Articles
238 Documents
Penyuluhan Tentang Asam Urat Pada Lansia di Desa Sei Limbat Kabupaten Langkat
Ilham Syahputra Siregar;
Irma Handayani;
Hasan Basri Nasution;
Trisnayanti Trisnayanti
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.349
Penyakit asam urat adalah penyakit yang terjadi karena penumpukan asam urat atau kristal asam urat pada jaringan sendi akibat dari gangguan metabolisme purin dalam tubuh sehingga membuat kadar asam urat darah meningkat dan lebih dari normal. Penyakit asam urat adalah penyakit yang terjadi karena penumpukan asam urat atau kristal asam urat pada jaringan sendi akibat dari gangguan metabolisme purin dalam tubuh sehingga membuat kadar asam urat darah meningkat dan lebih dari normal. Lansia merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Kelompok yang dikategorikan lansia ini akan terjadi suatu proses yang disebut Aging Process atau proses penuaan. Penyakit asam urat semakin meningkat dengan bertambahnya usia. Pengamatan awal yang dilakukan oleh tim pengabdian di Desa Sei Limbat ditemukan masih rendahnya pengetahuan lansia tentang asam urat, hal ini dibuktikan dari hasil wawancara 10 orang lansia, hanya 3 orang yang mengetahui tentang asam urat. Tujuan kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan pengetahuan lansia tentang penyakit asam urat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan kepada lansia dengan metode demontrasi menggunakan media leaflet. Kegiatan penyuluhan ini terdiri dari pembukaan, pelaksanaan, dan penutup. Hasil pengabdian menunjukkan dari tahap evaluasi bahwa peserta berperan aktif dalam kegiatan, dan ditemukan 80% lansia mengetahui tentang asam urat.
Pengukuran Antropometri Sebagai Indikasi Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu
Ellyani Abadi;
Narmawan Narmawan;
Siti Umrana;
Fatmawati Fatmawati;
Siti Hadrayanti Ananda;
Riska Mayangsari
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.402
Ibu hamil memiliki risiko mengalami KEK, hal ini dipengaruhi berbagai faktor diantaranya kurangnya pengetahuan tentang indikator KEK sehingga berdampak pada rendahnya konsumsi makanan yang bergizi selama hamil dan juga tidak memahami terkait standar berat badan dan juga status LILA selama kehamilan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan ibu hamil serta pengukuran LILA. Metode yang digunakan adalah observasi melalui pengukuran antropometri. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu. Objek pengabmas adalah Ibu Hamil yang berkunjung ke Posyandu. Hasil pengabmas ini adalah setelah dilakukan pengukuran antropometri menunjukkan bahwa dari 40% ibu hamil mengalami KEK. Selain itu rata-rata BB ibu hamil 52,3 kg dan TB 154,1 cm dan LILA 25 cm. Saran bagi pihak Puskesmas diharapkan dapat melakukan pemantauan secara rutin kepada ibu hamil khususnya ibu hamil KEK dan memberikan intervensi berupa pemberian Biskuit PMT dan merutinkan pelaksanaan konseling pada ibu hamil khususnya tentang gizi yang tepat dikonsumsi selama kehamilan.
Program Tuntas Administrasi Kependudukan dengan Metode “Jempol” di Desa Masbagik Selatan
Ratna Yuniarti;
Sandy Ari Wijaya;
Widya Hartati;
Maerzatuk Nurin Ardini;
Yuda Hariawan;
Desi Fitriana;
Habby Zaerahman
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.403
Administrasi Kependudukan (Adminduk) adalah kegiatan yang berkenaan dengan penataan, penerbitan hingga penerbitan dokumen kependudukan melalui pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Sebagai warga Negara yang taat administrasi harus memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Namun, tidak semua warga memiliki kesadaran tentang pentingnya dokumen ini. Untuk memuntaskan permasalahan adminduk ini tim menerapkan metode “JEMPOL”. Hasil kegiatan ini menunjukkan penerapan metode “JEMPOL” cukup efektif meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melengkapi dokumen kepndudukannya. diperoleh jumlah pemohon untuk perbaikan data KK sebanyak 20 orang, sedangkan jumlah pemohon untuk pembuatan KK baru sebanyak 5 orang. Sedangkan jumlah pelayanan pada perbaikan data e-KTP sebanyak 56 orang. Kemudian 4 permohonan perubahan akta kelahiran online. Serta 50 anak yang sudah dibuatkan KIA.
Penyuluhan Tentang Hipertensi pada Masyarakat di Wilayah Kerja Binjai Estate Tahun 2022
Ilham Syahputra Siregar;
Irma Handayani;
Sri Wahyuni;
Leny Suarni;
Suci Okta Liandra
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.406
Hipertensi yaitu tekanan darah sistolik di atas 120/140 mmHg dan diastole diatas 80-90 mmHg. Hipertensi merupakan salah satu faktor resiko paling berpengaruh terhadap penyakit jantung, pembuluh darah dan penyakit ginjal kronik. Hipertensi dapat dicegah dengan mengendalikan beberapa faktor resiko terjadinya hipertensi seperti merokok, asupan garam berlebih, obesitas, dan stres. Puskesmas Binjai Estate meruapakan salah satu Puskesmas yang berada di Kota Binjai. Data yang ditemukan dari Puskesmas Binjai Estate bahwa Hipertensi merupakan penyakit nomor 2 tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Binjai Estate tahun 2022. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan penyakit hipertensi dengan pemberian informasi kesehatan tentang hipertensi melalui kegiatan penyuluhan tentang darah hipertensi. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang hipertensi. Kegiatan penyuluhan ini menggunakan media leaflet yang terdiri dari pembukaan,kegiatan inti, dan penutup. Hasil pengabdian menunjukkan dari tahap evaluasi bahwa peserta berperan aktif dalam kegiatan, dan ditemukan 85% (14 orang) peserta mengetahui tentang hipertensi yang meliputi defenisi, penyebab, tanda dan gejala, komplikasi, pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat agar masyarakat dapat berperilaku yang dapat mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi.
Webinar Edukasi Peningkatan Wawasan Tentang Aplikasi Penggunaan Kromatografi Gas pada Industri Kelapa Sawit Kepada Praktisi Industri dan Mahasiswa Tingkat Akhir
Pravil Mistryanto Tambunan;
Asmara Sari Nasution;
Novrida Harpah;
Anna Juniar;
Hamdan Purba;
Supran Hidayat Sihotang;
Nurmala Sari;
Mariany Razali
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.410
Telah dilakukan kegiatan webinar edukasi yang bertujuan untuk peningkatan wawasan kepada praktisi industry dan mahasiswa tingkat akhir dengan mengusung tema : “Aplikasi Penggunaan Kromatografi Gas Pada Industri Kelapa Sawit”. Edukasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas sejumlah dosen perguruan tinggi negeri dan swasta di kota Medan. Sasaran edukasi ini adalah mahasiswa tingkat akhir di wilayah Sumatera Utara yang telah hampir menyelesaikan studi dan segera akan memasuki dunia kerja. Selain itu, tim dosen juga mengundang para praktisi yang berkecimpung dalam industri kelapa sawit di wilayah Sumatera Utara. Adapun permasalahan yang mendorong dilakukan kegiatan ini adalah karena masih minimnya pengetahuan tentang kromatografi gas dari fresh graduate yang melamar sebagai analis laboratorium. Kegiatan dimulai dengan kata sambutan dari pimpinan Laboratorium Terpadu Universitas Sumatera Utara dan diikuti dengan pemaparan materi serta sesi tanya jawab. Para peserta dalam edukasi ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terutama para mahasiswa yang mengajukan pukuhan pertanyaan serta para praktisi yang juga saling berbagi informasi yang penting. Evaluasi sesi webinar diukur dengan menggunakan kuesioner google form dengan 10 pertanyaan. Dari hasil edukasi, para mahasiswa telah mengerti dengan baik aplikasi kromatografi gas untuk analisis-analisis spesifikasi produk turunan kelapa sawit beserta metode-metode yang umum digunakan.
Membangun Kiprah Wanita Wirausaha dalam Mewujudkan Ekonomi Mandiri Era Digital Di kabupaten Lombok Timur
Salmi Yuniar Bahri;
Widya Hartati
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.422
Tujuan dan sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai pemberdayaan terhadap wanita agar bisa melakukan pergerakan berwirausaha di era serba digital dalam mewujudkan kemandirian ekonomi diri pribadi, keluarga serta dapat memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar berupa menciptakan lapangan pekerjaan. Kegiatan ini melibatkan sekelompok organisasi wanita yang bergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Terselenggaranya pelatihan ini diharapkan peserta mampu dengan mudah berkiprah dalam dunia usaha dengan adanya motivasi dan pengetahuan mengenai arti penting peran seorang wanita yang tidak hanya sebagai ibu rumah tangga melepas harapan dan menggantungkan hidup hanya kepada suami tetapi dapat menjadi patner dalam mewujudkan cita-cita bersama. Target luaran yang diharapkan berupa adanya keyakinan, pengetahuan dan motivasi agar terciptanya pergerakan dalam berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi.
Higiene dan Sanitasi Ibu dalam Pencegahan Stunting Lingkungan Sukatani 1 Kelurahan Bela Rakyat Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat
Khodijah Tussolihin Dalimunthe;
Mutiara Nauli;
Tina Meirindany;
Elvira Hayati;
Dewi Shara Dalimunthe
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.423
Higiene dan sanitasi lingkungan mempunyai peran penting dalam masalah stunting. Langkah pencegahan stunting dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti akses air bersih, berhenti buang air besar sembarangan, pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan limbah cair dan konsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Higiene buruk dapat menyebabkan batita terserang penyakit diare yang nantinya dapat menyebabkan anak kehilangan zat-zat gizi yang penting bagi pertumbuhan. Sanitasi yang buruk seperti buang air besar sembarangan bisa berdampak luas terhadap kesehatan, status gizi, dan ekonomi bangsa. Upaya yang dilaksanakan pemerintah dalam mencegah terjadinya stunting adalah bertujuan agar anak-anak indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal disertai dengan kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global. Penyuluhan yang diberikan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu hamil dan mempunyai batita lingkungan Sukatani 1 Kelurahan Bela Rakyat Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat tentang “Higiene dan Sanitasi Ibu dalam Pencegahan Stunting”. Masyarakat dikumpulkan di Mesjid Al-Fattah yang dilaksnakan pada hari Kamis tanggal 13 Oktober 2022. Outcome yang diharapkan dengan kegiatan tersebut adalah masyarakat mengetahui tentang pentingnya penerapan higiene dan sanitasi dalam rumah tangga agar dapat mencegah kejadian stunting.
Penyuluhan Tentang Pemakaian KB IUD Jangka Panjang di PMB Andina Primitasari Palembang
Dempi Triyanti;
Rika Oktapianti
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.428
Kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) atau AKDR adalah suatu alat atau benda yang dimasukkan ke dalam rahim yang sangat efektif, reversible dan berjangka panjang, dapat dipakai oleh semua perempuan usia reproduktif, dengan tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini agar pasangan usia subur dapat meningkatkan pengetahuan tentang alat kontrasepsi IUD atau usaha pencegahan kehamilan (Handayani, 2010). Laju pertambahan sensus kependudukan Indonesia semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat dari laju pertumbuhan di Indonesia berdasarkan hasil pencacahan sensus penduduk 2010, jumlah penduduk Indonesia adalah 237.556.363 orang yang terdiri dari 119.107.580 laki-laki dan 118.048.784 perempuan. LPP tahun 2017 diharapkan turun menjadi 1,1%. Penyuluhan yang kami selenggarakan yang datang adalah PUS (Pasangan Usia Subur). Program penyuluhan tentang kb iud jangka panjang di PMB Andina Primitasari Palembang pada hari sabtu tanggal 04 Desember 2022 dalam bentuk ceramah, tanya jawab. Kegiatan berjalan secara efektif dan peserta antusias mendengarkan dan menanyakan berbagai hal mengenai kb iud jangka panjang yang belum dipahami oleh peserta penyuluhan pasangan usia subur.
Penyuluhan Bahaya Paparan Asap Rokok Terhadap Penyakit ISPA Balita di Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia
Asnita Yani;
Selamat Tuahta Sipayung
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.429
Balita adalah anak dengan umur di bawah lima tahun dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat dan renta terhadap berbagai penyakit menular salah satunya Ispa. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah penyakit saluran pernapasan akut dengan perhatian pada radang paru (pneumonia), bukan telinga dan tenggorokan. ISPA akibat polusi adalah ISPA yang disebabkan oleh faktor risiko polusi udara seperti asap rokok, asap pembakaran di rumah tangga, gas buang transportasi dan industri, kebakaran hutan dan sampah. Paparan asap rokok berisi berbagai polutan yang berbahaya bagi kesehatan balita. Pengabdian msayarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan akan bahaya paparan asap rokok terhadap kesehatan balita utamanya penyakit Ispa dengan metode ceramah dan tanya jawab. Keluhan Ispa yang berulang pada balita, kurangnya pahaman mengenai residu asap rokok yang melakat pada alat-alat rumah tangga dan kebiasan menyentuh balita setelah merokok menjadi merupakan temuan pada pengabdian masyarkat ini. Setelah kegiatan pengabdian masyarkat terjadi peningkatan pengetahuan dari peserta penyuluhan dimana peserta memahami bahaya paparan asap rokok pada balita khususnya penyakit Ispa serta memahami pula jalur penularannya dan mengetahui apa yang dimaksud dengan perokok pasif.
Edukasi Pentingnya Pemberian Kolostrum pada Bayi di Praktik Mandiri Bidan Choirul Mala Palembang
Rika Oktapianti;
Dempi Triyanti
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.431
Air susu ibu merupakan sumber gizi yang sangat ideal dengan komposisi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan bayi. Komposisi ASI itu sendiri tidak sama dari waktu ke waktu komposisi tersebut terbagi atas tiga macam yaitu kolostrum, ASI masa transisi dan ASI matur. colostrum adalah susu yang dihasilkan oleh kelenjar susu dalam tahap akhir kehamilan dan beberapa hari setelah kelahiran bayi. Kolostrum ini adalah cairan kental kekuning-kuningan yang keluar pada hari pertama sampai hari ketiga setelah bayi lahir. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya pemberian kolostrum pada bayi setelah lahir. Setelah diberikan edukasi kesehatan pentingnya pemberian kolostrum pada bayi ibu-ibu menjadi paham dan mengerti apa itu kolostrum dan manfaat dari kolostrum itu sendiri untuk bayi. Saat diberikan pertanyaan, Hasil edukasi (penyuluhan) didapatkan sebanyak 65,7% pengetahuan ibu baik karena ibu menyimak saat dilakukan edukasi kesehatan (pendidikan kesehatan) dan adanya rasa ingin tahu dari ibu sendiri tentang pentingya pemberian kolostrum. Ini membuktikan sebagai petugas kesehatan perlunya melakukan edukasi kepada masyarakat terutama pada ibu hamil yang akan memiliki anak dan memberikan kolostrum beserta pemberian ASI ekslusif pada bayi. Bagi ibu hamil lebih aktif lagi dalam pelayanan kesehatan sehingga ibu hamil bisa memberikan kolostrum dan ASI dengan baik.