cover
Contact Name
Andi Safitri Sacita
Contact Email
jurnalperbal@gmail.com
Phone
+6281213302660
Journal Mail Official
jurnalperbal@gmail.com
Editorial Address
https://journal.uncp.ac.id/index.php/perbal/about/editorialTeam
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
ISSN : 23026944     EISSN : 25811649     DOI : https://doi.org/10.30605/perbal
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ketatawilayahan.
Articles 182 Documents
Produksi dan kualitas kompos dari ternak sapi potong yang diberi pakan limbah organik pasar St. Chadijah
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v5i3.747

Abstract

Limbah organik atau biasa dikatakan sampah pasar sebenarnya selain berpotensi sebagai bahan pakan ternak, hasil samping dari usaha agribisnis peternakan adalah limbah feses. Limbah yang dihasilkan dari usaha peternakan jika dikelola dengan baik maka akan mendukung model pertanian-peternakan zero waste yakni model pertanian yang tidak membiarkan hasil ikutan menjadi limbah/tidak bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat produksi dan kualitas kompos yang dihasilkan dari sapi potong yang diberi pakan limbah sampah organik pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen di laboratorium dengan Peubah yang diamati adalah kandungan Nitrogen (N), Karbon (C), warna dan pH. Hasil penelitian yang telah dilakukan rata-rata produksi feses tertinggi adalah perlakuan P0 (30,4 kg), kemudian P2 (24 kg) dan P1 (21 kg). faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah feses per ekor/hari salah satunya adalah kemampuan ternak mencerna bahan pakan yang tersedia, dengan kata lain kecernaan adalah selisih anatara zat makanan yang dikonsumsi dengan yang dieksresikan dalam feses. Kata Kunci : produksi dan kualitas kompos, sapi potong, sampah organik pasar PENDAHULUAN Peningkatan jumlah penduduk terutama didaerah
Intersepsi Radiasi Matahari Tanaman Kedelai (Glycine Max L.) Pada Berbagai Cekaman Kekeringan Andi Safitri Sacita
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v7i1.1218

Abstract

Abstrak Kedelai merupakan salah satu komoditi yang banyak dibutuhkan untuk produksi bahan pangan dalam negeri. Potensi lahan untuk pengembangan kedelai cukup luas namun sangat rentan terhadap kekeringan utamanya pada saat musim kemarau. Terjadinya perubahan iklim semakin memperparah dampak kekeringan pada suatu wilayah. Salah satu alternatif untuk menghasilkan produksi kedelai pada kondisi lahan kering yaitu menanam varietas yang toleran terhadap cekaman kekeringan. Pada kondisi tercekam tanaman akan melakukan mekanisme adaptasi seperti modifikasi tajuk tanaman untuk mencegah kehilangan air yang besar melalui transpirasi. Bersamaan dengan itu, radiasi matahari yang diintersepsi oleh tanaman juga mengalami penurunan sebab radiasi matahari diintersepsi oleh tajuk tanaman. Kurangnya radiasi yang diintersepsi oleh tajuk menyebabkan terganggunya proses fotosintesis pada tanaman. Dengan demikian, tanaman yang mengalami cekaman kekeringan akan menyebabkan gangguan pertumbuhan dan produksi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, perlakuan cekaman kekeringan memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan tanaman mengintersepsi radiasi matahari. Banyaknya radiasi yang diintersepsi menurun seiring dengan meningkatnya cekaman. Hal ini juga berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Kata kunci : cekaman kekeringan, intersepsi radiasi, kedelai
Peran wanita tani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman pangan Suaedi Suaedi; Nurhilal Nurhilal; Irmah Musnidar
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 2, No 3 (2013): .
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v2i3.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Pemanfaatan Pekarangan di Kelurahan Mancani Kecamatan Telluwanua Kota Palopo. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Mancani Kecamatan Telluwanua Kota Palopo. Metode penelitian yang di gunakan yaitu : (1) Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelompok wanita tani Kecamatan Telluwanua Kota Palopo. (2) Unit sampel pada penelitian ini adalah secara purposive yaitu semua populasi berdasarkan jumlah anggota kelompok wanita tani uri. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Primer diperoleh melalui pengisian kuesioner, diskusi kelompok dan pengamatan peran serta wawancara individu dengan masyarakat, data Sekunder diperoleh dari studi kepustakaan maupun studi dokumentasi dan Instansi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil Penelitian yaitu (1) Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan merupakan salah satu referensi bagi peneliti lain, (2) manfaat bagi masyarakat Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan informasi baru bagi masyarakat khususnya di Kelurahan Mancani Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, (3) manfaat bagi pemerintah hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan bagi pemerintah dalam rangka peningkatan pemberdayaan bagi masyarakat
Teknologi Aquaponik Tanaman Tomat dan Ikan Nila pada Tiga Jenis Media Tanam dan Frekuensi Pemupukan Ria Megasari; Dody D. Trijuno
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v8i2.1534

Abstract

Kebutuhan akan sayur dan ikan yang aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh masyarakat meningkat seiring dengan meningkatnya pertambahan penduduk sedangkan produksi produk pertanian semakin rendah karena keterbatasan lahan, tingginya biaya produksi, dan kurangnya tenaga kerja di bidang pertanian. Makanya penggunaan lahan terbatas masih diupayakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, salah satunya adalah teknik aquaponik yang merupakan sistem terpadu yang memadukan sayur dan ikan di lahan terbatas yang ramah lingkungan. Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui jenis media tanam dan frekuensi pemupukkan yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) dan ikan nila (Oreochromis sp). Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama yaitu jenis media tanam terdiri atas 3 taraf: krikil ; arang dan krikil + arang. Anak petak yaitu frekuensi pemupukan terdiri dari 3 taraf yaitu :tanpa nutrisi (Nutrisi dari kolam ikan); pemberian nutrisi per 3 hari dan pemberian nutrisi per 5 hari dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media tanam arang dengan pemberian nutrisi per 3 hari memberikan hasil terbaik terhadap parameter bobot buah pertanaman yaitu 125,56; dan perlakuan media arang tanpa nutrisi (m2p0) pada parameter tingkat kelangsungan hidup ikan sebesar 99,11%. Perlakuan jenis media arang menghasilkan jumlah buah tanaman sebesar 20,67. Frekuensi pemupukan dengan pemberian nutrisi per 3 hari, memberikan tanaman tertinggi yaitu 100, 49 cm. Kata kunci: akuaponik, tomat, media tanam, pemupukan, ikan nila
Pengaruh pertumbuhan kacang hijau (phaseolus radiatus) dengan perlakuan pemberian media air berbeda Muhammad Arhan Rajab
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i3.596

Abstract

ABSTRACT Pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah air.Air mutlak diperlukan tumbuhan, karena di dalam hidupnya tak mungkin tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang tanpa memerlukan air. Dalam laporan praktek lapang ini mengkaji bagaimana pertumbuhan tanaman kacang hijau dengan pengaruh perbedaan air untuk tanaman kacang hijau. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan kacang hijau bila dilakukan penyiraman dengan menggunakan air PDAM, air hujan, air sumur, air kolam, air sungai dan air laut. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo ,Jl. Poros DR. Ratulangi KM. 08 Kota Palopo yang berlangsung pada Tanggal 24 April-7 Mei 2016. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil praktek lapang dapat diketahui jenis air yang baik untuk pertumbuhan kacang hijau. Implikasi dalam praktek lapang tanaman kacang hijau dengan melakukan penyiraman jenis air yang berbeda yaitu dengan melibatkan anggota kelompok secara aktif dalm penyiraman yang dilakukan setiap harinya dan melakukan pengamatan pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau sehingga didapatkan hasil dari penelitian ini. Kata kunci : Tanaman Kacang Hijau, Pengaruh Perbedaan Air, Konservasi Air dan Tanah.
UJI EFEKTIVITAS BEBERAPA MACAM PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) VARIETAS GRAND RAPIDS PADA SISTEM VERTIKULTUR Derip Dhia Darma; Wagiono Wagiono; Rika Yayu Agustini
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 3 (2021): PERBAL : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v9i3.1587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perlakuan beberapa macam pupuk organik yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) varietas grand rapids pada sistem vertikultur. Penelitian dilakukan di Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang pada bulan April sampai Juni 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan, yaitu A (Kontrol), B (Tanah + Pupuk Kandang Ayam), C (Tanah + Pupuk Kandang Kambing), D (Tanah + Pupuk Kandang Sapi), E (Tanah + Pupuk Kascing) dan F (Tanah + Kompos Sayuran). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh nyata perlakuan F (Tanah + Pupuk Kascing) beberapa macam pupuk organik terhadap rerata tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, panjang akar, bobot segar pertanaman, bobot segar pertalang dan bobot segar perhektar.
Budidaya sayuran organik dipekarangan Fofa Arofi; Soleh Wahyudi
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v5i3.742

Abstract

Kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan pertanian ramah lingkungan menjadi peluang besar usaha dibidang budidaya tanaman organik. Potensi pasar produk organik internasinal maupun domestik masih terbuka lebar. Upaya pemenuhan permintaan pasar tersebut dengan penambahan areal budidaya tanaman secara organik. Budidaya sayuran organik bersertifikat dipekaranganmerupakan salah satu alternativenya,sehingga diperlukan rekomendasi teknik budidaya sayuran organik dipekarangan untuk menghasilkan produk sesuai standar. Strategi budidaya sayuran organik dipekarang yang dapat dilakukan anatara lain, pengelolaan usaha dan sertifikasi secara berkelompok dalam satu kawasan, melakukan upaya pencegahan kontaminan, penyiapan media tanam dan budidaya sesuai kaidah system pertanian organik, mengoptimalkan pengelolaan hara insitu, pemilihan komoditas yang sesuai dan memiliki nilai ekonomis tinggi, pengendalian hama penyakit secara terpadu serta penanganan pascapanen. Kata kunci: pertanian organik, sayuran, pekarangan
Kualitas mikrobiologis dangke yang dibuat pada berbagai level ekstrak getah pepaya dan suhu pemanasan Muhammad Irfan
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v6i3.1090

Abstract

Dangke adalah produk semacam keju tanpa pemeraman, dan tidak dikoagulasi dengan rennet melainkan dengan papain (getah buah pepaya). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kualitas mikrobiologis dangke yang dibuat pada berbagai level geah pepaya kering dan suhu pemanasan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola factorial 3 x 8 dengan 3 kali ulangan. faktor A adalah suhu pemanasan (65C, 70C, 75C, 80C, 85C, 90C, 95C, 100C) dan faktor B adalah konsentrasi getah pepaya kering (0,3%, 0,4% dan 0,5%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dangke yang dibuat pada berbagai level getah pepaya kering dan suhu pemanasan memiliki kandugan bakteri asam laktat dengan karakterisasi pengujian morfologi dengan hasil bentuk bulat, warna putih dan putih kekuningan, permukaan cembung, pewrnaan gram positif (bentuk batang dan bulat dengan warna ungu). Pada identifikasi bakteri Listeria monocytogenes diperoleh morfologi dengan bentuk bulat, warna (putih, kuning, coklat dan hitam), pewarnaan gram positif (batang, ungu), pada pengujian biokimia tidak ada sampel yang positif Listeria monocytogenesdari dangke yang dibuat dengan berbagai level getah pepaya kering dan suhu pemanasan. Disimpulkan bahwa dangke mengandung bakteri asam laktat dan tidak mengandung Listeria monocytogenes pada berbagai perlakuan. Kata kunci : dangke, bakteri asam laktat (BAL), Listeria monocytogenes.
Kajian program pemberdayaan desa mandiri pangan Kec. Sendana kota Palopo Rahmat Masri Bandaso; Safaruddin Safaruddin
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 2, No 2 (2013): .
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v2i2.50

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh program pemberdayaan desa mandiri pangan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat di Kelurahan Sumarambu khususnya kelompok afinitas temak, Kota Palopo yang berlangsung dan bulan Juni sampai bulan Agustus 2010. Dalam penelitian ini pengambilan data primer dilakukan dengan menggunakan daftar pertanyaan ( questioner) dan wawancara langsung dengan anggota kelompok afinitas temak sebagai responden kemudiani diolah menggunakaa metode- Regresi linear berganda sedangkan data sekunder diperoleh dan instansi yang terkait dengan penelitiaii nit Dalani penentuanresponden dilakukan- dengan- cara purposive yaitu mewawancarai semua anggota kelompok yang beijumlah 24 orang. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriffif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan faktor yang berpengaruh dalam prograni pemberdayaan vaniabel (X ) berada pada range keempat yakni tinggi dan variable peningkatan pendapatan masyarakat ( Y )berada pada range ketiga yakni sedang.
Pemanfaatan Berbagai Dosis Penyulingan Nilam Dan Kotoran Kambing Pada Pertumbuhan Vase Vegetatif Tanaman Kedelai Di Kota Palopo Eka Sudartik; Mawar Pasoloran
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v7i3.1419

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan limbah penyulingan nilam dan kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Dilakukan di lahan percobaan kampus II Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo, Jalan Lamaranginang, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, pada bulan Desember 2018 sampai April 2019. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak kelompok. Percobaan ini terdiri dari 6 perlakuan, setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan, sehingga terdapat 24 unit percobaan. Adapun dosis yang diberikan pada setiap perlakuan adalah sebagai berikut: P0 : (Tanpa perlakuan), P1 : ( 5 gram LPN + 25 gram kotoran kambing), P2 : (10 gram LPN + 20 gram kotoran kambing), P3 : (15 gram LPN + 15 gram kotoran kambing), P4 : (20 gram LPN + 10 gram kotoran kambing), P5 : (25 gram LPN + 5 gram kotoran kambing). Kata kunci: limbah penyulingan nilam, kotoran kambing, tanaman kedelai