cover
Contact Name
Tri Sunarsih
Contact Email
jice.unjaya@gmail.com
Phone
+6282123521525
Journal Mail Official
jice.unjaya@gmail.com
Editorial Address
UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA Kampus 1: Jl. Siliwangi, Ringroad Barat, Banyuraden, Gamping, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta 55293 Telp. (0274) 552489, Email. jice.unjaya@gmail.com
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
ISSN : 27163490     EISSN : 27163504     DOI : https://doi.org/10.30989/jice.v3i2
Core Subject : Health, Social,
Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Jurnal JICE merupakan jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang membahas praktik dan proses pelibatan masyarakat. Jurnal JICE menyediakan forum bagi para akademisi, praktisi dan perwakilan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan merefleksikan praktik-praktik yang berkaitan dengan berbagai kegiatan yang dilibatkan. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE) adalah Jurnal Ilmu Pengetahuan Terapan. Jurnal ilmu terapan didasarkan pada penelitian asli yang terkait dengan program pelibatan masyarakat. Jenis penelitian tergantung pada bidang Anda atau topik pelibatan masyarakat (program yang telah dilakukan, percobaan, dampak program, survei, wawancara, kuesioner, dll.). Jurnal penelitian akan didasarkan pada analisis dan interpretasi antara teori dan program pelibatan masyarakat dan Anda perlu menjelaskan masalah yang dihadapi oleh masyarakat setempat di mana program ini dilakukan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 201 Documents
Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Lipbalm sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Kulit Endah Kurniawati
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.969

Abstract

Bibir merupakan bagian dari kulit yang sangat tipis lapisannya jika dibandingkan dengan kulit wajah lainnya. Pengaruh adanya makanan dan minuman, radiasi UV dapat menyebabkan bibir kering, pecah-pecah, maupun kerutan pada bibir. Ketika bibir kering atau pecah-pecah, orang akan cenderung membasahi bibir dengan ludah untuk mengembalikan kelembaban bibir. Hal ini dapat memperparah kondisi karena saliva mengandung enzim pencernaan yang mengganggu lapisan pelindung bibir. Oleh karena itu, bibir harus dilembabkan dan dilindungi dengan penggunaan produk seperti lipbalm ketika keadaan tersebut muncul. Lipbalm termasuk kosmetik yang sering tertelan saat digunakan sehingga penting bagi para produsen dan konsumen/masyarakat untuk memperhatikan bahan-bahan penyusun di dalamnya. Adanya kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada masyarakat agar mampu memahami pentingnya kesehatan kulit bibir, mampu membuat lipbalm sederhana dengan komposisi bahan yang aman dan agar masyarakat bisa lebih pintar dalam memilih sediaan lipbalm yang sesuai dengan kondisi kulit. Kegiatan pengabdian masyarakat diikuti 15 peserta dan dilaksanakan secara tatap muka. Tahap kegiatan pengabdian terdiri dari pengerjaan pretest, penyampaian materi, praktek pembuatan lipbalm, pengerjaan posttest dan evaluasi kegiatan pengabdian. Berdasarkan hasil evaluasi pretest dan posttest, peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait manfaat lipbalm, dan bahan penyusun lipbalm. Adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan kulit khususnya area bibir, dan mampu membuat lipbalm sederhana dengan komposisi bahan yang aman.
Edukasi Keamanan Dalam Penggunaan Obat Herbal Dianita Febrina Leswara; Mufrod
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.970

Abstract

Bangsa Indonesia secara turun temurun menggunakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk menanggulangi masalah kesehatan. Pada umumnya penggunaan obat tradisional dinilai lebih aman daripada penggunaan obat modern. Hal ini disebabkan karena obat tradisional memiliki efek samping yang relatif lebih sedikit daripada obat modern. Akan tetapi tetap diperlukan ketepatan penggunaan obat tradisional untuk meminimalisir efek sampingnya. Oleh karena itu, dilakukan edukasi tentang keamanan penggunaan obat herbal kepada masyarakat agar masyarakat dapat terhindar dari efek yang tidak diinginkan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan sosialisasi atau pemberian materi secara tatap muka langsung dengan masyarakat. Untuk materi mengenai edukasi keamanan obat herbal diberikan oleh dosen pengusul dan teknisnya dibantu oleh mahasiswa. Partisipasi mitra dalam pengabdian ini dapat dilihat dengan ikut terlibatnya mitra dalam sesi diskusi maupun tanya jawab yang diadakan. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dikatakan baik dan berhasil, dilihat dari keberhasilan target jumlah peserta pelatihan, ketercapaian tujuan pelatihan, ketercapaian target materi yang telah direncanakan, dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi. Kegiatan pengabdian ini merupakan implementasi dari mata kuliah pengembangan obat tradisional. Selain itu target luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah berupa artikel dalam bentuk publikasi jurnal terkait pengabdian yang dilaksanakan
Pencegahan Stunting dengan Peningkatan Pengetahuan Ibu dengan Balita di TK Tunas Islam Yogyakarta Dwi Susanti Susanti; Afi Lutfiyati; Ekawati
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 2 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i2.988

Abstract

Stunting pada balita perlu menjadi perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak. Stunting berkaitan dengan peningkatan risiko kesakitan dan kematian serta terhambatnya pertumbuhan kemampuan motorik dan mental. Balita yang mengalami stunting memiliki risiko terjadinya penurunan kemampuan intelektual, produktivitas, dan peningkatan risiko penyakit degeneratif di masa mendatang. Salah satu faktor yang berpengaruh secara langsung pada balita stunting adalah rendahnya asupan zat gizi terutama energi, protein, iron, zinc, dan kalsium. Asupan zat gizi tersebut diperoleh dari Air Susu Ibu (ASI) dan Makanan Pendamping-Air Susu Ibu (MP-ASI). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor kejadian stunting adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi sehingga ibu tidak dapat mengambil sikap dalam upaya mencegah terjadinya stunting. Menurut hasil penelitian sebelumnya terdapat hubungan antara sikap dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wali murid siswa TK Tunas Islam Yogyakarta tentang stunting dan pencegahannya. Kegiatan penyuluhan kesehatan dilakukan di TK Tunas Islam dengan jumlah peserta sebanyak 33 orang. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan terjadi peningkatan pengetahuan wali murid tentang stunting dan pencegahannya. Pengetahuan ibu sebelum diberikan penyuluhan kesehatan dalam kategori cukup (45,6%) dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan mayoritas dalam kategori baik (63,64%).
Pelatihan Pembuatan Terarium Sebagai Produk kewirausahaan Bagi Siswa SMA Negeri 1 Sindang Danau Kabupaten Oku Selatan Rosanti, Dewi
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 6 No 1 (2024): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v6i1.1216

Abstract

Formal school education institutions, one of which is Senior High School (SMA/SMK/MA) both public and private, which is in the process of achieving success in the teaching and learning process, are currently starting to implement entrepreneurship programs for students, especially since the Covid pandemic -19 hit. South Ogan Komering Ulu Regency (OKUS) is one of the districts in the province of South Sumatra, administratively located on the Sumatran highway so that the development of this district continues to progress. Various educational institutions both private and public, including SMAN 1 Sindang Danau. This PkM program aims to provide information for students and teachers in making terrariums as entrepreneurship learning based on science lessons. The activity was carried out on October 20 2022 at SMAN 1 Sindang Danau, OKU Selatan Regency. The implementation method is done by direct simulation. The results achieved by students of SMAN 1 Sindang Danau can apply terrarium making techniques as an application of science learning.
Implementasi Teh Sahdu (Saffron Telang Biru dan Madu) Pada Peningkatan Kualitas Tidur Lansia Di Posyandu Lansia Yogyakarta Hidayati, Rizqi Wahyu; Sukmawati, Anastasia Suci; Astuti, Yuli
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 6 No 1 (2024): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v6i1.1220

Abstract

Gangguan tidur pada lansia dengan hipertensi sebanyak 94%. Gangguan tidur menyebabkan kualitas tidur lansia menurun. Penurunan kualitas tidur berdampak pada kesehatan mental dan fisik seperti peningkatan stress, depresi, risiko penyakit jantung, memburuknya hipertensi yang dirasakan hingga kematian yang diakibatkan sleep apnea. Maka diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia salah satunya yaitu menggunakan herbal, teh sahdu. Pengabdian dilakukan pada bulan Agustus 2023 pada 21 lansia yang mengalami hipertensi tanpa kompliaksi berat di Yogyakarta. Selain itu, lansia dapat membaca dan menulis serta tidak mengalami demensia. Pengukuran kualitas tidur menggunakan PSQI. Berdasarkan haisl diketahui bahwa Teh Sahdu mampu meningkatkan kualitas tidur sebesar 14.2%, sebelumnya ada 57.1% lansia dengan kualitas tidur buruk dan setelah minum teh turun menjadi 42.9%. Te Sahdu memiliki dampak pada peningkatan kualitas tidur lansia dengan hipertensi.
Penyuluhan Kesehatan dan Pemeriksaan kadar Gula Darah untuk Skrining Diabetes Melitus Puji Lestari, Mardiana; Padmasari, Siwi; Marchaban
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 6 No 1 (2024): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v6i1.1222

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a disease that is a global health problem whose numbers continue to increase. DM has the highest prevalence and causes more severe disease complications such as heart disease and stroke, which often cause death throughout the world. Proper prevention and treatment will reduce the impact or risk of unwanted complications. This health education activity was carried out to increase public knowledge and understanding about DM disease and how to screen to detect DM disease among residents of Pangkah Hamlet. The extension activity method begins with giving a pretest, then continues with the delivery of material and discussion, then ends with a posttest. Next, a health examination is carried out, namely measuring blood glucose levels. Extension activities are carried out in five stages: preparation of location surveys, preparation and preparation of proposals, implementation, evaluation, and reporting. The preparation stage for a location survey consists of field observations. The preparation and proposal preparation stage consists of collecting material, preparing the proposal, and preparing the material. The stages of implementing the activities are pretest, counseling material, and discussion. The evaluation stages include posttest and report preparation. The target of this activity is women residents of Pangkah hamlet Sumberagung, Jetis, Bantul, and Yogyakarta. The results of the participants knowledge test about DM before and after the activity were carried out, with good results increasing from 83.33% to 100%, with an average pretest score of 81.67 and posttest score of 93.61. The results of the blood sugar level screening (GDS) showed that the majority were below 200 mg/dl, namely 34 participants (94.44%). From these results, it can be concluded that this community service activity was able to increase knowledge about DM among women residents of Pangkah hamlet and the results of the initial DM screening were in the normal range.
Peningkatan Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Diare Dan Swamediasinya Lutfi Hidiyaningtyas; Pratama, Nofran Putra
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 6 No 1 (2024): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v6i1.1238

Abstract

. Angka kesakitan penyakit diare meningkat dari tahun ke tahun. Penderita diare di D.I. Yogyakarta (DIY) tergolong tinggi. Dari data Laporan pelaksanaan Tugas Tahunan TA 2022, jumlah penderita diare yang ditangani sesuai standar di Kabupaten Sleman pada tahun 2022 sebanyak 24,15%, cakupan ini terbilang rendah meskipun sudah mengalami peningkatan dari tahun 2021 sebesar 12,23%. Swamedikasi merupakan salah satu tindakan dalam mengobati penyakit yang dialami dengan cara pemilihan serta penggunaan obat oleh seseorang tanpa resep dokter. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), persentase masyarakat yang melakukan swamedikasi meningkat dari 80,68% pada tahun 2021, menjadi 82,74% pada tahun 2022. Swamedikasi yang dilakukan secara tidak tepat dan benar dapat menimbulkan berbagai masalah pengobatan, timbul penyakit baru karena efek samping obat, dan peningkatan biaya pengobatan akibat penggunaan obat yang tidak rasional. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan pemberian informasi yang mendukung dalam pelaksanaan swamedikasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat demi meningkatkan kualitas hidup untuk mencegah terjadinya komplikasi akibat penanganan diare yang kurang adekuat. Sasaran kegiatan ini adalah warga Pedukuhan Rejodani, Kecamatan Ngaglik, Sleman. Evaluasi yang dilakukan melalui perbandingan nilai pretest dan posttest. Berdasarkan hasil analisisi pemberian informasi melalui kegiatan penyuluhan/sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dari 86% menjadi 96,19% tentang diare dan swamedikasinya.
Edukasi tentang Remaja Percaya Diri dan Latihan Emotional Freedom Technique (EFT) dalam Upaya Peningkatan Harga Diri Remaja Fajriyati Nur Azizah; Sar, Alfie Ardiana; Pamungkas, Dewi Retno
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 6 No 1 (2024): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v6i1.1252

Abstract

Adolescence is a time of identity formation. If this phase is skipped, it can result in a negative self-concept, distorted self-image, slow self-development, low self-esteem, identity shifts, and even role confusion. Adolescents who are able to overcome challenges, pay attention to the world around them, and participate in social interactions will have a positive self-concept. The method of implementing this community service activity is by conducting adolescent mental health education and training to increase adolescent self-confidence with the EFT Technique. Activities are carried out for 1 month. The steps of Community Service activities consist of three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the final stage. most students are 11 years old (53%), male (57%) and are in grade VI (63%). The results of the activities carried out can be seen an increase in the aspects measured, namely student confidence measured using Rosenberg's modified self-confidence questionnaire, and other abilities that can be observed, namely the ability to do EFT, the ability to mention and show their respective strengths in front of the group, and the ability to write at least 5 student strengths on folding paper. The self-confidence table shows an increase in student self-confidence between before and after a series of activities to increase self-confidence. The mean score of self-confidence increased by 2 points from 30.27 to 32.33. The minimum value of self-confidence level has increased from 25 to 28. Meanwhile, the maximum value of self-confidence has also increased from 35 to 37 points. The value range of adolescent self-confidence is between 10-40 points. The higher the value or score of students' self-confidence, the higher their self-confidence, and vice versa. The study results show that providing education about self-confidence, EFT and games aimed at increasing self-confidence can increase the average student self-confidence score.
Edukasi Mengenai Penggunaan Saffron Dalam Menurunkan Kecemasan Sebagai Dampak Penggunaan Media Sosial di Siswa SMUN 3 Bantul sumiyarini, retno; Dias Utami, Khristina; Kusumaningtyas , Kartikadyota
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 6 No 1 (2024): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v6i1.1259

Abstract

Anxiety is the most significant mental problem among adolescents. Several factors trigger the onset of anxiety, including academic aspects, problems with family relationships, characteristics of relation with peers, and the utilization of the internet, especially social media. Some adolescent behaviour occur due to the addiction to playing social media, such as sleep disturbances and sedentary behaviour, which eventually lead to anxiety problems in adolescents. This community service aims to provide adolescents with information about the benefits of saffron to reduce anxiety. The method used in this community service is health education using video media. Fifty-three students of SMUN 3 Bantul participated in this community service, and the result was that the mean knowledge of students regarding the benefits of saffron in reducing anxiety increased significantly (p-value = 0.000). In general, students' knowledge about the benefits of saffron in reducing anxiety increased.
Upaya Peningkatan Kewaspadaan Hipertensi Melalui Pengendalian “CERDIK” Pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Pandak 1 Bantul Wuri Winahyu Sari, Ike; Dwi Kartika Rukmi; Anastasia Suci Sukmawati
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 6 No 1 (2024): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v6i1.1289

Abstract

Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah dan seringkali tidak memiliki gejala, sehingga baru diketahui setelah menyebabkan kerusakan pada jantung. Pengendalian hipertensi penting dilakukan sebagai upaya menekan terjadinya komplikasi. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengendalian hipertensi dengan upaya CERDIK di wilayah Puskesmas Pandak 1. Sasaran kegiatan ini adalah warga dalam wilayah binaan Puskesmas Pandak 1 berjumlah 100 orang. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan Maret 2023 dengan metode pemberian penyuluhan yang sebelum dan sesudahnya dilakukan evaluasi untuk menilai peningkatan pengetahuan tentang pengendalian CERDIK. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pengendalian hipertensi dengan peningkatan nilai rata-rata 20,5 dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan p<0,05. Hasil penyuluhan ini dapat dikatakan efektif dalam meningkatkan kewaspadaan warga masyarakat di wilayah binaan Puskesmas Pandak 1 melalui pengendalian CERDIK.