cover
Contact Name
Addin Kurnia Putr
Contact Email
addinkurniaputri@gmail.com
Phone
+6285725117255
Journal Mail Official
addinkurniaputri@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami No. 36A, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Development and Social Change
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal ini memfokuskan pada hasil penelitian, review teori dan metodologi dan juga review buku dalam perspektif keilmuan sosiologi terutama terkait pokok persoalan pembangunan dan perubahan sosial dalam persepektif nasional maupun internasional, Masyarakat, Komunitas, Kelompok Sosial dan Hubungan antar Kelompok Sosial, Interaksi Sosial, Struktur Sosial, Lembaga Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Metode Penelitian Sosial, Sosiologi Keluarga, Sosiologi Politik, Sosiologi Pendidikan, Sosiologi Ekonomi, Sosiologi Hukum, Sosiologi Agama, Sosiologi Budaya, Sosiologi Perkotaan, Sosiologi Pedesaan, Sosiologi Masalah Sosial, Sosiologi Klinik.
Articles 42 Documents
Efektivitas Program Keluarga Harapan Dalam Pengentasan Kemiskinan Di Kelurahan Sondakan Indyra Bernice Azhary
Journal of Development and Social Change Vol 8, No 1 (2025): Volume 8, No.1 (April 2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v8i1.101229

Abstract

Poverty is a complex issue that requires sustainable handling strategies. The government has implemented the Conditional Cash Transfer program known as the Family Hope Program (PKH) to alleviate poverty by improving the quality of life of poor communities through better access to education, health, and social welfare services. This study aims to assess the effectiveness of PKH in reducing poverty in Sondakan Subdistrict, using four main indicators: target accuracy, program objectives, program socialization, and program monitoring. This research employs a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. Robert K. Merton’s Functionalism structural theory is used to analyze the interrelation of elements within the social system, highlighting the function of each component in supporting the sustainability of PKH.The results show that the program is effective in terms of socialization, but less effective in target accuracy, goal achievement, and monitoring. Identified obstacles include dependency among beneficiaries, as well as administrative and system-related issues. The evaluation of these obstacles suggests the need for beneficiary education, administrative and system improvements, and enhanced support from program facilitators. The government also strives to improve program effectiveness through not only material support but also moral encouragement, graduation programs, and skills training to promote economic independence.
Perilaku Konsumen Pada Komunitas Selenoid Dalam Perspektif Teori Jean Baudrillard Muhammad Sholahuddin Al Farras
Journal of Development and Social Change Vol 8, No 1 (2025): Volume 8, No.1 (April 2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v8i1.98951

Abstract

This research discusses consumer behavior in the analog photography community (Selenoid) in Surakarta, especially in the symbolic and emotional context, using Jean Baudrillard's theory. The problem studied is how the use of analog cameras in this community is more than just a practical need, but rather as a means of expression of identity and social status. The purpose of this research is to understand the consumption patterns of analog photography community members, as well as the role of analog cameras and their supporting equipment as symbols of identity and authentic experience. The method used is qualitative research with a phenomenological approach. The sample was taken by purposive sampling method from active members of the Selenoid community who regularly use analog cameras. Data collection was done through observation and in-depth interviews, with data validity using source triangulation. The results showed that consumptive behavior in this community is not only functional, but also symbolic and emotional. Analog cameras and their equipment serve as symbols of identity, social status, and authenticity. Based on Baudrillard's theory, these objects create simulacra, where symbolic values and authentic experiences are valued more than their technical functions, which strengthen personal identity and solidarity within the community as a response to the instantaneous digital culture.
Tingkat Aktivitas Roleplay K-POP di Platform X, Tingkat Kemampuan Komunikasi Terhadap Tingkat Interaksi Sosial Remaja Adelia Rossa Maharani
Journal of Development and Social Change Vol 7, No 2 (2024): Volume 7, No.2, October 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v7i2.98590

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan hubungan antara tingkat aktivitas roleplay, tingkat kemampuan komunikasi, dengan tingkat interaksi sosial remaja. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Jaringan sosial oleh Fukuyama dan Teori Pertukaran Sosial oleh George Homans dan Peter Blau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori (explanatory research). Pengumpulan data menggunakan kuesioner secara online. Populasi dalam penelitian ini adalah para pemain roleplay yang mengikuti base @roleplayerfess di media sosial X sebanyak 1.562, dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang secara random. Teknik analisis data yang dilakukan menggunakan tabulasi data dan statsitik korelasi uji (uji korelasi product moment, korelasi parsial product moment, dan korelasi ganda) yang dibantu dengan program SPSS 25.0. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa tingkat aktivitas roleplay dengan tingkat interaksi sosial tidak melalui tingkat kemampuan komunikasi yang berarti hubungan tersebut murni. Hal ini disebabkan dalam interaksi sosial sudah terkandung kemampuan komunikasi. Interaksi sosial akan membentuk keterampilan sosial, salah satu unsur dari keterampilan sosial adalah kemampuan komunikasi.
Strategi Konvergensi Media Solopos: Kajian Teori Konstruksi Sosial Diandra Aji
Journal of Development and Social Change Vol 8, No 2 (2025): Volume 8, No.2 (October 2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v8i2.101037

Abstract

 The Globalization Era encourages PT. Solopos to transform from print to digital media through mass media convergence, which gives rise to new social constructions in society. This study aims to analyze the social construction and Solopos strategy in facing media convergence in Surakarta City. The method used is qualitative with interview techniques, observation, and literature studies. The theory used is Berger and Luckmann's social ecological construction and media. The results of the study show that Solopos forms social construction through multi platform transformation, technology adaptation, and strengthening social roles. The strategies include changing work models, media diversification, and improving human resources. Internal and external dimensions such as work culture, technology, and audience expectations also influence this convergence process. The strategies implemented have an impact on content, production, work culture, interaction with readers, and public trust.
Tingkat Membangun Citra Brand Skincare Avoskin Pada Influencer Rubi Community Falenzhika Indah
Journal of Development and Social Change Vol 7, No 1 (2024): JODASC, Volume 7, No.1, 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v7i1.88877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan mengikuti program pemberdayaan, kemampuan berkomunikasi di media sosial, terhadap tingkat membangun citra brand skincare Avoskin pada influencer RUBI Community. Penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme oleh Vygotsky dan Piaget, serta teori citra oleh Frank Jeffkins. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan metode survey dengan jenis penelitian eksplanatori (explanatory research). Pengumpulan data menggunakan kuisioner yang disebarkan secara online. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota RUBI Community sebanyak 1.918, dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang, diambil dengan batas standart error ± 5%, interval kepercayaan 95%, reliabilitas ± 5% yang terbatas dengan tingkat heterogenitas tertinggi (p : q = 0,5 : 0,5). Teknik uji analisis data yang dilakukan menggunakan tabulasi data dan statistik korelasi uji yang dibantu dengan program Statistical Package for the Social Science for Windows atau SPSS for Windows versi 26.0. Berdasarkan hasil penelitian  menunjukkan bahwa hubungan keaktifan mengikuti program pemberdayaan terhadap tingkat membangun citra brand skincare tidak bersifat murni dan melalui kemampuan berkomunikasi di media sosial sebagai faktor uji variabel intervening. Keaktifan mengikuti program pemberdayan, kemampuan berkomunikasi di  media sosial, dan tingkat membangun citra brand skincare Avoskin di dalam populasi memiliki hubungan secara bersama-sama. Hasil ini menunjukkan bahwa penelitian ini sesuai dengan teori konstruktivisme oleh Vygotsky dan  Piaget, serta teori citra oleh Frank Jeffkins. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keaktifan mengikuti program pemberdayaan, berhubungan dengan tingkat membangun citra brand skincare melalui adanya kemampuan berkomunikasi di media sosial. 
Kenaikan Pajak Tahun 2024 Bagi Pengusaha UMKM di Kota Surakarta : Tinjauan Sosiologi Novita Kristina Damayanti
Journal of Development and Social Change Vol 8, No 1 (2025): Volume 8, No.1 (April 2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v8i1.101281

Abstract

In 2022, in Indonesia, there was an increase in the value of VAT tax, which was originally 10% to 11%. Then, in 2024, it has also been planned to increase taxes from entertainment taxes to motor vehicle taxes, and the government has also planned to increase VAT to 12% in 2025. The tax increase is expected to help increase the Indonesian economy. Still, on the contrary, the Indonesian economy, which has not recovered from the pandemic, can cause people to be strangled by the tax increase. This study uses a qualitative research method, with a case study approach. The main data source in the study was through in-depth interviews with informants related to the problem being studied. The results of this study found that tax increases are still not imposed on MSME entrepreneurs in Surakarta City. In its implementation, this tax increase has a negative impact on traders. 
Gender dan Akses Pendidikan Tinggi: Studi tentang Penurunan Minat Studi karena Tuntutan Kerja Surya Ramadhan Normabudhi
Journal of Development and Social Change Vol 9, No 1 (2026): Jodasc : Volume 9 (1), 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v9i1.112492

Abstract

Di berbagai belahan dunia, persoalan mengenai kesamaan gender dan peluang meraih pendidikan tinggi masih menjadi perhatian utama.Studi ini bertujuan untuk menggali keterkaitan antara gender, kemudahan memperoleh pendidikan tinggi, dan pengaruh kebutuhan duniakerja terhadap keinginan calon mahasiswa untuk melanjutkan studi. Penyelidikan ini menggunakan riset lapangan serta telaah pustaka tentangberbagai aspek sosial, ekonomi, dan budaya yang memengaruhi pilihan bidang studi. Motivasi belajar laki-laki dan perempuan sangatdipengaruhi oleh hambatan berbasis gender, persepsi tentang prospek karir, dan kebutuhan aktual di tempat kerja. Riset ini menyajikaninformasi terperinci, penafsiran yang sesuai dengan keadaan, serta usulan kebijakan untuk meningkatkan kesempatan pendidikan yang setara
Menelisik Sudut Pandang Penjoki Tugas: Antara Kebutuhan Ekonomi dan Pelanggaran Integritas Akademik Risma Handayani; Tia Eka Ananda; Anas Khoirul Fatihin; Andhita Risko Faristiana
Journal of Development and Social Change Vol 9, No 1 (2026): Jodasc : Volume 9 (1), 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v9i1.111549

Abstract

Penelitian ini menganalisis praktik penulis bayaran atau joki tugas sebagai hasil dari interaksi tekanan akademik, motif ekonomi motif non-ekonomi, dan jaringan sosial mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data didapatkan dari wawancara mendalam dengan tiga penyedia jasa joki yang berpengalaman. Hasil menunjukkan bahwa praktik joki  ini tidak hanya dimotivasi oleh kebutuhan finansial, melainkan juga didorong oleh perluasan jaringan relasi, meningkatkan kemampuan berpikir, hingga mencari ruang sosial yang fleksibel. Media sosial, terkhusus WhatsApp dan Instargam berperan aktif dalam pemasaran layanan. WhatsApp memberikan ruang negosiasi privat dengan klien, sedangkan Intragram adalah pemicu permintaan di jangkauan publik. Dengan Social Exchange Theory, fenomena joki dipahami sebagai jaringan berstruktur weak ties dan peran broker yang menjembatani aliran informasi dengan klien. Konflik moral penjoki dapat dicerna melalui Teori Strain. Studi ini menekankan perlunya kebijakan holistik guna mengatasi akar struktural dari maraknya praktik penulis bayaran.
Pergeseran Ekonomi Linier Menuju Ekonomi Sirkuler: Studi tentang Habitus Warga dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Kampung Sirah Yunita Ayu Lestari
Journal of Development and Social Change Vol 9, No 1 (2026): Jodasc : Volume 9 (1), 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v9i1.111056

Abstract

Sampah plastik masih menjadi persoalan yang belum dapat terselesaikan karena meningkatnya konsumsi tidak disertai dengan kesadaran akan pengelolaan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, warga Kampung Sirah menarik untuk dikaji karena mampu membangun sistem ekonomi sirkuler melalui praktik pengelolaan sampah plastik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah terjadinya pengelolaan sampah plastik di Kampung Sirah, bentuk praktik pengelolaan sampah plastik dari sistem linier ke sistem ekonomi sirkuler dan dinamika dalam praktik pengelolaan sampah plastik yang ada di Kampung Sirah. Penelitian ini menggunakan teori habitus oleh Pierre Bourdieu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahap awal, kegiatan warga masih berorientasi pada penghasilan sesaat dan pengelolaan sampah masih belum menjadi perhatian. Sampah awalnya hanya dipandang sebagai barang sisa dan tanpa nilai. Namun, seiring akumulasi dari pengalaman merantau berpadu dengan modal ekonomi (finansial), modal sosial (motivasi sosial, adaptasi lingkungan dan jaringan antar pelaku), modal budaya (keterampilan teknis), serta modal simbolik (pengakuan dan legitimasi dari pemerintah maupun masyarakat), warga perlahan mulai menata kegiatan pengelolaan sampah menjadi lebih terstruktur dan keberlanjutan. Pola ini menandai adanya pergeseran sampah plastik dari sistem linier menuju sirkuler. Pergeseran sistem ekonomi ini merupakan wujud dari perubahan habitus warga yang terbentuk dari berbagai modal dan berada dalam ranah ekonomi lokal, yaitu ruang pengelolaan sampah plastik. Perubahan ini menunjukkan bagaimana struktur sosial dan ekonomi dapat berubah melalui praktik sehari-hari yang didorong oleh habitus dan modal yang dimiliki aktor-aktor sosial.Kata Kunci: Ekonomi linier, ekonomi sirkuler, habitus, praktik pengelolaan sampah plastik.
SIMULACRA IN INDONESIAN TOURISM: A STUDY OF THE THEME PARK PHENOMENON OF JATIM PARK 3 in Batu City, East Java Amma Ghifar Ibrahim
Journal of Development and Social Change Vol 9, No 1 (2026): Jodasc : Volume 9 (1), 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v9i1.106880

Abstract

This study discusses the dinosaur simulacra found in the Jatim Park 3 theme park. Simulacra in theme parks are used by corporations to attract visitors’ interest with the aim of capital accumulation. The research also explores how media narratives are utilized by corporations and how visitors engage in the consumption of signs related to the simulacra within the theme park. This is aqualitative study using a phenomenological approach, focusing on the phenomenon of simulacra present in Jatim Park 3. The data collection technique employed in this research is non-probability sampling with a purposive sampling approach. The criteria for informants in this study are as follows: they must be visitors of Jatim Park 3, have direct experience in the Dino Park attraction, and possess relevant knowledge related to the research subject. This study uses source triangulation to ensure data validity. The data analysis technique involves data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that Jatim Park 3 is filled with simulacra. These simulacra are presented through media narratives rich in hyperreality, which are used by corporations to attract visitors. Moreover, visitors engage in the consumption of simulacra signs in various ways, such as taking photos, interacting with, and playing with the simulacra present in the theme park.The simulacra in Jatim Park 3 are constructed by corporations through media narratives, and visitors consume these hyperreal signs, partly due to exposure to such narratives. Thus, simulacra are not only found within the physical attractions of the theme park but also exist externally through the media narratives conveyed.Keywords: theme park, media narrative, simulacra, hyperreality sign consumption