cover
Contact Name
M. Ikhwanul Hakim
Contact Email
paiiaihnwlotim2021@gmail.com
Phone
+6281805503485
Journal Mail Official
nahdlah@iaihnw-lotim.ac.id
Editorial Address
Jln. Utama Mataram-Lb. Lombok Anjani Kec. Suralaga Kab. Lombok Timur
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 28076958     EISSN : 28075412     DOI : 10.51806
Core Subject : Religion, Education,
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam which focuses on issues related to the field of Islamic Education. We invite lecturers, students, researchers, practitioners, and observers in the field of Islamic Education to publish their manuscripts that have never been published in other media, which focus on: Models, Strategies, Methods, and Learning Techniques for Islamic Religious Education Development of Islamic Religious Learning Media Evaluation of Islamic Religious Education Learning Implementation and Development of Islamic Education Curriculum Management of Islamic Education Institutions and Teaching
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 194 Documents
ANALISIS KELAYAKAN AIR RAWA DALAM PERSPEKTIF THAHARAH ISLAM (STUDI KASUS WILAYAH RAWA-RAWA DI SUMATERA SELATAN) Erlina Zanita; Suroso; Rara Eka Dila Putri
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.846

Abstract

Penelitian ini menganalisis kelayakan air rawa di wilayah rawa-rawa Sumatera Selatan dari perspektif thaharah Islam. Urgensi penelitian ini muncul dari fakta bahwa air, sebagai elemen esensial dalam bersuci (wudhu dan mandi wajib) bagi umat Muslim, memiliki tantangan spesifik di daerah rawa. Tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik fisik dan kimia air rawa di Sumatera Selatan, serta mengkaji kriteria air suci dan mensucikan menurut sumber-sumber fiqih Islam (Al-Qur'an, Hadis, dan pendapat ulama). Selanjutnya, penelitian ini akan menganalisis kelayakan air rawa tersebut sebagai media thaharah berdasarkan integrasi data ilmiah dan perspektif fiqih, serta merumuskan rekomendasi praktis bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix method), mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui uji terhadap sampel air rawa dari wilayah studi kasus, meliputi parameter fisik (warna, kekeruhan), kimia (pH, TDS). Hasil penelitian ini didapatkan Air rawa di Sumatera Selatan memiliki sifat fisik dan kimia yang khas, yaitu warna cokelat kehitaman, kekeruhan tinggi, pH asam (3,5–5,5), oksigen terlarut rendah. Dalam perspektif thaharah Islam, air rawa yang mengalami perubahan sifat karena faktor alami tetap tergolong air suci dan dapat digunakan untuk bersuci, selama tidak bercampur dengan benda Najis.
PEMBELAJARAN TERINTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN PRAKTIKUM MESIN PRODUKSI: KAJIAN ETNOGRAFI TENTANG KARAKTER KERJA ISLAMI Indat Nasihihin; Mardiana; Mareta Ramadhanis; Maya Fatriyana
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.847

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam kegiatan praktikum mesin produksi serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter kerja Islami mahasiswa vokasi di Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri). Pendidikan vokasi menuntut lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki etos kerja dan akhlak sesuai nilai Islam, seperti amanah, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kerja sama. Selama ini, pembelajaran PAI di perguruan tinggi cenderung berorientasi kognitif dan normatif, sehingga belum terhubung erat dengan konteks vokasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi untuk memahami pengalaman, praktik sosial, serta konstruksi makna yang muncul antara dosen, instruktur, dan mahasiswa dalam praktikum mesin produksi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai PAI dalam praktikum mampu menumbuhkan kesadaran religius dan etos kerja Islami. Nilai seperti amanah, kedisiplinan, dan kerja sama tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi terimplementasi dalam perilaku kerja nyata di bengkel. Pembelajaran terintegrasi ini membuktikan bahwa PAI dapat menjadi dasar pembentukan karakter kerja Islami sekaligus memperkuat kompetensi profesional mahasiswa vokasi.
INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI SENI ZAPIN MESKOM DI BENGKALIS Febby Erika; Jarir; Nur Azmira; Endy Dharma Pangestu
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.849

Abstract

Pendidikan Islam tidak hanya berlangsung melalui jalur formal, tetapi juga melalui proses kultural yang hidup dalam masyarakat. Seni tradisional memiliki potensi strategis sebagai medium internalisasi nilai karena memadukan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai pendidikan Islam melalui seni Zapin Meskom di Bengkalis serta menjelaskan tantangan internalisasi nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam syair, gerak, dan praktik sosialnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap literatur lima tahun terakhir yang relevan dan terindeks SINTA, dilengkapi dengan dokumen budaya lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa Zapin Meskom berfungsi sebagai media ta’dib yang menginternalisasikan nilai akidah, ibadah, akhlak, muamalah, dan estetika religius melalui mekanisme pembiasaan, keteladanan, relasi guru–murid, serta pengalaman estetis kolektif. Nilai-nilai tersebut terintegrasi dalam praktik seni sehingga membentuk kesadaran religius dan identitas sosial masyarakat Melayu-Islam Bengkalis. Namun, proses internalisasi nilai menghadapi tantangan berupa komersialisasi budaya, pergeseran orientasi generasi muda, dan desakralisasi makna seni. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Zapin Meskom memiliki kontribusi penting sebagai model pendidikan Islam berbasis budaya lokal dan merekomendasikan penguatan kesadaran pedagogis agar fungsi edukatif seni tradisional tetap berkelanjutan di tengah dinamika sosial kontemporer
EKSPLORASI KEPEMIMPINAN POSITIF BERBASIS NILAI KEISLAMAN DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN NAHDLATUL WATHAN Lalu Abdul Muhyi Abidin; Nurmiati
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.857

Abstract

This study aims to explore positive leadership patterns based on Islamic values ​​in the educational management of the Nahdlatul Wathan organization. This study used a qualitative approach with an exploratory case study design involving 15 key informants from regional leaders, branches, tuan guru, and educational institution managers. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, then analyzed using thematic analysis. The results show that leadership in Nahdlatul Wathan represents positive leadership integrated with Islamic values, as reflected in moral-spiritual exemplars, collective deliberation practices, service orientation, and strengthening cadre development. These leadership practices contribute to increased trust, cadre loyalty, organizational stability, and the loss of educational institution management, despite conditions of limited material resources. These findings expand the framework of positive leadership by confirming that religious values ​​can serve as a primary source for the formation of effective and meaningful educational leadership. This study provides a theoretical correlation for the development of value-based leadership studies as well as empirical contributions from the context of non-Western Islamic educational organizations