cover
Contact Name
Ahmad Fitriansyah
Contact Email
ahmad.fitriansyah@swadharma.ac.id
Phone
+6287870716976
Journal Mail Official
jurnal.kompleksitas@swadharma.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jakarta Jl. Raya Pondok Cabe No.36, Tangerang Selatan, 15418
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Kompleksitas: Jurnal Ilmiah Manajemen, Organisasi, dan Bisnis
ISSN : 19788754     EISSN : 29648238     DOI : https://doi.org/10.56486/kompleksitas
Jurnal KOMPLEKSITAS merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM ITB Swadharma. Jurnal ini berisi karya ilmiah dengan bidang kajian penelitian meliputi: Manajemen SDM, Manajemen Keuangan, Manajemen Strategis, Manajemen Operasi, Manajemen Perubahan, Manajemen Pengetahuan, Perilaku Organisasi, Kewirausahaan, Bisnis Digital, Sistem Informasi Bisnis
Articles 167 Documents
STRATEGI PENINGKATAN PROFESIONALISME DAN PEMANFAATAN APLIKASI “SIBEKOR” DALAM MENDUKUNG KINERJA PERSONEL PENGADAAN KAPORLAP TNI AU Sulistyo, Dadang; Widana, I Dewa Ketut Kerta; Cahaya, Yohanes Ferry
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.1059

Abstract

This study analyzes the strategy for improving the professionalism of personnel at the Indonesian Air Force Personnel Maintenance Service (Diswatpersau) and the strategy for utilizing the Sibekor application to support the procurement performance of Field Personal Equipment (Kaporlap). Using a qualitative approach, in-depth interviews with eight informants across levels were analyzed using thematic analysis. The findings indicate seven mutually reinforcing dimensions of professionalism (competence-expertise, dedication-loyalty, responsibility, work ethic, creativity-innovation, adaptability, efficiency-effectiveness). Meanwhile, key gaps lie in unequal digital literacy, the lack of institutionalization of innovation, and the consistency of data-based evaluation. In the technological realm, Sibekor improves traceability, transparency, and service speed, but the impact is uneven due to device/network limitations, suboptimal cross-system integration, and variations in user capacity. Recommendations include implementative steps for user staff, namely ensuring the accuracy and completeness of procurement data through double-checking and SOP compliance; conducting regular monitoring to reduce delays; participating in socialization and creating brief guides to maximize the use of application features; and strengthening cross-departmental coordination through official communication channels and recording follow-up actions in the application log.Penelitian ini menganalisis strategi peningkatan profesionalisme personel Dinas Perawatan Personel TNI Angkatan Udara (Diswatpersau) dan strategi pemanfaatan aplikasi Sibekor untuk mendukung kinerja pengadaan Kelengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap). Menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan lintas jenjang, data diolah dengan analisis tematik. Temuan menunjukkan tujuh dimensi profesionalisme yang saling menguatkan (kompetensi-keahlian, dedikasi-loyalitas, tanggung jawab, etika kerja, kreativitas-inovasi, kemampuan beradaptasi, efisiensi-efektivitas). Sementara celah kunci berada pada literasi digital yang belum merata, belum terinstitusionalisasinya inovasi, serta konsistensi evaluasi berbasis data. Pada ranah teknologi, Sibekor meningkatkan keterlacakan, transparansi, dan kecepatan layanan, namun dampaknya belum merata akibat keterbatasan perangkat/jaringan, integrasi lintas sistem yang belum optimal, dan variasi kapasitas pengguna. Rekomendasi mencakup langkah implementatif bagi staf pengguna, yaitu memastikan ketepatan dan kelengkapan data pengadaan melalui pengecekan ganda dan kepatuhan SOP; melakukan monitoring berkala untuk mengurangi keterlambatan; mengikuti sosialisasi serta membuat panduan singkat guna memaksimalkan pemanfaatan fitur aplikasi; dan memperkuat koordinasi lintas bagian melalui jalur komunikasi resmi dan pencatatan tindak lanjut pada log aplikasi.
IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN DANA ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN KUDUS Azizah, Nurul; Rakhmawati, Ita
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.949

Abstract

This study analyzes the implementation of Good Governance principles in the management of Zakat, Infaq, and Sedekah (ZIS) funds at the BAZNAS of Kudus Regency. The Good Governance principles examined include transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness. This study uses a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results show that BAZNAS of Kudus Regency has implemented the principles of transparency through the publication of financial reports in accordance with PSAK 109, accountability through internal and external audits, and social responsibility through work programs based on the needs of the mustahik. Organizational independence is maintained through an autonomous institutional structure, and the principle of fairness is implemented in the fund distribution process based on field surveys. However, there are several weaknesses, including the lack of continuous external audits by KAP and limitations in the online information system. This study recommends improvements in independent audits, the digitalization of reporting, and the strengthening of human resource capacity to make ZIS fund management more accountable, professional, and sustainable.Penelitian ini menganalisis implementasi prinsip Good Governance dalam pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) pada BAZNAS Kabupaten Kudus. Prinsip Good Governance yang dikaji meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kab. Kudus telah menerapkan prinsip transparansi melalui publikasi laporan keuangan berbasis PSAK 109, akuntabilitas melalui audit internal dan eksternal, serta tanggung jawab sosial melalui program kerja berbasis kebutuhan mustahik. Independensi organisasi dijaga melalui struktur kelembagaan yang otonom, dan prinsip keadilan dijalankan dalam proses distribusi dana berdasarkan survei lapangan. Namun demikian, terdapat beberapa kelemahan seperti belum adanya audit eksternal dari KAP secara berkelanjutan dan keterbatasan sistem informasi daring. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pada aspek audit independen, digitalisasi pelaporan, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia agar pengelolaan dana ZIS lebih akuntabel, profesional, dan berkelanjutan
ANALISIS POTENSI JAHE SEBAGAI PRODUK UNGGULAN KABUPATEN SAMOSIR MENGGUNAKAN LOCATION QUOTIENT (LQ) DAN SWOT Pangaribuan, Sheryl Valencia; Manik, Elisabeth Fitryany; Pramana, Harry Jaya; Kuntuy, Jacob
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.829

Abstract

Samosir Regency has excellent potential in the agricultural sector, particularly for ginger (Zingiber officinale). Despite the comparatively high production of ginger, farmers receive very little added value because the majority of the produce is still sold raw. This study aims to analyze the potential of ginger as a superior product of Samosir Regency and formulate a strategy for developing processed products in the form of an instant ginger drink. The method used is a descriptive quantitative approach with Location Quotient (LQ) and SWOT analysis. The analysis results show that ginger has an LQ value of 2.117, indicating that it is comparatively superior to other agricultural commodities in Samosir Regency. In addition, the SWOT analysis revealed that the main strengths of instant ginger drink lie in its ease of preparation and health benefits. However, it also has weaknesses, such as the potential for a decline in bioactive content and market competition. By leveraging opportunities in healthy lifestyle trends and local policy support, the Development of instant ginger drink has the potential to increase farmer incomes, strengthen the local economy, and encourage horticultural product diversification.Kabupaten Samosir memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya komoditas jahe (Zingiber officinale). Meskipun produksi jahe tergolong tinggi, sebagian besar hasil panennya masih dijual dalam bentuk mentah tanpa melalui proses pengolahan, sehingga nilai tambah yang diperoleh petani sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi jahe sebagai produk unggulan daerah Kabupaten Samosir serta merumuskan strategi pengembangan produk olahan berupa wedang jahe instan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis Location Quotient (LQ) dan SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa jahe memiliki nilai LQ sebesar 2,117 yang menandakan bahwa komoditas ini unggul secara komparatif dibandingkan komoditas pertanian lainnya di Kabupaten Samosir. Selain itu, analisis SWOT mengungkapkan kekuatan utama wedang jahe instan terletak pada kemudahan penyajian dan manfaat kesehatannya, meskipun masih terdapat kelemahan seperti potensi penurunan kandungan bioaktif dan persaingan pasar. Dengan memanfaatkan peluang tren gaya hidup sehat dan dukungan kebijakan lokal, pengembangan wedang jahe instan berpotensi meningkatkan pendapatan petani, memperkuat ekonomi lokal, dan mendorong diversifikasi produk hortikultura
PENDIDIKAN ETIKA PROFESI DAN ANTI KORUPSI DALAM MEMBENTUK INTEGRITAS MAHASISWA Melisa, Melisa; Hendriyani, Mungky; Wicaksono, Amirul; Purwanto, Hadi
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.1027

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the relationship between professional ethics education and anti-corruption education as an integrated approach to strengthening student integrity. The urgency of this research stems from the fact that corruption remains a significant challenge in Indonesia, reflecting a moral crisis across various levels of society. Therefore, universities need to take an active role in fostering ethical awareness and anti-corruption behavior to prevent future moral violations. This study uses a descriptive qualitative approach, drawing on literature reviews, policy analysis, and documents published between 2020 and 2024. The analysis identified patterns of integration of ethical and anti-corruption values into the higher education curriculum, their impact on student character formation, and the institutional challenges to their implementation. The results show that the systematic integration of professional ethics and anti-corruption education significantly increases students' moral awareness, honesty, and social responsibility. Students who receive values-based learning and are taught by exemplary lecturers demonstrate higher levels of ethical concern and moral sensitivity. Universities with formal academic integrity policies and anti-corruption programs also show significant improvements in academic honesty culture. The implications of this research emphasize the importance of curriculum innovation, strengthening integrity policies, and cross-institutional collaboration between universities, the government, and anti-corruption agencies.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan etika profesi dan pendidikan antikorupsi sebagai pendekatan terpadu dalam memperkuat integritas mahasiswa. Urgensi penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa praktik korupsi masih menjadi tantangan besar di Indonesia, yang mencerminkan krisis moral pada berbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu mengambil peran aktif dalam menumbuhkan kesadaran etis dan perilaku antikorupsi sebagai bentuk pencegahan dini terhadap pelanggaran moral di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, analisis kebijakan, dan telaah dokumen yang terbit antara tahun 2020 hingga 2024. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi pola integrasi nilai etika dan antikorupsi dalam kurikulum pendidikan tinggi, dampaknya terhadap pembentukan karakter mahasiswa, serta tantangan institusional dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan etika profesi dan antikorupsi secara sistematis berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesadaran moral, kejujuran, dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis nilai dan keteladanan dosen menunjukkan tingkat kepedulian etis dan kepekaan moral yang lebih tinggi. Perguruan tinggi yang memiliki kebijakan integritas akademik dan program antikorupsi formal juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam budaya kejujuran akademik. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi kurikulum, penguatan kebijakan integritas, serta kolaborasi lintas lembaga antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga antikorupsi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TAHUN 2022-2024 Nugroho, Muhammad Adi; Ardianto, Esa Prasetyo
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.862

Abstract

This study aims to identify factors influencing Indonesia's economic growth rate from 2022 to 2024. The three main elements of the Gross Domestic Product (GDP) structure studied are household expenditure, government expenditure, and capital investment. The research method is a qualitative descriptive approach using secondary data from Bank Indonesia and the Central Statistics Agency (BPS). The results show that, despite minor changes, household expenditure remains the dominant contributor to increased national economic activity. Government spending increases in 2024 due to political factors and national priority programs, while investment increases in 2023 but declines slightly in 2024 due to political uncertainty. Overall, these three components contribute significantly to Indonesia's economic Development.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2022 hingga 2024. Tiga unsur utama dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB) yang dikaji meliputi pengeluaran rumah tangga, pengeluaran pemerintah, serta penanaman modal (investasi). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif didasarkan pada data sekunder berasal dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun ada perubahan kecil, pengeluaran rumah tangga tetap menjadi kontributor dominan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi nasional. Belanja pemerintah meningkat pada tahun 2024 disebabkan oleh faktor politik dan program prioritas nasional, sementara investasi meningkat pada tahun 2023 tetapi sedikit turun pada tahun 2024 karena ketidakpastian politik. Secara keseluruhan, ketiga komponen tersebut berkontribusi secara signifikan pada pengembangan ekonomi Indonesia
TRANSFORMASI PERALATAN KANTOR KONVENSIONAL KE DIGITAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI KERJA KANTOR Fazira, Melvina Eka; Thufailah, Rahmah Adelia
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.1062

Abstract

DDigitalization of the office has driven significant transformations in business administration by shifting various activities from manual systems to digital tools such as computers, cloud storage, and online communication and collaboration applications. These changes accelerate work processes, simplify administrative procedures, improve document accuracy, and reduce costs and repetitive tasks through automation. The purpose of this study is to understand how the transformation from conventional office equipment to digital systems can improve work efficiency. This study uses a qualitative descriptive approach, drawing on scientific literature published between 2020 and 2025, to examine the benefits, barriers, and impact of digitalization on work efficiency. The findings indicate that digitalization improves efficiency through faster data processing, fewer errors, and the ability of employees to focus time on strategic tasks. Productivity also increases because workflows become more streamlined and responsive. Furthermore, real-time collaboration allows simultaneous document access, faster information exchange, and more efficient decision-making, thus supporting cross-unit coordination. However, successful digitalization still requires support for digital literacy, ongoing training, and adequate infrastructure. Overall, digital technology integration is a crucial strategy for improving organizational effectiveness and competitiveness in the modern era.Digitalisasi perkantoran telah mendorong transformasi signifikan dalam administrasi bisnis dengan mengalihkan berbagai aktivitas dari sistem manual menuju perangkat digital seperti komputer, penyimpanan cloud, dan aplikasi komunikasi serta kolaborasi daring. Perubahan ini mempercepat proses kerja, menyederhanakan prosedur administratif, meningkatkan akurasi dokumen, serta mengurangi biaya dan tugas berulang melalui otomatisasi. Tujuan penelitian ini untuk memahami bagaimana transformasi dari alat kantor konvensional menuju sistem digital dapat meningkatkan efisiensi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan literatur ilmiah terbitan 2020–2025 untuk menelaah manfaat, hambatan, dan pengaruh digitalisasi terhadap efisiensi kerja. Temuan menunjukkan bahwa digitalisasi meningkatkan efisiensi melalui pemrosesan data yang lebih cepat, minimnya kesalahan, serta kemampuan pegawai untuk memfokuskan waktu pada tugas strategis. Produktivitas juga meningkat karena alur kerja menjadi lebih ringkas dan responsif. Selain itu, kolaborasi real-time memungkinkan akses dokumen secara simultan, pertukaran informasi yang lebih cepat, dan pengambilan keputusan yang lebih efisien, sehingga mendukung koordinasi lintas unit. Meskipun demikian, keberhasilan digitalisasi tetap memerlukan dukungan literasi digital, pelatihan berkelanjutan, serta infrastruktur yang memadai. Secara keseluruhan, integrasi teknologi digital menjadi strategi penting untuk meningkatkan efektivitas dan daya saing organisasi di era modern.
PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN KOMPENSASI NON FINANSIAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN AKUNTANSI Prasetyo, Reza; Artini, Ni Made; Darwanti, Dhenok; Tatyana, Tatyana
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.966

Abstract

This study aims to examine the effect of financial compensation and non-financial compensation on the performance of accounting department employees in the Controller Function of the Finance Directorate of PT Pertamina Hulu Energi. The research data was collected through primary data, in the form of questionnaires distributed directly to respondents. Data collection was conducted using purposive sampling. The population and sample in this study were 45 accounting department employees at PT Pertamina Hulu Energi who met the sample characteristics. The results of the study indicate that financial compensation has a positive and significant effect on the performance of accounting department employees, non-financial compensation has a positive and significant effect on the performance of accounting department employees, and financial and non-financial compensation simultaneously have a positive and significant effect on the performance of accounting department employees.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi pada Fungsi Controller Direktorat Keuangan PT Pertamina Hulu Energi. Data penelitian didapat dari data primer berupa kuesioner yang didistribusikan secara langsung kepada responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan bagian akuntansi di PT Pertamina Hulu Energi sebanyak 45 responden yang sudah memenuhi karakteristik sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi, kompensasi non finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi, kompensasi finansial dan non finansial secara bersamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Bagian akuntansi