cover
Contact Name
Komariah
Contact Email
komariah@trisakti.ac.id
Phone
+62271-648939
Journal Mail Official
sembio@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi FKIP Gedung D Lt 3 FKIP Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36 A Kentingan Surakarta 57126 Jawa Tengah INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Biology Education Conference
Core Subject : Health, Science,
Proceeding Biology Education Conference was published since 2003, with title Prosiding Seminar Nasional Biologi. The early number of the journal were published offline
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,234 Documents
Jenis-Jenis Tumbuhan yang Ditemui pada Habitat Kantong Semar (Nepenthes reinwardtiana. Miq.)) Syamswisna Syamswisna
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah Nomor 7/1999 Nepenthes termasuk tumbuhan yang dilindungi. Habitat alami Nepenthes setiap tahunnya semakin terancam, baik oleh pembalakan liar, kebakaran hutan maupun konversi lahan hutan. Di Paninjauan Solok keberadaan N.Reinwardtiana akibat pembukaan lahan pertanian dan pendirian pabrik bata di sepanjang  perbukitan yang juga merupakan habitat dari tumbuhan ini, menyebabkan keberadaan dan kelestariannya terancam apabila tidak diikuti upaya untuk perlindungan dan pembudidayaannya. Berbeda dengan tumbuhan lain pada umumnya, Nepenthes dapat hidup pada tanah yang kekurangan unsur Nitrogen. Tidak semua jenis tumbuhan dapat hidup di sekitar Nepenthes. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode  deskriptif  dan pengambilan sampel secara purposive sampling. Dari hasil pengamatan yang dilakukan, didapatkan  tumbuhan  yang ditemui disekitar habitat N.reinwardtiana adalah 15 famili , 19 jenis. Jenis yang terbanyak adalah  famili Theaceae  4 jenis yaitu : Ploiarium alternifolium, Adinandra dumosa, Eurya accuminata, Tetramerista glabra. Famili verbenaceae ada 2 jenis yaitu : Vitex sp, dan Lantana camara . Hasil pegukuran terhadap faktor lingkungan didapatkan suhu udara maximum 31,0°C, Kelembaban udara berkisar 58%-60%, pH tanah  5,1 yaitu bersifat asam dan kadar unsur Nitrogennya  0,098.Keywords:        Kantong semar, Nepenthes, solok, habitat
Cultural Approach to Support Environmental Conservation; A Case Study of Disability in Society for Conservation in Tuban Moch. Fathul Hidayat
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini disusun berdasarkan penelitian terhadap masyarakat di  kabupaten Tuban dalam upaya pelestarian lingkungan. Dengan mengambil kasus di dua wilayah desa yang ada di kabupaten ini, penulis hendak menemukan jawaban atas permasalahan: “Apakah  folklore  mampu berperan dalam upaya pelestarian lingkungan”. Dengan menemukan jawaban atas permasalahan tersebut, diharapkan dapat dirumuskan suatu model pendekatan kebudayaan sebagai alternatif mengatasi persoalan lingkungan. Selama ini pendekatan yang digunakan dalam upaya pelestarian lingkungan ternyata belum cukup komprehensif mengatasi persoalan yang ada dan tidak cukup mampu mengimbangi perkembangan masyarakat dan kebudayaannya.Keywords: folklore, kebudayaan, pelestarian, pendekatan, lingkungan, Kabupaten Tuban
Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Pembelajaran Ekosistem Mamat Arohman; Saefudin Saefudin; Didik Priyandoko
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi sains merupakan kapasitas untuk menggunakan pengetahuan ilmiah, mengidentifikasi pertanyaan dan menarik kesimpulan berdasarkan fakta dan data untuk memahami alam semesta dan membuat keputusan dari perubahan yang terjadi karena aktivitas manusia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa MTs pada materi ekosistem. Kemampuan literasi sains siswa ini diukur menggunakan Test of scientific Literacy Skills (TOSLS) yang diadaptasi dari Gormally et al. Tes ini diberikan kepada 17 siswa di MTs Nurul Ikhsan Belawa Cirebon. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan tes TOSLS dalam kategori sedang (42,35).Keywords:        literasis sains, ekosistem
AKLIMATISASI TUMBUHAN HASIL EKSPLORASI DAN PERBANYAKAN TANAMAN UNIT SELEKSI DAN PEMBIBITAN KEBUN RAYA PURWODADI Trimanto, Trimanto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan rutin yang dilakukan di unit seleksi dan pembibitan di Kebun Raya Purwodadi adalah aklimatisasi dan perbanyakan tanaman. Aklimatisasi merupakan pengadaptasian terhadap tumbuhan-tumbuhan yang akan ditanam sebagai koleksi Kebun Raya Purwodadi. Tahapan aklimatisasi tumbuhan umum non-anggrek meliputi penanaman material, penyungkupan, penjarangan, perawatan dan monitoring. Kegiatan rutin lain yang dilakukan unit ini adalah perbanyakan tanaman. Beberapa perbanyakan tanaman yang dilakukan adalah perbanyakan tanaman kritis koleksi kebun raya dan perbanyakan tanaman yang menunjuang pameran, dekorasi dan taman. Kegitaan rutin di unit seleksi dan pembibitan bertujuan dalam penyediaan bibit tanaman untuk keperluan pengelolaan koleksi, kebun koleksi dan kegiatan pendayagunaan tanaman koleksi. Kata kunci: Aklimatisasi, Perbanyakan Tanaman, Seleksi dan Pembibitan, Kebun Raya Purwodadi
Potensi Kombinasi Ekstrak Bonggol Nanas (Ananas comosus), Ciplukan (Physalis angulata) dan Akar Alang-alang (Imperata cylindrica) pada Mencit Model Hiperlipidemia Fika Agalia Khairunnisa; Markus Vedder; Lisa Evers; Nur Fitriana; Widodo Widodo
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 16, No 1 (2019): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperlipidemia merupakan suatu kondisi tubuh yang mengalami peningkatan kolesterol total dan lipoprotein dalam darah. Penyakit ini terjadi akibat perubahan gaya hidup dan gangguan metabolisme. Pemberian simvastatin dalam jangka panjang pada penderita hiperlipidemia dapat menimbulkan banyak efek samping. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bonggol nanas (Ananas comosus), Ciplukan (Physalis angulata) dan akar alang-alang (Imperata cylindrica) yang dikombinasikan terhadap penurunan kolesterol total dan profil lipid pada mencit model hiperlipidemia. Metode penelitian ini menggunakan pelarut air untuk proses ekstraksi tanaman. Hasil ekstraksi lalu dianalisis LCMS. Pembuatan hewan coba model hiperlipidemia menggunakan 24 ekor mencit BALB/C jantan yang diberikan pakan tinggi lemak (High Fat Diet) selama 78 hari. Selama 3 minggu mencit diberikan perlakuan per oral menggunakan kombinasi ekstrak tanaman tersebut. Mencit lalu diukur kadar kolesterol total dan profil lipid (LDL, HDL dan Trigliserida) menggunakan alat deteksi lipid (LipidProTM). Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa senyawa aktif yang mampu mempengaruhi penurunan kadar kolesterol, LDL dan trigliserida sekaligus meningkatkan kadar kolesterol HDL. Berdasarkan penelitian ini diketahui kombinasi ekstrak bonggol nanas, ciplukan dan akar alang-alang berpengaruh positif terhadap penurunan kadar kolesterol total dan profil lipid pada mencit model hiperlipidemia.
Pengembangan Handout Materi Biologi SMP Berbasis Pendekatan Konsep pada Sistem dalam Kehidupan Manusia Ali Mustofa; Imas Cintamulya
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 14, No 1 (2017): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to develop the handout of biology system material in human life which is valid, practical and effective. The development of handouts uses a conceptual approach, so the presentation of the material is prepared with the core of a material concept. The development model used using Borg and Gall models. The steps of Borg and Gall model development consists of 10 stages: 1) Research and data collection; 2) Planning; 3) Development of product draft; 4) Initial field trials; 5) Revise test results; 6) Field trials; 7) Improvement of product of field test result; 8) Field implementation test; 9) Completion of the final product; 10) Dissemination and implementation. However, based on the limitations of this development the researcher did not use steps 4, 7, 8, and 9. The data collection techniques used validation sheet instrument, observation sheet, test sheet and questionnaire. This research trial was conducted in SMP Negeri 7 Tuban, as many as 20 students in class VIII. From the validation results of material experts and media experts obtained a value of 78 with valid categories. While the results of practicality test obtained value 93.75% with very practical category. Average questionnaire of student response to the use of this handout of 89.8% with very effective category. Based on the results of students' learning mastery obtained an average of 85% Based on the results of questionnaire responses obtained students average student achievement response rate was 89%. While based on the observation of student activity shows the average value of each aspect in accordance with the criteria values specified in the effective category. Thus it can be concluded that handout in classification is valid, practical and effective in implementation aspect and proper to be used as learning media for student
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO PADA MATA KULIAH TAKSONOMI TUMBUHAN TINGGI DI PRODI BIOLOGI UNESA Wisanti Wisanti; Novita Kartika Indah; Eva Kristinawati Putri
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 11, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional XI Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis portofolio diterapkan pada mk Taksonomi Tumbuhan Tingi (TTT) bertujuan untuk mendokumentasikan dan merefleksikan hasil belajar yang telah dicapai mahasiswa. Kompetensi utama yang harus dicapai oleh mahasiswa yang memprogram mk TTT adalah ketrampilan deskripsi, identifikasi dan klasifikasi yang dituangkan dalam karya taksonomi. Untuk itu yang dinilai adalah portofolio produk berupa  karya monografi, sheet herbarium, media presentasi dalam bentuk slide power point atau pamer foto. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh berupa penilaian portofolio proses penyusunan karya monografi, penilaian karya monografi, dan penilaian karya terbaik yang dipilih mahasiswa serta respons mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan di prodi Biologi angkatan 2012 pada semester genap TA 2013/2014. Mahasiswa menyusun tugas untuk portofolio selama 6 minggu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis portofolio efektif diimplementasikan pada mk Taksonomi Tumbuhan Tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan data setelah pembelajaran berbasis portofolio, mahasiswa prodi Biologi dapat menghasilkan monografi dengan kategori penilaian baik sebesar 59.09%, , kategori sangat baik sebesar 22, 73 %; ; 76% mahasiswa telah melaksanakan tahapan menyusun portofolio dengan baik; 100% self evaluation, peer evaluation dan feedback evaluatin berkorelasi sangat baik.; dan 88,8% mahasiswa memberikan respons baik terhadap pembelajaran berbasis portofolio.  Kata kunci: pembelajaran berbasis portofolio, Taksonomi Tumbuhan Tinggi, monografi
DINAMIKA SENYAWA DAIDZEIN UMBI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus) DALAM DARAH SERTA POTENSINYA PADA TIKUS PUTIH BETINA Primiani, Cicilia Novi
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 3 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hormon estrogen sering digunakan oleh masyarakat khusnya wanita untuk pencegahan dan pengobatan penyakit. Bengkuang merupakan kelompok tanaman fitoestrogen karena mengandung senyawa isoflavon dengan struktur kimia mirip hormon estrogen. Tujuan penelitian adalah melakukan pengujian terhadap kandungan fitoestrogen umbi bengkuang, dinamikanya dalam serum serta potensinya pada tikus butih betina. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen pola Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan pemberian umbi bengkuang dan senyawa sintetis daidzein pada 24 ekor tikus putih jenis Sprague Dawley umur 5 bulan selama 24 hari. Takaran daidzein yang diberikan berdasarkan kadar daidzein pada 1,5 ml perasan umbi bengkuang. Pengambilan darah dilakukan pada 3 fraksi (jam ke-8, 16, dan 24 setelah perlakuan). Pembedahan dan pengambilan organ uterus dilakukan pada hari ke-25, pembuatan preparat jaringan dengan pewarnaan HE. Pengujian kadar daidzein dianalisis dengan metode HPLC.  Perubahan  struktur jaringan uterus dianalisis secara diskriptif terhadap lapisan endometrium, miometrium dan mukosa uterus.  Hasil penelitian menunjukkan kadar daidzein dalam serum dengan pemberian perasan umbi bengkuang pada fraksi 1, 2, dan 3  lebih rendah daripada pemberian senyawa sintetis daidzein. Jaringan endometrium uterus mengalami proliferasi, serta proliferasi kelenjar uterina pada perlakuan pemberian perasan umbi bengkuang. Kesimpulan menunjukkan umbi bengkuang dapat meningkatkan kadar  daidzein yang berpotensi sebagai estrogen alami.   Kata kunci: Umbi Bengkuang; Fitoestrogen; Daidzein; Uterus
ANALISIS SUBSTANSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SAINS DI BUKU PELAJARAN BIOLOGI UNTUK SMA Murni Ramli
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Pendidikan multukural sains dalam pembelajaran biologi menekankan pada diangkatnya pengetahuan indigenous dalam pembelajaran biologi. Dengan asumsi bahwa peserta didik telah memiliki pengetahuan biologi sebelum menerima pembelajaran sains di sekolah, yang diperolehnya dari keluarga, etnik, dan lingkungan sekitarnya, maka proses belajar biologi di sekolah seharusnya dikembangkan untuk menggali dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap pengetahuan indigenous tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substansi dan juga perubahan dan perkembangan substansi terkait dengan pendidikan multikultural sains dalam buku-buku pelajaran Biologi SMA yang dipakai pada era 50an, 60an, 70an, 80an, 90an, dan 2000an. Metode yang dipergunakan adalah content analysis yang dikembangkan oleh Margareth H. Delgato (2009) yang dimodifikasi. Analisa konten dilakukan dalam tiga tahapan yaitu, 1) kompilasi terhadap kata, frase, kalimat, dan paragraf yang menyebutkan indigenous knowledge vocabulary yang dipakai oleh Degato dan telah dimodifikasi dengan penambahan kosa kata terkait multikulturisme di Indonesia; 2) penyusunan pernyataan arkeologi, yaitu pernyataan yang menunujukkan aktivitas, tradisi, dan cara pandang indigenous; 3) analisa kuantitatif frekuensi kemunculan muatan indigenous dalam sebuah buku. Hasil analisa menunjukkan bahwa buku-buku pelajaran Biologi untuk SMA pada era 50-an dan 60-an memuat lebih banyak unsur pengetahuan indigenous dibandingkan buku-buku pelajaran yang dipergunakan pada era 70an, 80an, 90an, dan 2000an. Pengetahuan indigenous ditemukan dengan frekuensi tinggi pada topik hewan untuk buku tahun 50an, tanaman (tahun 60-an), dan topik keragaman hayati dan ekologi (buku tahun 2000an).   Keywords: multikultural sains, indigenous knowledge, pendidikan biologi, buku ajar.
PeningkatanKeterampilanBerpikirKritis dan Karakter Kerjasama Siswa pada Konsep Tumbuhan melalui LKS Inkuiri dan Penugasan Berbasis Internet Di SMA Norhasanah Norhasanah
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 15, No 1 (2018): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Welcome to the 21st century, teachers are required to have communication skills, cooperation, critical thinking, and creative, this is important in the process of learning in the classroom. One of the appropriate learning media for students to gain knowledge as widely as possible is through the utilization of internet network. The skills of critical thinking and cooperative skills must be continuously trained to the students. Saai is an internet-based assignment in working on LKS still need to be optimized. Therefore, classroom action research is done to improve critical thinking skills and skills of cooperating students on the concept of plants through LKS inquiry and internet based assignment in SMA. The subjects of the students of class X MIA 3 SMAN 4 Barabai were 25 students. Research conducted two cycles, each cycle is done twice a meeting. Data of critical thinking skills (formulating problems, analyzing data, and making conclusions) were scored using rubric of critical thinking skill and skill of cooperation scored using rubric of skill of cooperation, ie score obtained divided by maximum score and expressed by%. The results showed students' critical thinking skills improved. Cycle I obtained a score of 61.67% with good enough category, while in cycle II obtained a score of 80.83% with good category. Skills define the problem very well, while analyzing data and make conclusions pretty well. Skills in student cooperation also increased, the cycle I obtained a score of 53% with good enough category, while in cycle II obtained a score of 87.50% with very good category.

Page 32 of 124 | Total Record : 1234