cover
Contact Name
M. Ikhwanul Hakim
Contact Email
paiiaihnwlotim2021@gmail.com
Phone
+6281805503485
Journal Mail Official
nahdlah@iaihnw-lotim.ac.id
Editorial Address
Jln. Utama Mataram-Lb. Lombok Anjani Kec. Suralaga Kab. Lombok Timur
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 28076958     EISSN : 28075412     DOI : 10.51806
Core Subject : Religion, Education,
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam which focuses on issues related to the field of Islamic Education. We invite lecturers, students, researchers, practitioners, and observers in the field of Islamic Education to publish their manuscripts that have never been published in other media, which focus on: Models, Strategies, Methods, and Learning Techniques for Islamic Religious Education Development of Islamic Religious Learning Media Evaluation of Islamic Religious Education Learning Implementation and Development of Islamic Education Curriculum Management of Islamic Education Institutions and Teaching
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 194 Documents
KONSEP MANAJEMEN REKRUTMEN DAN SELEKSI TENAGA PENDIDIK PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS KOMPETENSI DAN AKHLAK Usni; Hamdi Abdul Karim
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen rekrutmen dan seleksi tenaga pendidik pada lembaga pendidikan Islam berbasis kompetensi dan akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yang menelaah berbagai literatur, jurnal, buku, dan dokumen resmi terkait manajemen pendidikan Islam, pengembangan kompetensi guru, dan integritas akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen rekrutmen dan seleksi yang efektif menekankan keseimbangan antara kompetensi profesional dan kualitas akhlak guru. Proses seleksi yang sistematis dan berbasis kompetensi memungkinkan lembaga pendidikan menempatkan tenaga pendidik yang profesional, mampu menyelenggarakan pembelajaran efektif, serta menjadi teladan moral bagi peserta didik. Penilaian akhlak dan integritas guru berperan penting dalam membentuk lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai religius. Penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan utama dalam manajemen rekrutmen dan seleksi meliputi keterbatasan sumber daya, distribusi guru yang tidak merata, serta kesenjangan kompetensi dan akhlak calon guru. Implikasi dari manajemen rekrutmen dan seleksi yang baik terlihat pada peningkatan kualitas pendidikan, profesionalisme guru, dan pembentukan karakter peserta didik yang cerdas dan berakhlak mulia.
INTEGRASI NILAI ANTIKORUPSI DALAM PEMBELAJARAN FIKIH JINAYAH: ANALISIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS LITERATUR Siregar, Winda Irsyidah Kholish; Khadijah; Widya Sari
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.826

Abstract

Korupsi merupakan bentuk kejahatan yang bertentangan dengan prinsip keadilan dan amanah dalam hukum pidana Islam. Pembelajaran fikih jinayah memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai antikorupsi, namun kajian sebelumnya umumnya belum mengaitkan konsep hukum Islam dengan desain pembelajaran yang efektif secara pedagogis. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran yang relevan untuk mengintegrasikan nilai antikorupsi dalam pembelajaran fikih jinayah. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan teknik analisis isi tematik terhadap literatur fikih jinayah, pendidikan Islam, dan pembelajaran berbasis masalah yang terbit pada periode 2015–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran paling relevan untuk mengajarkan konsep korupsi dalam fikih jinayah karena mampu mengembangkan pemahaman hukum, berpikir kritis, dan internalisasi nilai moral secara simultan. Media visual dan evaluasi holistik (kognitif, afektif, dan psikomotorik) berperan sebagai unsur pendukung efektivitas pembelajaran. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya penguatan kompetensi pedagogis guru fikih dalam merancang pembelajaran berbasis kasus hukum yang kontekstual dan berorientasi pada pembentukan karakter antikorupsi.
KUALITAS SARANA PRASARANA DAN DAMPAKNYA TERHADAP MINAT MENGHAFAL SANTRI DALAM PENDIDIKAN TAHFIDZUL QURAN PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH PUTRI KENDARI Achmad Syahroni; Ismail; Indrawan Tobarasi
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.829

Abstract

This study aims to analyze the quality of facilities and infrastructure available at the Hidayatullah Putri Kendari Islamic Boarding School and its impact on students' interest in memorizing the Qur'an. Using a qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and documentation studies. The results of the study indicate that good quality facilities and infrastructure contribute positively to students' motivation and interest in the tahfidz process. In addition, this study also found a significant relationship between adequate facilities and students' success in memorizing. These findings are expected to provide recommendations for improving the quality of education in Islamic boarding schools.
DINAMIKA INTERAKSI SANTRI TAHFIDZ DAN SISWA FORMAL DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (STUDI KASUS DI MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA DARUL IHSAN WAWONGGURA) Erna Mudrikah; Ismail; Basrin Melamba
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.830

Abstract

This article discusses the dynamics of interaction between tahfidz students and formal students at Darul Ihsan Wawonggura Private Middle School. This study aims to understand how this interaction affects the learning process and character development of both groups of students. Using qualitative methods, data were collected through interviews, observations, and documentation studies. The results of the study indicate that there is a positive synergy between tahfidz students who focus on memorizing the Qur'an and formal students who follow the general curriculum. This interaction not only increases learning motivation but also strengthens spiritual and social values ​​among students. In addition, the results of the study also show that the interaction between tahfidz students and formal students not only enriches the learning experience but also creates an atmosphere of mutual respect and support between the two groups. These findings are expected to contribute to the development of a more integrative education model in Islamic educational institutions
INTEGRASI MODERASI BERAGAMA DALAM KURIKULUM DAN BUDAYA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI PESERTA DIDIK DI SMPN 10 MADIUN Mustami’ul Azizah; Rudianto; Syamsul Arifin; Arditya Prayogi
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.831

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi nilai moderasi beragama (Islam rahmatan lil alamin) dalam pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan dan budaya sekolah di SMPN 10 Madiun sebagai respons atas himbauan Ditjen Pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kebijakan sekolah berhasil mengintegrasikan moderasi beragama melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila, didukung metode pembelajaran interaktif berbasis teknologi, Jum’at Religi, dan Kajian Keagamaan; (2) Budaya sekolah yang moderat terbentuk melalui pembiasaan kegiatan keagamaan rutin serta program pendukung seperti Layanan Klasikal dan Konseling Anti Bullying; (3) Implementasi tersebut berdampak nyata pada peningkatan sikap toleran, empati, dan penghargaan peserta didik terhadap keberagaman agama, suku, dan budaya. Integrasi moderasi beragama di SMPN 10 Madiun terbukti efektif memperkuat karakter rahmatan lil alamin sekaligus mewujudkan pendidikan yang inklusif dan harmoni.
PRINSIP METODOLOGIS DALAM ILMU DAN KEISLAMAN : BAYANI, BURHANI, DAN IRFANI Siregar, Winda Irsyidah Kholish; Muhammad Zalnur
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.833

Abstract

This article explores the methodological foundations within Islamic scholarship through the bayani, burhani, and irfani approaches, which serve as three essential epistemological models for interpreting and advancing Islamic knowledge, aiming to clarify their distinct characteristics and evaluate their significance in contemporary academic contexts. The study adopts a library research method by reviewing and analyzing a wide range of classical and modern literature concerning Islamic epistemology. The results indicate that the bayani approach centers on textual authority and linguistic principles, the burhani approach emphasizes logical reasoning and rational justification, while the irfani approach highlights spiritual insight and inner experience; each model possesses its own strengths and limitations when applied independently but contributes to a more comprehensive understanding when used complementarily. The study concludes that these methodological principles enrich the intellectual heritage of Islamic sciences and offer a more coherent epistemological groundwork for developing integrative, contextually relevant, and responsive knowledge suited to present-day challenges.
JEJAK PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERADABAN DUNIA MUSLIM Anggraeni, Debby; Khairatul Dina; Muhammad Al Parisi; Muhammad Fauril Rizwan; Nurdiyana; Parida Hanum; Putra Naufal Ramadani; Taufik Hidayat
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.835

Abstract

Studi ini mengeksplorasi perkembangan historis dan kontribusi intelektual pemikiran pendidikan Islam terhadap pembentukan peradaban Muslim. Penelitian ini didasarkan pada pandangan bahwa pendidikan Islam merupakan sistem holistik yang telah membentuk kemajuan ilmiah, filosofis, dan budaya sepanjang sejarah Islam. Dengan menggunakan metode berbasis perpustakaan dengan pendekatan historis-filosofis, studi ini menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder untuk merekonstruksi evolusi gagasan pendidikan Islam dari era klasik hingga relevansinya di masa modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa periode Abbasiyah menandai puncak kejayaan intelektual Islam, yang ditandai dengan integrasi ilmu -ilmu naqli dan aqli , penekanan pada etika dan adab , serta pertumbuhan lembaga-lembaga besar seperti Bayt al-Hikmah dan Nizamiyya. Kontribusi dari para cendekiawan seperti Al-Ghazali, Ibnu Khaldun, dan Al-Farabi secara signifikan membentuk tradisi intelektual global. Studi ini menyimpulkan bahwa merevitalisasi warisan yang kaya ini penting untuk mengatasi tantangan pendidikan kontemporer dan memperbarui peradaban Muslim yang progresif.
ADAPTASI MODEL EXPERIENTAL LEARNING PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERDASARKAN KARAKTERISTIK GENERASI Z PADA PENDIDIKAN TINGGI VOKASI Bey, Safitriana; Dewi Indasari; R.M. Chairil Andri; Revie Juniarti; Risna Oktaviati
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model konseptual pembelajaran PAI berdasarkan Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiental Learning) yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa Generasi Z guna meningkatkan keterlibatan, relevansi, dan perkembangan spiritual dalam konteks vokasi. Menggunakan pendekatan penelitian perpustakaan deskriptif kualitatif, studi ini melibatkan identifikasi literatur, klasifikasi tematik, analisis konten, dan sintesis konseptual yang mengintegrasikan tiga kluster utama: karakteristik Generasi Z, Pembelajaran Berbasis Pengalaman, dan Pendidikan Islam. Temuan menunjukkan bahwa siswa Generasi Z di pendidikan vokasi belajar paling efektif melalui pengalaman langsung, interaksi digital, aktivitas kolaboratif, dan pembelajaran multimodal, yang sejalan dengan empat tahap Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiental Learning): pengalaman konkret, pengamatan reflektif, konseptualisasi abstrak, dan eksperimen aktif. Integrasi komponen-komponen ini menghasilkan model pembelajaran PAI yang lebih applicable, kontekstual, dan relevan dengan tuntutan dunia kerja vokasi. Studi ini menyimpulkan bahwa model PAI berbasis Pembelajaran Berbasis Pengalaman dapat menjadi rekomendasi pendekatan adaptif dan efektif untuk meningkatkan keterlibatan belajar dan memfasilitasi pengalaman pendidikan transformatif bagi mahasiswa Generasi Z di Perguruan Tinggi Vokasi.
ETIKA MENUNTUT ILMU DALAM QS. THAHA AYAT 114: ANALISIS PEDAGOGI QUR’ANI UNTUK PENDIDIKAN MODERN Amelina, Naila; Abdul Razzaq; Kristina Imron
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.839

Abstract

This study aims to analyze the ethical values ​​of seeking knowledge in QS. Thaha verse 114 and their relevance to strengthening modern pedagogy. This study uses a qualitative method with a library study type, which examines primary sources such as the Qur'an and tafsir books, as well as secondary literature related to Islamic education and contemporary pedagogical theory. The results of the study indicate that QS. Thaha verse 114 contains key values ​​that are highly relevant to today's education, namely the prohibition of haste in understanding knowledge, emphasizing the importance of patience, thoroughness, and a gradual process, the prayer "rabbi zidni ilma" reflects the principles of lifelong learning and intellectual humility. These values ​​have implications for the formation of teachers with integrity, reflection, and continuously developing their competence, as well as students who have a learning awareness, intrinsic motivation, and a polite scientific character. Thus, QS. Thaha verse 114 provides an important conceptual contribution to the development of more in-depth modern educational practices, and is rooted in Qur'anic values
TANTANGAN STUDI ISLAM DI ERA MODERN DAN KEBUTUHAN METODOLOGI INTERDISIPLINER SEBAGAI PENDEKATAN ALTERNATIF Auliya`, Hilyatul; Kurjum, Mohammad
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.845

Abstract

Islamic studies in Indonesia continue to grow alongside increasingly complex social, political, and technological changes. Yet this development presents challenges that cannot be resolved with purely normative and textual perspectives. This study identifies key issues in contemporary Islamic scholarship, critiques the limitations of traditional methods, and highlights the urgency of interdisciplinary approaches. Through a qualitative literature review, data were drawn from journals, books, and research reports. The findings indicate three major challenges: the enduring influence of Orientalism, declining interest in religious disciplines compared to general sciences, and global competition that requires stronger academic performance. Conventional approaches fall short when dealing with modern themes such as gender justice, environmental concerns, and digital transformation. As a result, integrating Islamic texts with social sciences, humanities, and scientific disciplines becomes essential. This paradigm shift has been adopted by institutions like UIN Sunan Kalijaga, UIN Jakarta, and UIN Sunan Ampel Surabaya, supported by Ministry of Religious Affairs research programs. Interdisciplinary methodologies ultimately strengthen the relevance and competitiveness of Islamic studies in addressing contemporary challenges.