cover
Contact Name
Hadiyanto
Contact Email
hadiyanto@che.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jakawindarta@lecturer.undip.ac.id
Editorial Address
Program Studi Magister Energi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Jl. Imam Bardjo, SH-No 3, Semarang 50241
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 27226719     EISSN : 27226719     DOI : https://doi.org/10.14710/jebt
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan dimaksudkan sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian yang ditulis dalam bentuk artikel review, full artikel penelitian dan short communication dalam bidang pengembangan energi baru dan terbarukan. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris. Jurnal memiliki fokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan namun tidak menutup kemungkinan pada energi fosil dan yang tidak terbarukan. Jurnal menerima artikel dari kajian energi dari berbagai aspek multidisiplin keilmuan seperti manajemen, energi, teknologi energi, diversifikasi energi, kebijakan energi, ekonomi energi.
Articles 126 Documents
Overview Pemanfaatan dan Perkembangan Sumber Daya Energi Surya Sebagai Energi Terbarukan di Indonesia Ferdyson Ferdyson; Jaka Windarta
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.15714

Abstract

Tingginya potensi sumber daya energi surya di Indonesia membuat pemerintah Indonesia berupaya untuk terus meningkatkan pemanfaatan sumber energi surya untuk pembangkit listrik. Upaya untuk mengurangi energi primer yang berasal dari fosil selain dari berkurangnya cadangan batubara, juga disebabkan karena pengaruh emisi gas buang batubara. penggunaan energi primer yang berasal dari fosil dalam setiap perubahan bentuk energinya menyebabkan peningkatan emisi gas karbondioksida sehingga bisa berakibat rusaknya lingkungan dan perubahan iklim. Dalam makalah ini penulis memfokuskan untuk melihat kebijakan pemerintah dalam mengatur sumber daya energi nasional, gambaran tentang pemanfaatan dan perkembangan sumber energi surya di Indonesia dengan menunjukkan data-data yang didapatkan dari jurnal-jurnal lokal maupun internasional. Diharapakan dari makalah ini dapat membantu memberikan informasi terkait pemanfaatan dan perkembangan sumber energi primer dari matahari.
Analisis Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Energi Alternatif Biogas Rahmat, Firdaus Nur
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.16497

Abstract

AbstrakSampah adalah masalah yang utama dialami oleh Sebagian masyarakat diindonesia. Populasi yang semakin tinggi dalam kurun waktu setahun. Tidak dapat dengan kehadiran sampah yang terdiri berbagai jenis – jenis sampah, permasalahan ini dapat dirasakan yaitu dampak negatif kepada lingkungan sekitar misal lingkungan kumuh, menjadi sumber sarang penyakit, dan menjadi pemicu pemanasan global yang disebabkan oleh sampah. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu menganalisis pemanfaatan jenis sampah organik yang digunakan untuk energi alternatif yaitu Biogas. Dalam penelitian ini, kami menggunakan pendekatan tinjauan literatur. Pendekatan yang serupa dengan yang digunakan di sini digunakan untuk mengumpulkan berbagai data dari penelitian yang dilakukan sebelumnya tentang topik yang terkait dengan yang sedang dibahas di sini. Kotoran hewan, kotoran buah dan sayuran, serta bentuk sampah organik lainnya dapat diubah menjadi biogas lebih cepat daripada sampah anorganik. Untuk produksi biogas, mencampur sayuran menjadi satu lebih baik daripada memotongnya. Biogas yang sudah diolah dapat dijadikan energi alternatif yang bisa menguntungkan berbagai sektor. Adanya pemanfaatan sampah organic menjadi biogas ini bisa mengurangi permasalah sampah yang ada diindonesia. 
Pemanfaatan Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang Jaka Windarta; Hartuti Purnaweni; Asep Yoyo Wardaya
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.16965

Abstract

Sumber energi yang paling banyak dimanfaatkan oleh teknologi penunjang kehidupan manusia saat ini adalah energi listrik. Kondisi geografis Indonesia yang sangat luas mengakibatkan distribusi energi listrik belum dapat menyeluruh merambah hingga ke desa. Secara tidak langsung ketersediaan sumber energi listrik mempengaruhi laju pembangunan infrastruktur pada suatu daerah. Salah satu daerah yang belum terjangkau oleh energi listrik adalah Wisata Mangrove dan Reservat Kepiting Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Desa Mojo merupakan salah satu alternatif tempat wisata di Kabupaten Pemalang, akan tetapi belum terdapat fasilitas umum seperti penerangan jalan, pompa air bersih dan bangunan permanen di Wisata Mangrove dan Reservat Kepiting Desa Mojo, kondisi ini antara lain diakibatkan belum terdapatnya sumber energi listrik. Berangkat dari kondisi tersebut tim pengabdian masyarakat Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro sebagai pengusul bekerjasama dengan Mitra Pokdarwis dan Mitra Pokmaswas Desa Mojo sebagai penerima, merencanakan inisiasi PLTS sebagai sumber energi listrik terbarukan yang dapat diimplementasikan di Wisata Mangrove dan Reservat Kepiting Desa Mojo. PLTS ini rencananya di pasang pada 3 titik yang tersebar di lokasi wisata. Lokasi penempatan titik PLTS diantaranya adalah : Pintu Dermaga 1 Keberangkatan, Pintu Dermaga 2 Kedatangan dan Gazebo. PLTS yang digunakan akan menggunakan konfigurasi off – grid, kapasitas pembangkitan setara 400 Wp, dilengkapi baterai 2 × 60 Ah menggunakan inverter berkapasitas 1 × 1000 VA. Selain melakukan instalasi dan diseminasi teknologi PLTS di Desa Mojo, Pemalang akan dilakukan juga pemberdayaan masyarakat agar dapat mengoperasikan dan merawat PLTS secara swadaya. Dengan ketersediaan sumber energi listrik di Wisata Mangrove dan Reservat Kepiting Desa Mojo diharapkan dapat memacu laju pembangunan infrastruktur, sehingga dapat berdampak pula pada peningkatan daya tarik Wisata Mangrove dan Reservat Kepiting Desa Mojo sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pemalang serta meningkatkan ekonomi masyarakat anggota Pokdarwis dan Pokmaswas Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang.
Potensi Pemanfaatan Gelombang Laut Menjadi Tenaga Listrik Dengan Metoda Oscillating Water Column di Pulau Bawean Gresik Sidik, Mohammad; Sinaga, Nazarudin
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.17306

Abstract

Pulau Bawean yang terletak di laut jawa yang berjarak 120 km sebelah utara Gresik. Kebutuhan energi listrik di Pulau Bawean diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel akan tetapi masih ada beberapa desa yang belum dialiri listrik. Keterlambatan suplai bahan bakar solar dikarenakan ombak yang besar juga merupakan permasalahan yang dialami oleh PLTD di Pulau Bawean. Melihat permasalahan tersebut, maka makalah ini akan membahas mengenai analisis dan perhitungan potensi pemanfaatan gelombang laut yang di konversi menjadi energi listrik dengan menggunakan metoda Oscillating Water Column di perairan Pulau Bawean Gresik. Metode ini dipilih karena sudah ada prototype di Pantai Baron yogyakarta dan output ini lebih stabil dan sesuai dengan wilayah perairan Pulau Bawean. Dari hasil perhitungan daya didapatkan daya yang terkecil dihasilkan di bulan April dan Maret sebesar 4,869.91 Watt sementara di bulan Juli-Agustus dan Nopember – Desember sebesar  272,236.17 Watt.  PLTGL dengan metoda Oscillating Water Column di perairan Pulau Bawean dapat memberikan kontribusi daya listrik untuk kurang lebih 325 rumah nelayan sederhana pada kondisi pembangkitan maksimum dan efisiensi sebesar 11,971 %.Kata Kunci: Oscillating Water Column (OWC), Potensi Gelombang Laut, Energi Listrik.
Pemodelan Proyeksi Supply and Demand Energi di Kota Semarang Tahun 2020-2030 Menggunakan Perangkat Lunak Low-Emission Analysis Platform (LEAP) Hapsoro Bagus Wicaksono; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.16900

Abstract

Manusia sejatinya memiliki beberapa kebutuhan yang primer, dalam Haslow Hierarchy kebutuhan primer yang harus dimiliki manusia adalah sandang, pangan, papan, dan energi. Disebutkan bahwa energi merupakan suatu hal yang sangat esensial bagi keberlangsungan hidup suatu umat manusia, dan serta seluruh kegiatan manusia dalam menunjang keberlangsungan hidup pasti akan bersinggungan dengan kebutuhan energi. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan energi di suatu daerah diperlukan adanya studi proyeksi kebutuhan energi. Proyeksi kebutuhan energi adalah suatu pemodelan matematis dalam memperkirakan suatu kebutuhan energi pada daerah tertentu, kemudian kebutuhan energi tersebut dibandingkan dengan suplai energi agar terciptanya keseimbangan suplai dan permintaan energi. Proyeksi kebutuhan energi juga merupakan salah satu langkah suatu daerah dalam menyusun dan mempertimbangkan kebijakan ataupun aturan yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan energi. Proses proyeksi kebutuhan energi dapat dilakukan dengan berbagai metode seperti: metode trendline, metode end-use, dan metode ekonometri. Ketiga metode tersebut adalah metode yang paling sesuai dengan proses pemodelan proyeksi kebutuhan energi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui supply, and demand energi yang berada di Kota Semarang. Pemodelan yang dilakukan dalam studi kasus ini adalah Business as Usual (BaU) yang mana merupakan sebuah skenario dasar untuk menentukan supply, and demand energi, dan studi kasus ini memodelkan kebutuhan energi Kota Semarang dari Tahun 2020-2030. Berdasarkan hasil pemodelan diperoleh bahwa supply, and demand energi Kota Semarang setimbang, dan tidak ada indikasi oversupply energi ataupun shortage energi. Kemudian yang dapat disimpulkan dari penelitian dengan studi kasus Kota Semarang ini adalah bahwa pertumbuhan jumlah penduduk akan mempengaruhi jumlah kebutuhan energi di Kota Semarang.
Black Liquor sebagai Sumber Energi Baru Terbarukan dari Industri Pulp dan Kertas Hidayat, Rahmat; Syahtaria, Muhammad Ikhwan
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.17588

Abstract

Kebutuhan energi industri pulp dan kertas mengalami pertumbuhan dengan rata-rata 2,49% per tahun dari 108,5 juta SBM pada tahun 2018 menjadi 135,4 juta SBM pada tahun 2027 sehingga industry pulp kertas dikategorikan sebagai industri dengan pemakaian energi yang lumayan besar. Oleh karena itu diperlukan sebuah metode terbaru dalam penggunaan teknologi pada industry tersebut sehingga dapat menghasilkan efisiensi tinggi yang pada akhirnya mampu mengurangi pemakaian energi. Hingga saat ini lindi hitam (black liquor) dari pabrik pulp kertas di Indonesia pada belum banyak digunakan secara optimal sebagai bahan bakar boiler. Upaya pemanfaatan black liquor dan penggunaan teknologi yang efisien di industri pulp kertas mampu membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta dapat mereduksi emisi dari bahan bakar berbasis fosil. Panas pembakaran black liquor mencapai 13,8 MJ/kg pada proses recovery boiler. Dengan metode gasifikasi, energi yang diproduksi akan lebih tinggi karena dapat menghasilkan bahan bakar dan gas sintetis. Black liquor juga dapat menjadi sumber energi berkelanjutan yang diunggulkan, karena dapat dimanfaatkan untuk pembuatan gas hidrogen, biobriket, maupun untuk efisiensi energi pada industri pulp dan kertas.
Analisis Perkiraan Kebutuhan Energi Sektor Rumah Tangga dengan Skenario BAU (Business As Usual) Menggunakan Perangkat Lunak LEAP (Low Emission Analysis Platform) di Provinsi Sumatera Selatan Wais Alqurni; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.16908

Abstract

Berdasarkan kebutuhan energi final pertahun yang mengalami peningkatan pada sektor rumah tangga perlu dikaji lebih dalam. Pengkajian ini bertujuan untuk memastikan pasokan energi primer aman dalam jangka panjang selama periode 2022-2040, dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,32 %  per tahun. Dampak dari pertumbuhan penduduk mengakibatkan total kebutuhan energi final dan primer dalam skenario BAU meningkat. Total kebutuhan energi final sektor rumah tangga meningkat dari 3,8 Juta SBM pada tahun 2021 menjadi 4,9 Juta SBM pada tahun 2040 atau meningkat rata-rata sebesar 5% per tahun. Sedangkan total kebutuhan energi primer yang dibutuhkan di tahun 2022 sebesar 6,1 Juta SBM dan di tahun 2040 sebesar 7,7 Juta SBM atau meningkat rata-rata sebesar 8,42% per tahun. Dalam sektor rumah tangga, energi final meliputi energi listrik dan LPG sedangkan energi primer merupakan energi yang ditransformasikan menjadi energi final ialah berupa gas sumber untuk LPG dan diesel sumber untuk pembangkit listrik tenaga diesel. Dengan demikian, apabila tidak ada kebijakan energi maka sesuai dengan hasil modeling yang dilakukan menggunakan model LEAP untuk skenario BAU dibutuhkan energi final berupa energi listrik dan LPG berturut-turut sebesar 2,5 dan 2,3 juta SBM pada tahun 2040. Sedangkan untuk kebutuhan energi primer gas dan diesel pada tahun yang sama ialah berturut-turut sebesar 2,3 dan 5,4 juta SBM.
Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya pada Kelompok Usaha Bersama Rumput Laut di Desa Kemujan Karimunjawa Denis, Denis; Windarta, Jaka; Prihantoko, Kukuh Eko; Miraj, Fauzan Rafi; Rahman, Gifhar
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.20515

Abstract

Kelompok Usaha Bersama (KUB) Jaya Karya Mandiri merupakan kelompok budidaya rumput laut untuk menghimpun kegiatan budidaya dan wirausaha rumput laut yang terletak di Dusun Merican, Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa. KUB Jaya Karya Mandiri memiliki permasalahan berupa tidak adanya teknologi pengeringan dan mahalnya biaya operasional produksi ketika menggunakan teknologi tersebut berupa oven listrik. Selain memiliki potensi rumpur laut, Desa Kemujan memiliki potensi iradiasi matahari yang potensial untuk implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Berdasarkan data hasil pengukuran langsung, diperoleh iradiasi matahari sebesar 1050 Watt/m2, Dengan demikian, implementasi PLTS guna mendukung operasional KUB Jaya Karya Mandiri memiliki urgensi tersendiri.  Pengembangan dan pemanfaatan PLTS bertujuan untuk mendukung produktivitas KUB Jaya Karya Mandiri untuk menggunakan oven listrik dalam proses pengeringan rumput laut sehingga dihasilkan peningkatan kualitas dan kuantitas produksi rumput laut. Implementasi PLTS menggunakan 3 buah panel 350 Wp dengan konfigurasi seri dan akan terkoneksi dengan inverter grid-tie 1000 Watt yang akan terkoneksi ke beban secara on-grid. Berdasarkan hasil pengujian instalasi PLTS yang dilakukan di Kantor Kesekretariatan KUB Jaya Karya Mandiri, diperoleh standar kemanan yang baik dimana diperoleh resistansi grounding sebesar 686 Mohm dengan tingkat efisiensi PLTS mencapai ±100% ketika penyinaran sedang optimal.
Prospek Potensial Mikroalga Sebagai Biofuel Di Kepulauan Riau Guna Mewujudkan Net Zero Emission Natasha, Febiana; Hutajulu, Ezra Solafide; Pardi, Hilfi
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.23299

Abstract

Kepulauan Riau memiliki kondisi lingkungan yang ideal serta memiliki iklim tropis yang hangat untuk budidaya mikroalga. Mikroalga merupakan salah satu dari sumber daya laut yang masih belum dimanfaatkan di daerah ini meskipun mempunyai keunggulan dari berbagai macam bidang, terutama biofuel. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi besarnya prospek pemanfaatan mikroalga di Kepulauan Riau sebagai biofuel. Metode yang digunakan adalah metode kajian literatur sistematis. Ada tiga tahapan dalam penggunaan metode ini, yakni tahap perencanaan, tahap tinjauan dan tahap melaporkan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 8 jenis mikroalga yang dapat dikembangkan sebagai biofuel di Kepulauan Riau, yakni Chlorella, Spirulina, Spirogyra, Scenedesmus, Nitzschia, Navicula, Anabaena, dan Microcystis. Prospek pemanfaatannya relatif besar dikarenakan keanekaragaman hayati yang didukung oleh iklim tropis yang cocok untuk dilakukan budidaya mikroalga. Selain itu, garis pantai yang panjang juga dapat mendukung budidaya mikroalga secara besar-besaran. Sayangnya, masih memiliki keterbatasan dalam hal teknologi dan infrastruktur pembangunan biofuel ini. Oleh karenanya, diperlukan dukungan dan komitmen pemerintah dalam pembiayaan dan investasi industri biofuel agar terwujudnya Net Zero Emission di Indonesia, terutama Kepulauan Riau.
Pengaruh Pembebanan RLC terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100WP On Grid Pamungkas, Putro Adi; Yulyawan, Eva Kurnia; Wicaksono, Indro
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Lisrik Tenaga Surya merupakan salah satu pembangkit Energi Terbarukan (EBT) dimana sumber energinya diperoleh dengan memanfaatkan cahaya matahari. PLTS terdapat 2 sistem yakni Off Grid dan On Grid. PLTS On Grid memanfaatkan cahaya matahari pada siang hari dan langsung dikonsumsi untuk dapat menghemat daya listrik PLN yang digunakan. PLTS On Grid menggunakan microinverter grid utuk mengubah listrik DC menjadi listrik AC dan terhubung dengan Grid PLN. Penggunaan berbaai jenis beban berpengaruh terhadap sistem PLTS. Ada 3 jenis beban yakni resistif yang diwakii oleh lampu pijar, induktif diwakili oleh pompa aquarium, dan kapasitif diwakili oleh kipas angin. Data diambil menggunakan masing masing beban, kombinasi antara 2 beban, dan kombinasi ketiga beban. Beban Induktif memiliki nilai cosphi paling buruk yakni 0,19, beban kombinasi resistif dengan induktif memiliki nilai cosphi yang paling buruk yakni 0,67, dan beban kombinasi ketiganya memiliki nilai cosphi yang sangat bagus yakni 0,98. Jenis dan variasi beban sangat berpengaruh terhadap cosphi sehingga juga berpengaruh terhadap konsumsi daya.

Page 7 of 13 | Total Record : 126