cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Pelatihan Integrasi Canva dan Microsoft PowerPoint untuk Meningkatkan Keterampilan Presentasi Digital Siswa di SMA Ibrahimy Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur Zaehol Fatah; Shofiana Herman
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2996

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam bidang pendidikan mendorong perlunya peningkatan kemampuan siswa dalam menciptakan media presentasi yang kreatif dan menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMA Ibrahimy Wongsorejo dalam memanfaatkan Microsoft PowerPoint yang didukung oleh Canva sebagai media presentasi pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, demonstrasi penggunaan aplikasi, praktik pembuatan media presentasi, diskusi, serta evaluasi menggunakan observasi dan angket kepada 25 siswa sebagai peserta kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif terhadap pemanfaatan Canva sebagai pendukung PowerPoint. Sebanyak 96% peserta menyatakan bahwa penggunaan Canva membuat tampilan presentasi menjadi lebih menarik, 92% siswa mampu membuat desain presentasi sederhana menggunakan Canva setelah pelatihan, dan 92% peserta tertarik untuk menggunakan Canva kembali dalam tugas presentasi di sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas, keterampilan digital, serta kemampuan siswa dalam menyusun informasi secara visual dan komunikatif. Dengan demikian, integrasi Canva dan Microsoft PowerPoint dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk mendukung pengembangan kreativitas dan literasi digital siswa di tingkat SMA.
Penguatan UMKM Gerabah Berbasis Kearifan Lokal melalui Diversifikasi Produk dan Pendampingan Pemasaran Digital di Desa Oesu'u Kabupaten Kupang Aisyah Ahmad; Ika Fitri Krisnasiwi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2999

Abstract

Kerajinan gerabah merupakan salah satu produk budaya yang masih bertahan di Desa Oesu'u, Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Usaha gerabah yang dijalankan masyarakat setempat memiliki potensi ekonomi sekaligus berperan dalam pelestarian kearifan lokal. Namun, keberlanjutan usaha tersebut menghadapi berbagai kendala, antara lain terbatasnya variasi produk, rendahnya pemanfaatan teknologi sederhana dalam proses produksi, serta pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya daya saing produk dan berkurangnya minat generasi muda untuk melanjutkan usaha gerabah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas UMKM gerabah melalui pelatihan diversifikasi produk dan pemasaran digital berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas 15 orang yang meliputi enam pengrajin aktif dan sembilan masyarakat sekitar yang merupakan anggota keluarga sekaligus calon penerus usaha gerabah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai variasi produk gerabah dari 40,0% menjadi 88,7%, pemahaman pemasaran digital dari 26,7% menjadi 84,0%, kemampuan penggunaan meja putar dari 33,3% menjadi 91,3%, serta minat menjadi penerus usaha gerabah dari 53,3% menjadi 93,3%. Program juga menghasilkan diversifikasi produk gerabah dekoratif berupa vas bunga, pot tanaman, tempat lilin, wadah perhiasan, dan suvenir gerabah dengan nilai estetika serta nilai jual yang lebih tinggi. Selain itu, peserta mengalami peningkatan pemahaman dalam pemanfaatan marketplace sebagai sarana pemasaran digital untuk memperluas jangkauan produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi pelatihan diversifikasi produk dan pendampingan pemasaran digital mampu meningkatkan kapasitas UMKM gerabah, memperkuat daya saing produk, serta mendukung pelestarian kearifan lokal melalui keberlanjutan usaha kerajinan gerabah.
Pencegahan Preeklampsia pada Ibu Hamil Berbasis Lonto Leok dengan Media Drama Edukatif di Desa Cumbi Makrina Sedista Manggul; Reineldis Elsidianastika Trisnawati; Agnes Sri Hastuti; Agustina Vinensia Minda; Adeliana Sarni; Anjelina Selen Pausen; Felsiana Soneta Irma
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3000

Abstract

Latar belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan berpotensi berbahaya yang ditandai dengan tekanan darah tinggi. Kondisi ini biasanya terjadi ketika setelah usia kehamilan mencapai 20 minggu. Preeklampsia berdampak ketika ibu hamil dan melahirkan juga mengakibatkan masalah pasca persalinan akibat disfungsi endotel di berbagai organ. Dampak jangka panjang juga dapat terjadi pada bayi yang dilahirkan dari ibu dengan preeklampsia. Tokoh adat memiliki peran penting dalam struktur sosial masyarakat terpencil, terutama dalam mempengaruhi perilaku dan norma sosial termasuk perilaku kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil dan peran tokoh adat dalam meningkatkan pengetahuan terkait preeklampsia. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode edukasi melalui penyuluhan berbasis budaya Lonto Leok dengan media drama. Sasaran kegiatan adalah 16 ibu hamil trimester I-III dan tokoh adat di Desa Cumbi. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (38,4%), сикир (50,6%), dan baik (11%). Setelah dilakukan intervensi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan kategori baik sebesar 76,5%, cukup 23,5%, dan tidak terdapat responden dengan pengetahuan kurang. Kesimpulan: Edukasi berbasis budaya melalui pendekatan Lonto Leok dengan melibatkan tokoh adat efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang preeklampsia. Pendekatan ini dapat menjadi strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan risiko kejadian preeklampsia di masyarakat.
Peningkatan Self-Efficacy melalui Kegiatan Optimalisasi Calistung ada Anak Usia 6-12 Tahun Michelle Anastasia Clyren Loekito; Marcella Wongsonegoro; Sherlina Sherlina; Denrich Suryadi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3001

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) sekaligus mendukung penguatan self-efficacy anak usia Sekolah Dasar di RPTRA X, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Program ini menyasar 14 anak berusia 9–12 tahun dengan latar belakang akademik yang beragam, termasuk beberapa di antaranya yang tidak terdaftar dalam pendidikan formal. Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, dilakukan pre-test dan post-test menggunakan instrumen Self-Efficacy Questionnaire for Children (SEQ-C) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Intervensi dilaksanakan dalam delapan sesi yang berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung serta diakhiri dengan aktivitas permainan interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh 14 peserta mengalami peningkatan skor self-efficacy pada dimensi akademik dan emosional, berkisar antara 11,8% hingga 49,2%. Pada dimensi sosial, ditemukan penurunan skor yang diduga terkait dengan kecenderungan social desirability bias pada fase pre-test dimana rapport antara peserta dan tim pendamping belum terbentuk sepenuhnya; dugaan ini didukung oleh peningkatan nilai Cronbach's α pada post-test yang mengindikasikan respons yang lebih konsisten. Namun, interpretasi ini bersifat awal dan memerlukan kajian lebih lanjut untuk dapat disimpulkan secara lebih kuat. Secara umum, temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan calistung yang dirancang berpotensi mendukung penguatan self-efficacy anak, termasuk pada konteks keterbatasan akses terhadap pendidikan formal.
Perencanaan Keuangan Sederhana Berbasis Pembelajaran Seluler bagi Siswa MTs. SA’ADATUL MAHABBAH Anum Nuryani; Cristine Prestarika Lukito; Lia Nurholisa; Naurah Camelia Charisma
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3002

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan siswa dalam mengelola uang saku, seperti belum mampu menyusun perencanaan keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta belum memiliki kebiasaan menabung yang konsisten. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat pada MTs. SA’ADATUL MAHABBAH bertujuan untuk meningkatkan literasi dan perilaku keuangan siswa MTs. SA’ADATUL MAHABBAH melalui implementasi perencanaan keuangan sederhana berbasis pembelajaraan seluler. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pengembangan media, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan telah dilaksanakan pada 19 April - 08 Mei 2026 dan dihadiri oleh 16 siswa MTs dan Guru-guru. Peserta diberikan edukasi secara luring yang berkaitan dengan perencanaan keuangan sederhana. Materi baik slide presentasi dan video edukasi dibagikan melalui drive agar bisa dilakukan pembelajaran secara online. Hasil penilaian edukasi didapatkan peningkatan kemampuan sebanyak 6.17 poin menjadi 98,48, yang menunjukkan adanya peningkatan peserta dalam memahami perencanaan keuangan.
Pelatihan dan Pendampingan Literasi Keuangan serta Penguatan Motivasi Usaha bagi Anggota TP-PKK Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah Kurnia Indah Sumunar; Alfilia Hilda Rahmatika; Imam Adiyana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3003

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan motivasi kewirausahaan anggota TP-PKK Desa Tumiyang sebagai tindak lanjut program sebelumnya yang telah meningkatkan keterampilan teknis produksi. Hasil evaluasi dan wawancara lanjutan menunjukkan bahwa sebagian anggota masih ragu memulai usaha secara mandiri, kurang percaya diri dalam mempromosikan produk, belum melakukan pencatatan keuangan secara rutin, serta masih mencampurkan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga sehingga tidak dapat menghitung keuntungan secara akurat. Program ini melibatkan 35 peserta melalui metode penyuluhan, pelatihan praktik, dan monitoring berkelanjutan. Penyuluhan difokuskan pada pemahaman dasar pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, pencatatan transaksi sederhana, penyusunan laporan laba rugi, serta pembentukan mindset wirausaha. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan learning by doing, di mana peserta mempraktikkan langsung pencatatan keuangan menggunakan buku kas sederhana, menghitung laba usaha berdasarkan data riil, serta membuat materi promosi digital untuk WhatsApp dan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman literasi keuangan dari 66% menjadi 88%, keterampilan pencatatan keuangan dari 60% menjadi 85%, serta sikap dan motivasi kewirausahaan dari 70% menjadi 80%. Program ini mampu memperkuat literasi keuangan yang terintegrasi dengan motivasi kewirausahaan sehingga peserta mulai mampu memisahkan keuangan usaha dan rumah tangga serta mulai berani mempromosikan produknya secara mandiri.
Pemberdayaan Kelompok PKK melalui Transfer Teknologi Tortilla Jagung di Kecamatan Sabu Tengah Kabupaten Sabu Raijua Provinsi Nusa Tenggara Timur Marthina Raga Lay; David Wilfrid Rihi; Jacob Wadu; Melkisedek Noh Bernabas Cervesius Neolaka
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3004

Abstract

Salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan kritis adalah Program Kebun Rakyat Mandiri melalui budidaya jagung. Selain sebagai bahan pangan pokok, jagung juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan anggota PKK Kecamatan Sabu Tengah melalui transfer teknologi pengolahan jagung menjadi tortilla jagung. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan mitra sebagai dasar penyusunan program, penyuluhan dan ceramah mengenai kewirausahaan berbasis potensi lokal, Focus Group Discussion (FGD) untuk mengidentifikasi peluang usaha dan kendala yang dihadapi peserta, praktik pembuatan tortilla jagung menggunakan teknologi sederhana, serta evaluasi kegiatan melalui penyebaran kuesioner. Materi yang diberikan mencakup identifikasi peluang bisnis, pemanfaatan sumber daya lokal, pengembangan kreativitas dan inovasi, orientasi pada hasil, kemampuan beradaptasi, serta strategi pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami proses pengolahan jagung menjadi tortilla jagung dan memiliki keterampilan dasar dalam memilih bahan baku, menerapkan tahapan produksi, serta menghasilkan produk yang layak dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa 80% peserta menyatakan sangat setuju dan 20% setuju bahwa materi yang diberikan mudah dipahami, sedangkan 100% responden menyatakan kegiatan sesuai dengan kebutuhan mereka dan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan PkM berhasil meningkatkan kapasitas peserta dalam pengolahan jagung menjadi produk bernilai tambah serta memperkuat wawasan kewirausahaan berbasis sumber daya lokal.
Pelatihan dan Pendampingan Peningkatan Kompetensi SDM dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pelayanan pada Koperasi Konsumen Kopertis Wilayah VII Surabaya Amiartuti Kusmaningtyas; Endah Budiarti; Sunu Priyawan; Bukhori Bukhori; Yeshada Eka Kusuma Wardani; Tri Wahjoedi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3008

Abstract

Koperasi merupakan salah satu pilar perekonomian nasional yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota melalui penyediaan berbagai layanan ekonomi dan sosial. Keberhasilan koperasi dalam menjalankan fungsinya sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelola koperasi, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada anggota. Koperasi Konsumen Kopertis Wilayah VII Surabaya menghadapi permasalahan berupa belum optimalnya kompetensi SDM pengurus dan pengelola koperasi dalam aspek pelayanan, komunikasi, serta penerapan standar pelayanan yang berdampak pada kualitas pelayanan kepada anggota. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM koperasi melalui pelatihan dan pendampingan pelayanan prima. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi pelayanan prima, komunikasi efektif, etika pelayanan, serta penerapan standar pelayanan koperasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memberikan pelayanan yang profesional, komunikatif, dan berorientasi pada kepuasan anggota. Selain itu, pengurus koperasi mulai menerapkan pola pelayanan yang lebih terstruktur dan terstandar dalam kegiatan operasional sehari-hari. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan, kepuasan anggota, serta penguatan tata kelola koperasi secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Arsitektur dan Organisasi Sistem Komputer di Kelurahan Bence Kecamatan Garum Hanifa Shofia Balqis; Zunita Wulansari; Hazairin Nikmatul Lukma; Aldila Puspitaningrum; Sri Puji Lestari; Eva Khafidotu Purnia; Mukh Taufik Chulkamdi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3009

Abstract

Kemajuan teknologi pada era revolusi industri 4.0 menuntut seluruh lapisan masyarakat untuk mampu beradaptasi dan meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar merupakan salah satu wilayah yang sedang berkembang dengan potensi sumber daya manusia yang cukup besar, namun kondisi yang ada menunjukkan bahwa sebagian besar warga usia produktif belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai arsitektur dan organisasi sistem komputer sebagai dasar penguasaan teknologi digital. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan pelatihan arsitektur dan organisasi sistem komputer kepada warga yang sebelumnya belum pernah memperoleh materi tersebut secara terstruktur, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan literasi digital peserta secara signifikan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi langsung perangkat keras komputer, praktik berkelompok, serta pengukuran hasil melalui instrumen post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta dari berbagai latar belakang pekerjaan dan berlangsung dengan antusias serta tingkat kehadiran mencapai 100% dengan tingkat kepuasan peserta secara keseluruhan mencapai 89,3%, sehingga kegiatan ini dinilai berhasil memberikan dampak positif bagi peningkatan literasi digital masyarakat Kelurahan Bence.
Pendampingan Pengembangan Identitas Visual, Kemasan, dan Pemasaran Digital pada KWT Kedurus Asri, Kelurahan Kedurus, Kota Surabaya, Jawa Timur Rakindra Putri Ardhini; Jasmine Tifani Claudia Arisayu; Ida Syamsu Roida; Adi Candra
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3010

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Kedurus Asri merupakan salah satu unit usaha produktif berbasis pertanian perkotaan di Surabaya yang menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing produk di pasar modern. Meskipun menghasilkan berbagai produk olahan pertanian yang berkualitas, KWT ini belum memiliki identitas visual yang konsisten, kemasan yang menarik, serta strategi pemasaran digital yang terencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi KWT Kedurus Asri dalam mengembangkan identitas visual (logo, palet warna, dan tipografi), merancang kemasan produk yang informatif dan estetis, serta meningkatkan kapasitas pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), workshop desain partisipatif, dan pendampingan berkelanjutan selama empat bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa KWT Kedurus Asri berhasil memiliki identitas merek yang lebih kohesif, kemasan produk yang memenuhi standar pelabelan pangan, serta akun media sosial aktif dengan konten promosi yang terencana. Program pendampingan juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam membangun identitas merek, mengelola kemasan produk, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Peningkatan volume penjualan sebesar 35% selama masa pendampingan menjadi indikator keberhasilan yang didukung oleh peningkatan kapasitas anggota dalam mengelola usahanya. Program ini memberikan landasan yang lebih kuat bagi KWT Kedurus Asri untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan melalui penguatan branding, inovasi kemasan, dan optimalisasi pemasaran digital.