cover
Contact Name
Euis Erlin
Contact Email
erlineuis@yahoo.com
Phone
+6281320658573
Journal Mail Official
bioed.unigal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Galuh Jln. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis Jawa Barat
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23390468     EISSN : 26865424     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/jpb.v9i2
Jurnal Bioed ini memuat hasil penelitian atau kajian teoritis yang berkaitan dengan pengembangan dan peningkatan Pendidikan Biologi (kurikulum, pembelajaran, laboratorium, dan lingkungan) atau telaah kritis dan penuangan ide-ide orisinal dalam ruang lingkup pendidikan Biologi. Bioed diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Maret dan September).
Articles 126 Documents
Eksplorasi Pengetahuan Lokal tentang Rafflesia sp. dalam Persepektif Etnosains dan Potensinya sebagai Sumber Belajar Sains Berbasis Potensi Lokal Bengkulu Harmelayati, Yena; Sriyati, Siti; Riandi, Riandi
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.23561

Abstract

Integrasi etnosains dalam pembelajaran biologi berperan penting dalam menghubungkan pengetahuan lokal dengan konsep ilmiah sehingga menghasilkan pembelajaran yang kontekstuall dan bermakna. Penelitin ini bertujuan untuk mengekplorasi pengetahuan lokal masyarakat Bengkulu tentang Rafflesia sp., khususnya Rafflesia arnoldii, dalam perspektif etnosains serta enganalisis potensinya sebagai sumber belajar sains berbasis potensi lokal. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal memiliki pengetahuan spesifik terkait Rafflesia sp., meliputi : (1) karakterisitik habitat yang lembab, teduh, dan berada di hutan hujan tropis; (2) ketergantungan mutlak pada tanaman inang Tetrastigma sp.; (3) fase pertumbuhan; serta (4) interaksi ekosistem dan nilai kesadaran memiliki dalam masyarat lokal. Temuan ini menunjukkan adanya kesesuaian antara pengetahuan lokal dan konsep ilmiah dalam biologi, khususnya pada materi ekologi, parasitisme, pertumbuhan dan perkembangan, serta konservasi keanekaragaman hayati. Integrasi etnosains berpotensi dikembangkan sebagai sumber belajar berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan literasi ilmiah, kesadaran konservasi, dan penguatan identitas budaya khas peserta didik secara berkelanjutan. Kata kunci: Etnosains, rafflesia, pembelajaran biologi, potensi lokal
Analisis Motivasi Belajar Biologi Menggunakan Model ARCS: Evaluasi Aspek Kepuasan Belajar (Satisfaction) Siswa K, Wilda; Afadil, Afadil; Nurjannah, Nurjannah
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.22794

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran Biologi, khususnya dalam membangun keterlibatan dan keberlanjutan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar Biologi siswa menggunakan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction) dengan fokus evaluasi pada aspek kepuasan belajar (Satisfaction). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen angket 21 item skala Likert empat pilihan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan dikonversi dalam bentuk rata-rata skor (Mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar secara umum berada pada kategori tinggi (Mean = 2,90). Indikator Attention (Mean = 3,32) dan Relevance (Mean = 3,29) berada pada kategori tinggi, Confidence berada pada kategori sedang (Mean = 2,81), sedangkan Satisfaction memperoleh skor paling rendah (Mean = 2,16). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun siswa memiliki perhatian dan persepsi relevansi yang baik terhadap pembelajaran Biologi, aspek kepuasan belajar masih perlu mendapat perhatian khusus. Oleh karena itu, guru disarankan untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar melalui pemberian umpan balik yang lebih konstruktif, refleksi pembelajaran, dan penguatan pengalaman belajar yang bermakna guna meningkatkan kepuasan belajar siswa.Kata Kunci:  Motivasi Belajar, Biologi, Model ARCS, Satisfaction
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa melalui Project Based Learning pada Mata Pelajaran Biologi Kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Parigi Utara Nurfatia, Nurfatia; Jamhari, Mohammad; Windarsih, Yulia; Lilies, Lilies; Rafiqa, Rafiqa; Buntu, Amalia
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.23489

Abstract

This research is motivated by the low learning motivation of class XI IPA 2 students at a high school in Parigi Moutong Regency in the subject of Biology, which is characterized by passive participation and lack of interaction during the learning process. The aim of this research is to increase student learning motivation through the application of the Project Based Learning (PjBL) model. The method used is Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, covering the stages of planning, action, observation, and reflection. The research subjects consisted of 22 students. Data collection instruments used observation sheets for teacher activities and student learning motivation which were analyzed descriptively quantitatively. The research results showed a significant increase in student learning motivation, from an average of 59% (fair category) in cycle I to 78% (high category) in cycle II. The conclusion of this research is that the application of the Project Based Learning model is effective in increasing student learning motivation in Biology subjects. The implication is that this model can be used as a reference for teachers to create a more active, creative, and collaborative learning atmosphere.Keywords: Biology, Learning Motivation, Project Based Learning. 
Penguatan Kesadaran Ekologi Melalui Pembelajaran Fisiologi Hewan Berbasis Studi Kasus Adaptasi Satwa Terancam Punah Harahap, Diah Pahmasari; Haqi, Ala Mudin
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.23255

Abstract

Degradasi lingkungan dan meningkatnya laju kepunahan satwa liar menegaskan urgensi peran pendidikan biologi dalam menumbuhkan kesadaran ekologis, khususnya dalam konteks pendidikan tinggi yang mempersiapkan calon pendidik biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pembelajaran fisiologi hewan berbasis studi kasus adaptasi satwa terancam punah dalam memperkuat dimensi kognitif, afektif, dan reflektif kesadaran ekologi mahasiswa pendidikan biologi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan melibatkan 32 mahasiswa program studi Pendidikan Biologi yang mengikuti mata kuliah Fisiologi Hewan di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, jurnal reflektif mahasiswa, serta wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Intervensi pembelajaran difokuskan pada kajian kasus nyata adaptasi fisiologis satwa terancam punah, seperti harimau Sumatra, badak Jawa, dan gajah Asia, untuk mengaitkan mekanisme fisiologi dengan tantangan ekologis yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus mampu meningkatkan pemahaman kontekstual mahasiswa terhadap konsep fisiologi hewan, memperkuat literasi konservasi, serta mendorong refleksi kritis mengenai hubungan antara aktivitas manusia, hilangnya keanekaragaman hayati, dan keberlanjutan lingkungan. Data dari jurnal reflektif dan wawancara juga menunjukkan adanya pergeseran perspektif mahasiswa dari pemahaman fisiologi yang bersifat mekanistik menuju kesadaran ekologis dan etis yang lebih luas. Penelitian ini mengisi keterbatasan integrasi dimensi afektif kesadaran ekologi dalam pembelajaran fisiologi hewan di pendidikan tinggi serta menawarkan pendekatan pedagogis yang menghubungkan konsep fisiologi dengan isu konservasi nyata untuk mengembangkan kompetensi keberlanjutan pada calon pendidik biologi. Kata Kunci:           Pembelajaran Fisiologi Hewan; Pendidikan Biologi; Kesadaran Ekologis; Studi Kasus; Pendidikan Berkelanjutan
Analisis Keterbacaan Teks Zoologi dan Dampaknya terhadap Pemahaman Mahasiswa: Sebuah Systematic Literature Review Rusyana, Adun; Ilmiyati, Nur; Hardi, Endang
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.23682

Abstract

Keterbacaan teks ilmiah merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya pada mata kuliah zoologi yang sarat dengan istilah teknis dan struktur kalimat kompleks. Rendahnya keterbacaan dapat meningkatkan beban kognitif mahasiswa dan menghambat pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterbacaan teks zoologi terhadap pemahaman mahasiswa serta mengidentifikasi strategi peningkatan keterbacaan berdasarkan kajian literatur sistematis.Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA melalui penelusuran artikel pada basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar[A1] . Selain itu, penelitian ini juga mempertimbangkan artikel yang terindeks Sinta untuk memperkaya sumber literatur yang relevan, khususnya dari publikasi ilmiah nasional. Setelah melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 14 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis, dengan rentang tahun publikasi 2013 hingga 2024. [A2] Kriteria inklusi meliputi artikel bereputasi yang membahas keterbacaan, beban kognitif, dan literasi akademik dalam pendidikan sains.Hasil sintesis menunjukkan bahwa indeks Flesch Reading Ease dan Flesch-Kincaid Grade Level merupakan parameter keterbacaan yang paling banyak digunakan dalam penelitian-penelitian terdahulu. Temuan juga menunjukkan bahwa teks dengan tingkat keterbacaan rendah cenderung meningkatkan beban kognitif ekstrinsik dan menurunkan pemahaman konseptual mahasiswa. Selain itu, penggunaan visualisasi multimodal (gambar, diagram, dan infografis) secara konsisten dilaporkan mampu menurunkan beban kognitif ekstrinsik dan meningkatkan retensi serta pemahaman materi secara signifikan.Sebaliknya, penyederhanaan struktur kalimat, pemberian definisi eksplisit, dan penggunaan visualisasi terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan demikian, peningkatan keterbacaan teks zoologi menjadi strategi penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran biologi di pendidikan tinggi.Kata Kunci: beban kognitif, keterbacaan, pemahaman mahasiswa, pendidikan biologi, zoologi 
Analisis Kebutuhan Modul Ajar untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa pada Materi Sel Cappri, Herri; Saputri, Wulandari; Hidayat, Saleh
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.20522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul ajar untuk meningkatkan kreativitas siswa pada materi sel di kelas VIII SMPN 1 Banyuasin III. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat kreativitas siswa dan kesulitan dalam memahami materi sel yang bersifat kompleks, tidak dapat diamati secara langsung, serta kurangnya variasi dalam metode pembelajaran yang digunakan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan angket terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru belum memahami dan menerapkan modul ajar berdiferensiasi serta PjBL secara optimal. Sebagian besar siswa menunjukkan preferensi terhadap pembelajaran berbasis proyek dan gaya belajar auditori, serta menginginkan variasi dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Selain itu, siswa lebih termotivasi untuk berpikir kreatif melalui eksplorasi ide dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Dari penelitian ini diperlukan modul ajar berdiferensiasi berbasis PjBL yang mampu mengakomodasi gaya belajar, minat, dan kesiapan siswa, serta mendukung pengembangan kreativitas secara sistematis.

Page 13 of 13 | Total Record : 126