cover
Contact Name
Devi Setiawan
Contact Email
unsurtekniksipil@gmail.com
Phone
+62263-283578
Journal Mail Official
unsurtekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Universitas suryakancana Fakultas Teknik sipil Jl. Pasir Gede Raya, Cianjur 43216
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Momen : Teknik Sipil Suryakancana
ISSN : -     EISSN : 26213427     DOI : https://doi.org/10.35194/momen.v4i2
Core Subject : Engineering,
mempublikasikan makalah-makalah hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah yang terkait dengan bidang teknik sipil, yang ditulis dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah yang baik dan benar
Articles 108 Documents
PERENCANAAN HOTEL BERBINTANG 6 LANTAI DI KABUPATEN CIANJUR Fazar, Mohammad; Rahayu, Tanjung
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Momen Vol.05 No.02. 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v5i2.2750

Abstract

ABSTRACTCianjur is a city in Indonesia that has a tourist destination. This causes many people from outside the city to come for a vacation in Cianjur district. The increasing population is not propotional to the availability of places to stay especially in the south Cianjur area. The solution that is used as an alternative is a place to stay like a hotel. Vertikal building planning must be based on standard provisions applicable in Indonesia. This hotel planning final project uses a reinforced concrete type structure. This design refers to SNI 2847:2013 for structural congcrete, SNI 1726: 2012 for earthquake analysis, and SNI 1727:2013 for loading. The structures reviewed in this design are plates, beams, colums, stairs and beam-column relationships. Building is on seismic design D. The structural system specified is a special moment resisting frame system (SRPMK). Congcrete quality fc’ = 30 MPa, and steel quality fy = 420 MPa. Structural analysis using the ETABS v16 tool. The result of the structural design obtained in this final project are in the form of slab design, staircase design, beam design, and column design. Structural reinforcement includes 130 mm thick floor slabs in X and Y directions D12-300 mm. Ladder using reinforcement plate direction X D13-250 mm, Y direction D13-450mm, and reinforcement plate landing X direction D13-250 mm, Y direction D13-450mm as well as landing beams measuring 250x300 mm with 2D13 base and field reinforcement as well as bearing and field reinforcement 10 – 120 mm. Main beam using a size of 300x550 mm with the main reinforcement on the top focusl 8D22 bottom focus 2D22, top field reinforcement 3D22 bottom field 5D22, torsion reinforcement on each side 2D13, and bearing shear reinforcement 10 – 100 mm field 10 – 120 mm. Child beams using 250x400 mm with staple reinforcement on the top support 3D19 below 2D19, and top  field 2D19 bottom field 2D19 and reinforcing bars  10 – 170 mm. The column uses a size of 600x600 mm with an area of 360000 and 24D25 longitudinal reinforcement and stirrup reinforcement 10- 180 mm  Keywords : structural design, earthquake analysis, SRPMK, ETABS, floor slabs, landing, stairs, child  beams, main beams, columns.   ABSTRAK Cianjur merupakan kota di Indonesia yang mempunyai destimasi wisata. Hal ini menyebabkan banyak masyarakat dari luar kota datang untuk berlibur di Kabupaten Cianjur. Meningkatnya populasi tidak sebanding dengan ketersediaan tempat menginap khususnya di daerah Cianjur Selatan. Solusi yang dijadikan salah satu alternatif adalah tempat menginap seperti hotel. Perencanaan bangunan vertikal harus berdasarkan ketetapan standar yang berlaku di Indonesia. Tugas akhir perancangan hotel ini menggunakan struktur jenis beton bertulang. Perancangan ini mengacu pada peraturan SNI 2847:2013 untuk beton struktural, SNI 1726 : 2012 untuk analisis gempa dan SNI 1727:2013 untuk pembebanan. Struktur yang ditinjau pada perancangan ini adalah pelat, balok , kolom, tangga, dan hubungan balok kolom. Bangunan berada pada desain seismik D. Sistem struktur yang diterapkan adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Mutu beton  fc’ = 30 MPa, dan mutu baja tulangan fy = 420 MPa. Analisis struktur menggunakan program bantu ETABS.  Hasil perancangan struktur yang diperoleh pada tugas akhir ini berupa perancangan pelat, perancangan tangga, perancangan balok, dan perancangan kolom. Penulangan struktur meliputi pelat lantai tebal 130 mm dengan arah X dan Y D12 – 300 mm. Tangga menggunakan penulangan tumpuan pelat arah X D13 - 250 mm, arah Y D13 – 450 mm, dan penulangan pelat bordes arah X D13 – 250 mm, arah Y D13 – 450 mm serta balok bordes ukuran  250 x 300 mm dengan tulangan pokok tumpuan dan lapangan 2D13 serta tulangan geser tumpuan dan lapangan 10 – 120 mm. Balok induk menggunakan ukuran 300 x 550 mm2 dengan tulangan pokok pada tumpuan atas 8D22 tumpuan bawah 2D22,tulangan lapangan atas 3D22 lapangan bawah 5D22 , tulangan torsi tiap sisi 2D13, dan tulangan geser tumpuan 10 – 100 mm lapangan 10 – 120 mm . Balok anak menggunakan ukuran 250 x 400 mm2  dengan tulangan pokok pada tumpuan atas 3D19 bawah 2D19 dan lapangan atas 2D19 lapangan bawah 2D19 serta tulangan sengkang 10 – 170 mm. Kolom menggunakan ukuran 600 x 600 mm2 dengan luas 360000 serta tulangan memanjang 24D25 dan tulangan sengkang 10- 180 mm. 
PERANCANGAN TRASE JALAN JALUR PUNCAK 2 ALTERNATIF 4 RUAS JALAN DESA SUKANAGALIH PACET - PERBATASAN KABUPATEN BOGOR Hilman, Asep; Sekaryadi, Yudi
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Momen Vol.05 No.02. 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v5i2.2751

Abstract

Perencanaan Trase Jalan Jalur Puncak 2 Alternatif 4 (Desa Sukanagalih Pacet – Perbatasan Kabupaten Bogor)  merupakan salah satu jalan dengan tipe jalan 1 jalur, 2 arah yang berstatus jalan nasional. Pembangunan Jalur Puncak 2 berfungsi untuk mengurangi kemacetan di jalan jalur puncak 1. Jalur puncak 2 nantinya akan menjadi jalur utama. Tujuan penelitian adalah merencanakan bentuk geometrik jalan yang sesuai kelas dan fungsinya, yaitu jalan arteri kelas 1, guna menghasilkan geometrik jalan yang memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pemakai jalan. Metode yang di gunakan adalah metode Bina Marga No. 038 T/BM/1997. Untuk menunjang strudi ini diperlukan beberapa seperti: data volume lalu lintas, data curah hujan, data CBR, dan juga data analisa harga satuan. Dari hasil data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisa pada perhitungan perkerasan lentur jalan baru dengan standar Bina Marga, analisa perkerasan jalan ini menggunakan Petunjuk Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen (SKBI – 2.3.26.1989). Dari hasil perencanaan geometrik jalan dengan panjang 9 km klasifikasi medan yang ada pada jalan rencana merupakan daerah bukit, kecepatan rencana 60 km/jam dan lebar jalan yang direncanakan 2 x 3 ,5 meter, direncanakan tikungan yang ditinjau tikungan PI1 dan PI2 Spiral – Circle – Spiral    (S-C-S), sedangkan hasil perhitungan diperoleh tebal lapis perkerasan lentur jalan baru denan nilai lapis permukaan LASTON (MS  744 kg) = 10 cm, lapisan pondasi atas batu pecah kelas A (CBR 100%) = 20 cm, lapisan pondasi bawah sirtu kelas A (CBR 70%) = 10 cm, total biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp.119,829,066,000,- diharapkan pada perencanaan ini bisa mendapatkan hasil analisa yang baik.
Rekomendasi Kebijakan Dukungan DPUTR Dalam Pengelolaan Sampah di DAS Citarum Fauzana, Fauzana
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Momen Vol.06 No.01. 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v6i1.3113

Abstract

Citarum River is the longest river in Province of West Java. Citarum River Basin covers 13 regencies/cities and 1.454 villages (Data RBI, 2018), consisting of 16 sub-basin spread across the upstream, middle, and downstream parts. Middle part of this basin crosses the north to middle part of Cianjur Regency. One of the problems in this basin is the presence of garbage which degrades river quality. In Cianjur Regency, solid waste management is the task of the Dinas LH (Environmental Service), but synergistic efforts between related departments is needed, including the PUTR (Public Works and Spatial Planning Office), so that solid waste problems can be handled optimally. By using the Readiness Criteria for Solid Waste Infrastructure, PUTR Office becomes a stakeholder for 2 criterias: conformity with spatial planning and adequate road access. This role can be carried out by actively coordinating spatial planning with the Dinas LH so that the location of solid waste infrastructure is in accordance with spatial planning and improving access (road infrastructure) to the Solid Waste Infrastructure to support waste transportation. In addition, there needs to be cooperation between the PUTR Office and the LH Service regarding the handling of solid waste that has entered water bodies. These roles need to be put into consideration in preparing budget plans in the Spatial Planning Implementation Program, the Water Resources Management Program, and the Road Implementation Program.
Studi Lokasi Terminal Penumpang Tipe C Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung Pratama, Rachmatia Agung; Herianto, Dwi; Ofrial, Siti Anugrah M. P.; Sulistyorini, Rahayu
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Momen Vol.06 No.01. 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v6i1.3144

Abstract

Indonesia is currently experiencing a significant increase in population, this also has an impact on the need for transportation which is also increasing. The increased need for transportation is also felt in Way Kanan district, Lampung Province, but this need is not accompanied by the existence of public transportation facilities and infrastructure. Planning for the procurement of terminals and public transportation is the first step that can be taken in meeting these needs. In planning the procurement of terminals and public transportation, it is necessary to comply with location and demand eligibility standards. However, in reality there are many cases where the feasibility of the location has been fulfilled but the feasibility of the demand has not been fulfilled. The standard used in this study is the Technical Guidelines for Organizing Public Passenger Transportation in Urban Areas on Fixed and Regular Routes by the Department of Transportation in 2002. The first step taken was a location survey and data collection needed in the analysis process. Then proceed with comparing the feasibility of the research location with the standards used and calculating the feasibility of the demand for public transportation procurement. it was found that the number of potential residents to travel was 7,724 people while for private vehicle services of 12,386 units, it can be concluded that the population in the study area has been served entirely by private vehicles and does not yet need public transportation. Indonesia saat ini mengalami peningkatan penduduk yang cukup besar, hal ini juga berdampak pada kebutuhan akan transportasi yang juga meningkat. Peningkatan kebutuhan akan transportasi ini juga dirasakan di kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung akan tetapi kebutuhan ini tidak diiringi dengan adanya sarana dan prasarana transportasi umum. Perencanaan pengadaan terminal dan angkutan umum adalah langkah awal yang dapat diambil dalam memenuhi kebutuhan tersebut. pada perencanaan pengadaan terminal dan angkutan umum diperlukan pemenuhan standar kelayakan lokasi dan demand. Namun pada kenyataannya banyak didapatkan kasus kelayakan lokasi sudah memenuhi namun untuk kelayakan demand  belum memenuhi. Standar yang dipakai dalam penelitian ini adalah Pedoman Teknis Penyelenggraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan dalam Trayek Tetap dan Teratur oleh Departemen Perhubungan Tahun 2002 langkah pertama yang dilakukan adalah survey lokasi dan pengumpulan data yang diperlukan dalam proses analisis. Lalu dilanjutkan dengan membandingkan kelayakan lokasi penelitian dengan standar yang dipakai dan menghitung kelayakan demand pengadaan angkutan umum.Dari perbandingan dan perhitungan kelayakan didapatkan hasil untuk kelayakan lokasi sudah memenuhi standar yang ditentukan tetapi untuk kelayakan demand belum memenuhi untuk pengadaan angkutan umum, dikarenakan dari hasil analisis data didapatkan jumlah penduduk potensial melakukan perjalanan sebesar 7.724 jiwa sedangkan untuk pelayanan kendaraan pribadi sebesar 12.386 unit, dapat ditarik kesimpulan bahwa penduduk pada daerah penelitian sudah terlayani seluruhnya dengan kendaraan pribadi dan belum memerlukan angkutan umum.
Evaluasi Perkerasan Jalan Serta Perencanaan Lapis Tambah (Overlay) Saepurrohman, Cece; Wahyuni, Yuni Sri; Tahadjuddin, Tahadjuddin
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Momen Vol.06 No.01. 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v6i1.3273

Abstract

Jalan memiliki fungsi untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari baik untuk kendaraan ataupun non-kendaraan. Dalam menunjang pertumbuhan ekonomi disuatu wilayah jalan berperan sangat penting bagi pengguna transportasi sehingga harus diperhatikan kelayakan dan kenyamanan jalan tersebut supaya berfungi sampai batas umur yang telah direncanakan. Sukabumi berada di Provinsi Jawa Barat yang berbatasan dengan Kota Cianjur sebelah barat dan berbatasan dengan kota Bogor di bagian Timur. Karena Sukabumi merupakan kota yang cukup padat dengan transportasi, maka dibangunlah jalan Jalur Lingkar Selatan dengan tujuan mengurangi kemacetan di jalan raya tersebut. Banyak orang melewati jalan itu setiap hari. Sejumlah titik di ruas Jalan Jalur Lingkar Selatan mengalami kerusakan, antara lain amblas, retak, dan kerusakan lainnya, akibat banyaknya jenis kendaraan yang melewati ruas ini antara lain truk besar dan sepeda motor. Maka dari itu perlu di lakukan perbaikan sehingga ruas jalan tersebut tetap nyaman dan bisa dipergunakan sampai dengan umur rencana yang telah ditentukan. Metode Overlay digunakan untuk memperbaiki ruas jalan dengan panjang ± 9,1 km, berdasarkan hasil pemeriksaan estimasi biaya dengan teknik pemeliharaan, khususnya metode Overlay, adalah Rp. 46.742.018.200,00.
Optimalisasi Fungsi Embung Untuk Memenuhi Kebutuhan Air Di Pabrik Pengolahan Sawit Pt. Perkebunan Nusantara Vii (Persero) Unit Usaha Bekri Mujiyanto, Mujiyanto; Nurhasana, Any; Aprizal, Aprizal
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Momen Vol.06 No.01. 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v6i1.3167

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban tugas untuk mewujudkan ketahanan di bidang perkebunan. Kapasitas pengolahan pabrik rencana saat ini adalah 50 Ton/Tandan Buah Segar/Jam. Akan tetapi, periode 2014 – 2019 rata – rata kapasitas olah pabrik hanya sebesar 38,13 Ton/TBS. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pasokan air untuk proses pengolahan, sementara potensi air yang dikelola berasal dari embung yang tersedia di dekat lokasi pabrik. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji neraca air pada embung serta mengusulkan untuk melakukan optimalisasi fungsi embung dengan caramembandingkansimulasi perhitungan kapasitas tampung embung sebelum dan sesudah normalisasi kedalaman embung. Hasil analisis dan perhitungan data menunjukkan bahwa konsumsi uilitas pengolahan sawit menjadi CPO saat ini adalah sebesar 1,73 ton air/TBS dimana kondisi normal membutuhkan sebesar 1,8 ton air/TBS. Perhitungan kapasitas tampung embung eksisting adalah sebsar 50.428 m3 dengan ketinggian air rerata di kolam sebesar 1,5 m  hanya mampu mencukupi produksi rata – rata selama 23,67 hari setiap bulannya sehingga tidak dapat memenuhi target produksi yang diharapkan. Usaha optimalisasi dari 4 (empat) embung eksisting dengan mengembalikan kedalaman embung menjadi 3 m menghasilkan kapasitas tampung rata – rata sebesar 195.762 m3 atau terjadi peningkatan sebesar 389,85% dari kapasitas tampung embung rata – rata saat ini yaitu sebesar 49.953,13 m3. 
Analisis Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kapasitas Dan Kinerja Jalan Pada Ruas Jalan Lettu Hamid Kota Pagar Alam Akbar, Ali Okta; Juniardi, Juniardi
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Momen Vol.06 No.01. 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v6i1.3274

Abstract

Jalan Lettu Hamid merupakan salah satu jalan yang membutuhkan peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur jalan.Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data jumlah penduduk kota pagar alam dan survey lalu lintas pada ruas jalan lettu hamid. Berdasarkan hasil Tinjuan lapangan di dapat jam puncak kepadatan lalu lintas nilai Q Total mencapai 759,7 Smp/Jam. Hambatan samping pada ruas jalan lettu nilai hambatan samping 351,8 dengan kategori sedang. Dari hasil analisis yang dilakukan menggunakan Pedoman Kinerja Jalan Indonesia (PKJI 2014) di dapat nilai kapasitas C = 2225,286 skr/jam, Kecepatan Arus Bebas VB = 35,9073, dengan nilai Derajat Kejenuhan DJ = 0,34 . setelah dilakukan penerapan pagar pejalan kaki di dapat nilai hambatan samping 254,8 (hambatan samping rendah), C = 2270,7 skr/jam, VB = 36,27 Km/Jam, dengan nilai DJ = 0,33. Penerapan pagar pejalan kaki dan dilarang parkir di dapat nilai hambatan samping 109,8 rendah sama dengan penerapan pagar pejalan kaki. Kesimpulan yang di dapat dari Hasil Penelitian pada jalan Lettu hamid kota pagar alam dapat dilakukan penerapan pagar pejalan kaki dapat mengurangi hambatan samping yang terjadi dari sedang menjadi rendah dengan tingkat pelayanan B dan kecepatan arus bebas mencapai 36,27 km/jam.
Implementasi Konsep Green Building Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau Pada Perumahan Cianjur Asri Residence Suharyadi, Teddy Abdurrahman; Nur Effendie, Mochammad Ichwan
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Momen Vol.06 No.01. 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v6i1.3601

Abstract

Perumahan Cianjur Asri Residence merupakan sebuah proyek perumahan yang bertujuan untuk mengembangkan lingkungan perumahan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Konsep green building telah diadopsi sebagai pendekatan utama dalam pembangunan proyek ini. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk menganalisis dan mengimplementasikan konsep green building berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau pada Perumahan Cianjur Asri Residence.Pada tahap awal, studi literatur dilakukan untuk memahami prinsip dan aspek penting dalam konsep green building secara detail untuk memahami persyaratan dan kriteria yang harus dipenuhi dalam implementasi konsep ini.Selanjutnya, penelitian dilakukan di lapangan untuk mengidentifikasi status aktual perumahan Cianjur Asri Residence terkait dengan konsep green building. Evaluasi dilakukan untuk menilai tingkat kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.Dalam tahap implementasi, meliputi pemilihan material yang ramah lingkungan, pengoptimalan penggunaan energi melalui instalasi panel surya dan penggunaan peralatan hemat energi, pengelolaan air yang efisien, serta pemanfaatan daur ulang dan limbah organik.Hasil dari tugas akhir ini diharapkan memberikan pemahaman yang mendalam tentang penerapan konsep green building. Diharapkan juga adanya rekomendasi dan langkah-langkah untuk perbaikan yang dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan lingkungan di dalam perumahan ini.
Perencanaan Pengolahan Air Limbah Domestik Di Perumnas Hegarmanah Karang Tengah Haqul Yakin, Muhammad Gilang; Nur Effendie, Mochammad Ichwan
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Momen Vol.06 No.01. 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v6i1.3602

Abstract

Perkembangan perkotaan yang pesat dan meningkatnya jumlah penduduk di Perumnas Hegarmanah Karangtengah, telah menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan limbah domestik. Limbah domestik yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit. Desa Hegarmanah di kota Cianjur merupakan kawasan padat penduduk, di mana sebagian warga masih membuang air limbah domestik ke sungai, menyebabkan masyarakat terkena penyakit DBD dan diare. Sistem pengolahan air limbah domestik merupakan bagian penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang atau menentukan dimensi dan menerapkan sistem pengolahan air limbah domestik yang efektif dan efisien di Perumnas Hegarmanah Karangtengah. Pada tahap awal, perlu diketahui terlebih dahulu jumlah penduduk di Perumnas Hegarmanah Karangtengah, data tersebut digunakan untuk mengetahui jumlah air limbah domestik di Perumnas Hegarmanah, menentukan peraturan yang dipakai sebagai regulasi tentang baku mutu air limbah domestik. Setelah mengetahui jumlah air limbah selesai, langkah selanjutnya adalah merencanakan dimensi sistem pengolahan air limbah yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Perumnas Hegarmanah. Sistem pengolahan yang diusulkan meliputi tahap pengendapan awal, biofilter anaerob, biofilter aerob dan pengendapan akhir. Metode yang digunakan meliputi proses fisika, kimia, dan biologi untuk menghilangkan zat pencemar seperti padatan tersuspensi, bahan organik, dan mikroorganisme patogen. Sistem pengolahan air limbah domestik terpusat di Perumnas Hegarmanah yang dialirkan secara gravitasi untuk melayani 1689 orang dan 543 rumah dengan debit air limbah 456m3/hari dengan dimensi bangunan IPAL yaitu lebar 6 m dengan kedalaman 3 m. Panjang bak ekualisasi 4,3 m, bak pengendapan awal 3,2 m, bak anaerob 9,5 m, bak aerob (bak aerasi) 3,5 m, bak aerob (bed media) 3,5 m, bak pengendapan akhir 3,2 m, bak indicator 2,2 m, diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan dan rekomendasi untuk pengembangan sistem pengolahan air limbah domestik di lingkungan perumahan lainnya
Pengaplikasian Building Information Modeling (Bim) Dalam Desain Bangunan Hotel 6 Lantai Untuk Kota Cianjur Sekaryadi, Yudi; Alkhadar, Fachmi
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Momen Vol.06 No.01. 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/momen.v6i1.3615

Abstract

Pengaplikasian BIM (Building Information Modeling) dalam industri konstruksi telah membawa perubahan yang signifikan dalam pengelolaan proyek pembangunan. Dalam konteks penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaplikasian BIM dalam pengembangan hotel di Cianjur. Hotel ini memiliki luas bangunan 920 m2 yang memiliki jumlah lantai 6 lantai dengan tinggi total 18 M, diasumsikan bangunan ini memiliku tanah keras (kelas situs SC), Perencanan ini mengacu pada SNI 1727-2020 beban minimum gedung, SNI 1726-2019 tata cara perencanan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung dan SNI 1847-2019 Persaratan beton structural untuk gedung. Perencanan ini mengunakan beton dengan mutu fc 30. Untuk mengetahui volume beton dan tulangan mengunakan software revit lalu di kolaborasi dengan software Augin dan Enscape yang dapat diakses mengunakan ponsel, untuk menghitung RAB  mengacu pada SBK 2020 kabupaten Cianjur dan AHSP bindang cipta karya tahun 2013 dan setelah dianalisis mendapatkan ukuran kolom 60x60 cm balok induk 60x60 cm balok anak 40x20 cm pelat lantai ketebalan 15 cm.

Page 6 of 11 | Total Record : 108