cover
Contact Name
Andi Safitri Sacita
Contact Email
jurnalperbal@gmail.com
Phone
+6281213302660
Journal Mail Official
jurnalperbal@gmail.com
Editorial Address
https://journal.uncp.ac.id/index.php/perbal/about/editorialTeam
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
ISSN : 23026944     EISSN : 25811649     DOI : https://doi.org/10.30605/perbal
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ketatawilayahan.
Articles 182 Documents
Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kacang Tanah di Kecamatan Lewa Kabupaten Sumba Timur Yonce Melyanus Killa; Lusia Danga Lewu
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v8i2.1539

Abstract

Kecamatan Lewa adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan daerah lahan kering dengan potensi lahan yang dapat dimaksimalkan dengan menanam kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lahan dan kesesuain lahan untuk kacang tanah di kecamatan Lewa Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Desemper 2018. Metode analisis yang digunakan adalah metode pencocokan (Matching) dengan membandingkan karakteristik lahan dengan persyaratan tumbuh tanaman. Hasil pencocokan menunjukan bahwa karakteristik lahan di kecamatan lewa kelas kesesuiannya terdapat sangat sesusai (S1), cukup sesuai (S2) dan sesuai marginal (S3). Faktor pembatas utama yang menyebabkan daerah tersebut tidak S1 yaitu ketersediaan air (wa) seperti curah hujan,ketersediaan oksigen (ao) seperti drainase, media perakaran (rc) seperti kedalaman tanah, bahaya erosi (eh). Kata Kunci: Kacang tanah, karakteristik lahan, kesesuaian lahan
Pemanfaatan mulsa organik serta aplikasi poc dari limbah rumput laut (gracilaria sp.) Dan urine sapi untuk pertumbuhan dan produksi kedelai varietas wilis (glycine max l.) Wakifatul Hisani
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i3.601

Abstract

ABSTRAK Kedelai merupakan tanaman palawija yang memiliki arti penting dalam industri pangan dan pakan. Kedelai berperan sebagai sumber protein nabati yang sangat penting dalam rangka peningkatan gizi masyarakat karena aman bagi kesehatan dan murah harganya. Penelitian ini bertujuan Untuk mengkaji pengaruh kombinasi perlakuan pemberian pupuk organik cair dari limbah rumput laut dan urine sapi serta pemberian mulsa jerami padi dengan dosis (ketebalan) yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai varietas Wilis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2016 sampai Juni 2016 di Dusun Kajuara, Desa Awangcenrana, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Petak Perpisah (RPT). Petak utama adalah penggunaan mulsa jerami padi dengan 4 perlakuan yaitu: Tanpa jerami, Mulsa jerami 2 ton/ha, Mulsa jerami 4 ton/ha, dan Mulsa jerami 6 ton/ha. Anak petak adalah pemupukan dengan 4 perlakuan yaitu: tanpa POC, POC Rumput laut, POC urine sapi, dan kombinasi POC rumput laut dengan POC urine sapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara pemberian mulsa jerami padi dan POC dari limbah rumput laut dan urin sapi terjadi interaksi yang nyata terhadap bobot berangkasan, jumlah polong hampa, produksi kedelai/petak, produksi ton.ha-1. kombinasi antara pemberian mulsa jerami padi dan pemberian POC dari limbah rumput laut dan urin sapi menunjukkan respon terbaik karena mampu menghasilkan produksi (2,6 ton/ha) yang lebih tinggi dari kemampuan potensi hasilnya (1,6 ton.ha). Kata kunci: kedelai, mulsa jerami, poc rumput laut, urine sapi
APLIKASI EKSTRAK JAGUNG DAN AIR KELAPA SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI PADA PERTUMBUHAN AWAL BIBIT APEL Pauline Destinugrainy Kasi; Sunarti Cambaba; Winda Sanggola
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 3 (2021): PERBAL : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v9i3.1592

Abstract

Salah satu masalah yang timbul dalam budidaya apel adalah ketersediaan bibit apel. Penggunaan zat pengatur tumbuh pada bibit awal apel dapat memacu pertumbuhan sehingga diperoleh bibit yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sitokinin alami dari kombinasi ekstrak jagung dan air kelapa terhadap pertumbuhan awal bibit apel (Malus domestica), serta untuk mengetahui volume konsentrasi sitokinin alami yang menghasilkan pertumbuhan awal bibit apel (Malus domestica) terbaik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu kontrol (P0), 100 ml/polybag (P1), 150 ml/polybag (P2) dan 200 ml/polybag (P3). Data dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan berbagai konsentrasi sitokinin memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi batang dan jumlah daun bibit apel (Malus domestica) dalam waktu pengamatan 28 hari setelah perlakuan (hsp). Perlakuan P3 dengan konsentrasi sitokinin alami sebanyak 200 ml/l menunjukkan pertumbuhan awal bibit apel terbaik dengan tinggi batang rata-rata 5,2 cm dan jumlah daun rata-rata 4,57 helai.
Penyamakan kulit ikan pari (dasyatis sp.) Dalam pembuatan produk vas bunga Khaeriyah Nur; Fahrullah Fahrullah; Nur Asia Ibrahim
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v5i3.743

Abstract

Di Indonesia, industri penyamakan kulit yang menggunakan bahan mentah kulit rata-rata berasal dari hewan darat seperti kambing, domba, sapi, kerbau dan reptil yang sudah berkembang pesat dan menghasilkan produk jadi seperti sepatu, tas dan jaket. Masih jarang yang memanfaatkan bahan mentah kulit ikan menjadi suatu produk kulit. Salah satu kulit ikan yang menarik untuk dijadikan produk adalah kulit ikan pari. Untuk mengetahui proses pengolahan yang tepat pada kulit ikan pari, maka diadakanlah kegiatan Project Base Learning(PJBL). Tujuan PJBL ini adalah untuk melihat proses dan teknik penyamakan yang baik pada kulit ikan pari dan nilai ekonomi dari kulit ikan pari pada pembuatan vas bunga.Metode kerja PJBL ini yaitu dengan melakukan teknik penyamakan kulit pada kulit ikan pari, seperti :penimbangan, pencucian (washing), perendaman (soaking), proses buang daging (fleshing), pengeluaran bulu (unhairing), proses pengikisan protein non kolagen/globuler (batting), pengasaman (pickling), proses penyamakan (tanning), pemeraman (aging), penetralan, fiksasi (fixation), proses pengeringan (drying) dan pementangan (tracking), proses pelemasan (staking), proses pengamplasan (buffing). Hasil yang diperoleh yaitu kulit samak tampakkuat namun tipis, sehingga mudah patah, namun tampak indah dan menarik karena motif dari kulit ikan pari yang unik. Adapun nilai rendemen yang diperoleh dari penimbangan berat kulit sebelum pengolahan dan setelah pengolahan yaitu 75,55%, ini membuktikan bahwa metode penyamak, efektif dapat mengoptimalkan suatu produk dengan baik. Kesimpulan dari PJBL ini yaitu kulit ikan pari yang disamak dengan penyamakan nabati (kulit kayu nangka) menghasilkan kulit ikan pari tersamak yang kuat, tipis, berwarna cerah dan bertekstur halus, serta nilai rendemen yang cukup tinggi. Kata kunci : Kulit Ikan Pari, Penyamakan Kulit, Rendemen
Uji kualitatif dan kuantatif formalin pada buah apel, anggur dan lengkeng yang dijual di Kota Makassar Rahmi Azizah Mudaffar
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v6i3.1095

Abstract

Komoditas hortikultura seperti buah-buahan memiliki umur simpan yang pendek, sehingga untuk memperpanjang umur simpan, biasanya pedagang buah-buahan menggunakan pengawet. Sebagian pedagang buah-buahan tersebut menggunakan formalin yang dilarang penggunaannya pada komoditi atau bahan pangan untuk memperbaiki tekstur dan meningkatkan umur simpan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui baik secara kualitatif maupun kuantitatif kandungan formalin pada buah apel merah, anggur merah dan lengkeng yang dijual di kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan dalam lima tahapan yaitu ; (1) Pembuatan pereaksi schiff, (2) Analisis kualitatif formalin pada buah (sampel), (3) Pembuatan larutan stok untuk baku formalin p.a., (4) Pembuatan kurva baku, (5) Preparasi dan pengukuran sampel. Dalam analisa data digunakan metode regresi linier dengan memplotkan hasil absorbansi sampel pada kurva baku yang telah dibuat sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah apel merah washington, anggur merah dan lengkeng yang diperoleh dari pinggir jalan dan swalayan seputar daerah Sudiang dinyatakan positif mengandung formalin. Kadar formalin paling tinggi terdapat pada buah lengkeng, baik yang dijual di pinggir jalan yaitu sebesar 24,40 ppm maupun di supermarket yaitu sebesar 33,48 ppm. Kata Kunci: Buah-buahan, Formalin, Absorbansi, Kurva Baku
Analisis bisnis penggemukan sapi hasil ib jenis simental Sri Hastuty
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 2, No 3 (2013): .
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v2i3.55

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mendapatkan hasil analisis bisnis penggemukan sapi hasil IB jenis simental. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Alam Buana Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur. Waktu penelitian ini direncanakan pada bulan Februari 2011 sampai April 2011. Pemilihan responden dalam penelitian im dilakukan dengan cara acak sederhana yaitu. Mengambil responden sebanyak 10 % dan 150 petani sehingga yang terpilih sebagai responden sebanyak 15 orang petani. Jenis data yang digunakan dalam penelitian im adalah data sekunder dan data primer. Data primer yaitu data yang digunakan dan diperoleh melalui wawancara dengan kuisioner dan pengamatan lapangan. Data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui pencatatan dokumen lembaga atau instansi terkait dengan peneitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : usaha penggemukan temak sapi potong hasil lB jenis Simental yang dilakukan oleh petani di Desa Alam Buana Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur, dengan besarnya biaya yang dikeluarkan Rp. 8.674.892,- memberikan Pendapatan kepada petani sebesar Rp.1.892.705,- per ekor siklus produksi (enam bulan)
Evaluasi Tingkat Kualitas Dan Mutu Beras Hasil Penggilingan Padi Di Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato Muh Arsyad; Maryam Saud
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v8i1.1510

Abstract

Abstrak Beras merupakan bahan pokok yang menjadi sumber karbohidrat utama bagi sebagian besar masyarakat indonesia. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga beras dipasaran adalah tingkat kualitas dan mutu beras hasil penggilingan, baik yang berkaitan dengan ukuran, bentuk, derajat putih dan tingkat kebersihan beras. Di Kecamatan Duhiadaa terdapat beberapa mesin produksi padi akan tetapi petani maupun masyarakat sebagai konsumen belum mengetahui tingkat kualitas dan mutu beras yang dihasilkan pada penggilingan padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kualitas dan mutu beras hasil penggilingan padi di Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato dari segi proporsi beras utuh, pecah, kadar air, dan rendemen beras. Penelitian meliputi 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah tempat penggilingan. Parameter yang diamati adalah kadar air, rendemen, beras utuh dan beras patah terhadap beras hasil gilingan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kadar air tertinggi terdapat pada penggilingan 1 yaitu 14.84% sedangkanuntukrendemenberasdanproporsiberasutuhpadapenggilingan 3 masing-masingsebesar 59 % dan 30.9 gram. Penggilingan 3 memilikikualitashasilgilingan yang lebihbaik, darisegikadar air, proporsiberasutuhdanrendemenberas. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan tidak terdapat pengaruh nyata terhadap tempat penggilingan yang berbeda dilakukan uji lanjut BNJ pada 5%. Kata kunci :Beras, Kadar Air, Padi
Strategi pengembangan produk unggulan kakao skala ikm di kabupaten luwu utara Rahmi Azizah Mudaffar
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.292

Abstract

Pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM di Kabupaten Luwu Utara, masih terhambat sejumlah persoalan, baik pada tingkat usaha tani maupun tingkat industri pengolahan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemilihan prioritas produk unggulan Kakao, menentukan lokasi atau pusat pengembangan produk unggulan Kakao, dan merumuskan strategi dan program pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM di Kabupaten Luwu Utara. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu mengidentifikasi potensi Kakao di Kabupaten Luwu Utara dengan metode survey dan studi pustaka, pemilihan prioritas produk unggulan kakao dan penetuan lokasi/pusat pengembangan produk unggulan Kakao dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) dan penyusunan strategi pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM dengan metode SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cokelat kemasan, permen cokelat, dan cokelat batangan menjadi prioritas produk unggulan untuk dikembangkan, sedangkan lokasi/pusat pengembangan produk unggulan Kakao yaitu di Masamba, Sabbang dan Sukamaju. Strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan produk unggulan Kakao skala IKM di Kabupaten Luwu Utara yaitu : pengembangan kerjasama/kemitraan dengan swasta dan lembaga lainnya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM berbasis kompetensi, pengembangan jejaring pemasaran, peningkatan kemampuan teknologi industri, pemeliharaan kontinuitas pengadaan bahan baku, pengembangan dan penerapan layanan informasi, penguatan kelembagaan, mendorong penyebaran IKM di lokasi/pusat pengembangan produk unggulan Kakao serta pengembangan fasilitas ekonomi, sosial dan pemerintahan.
KEANEKARAGAMAN SERANGGA MALAM (NOKTURNAL) DI KEBUN KELAPA SAWIT PT. VICTORINDO ALAM LESTARI Yuni Alisa Pulungan; Suratni Afrianti
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 2 (2021): PERBAL : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v9i2.1577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga malam (nokturnal) di kebun kelapa sawit PT. Victorindo Alam Lestari. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah mengunakan metode jebakan/trapping dengan teknik purposive sampling dalam meletakkan jebakan sebagai alat untuk memperoleh data serangga malam hari yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan ditemukan 999 individu serangga nocturnal yang tergolong dalam 10 genus, 10 famili dan 10 ordo yang terdapat pada lahan kelapa sawit. Berdasarkan hasil pengamatan inventarisasi serangga malam di PT. Victorindo Alam Lestari, serangga berjenis ordo Formicidae menjadi serangga yang paling mendominan selama enam malam pengamatan terdapat 451 jumlah individu yang terperangkap di light trap. Serangga malam dengan jenis ordo Apogonia menjadi serangga yang nilai dominansinya paling rendah mencapai 8 individu dengan pengamatan selama enam malam. Kata Kunci: Kebun, Nokturnal, Trapping
Faktor-faktor yang mempengaruhi petani kakao bermitra dengan pt mars (studi kasus di desa cendana hijau Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur) Dharma Fidyansari; Sri Hastuty; I Kadek Arianto
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i2.726

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi petani kakao bermitra dengan PT MARS di Desa Cendana Hijau, Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur. Penelitian dilakukan di PT MARS di Desa Cendana Hijau Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan pada bulan Juni hingga Juli 2016. Penentuan responden petani mitra dilakukan dengan menggunakan Purposive Sampling Method. Metode pengumpulan data dimulai dari penelusuran data sekunder. Data-data sekunder seperti nama-nama kelompok tani mitra, jumlah kelompok tani mitra, luas lahan, produktivitas usaha tani petani mitra dan lain-lain diperoleh dari perusahaan mitra, Petugas Penyuluh Lapang, dan Badan Pusat Statistik setempat. Data primer diperoleh melalui wawancara, diskusi dan pengisian kuesioner kepada responden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan distribusi frekuensi yaitu statistik yang memberikan gambaran atau makna dari variabel penelitian. Variabel-variabel penelitian berupa (1) Tingkat efesiensi; (2) Adanya jaminan harga; (3) Peningkatan pendapatan; dan (4) Jaminan pasar. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi petani kakao bermitra dengan PT MARS di Desa Cendana Hijau Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur ada 4 faktor yaitu: (1). Efesiensi sebesar 100%; (2). Jaminan harga 73,4%; (3). Tingkat pendapatan sebesar 70% dan; (4). Jaminan pasar sebesar 100%. Faktor pendorong yang paling dominan dalam kemitraan antara petani kakao dengan PT MARS di Desa Cendana Hijau Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur faktor efesiensi dan jaminan pasar. Kata-kata kunci: Kemitraan, Petani Kakao, PT MARS