cover
Contact Name
Rizki Amelia
Contact Email
rizkiamelia@uin-malang.ac.id
Phone
+6285645790100
Journal Mail Official
experiment@uin-malang.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/experiment/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Experiment: Journal of Science Education
ISSN : -     EISSN : 2747206X     DOI : https://doi.org/ 10.18860
Core Subject : Science, Education,
Experiment: Journal of Science Education published twice a year since March 2021. This journal is published by Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia. We invite scientists, scholars, researchers, as well as professionals in the field of early childhood education to publish their researches in our journal. Experiment: Journal of Science Education is a study about the results of research in the areas of science education. The focus and scope of this journal are: Natural Sciences Science Learning and Development. Media for Science Education. Instructional Technology in Science Education. Problems in Science Education. Assessment and Evaluation of Science Education Development. Management of Organizing Science Education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2024)" : 5 Documents clear
Pengaruh hubungan Resistor terhadap Arus dan Tegangan pada Rangkaian Listrik Agustin, Alfan Raihan; Fuadah, Aufa Samrotul; Mutiara, Diana Vijar; Malik, Adam
Experiment: Journal of Science Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v4i2.27664

Abstract

Resistor memainkan peran penting dalam mengatur arus Listrik yang mengalir melalui suatu rangkaian Listrik. Penggunaan resistor dalam rangkaian seri dan pararel,serta dalam rangkaian arus bolak-balik, mempengaruhi arus dan tegangan yang terjadi dalam rangkaian. Hukum ohm digunakan untuk memahami hubungan antara resistansi,arus,dan tegangan dalam rangkaian Listrik. Pada percobaan pengaruh resistif terhadap arus dan tegangan pada rangkaian Listrik.dalam percobaan menggunakan tiga jenis variasi yaitu 3v,6v,dan 9 v.variabel observasi menggunakan variable terikat. Lalau mengukur nilai resistansi setiap perubahan resistansi mengamati tegangan dan arus dengan multimeter dan output nilaianya ke dalam multimeter. jika tegangan input catu daya berubah dan resistansi berubah, dapat dilihat perubahan signifikan pada tegangan (V) dan arus (I). Resistor merupakan komponen listrik yang mempunyai hambatan yaitu mempunyai kemampuan untuk menghambat arus Listrik. Jatuh tegangan pada resistor (tegangan resistor) berhubungan dengan besarnya menurut hukum Ohm: V = I.R, dimana V adalah tegangan, I adalah arus yang mengalir melalui resistor dan R adalah resistansi dari resistor.
Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar IPA Pada Siswa Kelas VIII MTs Nurut Taqwa Bondowoso Ummah, Hikmah Afidatul; Fajar, Dinar Maftukh
Experiment: Journal of Science Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v4i2.29591

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memiliki peranan yang signifikan, karena mempelajari IPA tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa, tetapi juga membentuk pola pikir ilmiah yang penting dalam menghadapi tantangan globalisasi. Kesulitan belajar IPA. Kesulitan belajar IPA dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab kesulitan belajar IPA, Materi IPA tersulit, kesulitan yang dialami siswa laki-laki dan perempuan serta hasil belajar siswa laki-laki dan perempuan dengan menggunakan metode kombinasi (Mix Method) serta menggunakan instrumen penelitian berupa observasi, wawancara, kuesioner/angket, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan kesulitan belajar IPA disebabkan oleh faktor internal dan eksternal, siswa mengalami kesulitan menghitung, hasil belajar siswa laki-laki dan perempuan sebanding, serta materi tersulit berdasarkan angket adalah usaha dan pesawat sederhana, sedangkan berdasarkan nilai siswa, materi tersulit adalah sistem peredaran darah serta struktur dan fungsi tumbuhan. 
Analisis Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Melalui Model Project Based Learning Pada Materi Bencana Alam di UPT SMPN 10 Gresik Najichah, Zuhrotun; Arum, Wahyuni Fajar; Wakhidah, Nur
Experiment: Journal of Science Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v4i2.30292

Abstract

This study aims to analyze the creative thinking skills of students on natural disaster material using the PjBL model at UPT SMPN 10 Gresik. This study uses a quantitative descriptive method with 32 randomly selected eighth-grade students as participants. The research instrument consisted of an observation sheet that measured indicators of creative thinking based on the Torrance model, namely fluency, flexibility, originality, and elaboration. The research results show that the level of creative thinking among students varies, with 31.25% categorized as very creative, 28.10% as creative, and 40.63% as somewhat creative. The indicator with the highest achievement is fluency (72%), while the elaboration indicator has the lowest achievement (40%).
Analisis Kemampuan Berpikir Analitis Peserta Didik Kelas VII Pada Pembelajaran IPA Di SMP Negeri 3 Waru Falah, Gusti Afrizal Zamzami; Wakhidah, Nur; Arum, Wahyuni Fajar; Ummah, Khoirotul; Hidayati L, Sri
Experiment: Journal of Science Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v4i2.30258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir analitis peserta didik kelas VII dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 3 Waru. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan instrumen berupa tes uraian yang disusun berdasarkan tiga indikator berpikir analitis, yaitu membedakan, mengorganisasikan, dan mengatribusikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir analitis peserta didik tergolong rendah dengan skor rata-rata keseluruhan 36,4, yang masuk dalam kategori "kurang." Dari tiga indikator yang diukur, kemampuan "mengatribusikan" memperoleh skor rata-rata tertinggi (51,15), sedangkan "mengorganisasikan" memiliki skor rata-rata terendah (27,01). Sebagian besar peserta didik (86%) memperoleh skor di bawah 60. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan kemampuan berpikir analitis peserta didik melalui pembelajaran yang lebih inovatif, seperti pendekatan student-centered learning. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisis kemampuan komunikasi sains dengan materi dan teknik pengambilan data yang berbeda untuk hasil yang lebih komprehensif.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Fitriyah, Laila Nor; Wakhidah, Nur; Arum, Wahyuni Fajar; Jariyah, Ita Ainun
Experiment: Journal of Science Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v4i2.30311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII SMP pada pembelajaran IPA, khususnya pada materi zat dan perubahannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan responden sebanyak 28 siswa kelas VII I SMP Negeri 3 Waru tahun ajaran 2024/2025. Instrumen penelitian berupa tes uraian dengan lima soal yang dirancang sesuai empat indikator kemampuan berpikir kreatif: kelancaran, keluwesan, keaslian, dan kerincian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 36,32, yang termasuk dalam kategori "kurang." Sebanyak 93% siswa memperoleh skor di bawah 60, menandakan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif yang rendah. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan pembelajaran berbasis kreativitas untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, yang berperan penting dalam menghasilkan ide-ide baru dan pemecahan masalah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5