ALQURAN (STUDI KEPERCAYAAN GUNTING PADA KESELAMATAN IBU HAMIL DI DESA PEMATANG TENGAH, KAB.LANGKAT) Suci Shalwa Fauzi, Juli Julaiha Pulungan
AL-MUTSLA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v8i1.2287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan gunting sebagai sarana perlindungan bagi ibu hamil di Desa Pematang Tengah, Kec. Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, serta meninjaunya dalam perspektif Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap penggunaan gunting masih bertahan dan dipraktikkan oleh sebagian masyarakat sebagai bentuk perlindungan dari gangguan makhluk halus. Praktik ini diwariskan secara turun-temurun dan dipengaruhi oleh faktor budaya, lingkungan sosial, serta kebutuhan psikologis akan rasa aman selama masa kehamilan. Secara teoretis, fenomena ini dapat dipahami sebagai hasil konstruksi sosial dan memiliki fungsi simbolik dalam sistem kepercayaan masyarakat. Namun, dalam perspektif Al-Qur’an, kepercayaan terhadap benda sebagai sumber perlindungan tidak memiliki dasar yang kuat, karena segala bentuk manfaat dan mudarat sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah SWT. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih komprehensif agar masyarakat mampu membedakan antara tradisi budaya dan ajaran agama yang benar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan edukasi serta referensi dalam kajian keislaman dan sosial budaya