cover
Contact Name
Tri Sunarsih
Contact Email
jice.unjaya@gmail.com
Phone
+6282123521525
Journal Mail Official
jice.unjaya@gmail.com
Editorial Address
UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA Kampus 1: Jl. Siliwangi, Ringroad Barat, Banyuraden, Gamping, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta 55293 Telp. (0274) 552489, Email. jice.unjaya@gmail.com
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
ISSN : 27163490     EISSN : 27163504     DOI : https://doi.org/10.30989/jice.v3i2
Core Subject : Health, Social,
Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Jurnal JICE merupakan jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang membahas praktik dan proses pelibatan masyarakat. Jurnal JICE menyediakan forum bagi para akademisi, praktisi dan perwakilan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan merefleksikan praktik-praktik yang berkaitan dengan berbagai kegiatan yang dilibatkan. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE) adalah Jurnal Ilmu Pengetahuan Terapan. Jurnal ilmu terapan didasarkan pada penelitian asli yang terkait dengan program pelibatan masyarakat. Jenis penelitian tergantung pada bidang Anda atau topik pelibatan masyarakat (program yang telah dilakukan, percobaan, dampak program, survei, wawancara, kuesioner, dll.). Jurnal penelitian akan didasarkan pada analisis dan interpretasi antara teori dan program pelibatan masyarakat dan Anda perlu menjelaskan masalah yang dihadapi oleh masyarakat setempat di mana program ini dilakukan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 201 Documents
Optimalisasi Sampah Organik untuk Budidaya Maggot sebagai Penanggulangan Pencemaran Lingkungan di Desa Candiretno, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang Azizaendah Tri; Moehammad Aman; Rangga Asmaula Hasyim; Aringga Maulana; Cahya Khairani; Baruna Bima Fatkurrohman
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 1 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i1.851

Abstract

ABSTRAK. Dusun Setan merupakan salah satu dusun yang terletak di Desa Candiretno, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Magelang memilliki laju pertumbuhan penduduk, ekonomi, dan pembangunan yang meningkatkan aktivitas masyarakat. Peningkatan aktivitas masyarakat yang cukup pesat khususnya di Dusun Setan, menyebabkan sampah yang dihasilkan terus menerus bertambah. Selain itu, permasalahan terhadap pengelolaan sampah dari hulu yaitu kurangnya kesadaran pengelolaan sampah. Hal lain yang juga perlu menjadi perhatian bahwa seringkali daerah pedesaan tidak terjamah oleh petugas kebersihan pemerintah. Masyarakat cenderung bebas untuk membuang sampah sembarangan. Dapat disimpulkan dari tumpukan sampah yang masih terlihat di beberapa sudut lahan kosong ataupun di aliran air sekitar dusun. Masyarakat masih bingung akan pembuangan akhir dari sampah atau limbah rumah tangga. Sehingga lahan kosong atau aliran air menjadi tempat pembuangan sampah warga sekitar. Guna membantu masyarakat Dusun Setan dalam menangani permasalahan sampah, maka akan dilakukan Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT) dengan mengunakan metode pendekatan partisipatif yang difokuskan pada sosialisasi dan pembudidayaan magot atau larva. Program sosialisai sendiri bertujuan untuk menyadarkan akan bahaya limbah plastik untuk kesehatan dan lingkungan. Pembudidayaan magot bertujuan untuk meningkatkan pendapatan warga Dusun Setan, sekaligus untuk mengurangi sampah yang dihasilkan dari limbah rumah tangga terutama sampah organik.
Yoga Untuk Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Remaja Dwi Yulinda; Nur Rahmawati Sholihah; Alfie Ardiana Sari; Budi Rahayu
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 1 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i1.854

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan hal yang sangat penting karena disanalah letak kualitas generasi yang akan datang. Keadaan sehat bukan hanya secara fisik, mental dan sosial, tetapi juga tidak adanya penyakit, gangguan yang berkaitan dengan sistem reproduksinya baik fungsi maupun proses dari reproduksi itu sendiri. Pembatasan aktivitas selama masa pandemi Covid-19 menyebabkan perubahan pada diri remaja. Selama masa pandemi aktivitas yang terbatas membuat remaja tidak banyak melakukan kegiatan diluar ruangan, selain itu proses pembelajaran selama pandemic yang masih daring membuat remaja malas untuk bergerak. Kurangnya pengetahuan tentang gerak tubuh dan gizi seimbang pada remaja dapat memengaruhi status gizi yang akan berdampak pada kemampuan kognitif dan kesehatan fisik termasuk kesehatan reproduksi. Latihan fisik dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental dengan meningkatkan kekuatan dan stamina, membantu membangun tulang dan otot yang sehat, membantu berat badan, mengurangi tingkat kecemasan dan stress, serta meningktkan kepercayaan diri. Latihan fisik yang dilakukan secara reguler minimal selama 30 menit sampai dengan usia lanjut dapat meminimalisir risiko obesitas, diabetes melitus, penyakit jantung dan kanker. Kegiatan ini dilaksanakan pada remaja masjid Al Muharom Brajan Bantul sebagai salah satu mitra kerjasama Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Hasil pengabdian ini yaitu seluruhnya merupakan remaja awal, setelah mengikuti yoga tekanan darah dan nadi dalam keadaan normal, terjadi peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi.
Pemahaman Kesetaraan Gender Dalam Keluarga Untuk Mewujudkan Perempuan Berdaya Adlia Nur Zhafarina; Silvia Diah Puspitaningrum; Fauzul Hadi Aria Langga; Reni Kartika
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 1 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i1.884

Abstract

Women and men should have an access, participation, and so on in life activities wherever they are, including in the smallest sphere, such as a family. However, women can be situated in a condition of gender inequality in the family, like a discriminatory act committed by dominant people, both structurally and culturally, for example a violence. Regarding violence, Komnas Perempuan's data show that the number of complaints received throughout 2021 was 2,527 cases of violence, which 771 cases were violence against wives and 212 cases were violence against daughters. In this case, it is important to have a program for Ibu PKK to provide an understanding related to gender equality in the family to create empowered women. The methods used in organizing this program are by giving a course, making a discussion, and giving a test regarding the course. Furthermore, the program has taken place and based on the result of the test given during the program, the participants have an average test score of 89. In this case, it can be seen that the participants' understanding of gender equality in the family to create empowered women already well. This also indicates that efforts to provide understanding to participants have been running effectively, because participants can understand the course well. Education about gender equality in the family by providing a program to Ibu PKK is very necessary because a woman has an important role in empowering a family.
Edukasi Kesehatan Pada Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19: Aspek Penting Protokol Kesehatan dan Pengenalan DaGuSiBu Devika Nurhasanah; Yuni Nurhayati; Gandi Ais Pramita
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.921

Abstract

Corona virus disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan dan dinyatakan sebagai pandemi di tahun 2020. Pada awal pandemi Covid-19 masyarakat belum mengetahui cara mencegah penyebaran serta cenderung lebih konsumtif dalam penggunaan obat-obatan yang dapat membantu meningkatkan imunitas atau mengurangi gejala ringan dari virus Covid-19. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan edukasi terhadap masyarakat yakni melalui penyuluhan tentang pentingnya menerapkan protokol Kesehatan (prokes), dengan 5M serta penyuluhan DaGuSiBu. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang aspek penting prokes dan pengenalan DaGuSiBu. Sasaran kegiatan ini adalah Ibu-ibu PKK Padukuhan Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Evaluasi yang dilakukan melalui perbandingan nilai pretest dan posttest. Hasil pretest dan posttest kemudian dianalisis secara statistik. Berdasarkan hasil analisisi statistik, penyuluhan berpengaruh secara signifikan (p<0,05) terhadap peningkatan pengetahuan Ibu-ibu PKK mengenai aspek penting Prokes dari 50% menjadi 93,75% dan mengenai DaGuSiBu dari 53,33% menjadi 86,67% sesudah mengikuti penyuluhan. Selain itu, usia tidak berhubungan (p>0,05) dengan peningkatan pengetahuan tentang prokes dan pengenalan DaGuSiBu pada ibu-ibu PKK Padukuhan Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul
Edukasi Jajanan Sehat Pada Anak Dengan Menggunakan Media Animasi di SDN Banguntapan Khristina Dias Utami; Ferianto; Fitri Hastari; Aulia Devi Septiyani; Retno Sumiyarini
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.955

Abstract

Saat ini, perilaku anak mengkonsumsi jajanan tidak sehat semakin meningkat. Hal ini disebabkan akses yang mudah dan ketersediaan jajanan tidak sehat yang melimpah. Jajanan tidak sehat adalah jajanan yang banyak dijual di pinggir jalan dengan pengemasan yang kurang higienis maupun dibuat dengan bahan-bahan dasar yang kurang aman bagi tubuh. Jika dikonsumsi dengan frekuensi yang tinggi, hal ini akan berdampak serius terhadap kesehatan anak dalam jangka waktu yang panjang. Untuk mencegah anak mengkonsumsi jajanan tidak sehat, diperlukan edukasi untuk meingkatkan pengetahuan mengenai cara memilih jajanan sehat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang jajanan sehat, sehingga perilaku anak mengkonsumsi jajanan tidak sehat dapat berkurang. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi melalui video animasi yang berisi perbedaan karakteristik jajanan sehat dan tidak sehat. Sejumlah 65 siswa SD kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan edukasi ini. Dari kegiatan edukasi dengan media animasi, didapatkan hasil yakni terjadi peningkatan pengetahuan mengenai jajanan sehat. Sebelum diberikan edukasi terdapat 42 anak (64,6%) memiliki pengetahuan yang baik dan setelah diberikan edukasi persentase anak dengan pengetahuan meningkat menjadi 49 anak (75,4%). Dengan demikian, dapat disimpulkan kegiatan edukasi dengan media animasi ini efektif untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang jajanan sehat.
Penyuluhan Deteksi dan Pencegahan Stroke dengan Pengenalan Senam Anti Stroke Pada Masyarakat Desa Bulus Kulon Kabupaten Bantul Yuni Andriani; Sugiyono; Reza Iqbal Suhada
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.956

Abstract

Stroke adalah sindroma klinis yang ditandai oleh disfungsi cerebral fokal atau global yang berlangsung 24 jam atau lebih, yang dapat menyebabkan disabilitas atau kematian yang disebabkan oleh perdarahan spontan atau suplai darah yang tidak adekuat pada jaringan otak [1]. Data World Health Organization (WHO) tahun 2012 menunjukkan sekitar 31% dari 56,5 juta orang atau 17,7 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Serangan stroke yang terjadi secara tiba-tiba dan harus ditangani segera karena dapat menjadi kondisi yang membahayakan atau bahkan kematian. Menurut data Kementerian Kesehatan, sekitar 80% masyarakat Indonesia tidak mengetahui gejala stroke sehingga seringkali penanganan stroke menjadi terlambat, sehingga kerusakan sel otak tidak bisa dihindari [2]. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan penyuluhan dalam bentuk promotif dan preventif melalui penyuluhan tentang penyakit stroke dan pencegahannya dengan melakukan pelatihan senam stroke. Pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada masyarakat Desa Bulus Kulon, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini akan dilakukan dengan metode ceramah dan dilanjutkan dengan diskusi interaktif dengan 40 peserta dilanjutkan dengan praktek senam anti stroke bersama-sama. Tahapan dari kegiatan ini yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Tahapan persiapan terdiri dari observasi lapangan, pengumpulan bahan, penyusunan proposal, dan persiapan materi. Tahap pelaksanaan kegiatan yaitu pretest, ceramah, dan diskusi. Tahapan evaluasi meliputi posttest, pengisian kuisioner, dan penyusunan laporan. Hasil dari nilai pretest peserta yakni sebanyak 17 (42,5%) peserta yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan 15 (37,5%) peserta dan 17 peserta (42,5%) masing- masing memiliki pengetahuan hipertensi yang cukup dan kurang. Hasil posttest menunjukkan bahwa sebanyak 28 peserta (70%) memiliki pengetahuan yang baik, 15 peserta (22,5%) memiliki pengetahuan yang cukup dan sejumlah 3 peserta (37,5%) memiliki pengetahuan yang kurang. Adanya peningkatan nilai pretest ke nilai posttest ini menunjukkan adanya efek atau pengaruh penyuluhan pencegahan stroke yang diberikan terhadap pemahaman peserta.
Pengaruh Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Jetakan Sumberagung Bantul Devika Nurhasanah; Kholif Sholehah Indra Kurniasih
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.964

Abstract

Sampah merupakan material sisa yang dihasilkan dari kegiatan dan usaha manusia. Permasalahan sampah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, karena setiap beraktivitas berpotensi menghasilkan sampah. Pengelolaan sampah adalah suatu kegiatan yang berkesinambung dalam pengurangan dan penanganan sampah. Pemisahan sampah organik dan anorganik merupakan salah satu cara dalam penanganan sampah, terutama sampah dosmetic. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik maupun anorganik. Pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Jetakan, Kecamatan Sumberagung, Kabupaten Bantul Yogyakarta dengan sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi menggunakan media leaflet. Pengukuran hasil kegiatan melalui analisis kuisioner terkait pemahaman mengenai persampahan. Dari hasil analisis kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah organik dan anorganik menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman masyarakat terhadap persampahan.
Upaya Pencegahan Resistensi Antibiotik dengan Edukasi Penggunaan Obat yang Rasional Mardiana Puji Lestari; Marchaban
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.965

Abstract

Resistensi antibiotik adalah salah satu masalah kesehatan yang utama, dan membutuhkan dukungan serta usaha menyeluruh untuk mencegahnya. Perkembangan penemuan antibiotik baru tidak secepat dengan resistensinya, sehingga penemuan antibiotik baru akan sia-sia jika tidak disertai dengan tindakan pencegahannya. Di Indonesia, resistensi antibiotik belum dapat diselesaikan secara menyeluruh, hal tersebut dipengaruhi oleh perilaku penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan antibiotik yang tidak rasional antara lain tata kelola yang buruk, lemahnya implementasi penegakan hukum, kurangnya pengetahuan, dan mudahnya akses untuk mendapatkannya. Kesalahan konsep dan pemahaman terhadap penggunaan antibiotik sangat mempengaruhi perilaku dalam penggunaannya. Adanya penyuluhan terkait penggunaan antibiotik yang rasional kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat sebagai upaya pencegahan resistensi antibiotik. Kegiatan penyuluhan dilakukan dalam lima tahapan yaitu persiapan survei lokasi, persiapan dan penyusunan proposal, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Tahapan persiapan survei lokasi terdiri dari observasi lapangan. Tahap persiapan dan penyusunan proposal terdiri dari pengumpulan materi, penyusunan proposal, dan persiapan materi. Tahap pelaksanaan kegiatan yaitu pretest, materi penyuluhan, dan diskusi. Tahapan evaluasi meliputi postest dan penyusunan laporan. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK warga dukuh Pangkah Sumberagung, Jetis, Bantul, Yogyakarta. Hasil tes pengetahuan peserta tentang pencegahan resistensi antibiotik sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan, meningkat dari 82,30% menjadi 93,64%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan terkait pencegahan resistensi antibiotik kepada ibu-ibu PKK warga dukuh Pangkah Sumberagung, Jetis, Bantul, Yogyakarta.
Melatih Kejujuran Anak Usia Dini, Upaya Membangun Karakter Anti Korupsi Adi Heryadi; Putri Pusvitasari; Wina Driyan Pradana; Diah Suci Rahmawati
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.967

Abstract

Skor indeks persepsi korupsi Indonesia tahun 2022 yang dirilis transparansi internasional pada awal Januari 2023 mengundang keprihatinan bagi kita semua. Skor IPK Indonesia 34 dan berada di peringkat 110 atau turun dari posisi 96 pada tahun sebelumnya. Di kawasan Asia Tenggara saja Indonesia berada di bawah Singapura, Vietnam dan Malaysia. Kondisi inimenjadi keprihatinan kita semua. Hasil penelitian Heryadi & Madjid (2021) serta Heryadi & Subandi (2021) menunjukkan pentingnya menanamkan nilai-nilai kejujuran pada anak usia dini dengan berbagai metode sebagai bagian dari upaya mencetak generasi anti korupsi, namun belum banyak yang menyadari bahwa karakter anti korupsi itu harus mulai dilatih dan dibiasakan sejak anak usia dini dan dimulai dari rumah. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat dosen ini pengabdi mencoba ikut berkontribusi dengan memberikan penyuluhan untuk ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana XXX Kodim 0729 Bantul DIY bagaimana melatih kejujuran anak usia dini untuk membangun karakter anti korupsi. Kegiatan ini merupakan hilirisasi hasil penelitian dan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dan dialog dengan peserta. Peserta kegiatan ini adalah 100 orang ibu-ibu anggota Persit Kartika Candra Kirana XXX Kodim 0729 Bantul DIY. Hasil dari evaluasi yang dilakukan terhadap 57 peserta dari 100 orang peserta yang hadir dan mengisi form evaluasi di peroleh hasil bahwa 84,2% peserta bisa memahami materi yang diberikan, 80,7% peserta mengatakan bahwa materi yang disampaikan bisa diaplikasikan di rumah dan 78,9% peserta mengatakan bahwa metode dialog dan diskusi efektif dalam proses penyampaian materi.
Pengaruh Pemberian Informasi Terhadap Pengetahuan Masyarkat Dusun Turi Tentang TOGA Nofran Putra Pratama; Kurnia Rahayu Purnomo Sari; Budi Rahayu
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.968

Abstract

I Peningkatan pembangunan kesehatan menjadi prioritas utama sebagai tolak ukur kemajuan suatu negara. Apoteker adalah salah satu agen tenaga kesehatan yang memiliki peran dalam pembangunan kesehatan, salah satunya dengan melakukan edukasi-edukasi kepada masyarakat seperti pengenalan khasiat bahan alam dalam pengobatan yang dikemas dalam bentuk Tanaman Obat Keluarga atau TOGA yang disertai dengan swamedikasi. TOGA dapat menjadi alternatif pengobatan keluarga yang aman karena bahan yang berasal dari alam. Obat yang berasal dari bahan alam dianggap memiliki efek samping yang lebih kecil, mudah diolah dan dikonsumsi untuk terapi alternatif pada penyakit-penyakit tertentu. Penggunaan TOGA akan lebih baik jika masyarakat juga paham terkait swamedikasi sehingga keberhasilan pengobatan akan semakin tinggi. Banyakanya manfaat dari TOGA berbanding terbalik dengan realita yang ada terutama di Dusun Turi, warga disana banyak yang tidak mengetahui TOGA dan hanya sebagian yang mengetahui tetapi tidak paham bagaimana penggunaanya. Tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan informasi mengenai khasiat dari berbagai jenis TOGA dan cara pengelolaannya TOGA menjadi sehingga menjadi TOGA dengan kualitas yang baik serta mewujudkan masyarakat sehat di Dusun Turi dengan mensinergiskan pengetahuan tentang TOGA dan swamedikasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini antara lain ceramah, praktik, dan diskusi tanya jawab. Langkah-langkah kegiatan ini melalui beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi pelaporan. Dari kegiatan tersebut didapat indikator capaian yaitu pemahaman masyarakat mengenai khasiat dari berbagai jenis TOGA dan cara pengelolaannya TOGA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik terbukti dengan banyaknya peserta yang aktif bertanya mengenai materi yang disampaikan. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai TOGA dari 71,43% menjadi 92,86%.

Page 11 of 21 | Total Record : 201