cover
Contact Name
Sirajuddin
Contact Email
sirajuddin@unismuh.ac.id
Phone
+6281241392804
Journal Mail Official
redaksi.abdimaspatikala@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bumi 18, Blok A15, No.1, Bumi Permata Hijau, Gunung Sari, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala
ISSN : 28087658     EISSN : 28082893     DOI : https://doi.org/10.51574/patikala
Abdimas Patikala adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia) yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Bahasa dan budaya Pendidikan Penerapan teknologi Pelestarian lingkungan Pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 507 Documents
PENGGUNAAN CONTEXTUAL LEARNING AND TEACHING DALAM PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI PASSENGER SERVICE OFFICER KERETA CEPAT JAKARTA BANDUNG Puspitasari, Armyta; Fikria, Ainun; Isti Pratiwi, Damar; Leliana, Arinda; Fitria, Nurul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 2 (2023): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i2.924

Abstract

In the framework of planning the Jakarta-Bandung Fast Train (KCJB) which will be operated at the end of 2023, it is necessary to have services prepared to serve prospective passengers, namelyPassenger Service Officer on Train (PSOT). For this reason, the ability to use English for PSOT is important to support international passenger communication. The purpose of this activity is to provide English language training for Passanger Service Officers using the methodContextual Learning and Teaching (CTL). Evaluation of this activity using a Google form with a Likert scale. The results of the evaluation of this activity showed that the training activities benefited PSOT's work with the evaluation results of 75.12% stating that it was very good for the appearance and abilities of the presenters, and 73.55% choosing excellent criteria on the material criteria.
Peran artificial intelligence sebagai pengungkit produktivitas Usaha Mikro Kecil Menengah Di Desa Sei Simpang Dua Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar Adidi Yogia, Moris; Agung Wicaksono; Septian Wahyudi; Abdul Munir
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 2 (2023): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i2.961

Abstract

Kemajuan dalam bidang kecerdasan buatan (AI) membawa potensi revolusioner bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan produktivitas mereka. Namun, implementasi AI dalam skala UMKM memunculkan beberapa permasalahan yang perlu diperhatikan. Pertama, banyak UMKM menghadapi kendala dalam hal pengetahuan dan sumber daya yang diperlukan untuk mengadopsi teknologi AI. Mereka sering kali kekurangan keterampilan dan sumber daya manusia serta teknologi yang diperlukan untuk mengintegrasikan AI ke dalam operasional bisnis mereka. Kedua, penting bagi UMKM untuk memahami bagaimana AI dapat digunakan secara efektif dalam konteks bisnis mereka. Penggunaan AI yang tidak tepat atau tidak efisien dapat menghasilkan hasil yang tidak memuaskan atau bahkan merugikan secara finansial. Terakhir, penggunaan AI juga terkait dengan peraturan dan regulasi yang harus diikuti. Privasi dan keamanan data adalah aspek penting yang harus diperhatikan agar data pelanggan dan bisnis tidak disalahgunakan. Oleh karena itu, UMKM perlu memiliki pemahaman yang kuat tentang kerangka kerja regulasi yang berlaku. Pengabdian dengan metode penyuluhan kepada masyarakat ini menjelaskan permasalahan-permasalahan ini dan memberikan pandangan tentang bagaimana UMKM dapat mengatasi tantangan-tantangan ini dalam mengadopsi dan mengintegrasikan AI untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis mereka.
MENGANTISIPASI PENGGUNAAN ZAT ADIKTIF DI KALANGAN REMAJA abdul munir; Riki Novarizal; Panca Setyo Prihatin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 2 (2023): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i2.966

Abstract

Penggunaan zat adiktif yang kandungannya ada dalam jenis obat-obatan legal seolah terjadi dimanapun tanpa terkecuali di lokasi tempat pengabdian ini dilakukan. Oleh karena itu melalui pengabdian ini diharap mampu memberi solusi mengantisipasi persoalan tersebut. Hal ini menjadi trend di kalangan remaja yang kalau tidak diantisipasi sejak dini, maka akan membahayakan bagi kelangsungan generasi muda kita. Tujuan dialakukannya Pengabdian Masyarakat ini untuk mengingatkan masyarakat, bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan zat adiktif diluar oleh para remaja. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Mempura, Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Provinsi Riau. Peserta kegiatan terbatas pada kelompok tokoh masyarakat, perangkat Desa. Melalui kegiatan ini diharapkan setiap peserta dapat melakukan hal-hal penting sesuai dengan kapasitasnya masing-masing dalam rangka mencegah penyalahgunaan zat adiktif dikalangan remaja
PENDAMPINGAN PENGUKURAN DAN PENILAIAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR Pauweni, Mirdayani; Aisah R. Pomatahu; Dedi Nofrizal; Agustin, Tri; Sukardi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 2 (2023): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i2.967

Abstract

Status gizi dapat menggambarkan status kesehatan dan keberhasilan pemenuhan nutrisi yang seimbang antara masukan zat gizi dan kebutuhan. Keadaan status gizi anak Indonesia, menurut (Unicef, 2018) terancam karena masalah beban ganda (kekurangan dan kelebihan) gizi. Dari 10 anak, 1 anak mengalami kurus (wasting), dan 20% anak usia sekolah dasar mengalami obesitas. Status gizi mempengaruhi pertumbuhan hingga perkembangan anak. Tujuan kegiatan ini untuk membantu guru Pendidikan jasmani memantau pertumbuhan anak, dan menyediakan data sekunder status gizi anak bagi sekolah. Jumlah subyek sasaran kegiatan adalah anak sekolah dasar di Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo berjumlah 610 anak. Berdasarkan hasil kegiatan pengukuran dan penilaian status gizi dengan menggunakan rumus Indeks Massa Tubuh per umur (IMT/umur), dan berpedoman pada standar deviasi Z-Score anak usia 5-18 tahun. Diketahui 17,37% anak berstatus gizi normal, 7,87% sangat kurus, 70,16% kurus, 2,3% gemuk, 2,3% obesitas.
MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS PROYEK DI SMP NEGERI 1 KEDUNGWUNI: Pembelajaran Proyek, Pendidikan Agama Islam, Kreativitas Gunawan, Najib; Nesy Septiani; M. Syahrul Aziz
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 1 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i1.969

Abstract

Education is the main key in producing a quality young generation. One effective approach in education is the use of learning methods that are centered on skills and focus on the needs and potential of students. Learning Islamic Religious Education (PAI) at the Junior High School (SMP) level is one of the significant efforts in shaping the character and spiritual knowledge of students. At SMP Negeri 1 Kedungwuni, project-based learning methods have been implemented, one of which is through the creation of a mading (wall magazine) as part of the learning process. This project-based learning approach aims to improve the quality and creativity of students. In the context of PAI, the project being worked on focuses on the material of Asmaul Husana, where students are given the freedom to express their ideas and creativity in the form of a mading. This community service activity uses a qualitative descriptive method to understand and describe the process and results of implementing this method. The results of this community service activity show that all students are able to actively participate in the mading project. They managed to express their ideas and creativity collaboratively according to the agreement in the group. This process not only helps students understand the PAI material better, but also improves their ability to work together and think creatively. This project-based learning, with a focus on practical skills such as making wall magazines, has proven effective in encouraging active participation and developing students' potential at SMP Negeri 1 Kedungwuni.
SEMINAR DAN WORKSHOP PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI SMA AL HUDA TUBAN Nalurita, Ika; Wilda Mahmudah; Muhammad Jamaluddin; Roisatun Nisa; Illah Winiati Triyana; Yeva Kurniawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 2 (2023): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i2.997

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengembangkan soft skill guru SMA Al Huda Tuban melalui seminar dan workshop pembuatan perangkat pembelajaran agar pembelajaran dapat berjalan lebih baik lagi mengikuti perkembangan kurikulum yang ada. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah diskusi seminar dan workshop. Memberikan sosialisasi tentang Kurikulum Merdeka kepada para guru dengan memberikan seminar dan workshop dalam 2 hari berturut turut. Mulai dari penyiapan Tim Mahasiswa yang membantu dalam kegiatan tersebut dan kegiatan workshop yang diikuti oleh guru SMA Al Huda Tuban dengan narasumber berasal dari Dosen pembimbing pengabdian dari Universitas Qomaruddin Bungah Gresik. Oleh karena itu, kegiatan seminar dan workshop ini sangat penting dan akurat agar pembelajaran lebih optimal sehingga visi dan misi SMA AL Huda Tuban khusus nya terkait bidang belajar mengajar dapat tercapai dengan baik. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini, para guru termotivasi untuk membuat perangkat pembelajaran kurikulum merdeka yang telah dipraktekan saat workshop dan dapat mengaplikasikannya dalam pembelajaran sehari hari. Dalam pelatihan tersebut dikenalkan Kurikulum Merdeka berikut semua komponen, karakteristik dan perubahannya dari kurikulum sebelumnya. Dengan demikian, semakin bertambah juga soft skill guru SMA Al Huda Tuban.
PENGENALAN DIVERSIFIKASI PENGELOLAAN DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA SOKKOLIA: PENGENALAN DIVERSIFIKASI PENGELOLAAN DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA SOKKOLIA Asmawati, Andi; Ristiana, Evi; Pratiwi, A. Citra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 2 (2023): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i2.1003

Abstract

Nutritional problems such as stunting are problems that often occur and are a major problem in developing countries. Moringa leaves (Moringa oleifera) are a source of food that has high nutritional value. Due to the diverse content of Moringa leaves, it is very necessary to innovate processed foods that can attract public interest so that Moringa leaves are widely used and become one of the vegetables of choice that can improve the standard of living of local people. This training is carried out by presenting material supported by practices regarding leaf diversification. Moringa. Activities are divided into 3 main stages, namely: material delivery stage, training (production) stage, and evaluation stage. The food innovations made from Moringa leaves include fried rice, Moringa omelettes, Moringa pizza and Moringa pudding. From the organoleptic test, the average results were found to be in the range of interesting and very interesting indicators. with an assessment in terms of color, taste, aroma and acceptability
PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: UPAYA PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK Kadir, Putri Wulandari; Suharti, Suharti; Hasrianti, Andi; Darlinah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 3 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i3.1016

Abstract

AbstrakRendahnya minat dan prestasi belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika menjadi salah satu masalah besar dalam pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu satuan pendidikan telah melakukan berbagai cara untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar peserta didik salah satunya adalah dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat dan prestasi belajar peserta didik kelas VIII.A di MTs Madani Alauddin Pao-pao melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui kegiatan Pengenalan Lingkungan Persekolahan 2 (PLP 2). Sasaran kegiatan ini adalah peserta didik kelas VIII.A MTs Madani Alauddin Pao-pao yang berjumlah sebanyak 35 orang peserta didik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika peserta didik dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) mengalami peningkatan dalam tiga siklus dengan enam kali pertemuan dan satu kali pertemuan untuk ulangan harian. Hasil pretest menunjukkan bahwa prestasi belajar peserta didik mencapai 46,13% dan mengamali peningkatan pada siklus ketiga dengan nilai ulangan harian sebesar 64,63%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan minat dan prestasi belajar peserta didik.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENINGKATAN KUALITAS PEMBEAJARAN MELALUI PENIGKATAN BERWAWASAN KEBANGSAAN DAN KETERAMPILAN PRAKTIK PENGAJARAN DI LAEANSI FILIPINA EIIi; Satriani Is, Sitti; Siti WaIidah Mustamin; Mutahharah; Hariansyah; Iskandar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 2 (2023): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i2.1074

Abstract

setiap perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan individu penerus bangsa yang berakhlak mulia, berbudi pekerti, tanggap, dan berintegritas yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga bermanfaat bagi umat, bangsa dan negara. Dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut, setiap perguruan tinggi mmebekali mahasiswanya baik dengan pengetahuan teori maupun praktik. KKN Internasional Davao 2o22 mendapatkan kesempatan untuk terjun ke Desa Laensasi untuk melaksanakan beberapa program yang diharapkan dapat bermanfaat dan membantu masyarakat setempat. Sebagai saudara sebangsa, masalah-masalah yang dihadapi RIN menjadi alasan perlunya tim KKN diterjunkan untuk memberdayakan RIN. Program yang akan diberikan kepada masyarakat setempat dapat melatih keterampilan dan soft skill yang dibutuhkan, sehingga dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki dan meningkatkan standar hidup mereka menjadi lebih baik lagiPada kesempatan kali ini, KKN Internasional Davao 2o22 mendapatkan kesempatan untuk terjun ke Desa Laensasi untuk melaksanakan beberapa program yang diharapkan dapat bermanfaat dan membantu masyarakat setempat. Sebagai saudara sebangsa, masalah-masalah yang dihadapi RIN menjadi alasan perlunya tim KKN diterjunkan untuk memberdayakan RIN. Program yang akan diberikan kepada masyarakat setempat dapat melatih keterampilan dan soft skill yang dibutuhkan, sehingga dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki dan meningkatkan standar hidup mereka menjadi lebih baik lagi. Metode yang digunakan daIam program tersebut adaah Sosialisasi dan Observasi, edukasi, Demonstrasi, Pelatihan dan Praktik hasiI yang di dapatkan pada program tersebut adaIah pengenaan tentang bangsan indnesia, baik dari segi Bahasa, Iagu kebangsaan, Ietak geografis bangsa Indnesia, budaya bangsa Indnesia, memeriahkan hari kemerdekaan bangsa Indonesia dengan cara memberikan beberapa permainan/permaban khas dari Indonesia sebagai wujud cinta terhadap tanah air, Makanan Khas Bangsa Indnesia maupun pengenaan tentang A-Isam dan kemuhammadiyahan.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KONSEP DASAR MATEMATIKA DI SD INPRES TEAMATE KECAMATAN PATTALLASSANG KABUPATEN GOWA Hikmah Fajriah, Nurul; Karim, Nurlaila; Iqra, Muhammad; Mukhlis; Sirajuddin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 1 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i1.1114

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakaing oleh kurangnya media pembelajaran inovatif yang dapat digunakan guru menimbulkan rasa bosan siswa sehingga siswa kurang tertarik mengikuti pembelajaran yang dilakukan guru. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SD Inpres Teamate kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa . Subyek pengabdian adalah guru guru SD Inpres Teamate. Tahap-tahap dari pengabdian pendampingan pembuatan media pembelajaran ini meliputi: 1) Perencanaan. 2) Pendampingan 3) Evaluasi. Berdasarkan hasil yang telah dicapai dari program pengabdian ini dapat diambil kesimpulan bahwa: a) Dengan adanya kegiatan pengabdian ini guru memiliki kompetensi pengetahuan tentang cara pembuatan media pembelajaran interaktif menggunakan google sites, b) Guru memiliki kompetensi ketrampilan dalam tentang cara pembuatan media pembelajaran interaktif c) Guru dapat memanfaatkan media pembelajaran untuk melaksanakan pembelajaran di kelas.