cover
Contact Name
Rini S. Saptaningtyas
Contact Email
sade@unram.ac.id
Phone
+6282144015740
Journal Mail Official
sade@unram.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram Gedung D Lantai I Jln. Majapahit No. 62 Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SADE Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27762947     EISSN : 27764621     DOI : https://doi.org/10.29303/sade.v1i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal SADE merupakan jurnal publikasi ilmiah yang menerbitkan artikel atau tulisan hasil penelitian serta kajian yang mencakup bidang keilmuan Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil. Jurnal SADE diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober oleh Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram terhitung sejak tahun 2021.
Articles 50 Documents
Pendekatan Arsitektur Hijau pada Perancangan Youth Creative Art Center di KEK Mandalika: Integrating Sustainable Design Principles in the Youth Creative Art Center at KEK Mandalika Putri, Baiq Adisty Tahira; Saptaningtyas, Rini Srikus; Anantama, Aldhi Nugraha; Gazalba, Zaedar; Kamase, Giska Ayu Pradana P; Wardi, Liza Hani Saroya; Puji, Lale Garjita Kusumaring
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2024): SADE Oktober 2024
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v3i2.87

Abstract

Arsitektur hijau merupakan salah satu konsep yang cenderung memanfaatkan sumber daya alam dibanding sumber daya buatan. Hal ini menjadi acuan bagi pribadi terkait dengan kesadaran jika terus menerus menggunakan sumber energi buatan yang berdampak bagi manusia ataupun bangunan itu sendiri. Konsep arsitektur hijau kuat kaitannya dengan berkelanjutan. Berkelanjutan yang dimaksud yaitu adanya pengurangan pemakaian energi yang tidak dapat diperbarui agar tidak cepat habis pakai. Tujuan dari tulisan ini adalah merumuskan solusi untuk mengurangi dampak negatif pembangunan terhadap lingkungan, mengembangkan dan memajukan generasi pemuda, pegiat seni, serta kebutuhan sarana pariwisata pada KEK Mandalika yang berskala internasional. Metode yang digunakan dalam penyusunan tulisan ini yaitu melakukan identifikasi potensi dan masalah serta melakukan studi literatur dan kajian terkait prinsip arsitektur hijau. Dengan menerapkan prinsip – prinsip arsitektur hijau, bangunan pusat seni Youth Creative Art Center diharapkan akan menjadi fasilitas dan sarana terpusat yang dapat menampung atau mewadahi segala jenis kegiatan kesenian dan budaya, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Implementasi Pendekatan Arsitektur Tropis pada Perancangan Rusunawa di Kawasan DAS Jangkuk, Mataram Dikarini, Dian; Handayani, Teti; Indriani, Ni Ketut Ayu Intan Putri Mentari; Putra, Pascaghana Jayatri; Raissilki , Muhammad Iqbal; Anantama, Aldhi Nugraha
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2024): SADE Oktober 2024
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v3i2.89

Abstract

Kepadatan penduduk di Kota Mataram yang terus mengalami peningkatan sebesar 1,69 % - 1.94% (Badan Pusat Statistik, 2023) menjadi salah satu pemicu dari timbulnya permukiman kumuh. Luas kekumuhan yang perlu segera di atasi dan di akomodasi pada tapak perancangan di Kelurahan Banjar, Kawasan DAS Jangkuk yakni sebesar 0,51 Ha dengan jumlah total hunian sebanyak 110 unit. Dalam perancangan yang dilakukan, Rusunawa dianggap menjadi solusi yang paling rasional dalam upaya menata permukiman masyarakat untuk menjadi lebih baik. Adapun, pendekatan desain yang digunakan untuk memaksimalkan perancangan yang dilakukan pada perancangan Rusunawa tersebut yakni dengan menggunakan pendekatan arsitektur tropis. Pendekatan tersebut dianggap sesuai karena mampu memberikan respon terhadap permasalahan yang sering terjadi di wilayah dengan iklim tropis, seperti intensitas matahari, kelembaban yang tinggi, curah hujan, pergerakan angin dan lainnya. Karakter yang akan ditekankan pada perancangan Rusunawa sesuai dengan pendekatan tersebut yaitu perihal orientasi bangunan, isolasi atau pelindung, ventilasi silang, ruang terbuka hijau dan vegetasi, serta material bangunan.
SADE Vol.3 No.2 Oktober 2024 | Bagian Depan SADE, Editor
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2024): SADE Oktober 2024
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi Penerapan Arsitektur Biophilic pada Pengembangan Kawasan Agrowisata Kebun Belimbing Desa Ngringinrejo Koeswanto, Alfinto Deonova; Prakasa, Darmansjah Tjahja; Bintardjo, Benny
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): SADE April 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v4i1.108

Abstract

Kabupaten Bojonegoro, khususnya Desa Ngringinrejo, memiliki potensi besar dalam bidang agrikultur, terutama dalam budidaya belimbing yang telah dikenal sebagai komoditas unggulan. Kebun belimbing di desa ini tidak hanya menghasilkan buah berkualitas, tetapi juga menawarkan peluang pengembangan agrowisata yang melibatkan edukasi dan rekreasi. Namun, upaya pengembangan kawasan ini dihadapkan pada tantangan terkait fasilitas edukasi, infrastruktur, dan promosi wisata yang belum optimal, yang semakin diperburuk oleh dampak pandemi Covid-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep arsitektur biofilik dalam perancangan kawasan agrowisata yang berfungsi ganda, yakni sebagai area pertanian dan wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang memfokuskan pada penerapan prinsip-prinsip arsitektur biofilik yang dapat meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan desain biofilik, seperti integrasi vegetasi, elemen air, dan pencahayaan alami, dapat menciptakan ruang yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga meningkatkan pengalaman edukatif bagi pengunjung. Melalui penggunaan material alami dan desain ruang yang menghubungkan manusia dengan alam, pengembangan kawasan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata serta memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan dan agrikultur.
Kriteria Pemilihan Tapak Pada Perancangan Wisata Industri Olahan Hasil Laut di Kabupaten Sidoarjo Putra, Surya Dirgantara; Mufidah; Istijanto, Suko
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): SADE April 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v4i1.109

Abstract

Kabupaten Sidoarjo dikenal dengan hasil lautnya yang melimpah, dari hasil laut tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat lokal menjadi berbagai produk-produk olahan dan menghasilkan nilai tambah. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya digunakan untuk memperluas jangkauan pasar dan promosi. Pemanfaatan potensi ini dapat dikolaborasikan dengan bidang pariwisata dan juga pemilihan lokasi atau tapak yang mendukung kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kriteria pemilihan tapak yang optimal untuk perancangan wisata industri olahan hasil laut di Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan melakukan survei lokasi dan studi perbandingan untuk mengetahui keadaan atau kondisi tapak berdasarkan fakta yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan kriteria utama dalam pemilihan tapak meliputi kedekatan dengan sumber bahan baku, kondisi utilitas lingkungan, infrastruktur pendukung, dan keunikan lokasi tapak sebagai daya tarik. Dengan kriteria ini diharapkan menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan menciptakan rasa nyaman bagi pengunjung wisata. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi perancangan wisata yang strategis dan pemilihan tapak dengan tepat.
Perumusan Konsep Dasar pada Perancangan Fasilitas Wisata Gastronomi di Kota Malang Maulana, Muhammad Syahdan; Hastijanti, Retno; Santoso, Joko
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): SADE April 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v4i1.111

Abstract

Kota Malang merupakan destinasi wisata unggulan di Indonesia dengan potensi besar dalam pengembangan wisata gastronomi. Namun, pengelolaannya masih belum optimal akibat keterbatasan fasilitas serta kurangnya integrasi budaya lokal dalam aspek arsitektur. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep fasilitas wisata gastronomi berbasis budaya lokal melalui pendekatan keberlanjutan dan pengalaman multisensorial. Konsep “Harmoni Ruang dan Rasa” mengintegrasikan arsitektur biophilic dengan pengalaman kuliner autentik khas Malang untuk menciptakan lingkungan yang mendukung interaksi sosial, edukasi kuliner, dan pelestarian budaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep desain yang dikembangkan menekankan integrasi ruang hijau, penggunaan material lokal, serta elemen sensorik guna meningkatkan daya tarik wisata. Konsep ini diharapkan memperkuat identitas budaya Kota Malang serta berkontribusi pada ekonomi lokal dan keberlanjutan lingkungan.
Evaluasi Kelayakan Perancangan Rusunawa di Kota Madiun berdasarkan Standar Hunian yang Layak Firdiansyah, Moch Fany; Tohar, Ibrahim; Hastijanti, Retno
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): SADE April 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v4i1.112

Abstract

Rusunawa merupakan solusi hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan standar kelayakan tertentu yang harus dipenuhi agar dapat memberikan kenyamanan, keamanan, serta aksesibilitas bagi penghuninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian perancangan Rusunawa Kota Madiun berdasarkan standar hunian yang layak sesuai dengan PERMEN PUPR Nomor 05/PRT/M/2007 dan SNI 03-1733-2004. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis beberapa aspek utama, yaitu tata ruang, ventilasi, pencahayaan, aksesibilitas, dan keamanan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum, Rusunawa Kota Madiun telah memenuhi sebagian besar standar hunian layak, terutama dalam aspek efisiensi ruang, ventilasi alami, serta pencahayaan yang cukup baik melalui bukaan jendela yang memadai. Selain itu, sistem keamanan dengan CCTV dan proteksi kebakaran seperti deteksi kebaran dan pompa darurat telah diterapkan. Namun, terdapat beberapa kekurangan, seperti ketiadaan lift pada bangunan lima lantai, yang dapat menyulitkan kelompok penghuni tertentu, serta jalur evakuasi yang belum sepenuhnya ramah bagi penyandang disabilitas. Sehingga, meskipun Rusunawa Kota Madiun telah memenuhi sebagian besar standar hunian layak, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas bagi seluruh penghuni.
Penerapan Prinsip-prinsip Kearifan Lokal terhadap Perencanaan Fasilitas Agroindustri Kelapa di Kota Banjar Al Hafidz, Dava Ahmad; Prakasa, Darmansjah Tjahja; Santoso, Joko
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): SADE April 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v4i1.116

Abstract

Kota Banjar, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor agroindustri kelapa karena luasnya lahan perkebunan dan keberagaman varietas kelapa unggulan seperti kelapa deres dan hybrid. Namun, perencanaan fasilitas agroindustri sering menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan efisiensi produksi dengan keberlanjutan lingkungan serta pelestarian nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip-prinsip kearifan lokal dalam perencanaan fasilitas agroindustri kelapa di Kota Banjar. Pendekatan ini melibatkan analisis terhadap pola aktivitas masyarakat lokal, material lokal yang digunakan, dan keterkaitan dengan kosmologi Sunda, yang mencakup konsep Buana Nyuncung, Buana Panca Tengah, dan Buana Larang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, melibatkan observasi lapangan, dan studi literatur tentang kosmologi tradisi Sunda.
Penerapan Konsep Neo-Vernakular Suku Tengger dalam Redesain Pasar Pasrepan Prahmana, Sendi; Hersanyo, Benny Bintarjo Dwinugroho; Panjaitan, Tigor Wilfritz Soaduon
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): SADE April 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v4i1.120

Abstract

Neo-Vernacular architecture, as a response to rigid modernism, offered a more holistic approach to building design. This concept integrates traditional, cultural and environmental values ​​into modern design. This research aims to apply the Neo-Vernacular concept of the Tengger Tribe in the redesign of Pasrepan Market. Pasrepan Market, as the center of economic and social activity for the Tengger community, has great potential to become a unique tourist icon. By adopting the roof shape of a traditional Tengger house combined with modern materials such as light steel, this market design not only respects cultural heritage, but also increases the efficiency and durability of the building. Apart from that, the use of typical Tengger batik ornaments on the building facade further strengthens local identity and creates a distinctive atmosphere. It is hoped that this research can become a reference in creating buildings that are not only aesthetic, but also environmentally friendly and uphold local cultural values. By combining traditional and modern elements in the redesign of Pasrepan Market, it is hoped that it can become an example for the sustainable development of other traditional markets. Kata kunci: Neo-Vernacular Architecture, Tengger Tribe, Pasrepan Market, redesign, local culture, cultural heritage, tourism.
SADE Vol.4 No.1 April 2025 | Bagian Depan Editor SADE
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): SADE April 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract