cover
Contact Name
Sirajuddin
Contact Email
sirajuddin@unismuh.ac.id
Phone
+6281241392804
Journal Mail Official
redaksi.abdimaspatikala@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bumi 18, Blok A15, No.1, Bumi Permata Hijau, Gunung Sari, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala
ISSN : 28087658     EISSN : 28082893     DOI : https://doi.org/10.51574/patikala
Abdimas Patikala adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia) yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Bahasa dan budaya Pendidikan Penerapan teknologi Pelestarian lingkungan Pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 507 Documents
KKN TEMATIK: KEGIATAN DALAM MEMBANGUN DESA TEMATIK BARUA BANTAENG: KKN TEMATIK: KEGIATAN DALAM MEMBANGUN DESA TEMATIK BARUA BANTAENG adabi, adabi_darban; Hilmi Hambali; Muhammad Wajdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 3 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i3.1159

Abstract

Thematic Real Work Lectures (KKNT) are a form of education by providing learning experiences to students for life in the community outside campus, which automatically together with the community identifies potential and handles problems so that it is hoped that they will be able to develop village/regional potential and create solutions for problems in the village. The implementation of an independent campus is carried out by studying outside the campus (university). Learning carried out in the community environment is carried out using a transdisciplinary approach, where this approach is one of the UM curriculum approaches, apart from the capability approach and life-based learning. The location of this KKNT activity is in Berua village, Ermerasa District, Bantaeng Regency, South Sulawesi Province. The learning carried out for KKNT students is Making Family Name Plates in each Berua Village community, then Revitalizing the Berua Village Office, then Stunting Socialization targeting students in Berua Village, Public Speaking and Leadership Training targeted at village communities, then cleaning The target environment is increasing community awareness of the importance of environmental cleanliness, then making village structure boards and village maps, then village profiles depicted on the village office walls, then teaching and learning activities targeted at schools and finally a competition targeted at community awareness of the importance of togetherness.
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN SUPLEMEN UREA MOLASES BLOK (UMB) DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TERNAK RUMINANSIA jamaluddin, nurwahidah; Asbara , Immawan Wahyudi; Syaggaf, Andi Waliana; Budi Wardiman; Ulva Dianasari; Fadliah M
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 3 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i3.1236

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa pendampingan dalam Pemanfaatan Urea Molases Blok (UMB) Di Desa Bulo-Bulo. Urea Molases Blok Merupakan Pakan Pemacu atau pakan penambah/suplemen sumber Protein/Non Protein Nitrogen, Energi dan Mineral yang banyak dibutuhkan ternak ruminansia. Khalayak sasaran dalam kegiatan PPM ini adalah para petani dan peternak di Desa Bulo-bulo. Pendampingan dalam pemanfaatan UMB dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi dan latihan yang disertai tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan konsep pengantar tentang UMB. Metode demonstrasi dipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahap-tahap pembuatan UMB, sedangkan metode latihan untuk mempraktikkan pembuatan UMB bagi Kelompok Peternak. Sementara metode tanya jawab untuk memberi kesempatan para peserta berkonsultasi dalam mengatasi kendala dalam Pembuatan UMB. Ketersediaan tenaga ahli yang memadai dalam pemanfaatan UMB di Prodi Peternakan, antusiasme peserta, dukungan kepala desa terhadap pelaksanaan kegiatan dan dana pendukung dari Universitas merupakan pendukung terlaksananya kegiatan PKM ini. Adapun kendala yang dihadapi adalah para peternak belum memiliki pengetahuan awal tentang pakan ternak UMB. Manfaat yang dapat diperoleh peserta dari kegiatan PKM ini antara lain dapat membuat pakan ternak ruminansia dari UMB.
PENDAMPINGAN PELAKU SENI DI PULAU MARATUA KABUPATEN BERAU DALAM PEMANFAATAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA UNTUK PENGEMBANGAN DESAIN PRODUK ALAT MAKAN Muhlis, Muhlis; Sukriadi; Almeida, Adrian Lucky
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 3 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i3.1237

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan dan memberikan pemahaman terhadap pentingnya pemanfaatan limbah tempurung kelapa untuk pengembangan desain produk alat makan khususnya semua pengrajin atau pelaku seni yang ada di Kecamatan Pulau Maratua Kabupaten Berau. Pelaksanaan pengabdian ini diadakan pada bulan Mei-Oktober 2023. Metode yang digunakan dalam PPM ini yaitu metode ceramah, diskusi interaktif. Adapun langkah pelaksanaannya yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan upaya tindak lanjut (rekomendasi). Sosialisasi dilaksanakan dengan pemberian materi yang meliputi pentingnya pengembangan desain kerajinan tangan, teknik-teknik mendesain kerajinan tangan, teknik penggunaan alat membuat kerajinan tangan, dan melihat produk yang telah dihasilkan. Dalam pendampingan ini, pengrajin dapat memahami unsur estetika suatu kerajinan, pemilihan tempurung maupun bahan pendukung, dan dapat dituangkan dalam perancangan serta realisasinya dalam kerajinan produk alat makan. Didukung keunggulan ketersediaan sumber daya alam yang banyak dan ide-ide yang kreatif masyarakat setempat secara turun temurun diharapkan dapat menghasilkan suatu produk yang menjadi ciri khas daerah.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DAI MUDA SEBAGAI UPAYA PENYIAPAN GENERASI MUDA SEBAGAI TOMBAK DAKWA PADA IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH KOTA SAMARINDA Makmun; Assoim, Hapid Irham
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 3 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i3.1238

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan Pendampingan Dai Muda Sebagai Upaya Penyiapan Generasi Muda Sebagai Tombak Dakwa Pada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Samarinda. Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman terhadap pentingnya Dakwa pada generasi muda khususnya pada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Samarinda. Metode yang digunakan dalam PPM ini yaitu metode ceramah dan diskusi interaktif. Pendampingan ini mengunakan 4 tahapan dalam pelaksanaannya yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan upaya tindak lanjut (rekomendasi). Sosialialisasi dilaksanakan dengan pemberian materi yang meliputi. Pertama, Pentignya Mengetahui tata cara berdakwa dengan mengutamakan enam aspek yaitu, adab, kemampuan penyampaian (nada), penguasaan materi, penguasaan panggung, atau majelis, menguasai makharijul huruf dan tajwid dan efektivitas waktu dalam pemberian tausyiah atau dakwah, Kedua Praktek Tata Cara Berdakwa. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa ada peningkatan kompetensi muda dalam memahami konteks dakwah dibandingkan sebelumnya yang dimana kompetensi berada pada kategori kurang baik. Maka dapat disimpulkan, upaya pendampingan dan pelatihan secara teoritis mampu dibenarkan dalam peningkatan kompetensi peserta dampingan.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IT BAGI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI 2 KAYANGAN LOMBOK UTARA Muhammad Tahir; Muhammad Sobri; setiani; Lalu Wira Zain Amrullah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 3 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i3.1290

Abstract

Bagian terpenting yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan cara meningkatkan kualitas guru, dikarenakan guru merupakan ujung tombak pendidikan sehingga guru harus memiliki kemampuan berbeda dengan profesi lainnya, salah satunya adalah kemampuan membuat media pembelajaran berbasis digital. Dengan memiliki kemampuan mengolah media digital, guru memperoleh banyak hal, selain karyanya dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Penyuluhan yang berjudul Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Digital Bagi Guru Sekolah Dasar Negeri 2 Kayangan Lombok Utara merupakan bagian dari pengabdian pada masyarakat FKIP Universitas Mataram, jurusan Ilmu Pendidikan, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru khususnya dalam pemanfaatan media digital. Metode yang diterapkan dalam kegiatan penyuluhan ini adalah gabungan metode ceramah, tanya-jawab, demonstrasi serta pemberian tugas. Metode ceramah dimanfaatkan saat penyampaian materi penyuluhan, dan metode tanya-jawab serta demonstrasi dilakukan pada para guru mendiskusikan lembar kerja dalam kelompok masing-masing. Sedangkan demonstrasi dilakukan pada saat setiap kelompok mempresentasikan hasil karya yang telah dibuat. Adapun target pengabdian ini adalah Memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis IT.
PENDAMPINGAN DAN PEMBINAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT IBU DAN ANAK PEMULUNG DI PASIR PANJANG KOTA KUPANG Sheldena, Devi; Philia Octavianus; Delsi Humau; Dewi Banfatin; Arwadi Rehe Poti; Kevin Manu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 3 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i3.1294

Abstract

Health and hygiene issues often arise in society, especially among scavengers. The government has long implemented the Clean and Healthy Living Behavior Program (PHBS) in the work environment, namely the Final Waste Disposal Site (TPA), but it is often not paid attention to. The aim of community service activities for the Christian Psychology Study Program is to increase the understanding and skills of scavengers regarding clean and healthy living behavior in the environment. The method of community service activities carried out in the AquAda scavenger group environment is health and hygiene education to mothers and children of scavengers regarding Clean and Healthy Health Behavior (PHBS) in the work environment with lectures, discussions and practice. The evaluation method used is the reaction and learning method. The service was carried out in Pasir Panjang Village on 27 and 28 July 2023 involving mothers and children who were scavengers. The evaluation result of this service activity was an increase in the knowledge of scavenger mothers and children about the importance of health and cleanliness in the environment. Apart from increasing the knowledge and skills of mother and child scavengers, this service activity is able to raise awareness of mother and child scavengers to maintain personal and environmental cleanliness to remain safe and comfortable. The scavengers were very satisfied with trainer 1 (67%) and trainer 2 (73%) based on the delivery of the material. Meanwhile, the majority of participants felt very satisfied with trainer 1 (53%) and trainer 2 (60%) based on mastery of the material. Mother participants experienced an increase in changes from the pretest score to the posttest score. However, there were participants whose results were not optimal. It can be concluded that this assistance must be carried out regularly. Because a person's behavior cannot be permanent if it is only done once. Meanwhile, children showed a change in the scores of participants before and after being given assistance. At the pretest, 53% of the participants were in the medium category and 47% of the participants were in the high category. After being given training, the results of the posttest were 7% of participants in the high category and 93% in the very high category.
PRODUK OLAHAN MAKANAN DARI JAGUNG; PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS PGRI SEMARANG DI DESA KARANGMALANG WETAN Ariestika; kartinah, kartinah; Huda, Choirul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1342

Abstract

Desa Karangmalang wetan yang mayoritas penduduk bercocok tanam dan menggantungkan hidup mereka dari hasil bumi atau pertanian, salah satu jenis tanaman yang tersedia banyak disana adalah tanaman jagung. Fokus program kegiatan adalah: PKM Kelompok PKK Desa Karangmalang Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal ini adalah: (1) Terciptanya produk berupa aneka olahan makanan dari Jagung (2) Bertambahnya ketrampilan ibu Rumah Tangga untuk membuat aneka olahan dari Jagung. aneka olahan Jagung dalam berbagai inovasi seperti contohnya: brownies. Kegiatan ini diikuti oleh empat puluh peserta dari kalangan ibu-ibu Rumah Tangga yang merupakan pengurus RW serta anggota tergabung dalam Dasa Wisma (DaWis) di lingkungan desa Karangmalang. Hasil pendampingan menunjukkan 100% peserta dapat membuat olahan makanan dari jagung. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat menunjang perekonomian keluarga masing-masing apabila ditekuni. Program berikutnya yang direncanakan adalah membantu warga terutama ibu-ibu pelaku ekonomi kecil ini dalam mengurus PIRT untuk produk mereka
PENERAPAN 5R AREA DI PT IMPERO NUSA PRATAMA Roswandi, Iwan; Didi Junaedi; HERY, HERY NURMANSYAH
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1416

Abstract

Kementerian Perindustrian tetap berkomitmen mendorong pengembangan Sektor Industri Usaha Kecil dan Menengah (IKM). Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk membantu usaha menengah menjalankan usahanya dengan sukses dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. “Salah satu inisiatif kami adalah dengan melakukan realokasi anggaran ke seluruh unit kerja, termasuk usaha kecil dan menengah. Melalui Perup ini, pemerintah mengalokasikan anggaran kurang lebih 150 triliun rupiah untuk pemulihan ekonomi. ” Selain program stimulus perekonomian ini, pemerintah telah menganggarkan Rp 6,1 triliun yang diberikan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Permasalahan : Konsep 5R mengacu pada proses mengubah budaya perusahaan masih belum optimal dijalankan. Walaupun secara tujuan dapat mengurangi stres, kecemasan, disorganisasi, serta menjaga kedisiplinan dan kebersihan perusahaan. Prinsip 5R adalah filosofi tentang bagaimana seharusnya seseorang menjalani kehidupan sehari-hari. Solusi : Memberikan pengarahan kepada karyawan terkait lingkungan kerja yang aman dan nyaman akan memudahkan karyawan untuk bekerja. Jika program 5R untuk pengembangan kaizen berhasil dilaksanakan, maka akan memberikan manfaat bagi perusahaan dan karyawan. Target : Peningkatan produktivitas yang akan menurunkan tingkat turnover karyawan. Peningkatan produktivitas, kaizen, dan disiplin kerja merupakan faktor penting dalam pertumbuhan bisnis. Kaizen dapat membantu menyediakan dan meningkatkan berbagai aspek bisnis, sehingga membuatnya lebih sukses dan lebih mengalami berkembangSaat ini area produksi, karyawan dan tata letak belum tertata dengan baik (Pelani et al 2023) Kegiatan PPM ini fokus pada penerapan 5R( ringkas, rapih,resik,rawat,rajin) di area produksi PT Impero Nusa Pratama, harapan dari kegiatan PPM ini adalah agar karyawan dapat merasakan manfaat dari penerapan 5R. Target Capaian Luaran : Jurnal pengabdian masyarakat, artikel media massa dan vidio kegiatan terkait 5R yang dilaksanakan di proses produksi.
Pelatihan Keterampilan Diri Siswa MTs. Al. Hasyimiyah Ungaran Yulianti, Padmi Dhyah; Arri Handayani; Yovitha Juliejantiningsih; MA. Primaningrum Dian M
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1425

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dari anak menuju masa dewasa. Menghadapi masa remaja, banyak tantangan dan tekanan yang dihadapai. Tekanan dan tantangan yang dialami remaja dapat bersifat akademik maupun non akademik. Namun, tidak semua remaja yang masih berstatus sebagai siswa, siap dan mampu menghadapi beragam tekanan dan tantangan yang muncul. Menghadapi tantangan di era globalisasi, memerlukan peningkatan keterampilan diri untuk menghadapi perubahan dan mendukung perkembangan pribadi remaja. Melalui Pelatihan keterampilan diri yang bersifat holistik, diharapkan dapat membantu remaja meraih potensi optimal dan menjadi bekal dalam mengatasi tantangan di masa depan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada remaja/ siswa di MTs. Hasyimiyah Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat pada tanggal 1 Maret 2024. Terdapat 101 orang siswa yang mengikuti pelatihan yang diselenggarakan di Aula sekolah. Pelatihan terbagi menjadi beberapa sesi yaitu pretest, pelatihan dan post test. Pelatihan menggunakan metode seperti ceramah, refleksi diri, games dan tanya jawab. Berdasarkan hasil pelatihan yang telah dilakukan, terdapat peningkatan skor pretest dan post test. Dalam tindak lanjut, perlunya menggunakan metode permainan yang dilakukan di out door.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA MELALUI PENERAPAN PERMAINAN MONTESSORI SEBAGAI ALAT PERAGA MATEMATIKA PADA KELAS VI SDN MANGKURA IV MAKASSAR ST. Nur Humairah Halim; Bahar, Erni Ekafitria; Sitti Rahmah Tahir; Ikhbariaty Kautsar Qadry
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1443

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik dengan cara yang menyenangkan yaitu dengan menerapkan permainan Montessori sebagai alat peraga. Hal ini karena pendidikan Montessori bertujuan bukan untuk menjejali seorang anak dengan fakta-fakta, tetapi menumbuhkan keinginan alami mereka untuk belajar dan ada banyak permainan yang bisa dimainkan dengan materi pengajaran. Tim merancang permainan yang berkaitan dengan konsep matematika yang akan dipelajari dengan dibantu alat peraga yang ada di sekitar mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah dan demonstrasi pada saat menyajikan materi, metode diskusi, metode observasi untuk melihat aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran, serta metode tes dan pemberian lembar respon peserta didik pada akhir kegiatan untuk mengukur keefektifan kegiatan yang telah dilaksanakan. Peserta kegiatan terdiri dari 40 orang peserta didik kelas VI. Hasil pengadian ini adalah: (1) 40% (16 orang) peserta memiliki pemahaman konsep sangat baik dan 60% (24 orang) berada pada kategori baik; (2) Rata-rata aktivitas positif peserta didik adalah 93,125 % yang menunjukkan bahwa peserta aktif selama kegiatan; (3) Peserta didik memberikan respon yang positif dan merasa mudah memahami materi melalui pembelajaran permainan montessori tersebut. Peserta didik mengemukakan bahwa pembelajaran dengan permainan montessori ini sangat menyenangkan karena mereka dapat belajar sambil bermain