cover
Contact Name
Komariah
Contact Email
komariah@trisakti.ac.id
Phone
+62271-648939
Journal Mail Official
sembio@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi FKIP Gedung D Lt 3 FKIP Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36 A Kentingan Surakarta 57126 Jawa Tengah INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Biology Education Conference
Core Subject : Health, Science,
Proceeding Biology Education Conference was published since 2003, with title Prosiding Seminar Nasional Biologi. The early number of the journal were published offline
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,234 Documents
PENGGUNAAN STRATEGI POINT COUNTERPOINT MELALUI MEDIA COMPACT DISC (CD) INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM REPRODUKSI DI SMA NEGERI 1 BANGUNTAPAN Agung Widodo; Runtut Prih Utami
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian bertujuan untuk: (1) mengetahui keterlaksanaan penggunaan strategi point counter point melalui media compact disc (CD) interaktif pada proses pembelajaran biologi di kelas XI IA 1 SMA N 1 Banguntapan; (2) mengetahui banyaknya siklus pembelajaran yang dibutuhkan untuk mencapai peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar siswa kelas XI IA 1 SMA N 1 Banguntapan; dan (3) mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IA 1 SMA N 1 Banguntapan dengan menggunakan media compact disc (CD) interaktif melalui strategi point counter point pada materi sistem reproduksi manusia. Model penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research/CAR). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IA 1 SMA N 1 Banguntapan tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 38 siswa. Keberhasilan penelitian ini ditunjukkan oleh keberhasilan peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa. Keberhasilan peningkatan motivasi belajar siswa diperoleh melalui  lembar observasi dan angket, sedangkan hasil belajar siswa diperoleh dari nilai pre-tes dan post-tes. Data motivasi belajar siswa dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan memaparkan persentase rata-rata motivasi belajar siswa yang meningkat dari siklus I ke siklus II. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil pre-tes dan post-tes dengan teknik effect size, yaitu membandingkan rerata nilai post-tes siklus I dan rerata nilai post-tes siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran menggunakan strategi point counter point melalui media compact disc (CD) interaktif dapat terlaksana di kelas XI IA 1 SMA N 1 Banguntapan; (2) Siklus pembelajaran yang dibutuhkan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa sebanyak 2 siklus; dan (3) strategi point counter point melalui media compact disc (CD) interaktif dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Motivasi belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 26% pada siklus II. Rata-rata nilai post-tes siklus I adalah 7,77, dan rata-rata nilai post-tes siklus II adalah 8,13. Jadi, hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari tiap siklusnya dengan effect size sebesar 0,36.   Kata kunci:  Strategi point counterpoint, compact disc, motivasi dan hasil belajar.
KERANGKA KONSEPTUAL (CONCEPTUAL FRAMEWORK) UNTUK ANALISIS PERTANIAN UPLAND BERKELANJUTAN Puguh Karyanto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture) merupakan komitmen pemerintah Indonesia, menindak lanjuti konsensus internasional tentang pembangunan berkelanjutan yang tertuang dalam  Brundtland Report dan disepakati dalam Konsensus Rio. Pada ranah evaluasi strategi pencapaian pertanian berkelanjutan, sejumlah informasi berkaitan dengan potensi, kendala, penentu dan dampak merupakan informasi yang penting untuk menunjang keberhasilan pencapaiannya. Kerangka konseptual merupakanalat bantu yang baik untuk mengorganisasi informasi penting tersebut. Dalam manajemen lingkungan, sejumlah  kerangka konseptual telah tersedia,  namun demikian, karena permasalahan lingkungan adalah bersifat khas dan mungkin unik, konsepsi kerangka konseptual yang spesifik menjadi sangat penting. Makalah inimerekomendasikan kerangka konseptual spesifik untuk pertanian upland berkelanjutan berdasarkan review dan penelitian yang relevan. Kata kunci: Pertanian upland berkelanjutan, Kerangka konseptual (conseptual framewok)
Kajian Multi Varian Faktor yang Berpengaruh terhadap Infiltrasi Air Tanah sebagai Dasar Penentuan Daerah Potensial Resapan Air Tanah Daniel Eko Aryanto; Gagoek Hardiman
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 14, No 1 (2017): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ground water is one of the most valuable and influential natural resources affecting human life. The groundwater recharge area is very important because its function is to maintain the balance and sustainability of groundwater. One of the most effective and efficient methods for determining the groundwater recharge potential area is with the geographic information system. The approach with geographic information system is done by overlapping thematic maps on the factors that affect to groundwater infiltration. Overlapping thematic maps on weighting and scoring their effects on groundwater recharge potential areas. This study aims to determine the factors that affect and the weight of its effect on the groundwater recharge with the study of the literature as a conservation material to support the sustainability of the groundwater. The data used is secondary data from literature review.
KESIMPULAN UMUM, DAFTAR PRESENSI, DENAH LOKASI, INDEX KATA KUNCI, INDEX AUTHOR SEMBIO XII
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KESIMPULAN UMUM, DAFTAR PRESENSI, DENAH LOKASI, INDEX KATA KUNCI, INDEX AUTHOR
Keragaman Genetik Araucaria Cunninghamii Sumber Asal Benih Kepulauan Papua pada Pertumbuhan Di Tingkat Semai Dedi Setiadi
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 15, No 1 (2018): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Araucaria cunninghamiiadalah jenis dari famili Araucariaceae yang tersebar secara alami di kepulauan Papua. Jenis ini oleh para pelaksana Hutan Tanaman Industri (HTI) ditanam dengan tujuan untuk menghasilkan bahan baku industri kayu, moulding, papan partikel dan pulp. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman genetik pertumbuhan bibit Araukaria dari berbagai sumber asal benih di kepulauan Papua umur 6 bulan pada tingkat semai. Rancangan percobaan yang digunakan pada tikat semai adalah Rancanagan Acak Lengkap (CRD) dengan 5 sumber asal benih dari kepulauan (Serui, Wamena, Manokwari, Jayapura dan Fak-fak) yang terdiri dari 64 famili, dengan  3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber asal benih berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan sifat tinggi dan diameter bibit pada tingkat semai. Pertumbuhan rata-rata tinggi dan diameter semai berkisar antara 37, 51 cm - 43,19 cm ; 5,66 mm - 6,49 mm, siftat tinggi dan diameter semai terbaik dicapai sumber asal benih Fak-fak dan Manokwari, dengan rata-rata nilai kekokohan semai tergolong tinggi berkisar antara 6,43-7,47.
Implementasi Garden-Based Learning (GBL) sebagai Upaya Menumbuhkan Peduli Lingkungan dan Ketrampilan Konservasi pada Siswa Dita Aulia Pratami; Muhimatul Umami
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 15, No 1 (2018): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Science and Technology became one of the signs of the beginning the Era of Openness, especially in the field of information. This era of openness will affect various aspects of life one of them is education. Currently, education in Indonesia experienced a serious crisis situation, especially a concern for the environment is low. Appropriate environmental science learning efforts need to be done so that awareness of environmental improvement. This study aims to inform the environment learning with Garden-Based Learning (GBL) through Eco-school to establish awareness and environmental conservation skills on students. The research method used a qualitative approach and included research type of literature study which analyzed descriptively. The result of the research showed that the application of learning of GBL through Eco-school in extracurricular activities in students is able to establish environmental awareness and conservation skills through knowledge, skill, attitude and behaviour as well towards the environment so that learning is more active, effective and meaningful.
RELEVANSI KETERAMPILAN MENGAJAR CALON GURU BIOLOGI DENGAN PENGUASAAN KONSEP GIZI Mimin Nurjhani K; Nuryani Y Rustaman; Sri Redjeki
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melakukan kajian  tentang hubungan antara keterampilan mengajar menganalisis materi pelajaran, menuntun siswa menguasai konsep, dan memberi penguatan konsep dengan pengasaan konsep gizi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FPMIPA UPI. Sebagai calon guru Biologi mahasiswa Program Studi  Pendidikan Biologi dibekali dengan konsep-konsep yang diperlukan untuk mengajar serta dibekali pula dengan keterampilan mengajar. Salah satu mata kuliah yang ditawarkan kepada mahasiswa adalah mata kuliah Ilmu Gizi yang membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar, keterampilan mengukur status gizi, dan keterampilan merancang program pendidikan gizi. Selain itu, mahasiswa yang sama juga dibekali dengan keterampilan dasar mengajar yang mencakup keterampilan membuat rancangan kegiatan pembelajaran, serta mensimulasikannya di kelas pada mata kuliah Perencanaan Pembelajaran Biologi. Konsep serta keterampilan yang didapat mahasiswa pada kuliah Ilmu Gizi seharusnya dapat menunjang keterampilan dasar mengajar pada mata kuliah Perencanaan Pengajaran Biologi. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI selama 2 semester.Data yang digunakan adalah data nilai pada mata kuliah Ilmu Gizi yang dikorelasikan dengan data nilai tes tertulis yang meminta mahasiswa merancang kegiatan pembelajaran pada topic Makanan dan Kesehatan. Jumlah mahasiswa yang dilibatkan sebanyak 74 orang. Data dianalisis dengan menggunakan statistik uji korelasi. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa korelasi antara penguasaan konsep Gizi dengan kemampuan mengajarkan konsep Makanan dan Kesehatan lemah (0,233). Keterampilan mengajar yang paling dikuasai adalah keterampilan membuka dan menutup pelajaran sedangkan keterampilan yang paling kurang dikuasai adalah keterampilan memberikan penguatan serta merancang asesmen. Mahasiswa yang memiliki nilai mata kuliah Ilmu Gizi yang baik (rentang nilai) belum tentu memiliki kemampuan merancang program pembelajaran yang baik pada konsep Makanan dan Kesehatan. Kesimpulan yang didapat adalah penguasaan konsep yang baik saja belum cukup sebagai bekal merancang dan melaksanakan pembelajaran pada konsep terkait. Diperlukan bekal kemampuan mentransfer pengetahuan dan mengintegrasikannya dengan kemampuan mengelola kelas.   Kata Kunci: pengetahuan gizi, penguasaan keterampilan dasar mengajar, korelasi.
Peningkatan Kemampuan Memprediksi melalui Penerapan Model Pembelajaran Interactive Demonstration pada Siswa Kelas XI Khoirul Annisa; Slamet Santosa; Suciati Suciati; Suratno Suratno
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 14, No 1 (2017): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the research was improve ability to predict through interactive demonstration learning of graders XI which includes 32 students. The research was a classroom action research that refer to Kemmis and Mc Tggart model (2005). The research was performed within two cycles which consists of planning, acting, observation, and reflection stage. Action in the research used interactive demonstration learning. The research data includes assessment result of ability to predict. Ability to predict was assessed by essay test and observation of ability to predict. The validity of data used technique of triangulation method. The research data was analyzed by qualitative descriptive. Known from Pre-Cycle results that students’s ability to predict was 32,18%. Indicator of the success of action was improvement of students’s ability to predict in Cycle II. Results of the research showed that ability to predict improved 66,41% in Cycle II. The improvement of students’s ability to predict was facilitated by interactive demonstration model. Conclusion of the research was showed that student’s ability to predict and curiosity improved 66,41% through interactive demonstration learning.
PENGARUH TEKNIK PERBAIKAN TEGAKAN RUMPUN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BATANG BAMBU TALI (Gigantochloa apus KURZ.) (The effect of repairing technique to clumps stand to the culm productivities of bambu tali (Gigantochloa apus Kurz) ) sutiyono sutiyono; yamin mile; marfu'ah wardani
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 8, No 1 (2011): Prosiding Seminar Nasional VIII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT   Bambu tali (Gigantochloa apus Kurz.) known as bambu species that used many for handicraft materials. But their clump existence often damage without tending and many cutting remainder  the research of repairing technique of clump to improve the productivity of culms have been done in forest research station Balai Penelitian Kehutanan Ciamis for 2 years from 2009 to 2010. The research were arranged according to RCBD (Random completely block design) consist of three treatments that are : A. Clump repaired total, all cutting remainder were removed, B. Clump repaired apart, half of cutting remainder were removed,  C. Clump without repaired, as control. Every treatment consist of  seven  replications and the data collection includes of the amount of culm/clump, clump circumference, clump density, culm high and culm diameter. Data collecting done in the intial and one year after treatment. All data were analyzed by the  analysis of variance. Result of research showed that clump repaired total (A) can improve the amount of culm/clump of  116,2% bigger compared to clump repaired apart (B) which only 67,3% and or again clump without repairing (C)  which 50,3%. Beside that, clump reapiring total (A) can improve the culm height of 107,3% bigger compared to clump repaired (B) which of 101,6% or and the clump without repaired (C) which only 100,0%. Meanwhile though don't significant but clump repaired total (A) tend to to improve the culm diameter compared to the clump repaired apart (B) and or clump without repaired (C). Key words : bambu tali, Gigantochloa apus Kurz., clump damage, clump repairing, improve, culm productivity.
Perbandingan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Model Problem Based Learning dan Numbered Heads Together Berbasis Student Created Case Studies Dwi Ayu Lestari; Joko Ariyanto; Harlita Harlita
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 16, No 1 (2019): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa antara model pembelajaran problem based learning dengan numbered heads together berbasis student created case studies pada mata pelajaran biologi kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only with non-equivalent group. Teknik pengambilan sampel dengan cluster sampling. Sampel yang diambil yaitu 2 kelas sebagai kelas eksperimen 1 adalah X IPA 3 dan kelas eksperimen 2 adalah X IPA 1 dengan kedua kelas berjumlah 72 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu uji independent t-test. Hasil perhitungan perbedaan rata-rata posttest kedua kelompok untuk keterampilan berpikir kritis menunjukkan nilai hitung sebesar 2,243 dan ttabel dengan signifikansi (α=0,05). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa thitung > ttabel, sehingga terdapat perbedaan signifikan keterampilan berpikir kritis siswa yang diajarkan menggunakan model problem based learning dengan numbered heads together berbasis student created case studies.

Page 94 of 124 | Total Record : 1234