cover
Contact Name
Rini S. Saptaningtyas
Contact Email
sade@unram.ac.id
Phone
+6282144015740
Journal Mail Official
sade@unram.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram Gedung D Lantai I Jln. Majapahit No. 62 Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SADE Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27762947     EISSN : 27764621     DOI : https://doi.org/10.29303/sade.v1i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal SADE merupakan jurnal publikasi ilmiah yang menerbitkan artikel atau tulisan hasil penelitian serta kajian yang mencakup bidang keilmuan Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil. Jurnal SADE diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober oleh Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram terhitung sejak tahun 2021.
Articles 50 Documents
(Re)Interpretasi Arsitektur Tropis: Kajian Teoretis tentang Determinasi Arsitektur Vernakular dan Regionalisme Pandu K. Utomo; Dharwati P. Sari; Rini S. Saptaningtyas
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2021): SADE Oktober 2021
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.86 KB) | DOI: 10.29303/sade.v1i2.16

Abstract

In the field of architecture, theory is an important aspect that determines the perspective and direction in achieving goals. The domain of theory of architecture includes the framework of thinking in architectural design process, research, and architectural criticism. In the order of the architectural design, architectural theory even becomes the most important foundation to support the design concept. This research is motivated by the importance of understanding tropical architecture. Implemented by qualitative methods, author examines tropical architecture to find a more comprehensive interpretation than what has been understood so far. This research relies on relevant theories to build a holistic frame of mind, then concludes that there is a close relationship between tropical architecture, vernacular architecture, and regionalism in architecture. The results of this research are expected to be fundamental framework for anyone who wants to endorse tropical architecture as a foundation of thinking, in design and research.
Analisis Stabilitas Dinding Penahan Tanah Model Kantilever Sungai Sesaot Kabupaten Lombok Barat Salehudin; Rohani; Hasyim
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2021): SADE Oktober 2021
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.869 KB) | DOI: 10.29303/sade.v1i2.17

Abstract

The condition of the watershed (DAS) in the Sesaot forest area is still classified as good based on the assessment of the PALA method and the Flow Persistence Model. The Sesaot forest area is the upstream area of ​​the Jangkok sub-watershed. This analysis aims to obtain the results of the design of a retaining wall with a cantilever model with concrete and river stone materials with different height variations according to topographic conditions in each cross-section, as well as a Cost Budget Plan (RAB) with standard unit price analysis for the year area. 2021. Hydrological analysis shows that:, flood discharge using the Nakayasu method for a 100 year return period is 39,937 m3/s, with a maximum flood probability of 141,769 m3/s. Fragmental Method (Conventional Muskingum Method) with a cut-off distance of 20 km from the zero point of the watershed, overflowing flood over Spilwai Sesaot weir of 10.64 m3/s. Sectional analysis from STA 0 - 65 using retaining wall made of limestone, STA 65 to 100 retaining wall of cantilever type reinforced concrete with K225 quality. STA 100 - 400 type retaining wall combined between soil retaining wall type cage lever concrete and river stone. The amount of the budget plan is estimated at Rp.1,058,491,500.00 (One Billion Fifty-Eight Million Four Hundred Ninety-One Thousand Five Hundred Rupiah).
Kajian Arsitektur Vernakular dan Ramah Lingkungan pada Gedung Kampus Universitas Mataram Teti Handayani; Rini Saptaningtyas; Zaedar Gazalba; Giska Pradana Ayu Putri Kamase; Jasmine Chanifah Uzdah Bachtiar; Ni Ketut Ayu Intan Putri Mentari Indriani
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2021): SADE Oktober 2021
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.824 KB) | DOI: 10.29303/sade.v1i2.19

Abstract

In the last decade, the development of new buildings in Mataram University has shown a shift towards contemporary forms and materials which results a quite different facade / appearance from the existing buildings. The situation raises an awareness that if it is allowed to continue, Mataram University as one of the state universities in West Nusa Tenggara will lose its identity. This study aims to examine the characteristics of vernacular and environmentally friendly architecture that can be applied to Mataram University’s building and evaluate it in the old and new buildings. This study uses a qualitative method, by reviewing the literature and evaluating the building based on the criteria obtained. The library building represents the old building and the Fisipol building represents the new building as subjects studied. Data analysis was done by descriptively qualitatively. The results show that the library building and Fisipol meet the same criteria or vernacular architectural characteristics even though visually the buildings look different. However, the library building meets the criteria for environmentally friendly architecture compared to Fisipol building, which is a new building. This study is expected to increase research on vernacular architecture as the identity of new campuses in Indonesia. This research still has many shortcomings, therefore it requires more similar studies in the future.
Cover Depan, Susunan Redaksi, Daftar Isi admin admin
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2021): SADE Oktober 2021
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.503 KB)

Abstract

Pengembangan Sarana Wisata Perkebunan Teh Gunung Manik dengan Konsep Agrowisata di Desa Karyamukti Choirul Ihsan; Rakhmanita
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): SADE April 2023
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v2i1.31

Abstract

Perkebunan teh gunung manik merupakan salah satu perkebunan teh yang terletak di kecamatan Campaka desa Karyamukti, Kabupaten Cianjur. Kebun teh gunung manik berada di bawah naungan PT. Sosro yang dijadikan sebagai salah satu tempat wisata di desa Karyamukti, sebagian besar pekerja yang bekerja di areal perkebunan teh gunung manik ialah warga sekitar atau warga lokal. Berdasarkan sarana dan prasarana yang tersedia pada kawasan perkebunan teh gunung manik, terdapat permasalahan yang ada pada kawasan tersebut, seperti terbengkalainya beberapa bangunan yang berada di kawasan perkebunan teh dan menjadikan kawasan perkebunan teh tersebut tidak terawat dan tidak berfungsi dengan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan sarana maupun prasarana yang tersedia pada kawasan perkebunan teh gunung manik, perlu dilakukannya pengembangan sarana dan prasarana yang tersedia, khususnya terhadap sarana dan prasarana yang sudah terbengkalai dan bertujuan untuk melakukan perubahan yang lebih baik pada kawasan perkebunan teh gunung manik.
Kajian Genius Loci Pecinan Suryakancana Sebagai Potensi Wisata Budaya di Kota Bogor Muhammad Andia Rasyid; Irina Mildawani
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): SADE April 2023
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v2i1.33

Abstract

Suryakancana merupakan salah satu kawasan Pecinan serta termasuk dalam kawasan Heritage di Kota Bogor yang memiliki identitas dan kekhasan yang berbeda dengan kawasan lainnya, identitas dan kekhasan kawasan ini akan membuat nilai sebuah kota menjadi kuat. Namun peninggalan kebudayaan dan bangunan-bangunan tua di Kawasan Pecinan perlahan tapi pasti terus berkurang dan mengancam identitas kawasan bersejarah ini. Pertumbuhan Kota yang diiringi dengan pertumbuhan penduduk serta tingginya alih fungsi bentuk bangunan yang disebabkan oleh biaya pemeliharaan yang tinggi, menjadikan perubahan bentuk Kawasan Suryakencana menjadi pusat kota lama yang tidak terkendali sehingga mengurangi bentuk karakter kawasan. Salah satu ciri dari penanda identitas kawasan ini ialah bangunan-bangunan di dalam kawasan itu sendiri, pada bangunan tersebut dapat memberikan ciri khas maupun suasana tempat (Genius Loci) yang berarti pada lingkungan atau kawasannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan, menerangkan dan menjelaskan secara lebih rinci permasalahan yang akan diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam unsur Genius Loci yang melekat pada bangunan di kawasan tersebut sebagai potensi wisata budaya di Kota Bogor.
Preferensi Pengguna terhadap Konsep Biophilic Design untuk Meningkatkan Produktivitas pada Bangunan Perkantoran Joppy Dwiprasetya; Irina Mildawani
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): SADE April 2023
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v2i1.34

Abstract

Produktivitas pekerja merupakan sumber untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan merupakan faktor penting untuk memaksimalkan sumberdaya. Berdasarkan penelitian terdahulu terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan tingkat produktivitas seorang pekerja, dimana salah satu faktornya adalah Work Environment atau Lingkungan Kerja. Manusia Ketika diberikan pilihan mereka akan memilih untuk lebih dekat dengan alam atau berada di lingkungan alami sehingga mereka dapat merasa lebih baik, sama seperti definisi Biophilia yaitu kecenderungan manusia yang memiliki hubungan dengan alam yang memberikan pengaruh terhadap kesejahteraan mental dan fisik manusia. Pengaplikasian Biophilic kedalam bangunan perkantoran dapat meningkatkan tingkat produktivitas, menurunkan tingkat stress, mendorong kebahagiaan, kreativitas dan mengurangi tingkat kehadiran. Dalam pengaplikasian Biophilic Design kedalam bangunan terdapat beberapa pertimbangan seperti tujuan, pengguna, jenis bangunan hingga lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi pengguna terhadap Konsep Biophilic Design untuk meningkatkan produktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang ditujukan kepada pelaku ekonomi kreatif dengan jumlah responden 270 orang. Hasil dari data kuesioner yang didapatkan menunjukkan terdapat 5 kaidah Biophilic Design yang paling banyak dipilih oleh responden yang dapat meningkatkan produktivitas. Yaitu, Kaidah Non-Visual Connection with Nature, Dynamic & Diffuse Light, Visual Connection with Nature, Non-Rhythmic Sensory Stimuli, dan Connection with Natural System.
Gerbang Sebagai Pembentuk Identitas Kawasan Wisata Situs Gunung Padang Devina Marshanda; Lia Rosmala Schiffer; Rehulina Apriyanti
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): SADE April 2023
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v2i1.36

Abstract

The gate of the Gunung Padang Site Tourism Area located in Karyamukti Village, Gunung Padang Hamlet, Campaka District, Cianjur Regency, West Java, is a gate as a shaper of the identity or image of the Gunung Padang Site. The padang mountain site attracts tourists and scientists because of its rock site that was built in 8000 BC. However, this tourist area will be developed into a tourist area with various tourist destinations to attract more tourists. So that the redesign of the existing gate is needed that can provide an area identity that is lifted from the cultural values in Karyamukti Tourism Village. Identitas the shape of the new gate design is taken from the shape of kujang, rice on the district logo and represents the tea plantations in Karyamukti Tourism Village. From the redesign of the existing gate, it is hoped that the redesign of the gate will provide added value based on the potential that will be developed in Karyamukti Tourism Village. For this study, the data collection method used methods by means of field surveys, direct observations at the study site, interviews with speakers, taking video photo documentation from each angle, gate measurements to analyze tourist gate standards, gate sketches and all data collected in one storage for this study.
Pariwisata Kreatif Pada Argowisata Perkebunan Teh Gunung Manik Desa Karyamukti Kabupaten Cianjur Raflyanto Athallah; Rehulina Apriyanti
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): SADE April 2023
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tea plantation located in the Karyamukti Village location is a tea plantation owned by Perhutani West Java and used as HGU land by PT Sinar Sosro. Agricultural agrotourism is a form of tourism that offers agricultural activities as the main attraction, takes advantage of artificial natural beauty, and involves the surrounding community as the manager of the tourist area. In addition, "creative tourism is tourism that offers visitors a variety of creative experiences. So that the tea plantation located in Karyamukti Village will design a creative tourism concept for the Gunung Manik Tea Plantation agrotourism, create attractions for tourists to provide an experience of interaction between tourists and the community, and make Karyamukti Tourism Village have a new form of vehicle for tea plantation tourism that carries a creative tourism concept.
Smart Homestay dengan kearifan lokal di Desa Wisata Karyamukti Salsabila Azzahra Kamila; Wahyu Prakosa
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): SADE April 2023
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v2i1.40

Abstract

Permasalahan homestay di Desa Wisata Karyamukti saat ini berkembang dengan kondisi tanpa perencanaan, saat ini homestay yang sudah dilakukan ada perencanaan dengan menerapkan smart homestay seperti sensor lampu dan sensor di pintu toilet atau kamar mandi. Permasalahannya adalah belum adanya pendekatan yang mempertimbangkan kearifan lokal dan memenuhi tuntutan pengunjung yang sudah memanfaatkan kemajuan teknologi. Pengunjung berperan sebagai peneliti sehingga homestay dituntut menggunakan fasilitas teknologi (smart building) yang juga mempertimbangkan kearifan lokal yang ada di lokasi. Tujuan memperoleh pendekatan desain smart homestay yang mempertimbangkan lokalitas dan memanfaatkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna atau pengunjung. Metode dengan melakukan pendekatan deskriptif kualitatif dengan membuat gambaran homestay di Dusun Gunung Padang yang cenderung berkembang sebagai penyedia bagi peneliti atau pengunjung, dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan penerapan teknologi menjadi smart homestay.