cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Inovatif
Published by CV Firmos
ISSN : 2808148X     EISSN : 28081366     DOI : https://doi.org/10.54082/jupin.IDPaper
Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Semua penerimaan naskah diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 696 Documents
Audit Mutu Internal Prosedur Survei Kepuasan Pelanggan Korporat dan Pemenuhan ISO 9001:2015 serta KPI GCG PT PLN Enjiniring Kristina Rosminar Sitompul; Retno Aita Diantari
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2323

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) terhadap Prosedur Survei Kepuasan Pelanggan Korporat (PE.PLNE.D.03.01) di PT PLN Enjiniring (PLNE) dengan ruang lingkup meliputi periode audit 2023–2024, pengujian pemenuhan klausul prosedur, serta verifikasi bukti melalui penelusuran dokumen, wawancara, dan observasi lapangan. Hasil audit mengidentifikasi ketidaksesuaian utama berupa tidak tersusunnya laporan survei tahun 2023 dan ketiadaan sosialisasi kepada manajemen, yang berdampak pada hilangnya data persepsi pelanggan, melemahnya fungsi early warning, serta ketidakpatuhan terhadap ISO 9001:2015 Klausul 9.1.2 mengenai pemantauan kepuasan pelanggan. Sebagai tindakan korektif, PLNE melaksanakan Survei Kepuasan Pelanggan Korporat tahun 2024 menggunakan metode SERVQUAL dan analisis top three box, yang menghasilkan indeks kepuasan sebesar 91,73% dan gap layanan sebesar 0,36. Laporan survei tersebut berfungsi sebagai evidence pemenuhan persyaratan pemantauan kepuasan pelanggan serta mendukung proses penilaian Good Corporate Governance (GCG) tahun buku 2024, khususnya pada indikator Direksi terkait hubungan bernilai tambah dengan stakeholders. Kontribusi ini memperkuat capaian skor GCG sebesar 90,791% dengan kategori “Sangat Baik”. Temuan penelitian menegaskan bahwa AMI yang dilaksanakan secara efektif, diikuti tindakan korektif berbasis survei, mampu meningkatkan kepatuhan terhadap standar mutu, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mendukung pencapaian KPI aspek Compliance di PLNE. Temuan ini juga memperkaya literatur mengenai integrasi audit mutu internal dengan sistem pengukuran kinerja berbasis GCG pada perusahaan BUMN dan afiliasinya.
Pemodelan Geospasial Beban Polusi Udara Jakarta: Integrasi Data AOD dan PM₂.₅ Untuk Menentukan Wilayah Dengan Tingkat Kerawanan Tertinggi Marthin Abednego Gultom; Maran Gultom
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2327

Abstract

Polusi udara partikulat halus (PM₂.₅) merupakan ancaman kesehatan lingkungan utama di Jakarta. Meskipun pemantauan berbasis stasiun darat memberikan akurasi tinggi, keterbatasan jumlah sensor menyebabkan adanya celah informasi geospasial. Di sisi lain, data satelit Aerosol Optical Depth (AOD) menawarkan cakupan luas namun sering kali memiliki bias dalam merepresentasikan konsentrasi polutan di permukaan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan beban polusi udara di Jakarta secara geospasial dengan mengintegrasikan data satelit AOD (MODIS MCD19A2) dan data ground-station PM₂.₅ periode Desember 2022 hingga Maret 2025 untuk menentukan wilayah dengan tingkat kerawanan tertinggi. Metodologi penelitian melibatkan sinkronisasi data temporal, normalisasi Max-Scaling, dan penerapan model integrasi terbobot. Untuk meminimalkan bias atmosfer atas dan memprioritaskan risiko kesehatan nyata, diterapkan pembobotan variabel sebesar 80% untuk PM₂.₅ dan 20% untuk AOD. Lima titik pemantauan dianalisis, yaitu Bundaran HI, Kelapa Gading, Jagakarsa, Lubang Buaya, dan Kebon Jeruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Lubang Buaya (Jakarta Timur) memiliki tingkat kerawanan tertinggi dengan skor indeks gabungan sebesar 0,966 dan rata-rata konsentrasi PM₂.₅ sebesar 76,91 µg/m³. Wilayah Kebon Jeruk menempati peringkat kedua (0,951), sementara Jagakarsa tercatat sebagai wilayah dengan kerawanan terendah (0,864). Penelitian ini menyimpulkan bahwa model integrasi terbobot efektif dalam mengidentifikasi titik panas (hotspot) polusi yang sering kali tidak tertangkap sepenuhnya oleh sensor satelit tunggal. Hasil ini merekomendasikan perlunya intervensi kebijakan mitigasi yang lebih intensif di wilayah Jakarta Timur dan Barat sebagai zona kerawanan pencemaran polusi udara prioritas.
Analisis Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Lansia Di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon Peride Januari – Juni 2025 Anggito Abimanyu; Rini Setiawati; Ade Rahayu Prihartini
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2328

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif dengan prevalensi tinggi pada lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikontrol secara optimal. Meskipun pedoman terapi antihipertensi telah tersedia, data mengenai pola penggunaan obat antihipertensi pada lansia di fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya di Kabupaten Cirebon, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan obat antihipertensi pada pasien lansia di Puskesmas Kedawung periode Januari–Juni 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan secara retrospektif dari rekam medis pasien, dengan teknik purposive sampling dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 72 pasien lansia (≥60 tahun). Responden terdiri dari 42 perempuan (58,33%) dan 30 laki-laki (41,67%), dengan mayoritas berusia 60–65 tahun (62,5%). Hasil menunjukkan bahwa pola terapi didominasi oleh monoterapi (90,32%), sedangkan politerapi sebesar 9,68%. Amlodipin (CCB) merupakan obat yang paling banyak diresepkan (82%), baik sebagai terapi tunggal maupun dalam kombinasi, dengan kombinasi terbanyak Amlodipin dan Captopril (8,3%). Dominasi monoterapi menunjukkan kecenderungan penggunaan terapi awal yang sesuai dengan praktik di layanan primer, namun juga dapat mencerminkan pertimbangan klinis dan ketersediaan obat. Disimpulkan bahwa Amlodipin menjadi pilihan utama terapi antihipertensi pada lansia di Puskesmas Kedawung. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran praktik farmasi klinik di fasilitas kesehatan primer serta dapat menjadi dasar evaluasi rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada populasi lansia.
Analisis Visualisasi Citra CT Urografi Tanpa Kontras Menggunakan Furosemide Pada Kasus Ureterolithiasis Mahfud Edy Widiatmoko; Maura Azka Kamilia; Krisma Adhi Wisuda
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2329

Abstract

CT Urografi adalah pemeriksaan yang dapat menampilkan atau menilai secara menyeluruh pada gambaran ginjal, saluran ureter, kantung kemih, serta uretra. Penggunaan Furosemide pada persiapan pemeriksaan CT Urografi dapat memberikan peningkatan visualisasi traktus urinarius. Furosemide bekerja dengan cara meningkatkan produksi urin didalam ginjal sehingga dapat terlihat dengan mudah jika terdapat kelainan pada saluran kemih. Penelitian ini bertujuan menganalisis informasi citra gambaran dari CT Urografi tanpa kontras dengan menggunakan Furosemide pada kasus Ureterolithiasis. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dan data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, kuisioner dan wawancara. Penelitian dilakukan di Instalasi Radiologi pada bulan April-Juni 2024 dengan jumlah 15 sampel. Hasil dari penelitian menunjukan penggunaan Furosemide pada pemeriksaan CT Urografi tanpa kontras dalam memvisualisasikan informasi citra meliputi bentuk ureter, batasan ureter dengan jaringan sekitarnya, bentuk batu, batasan batu dengan jaringan sekitarnya tampak sangat jelas dan diperoleh nilai pengukuran diameter ureter bagian Proximal (9,81± 2,63), Upper stone (7,16±2,00), dan Lower stone (5,43±0,99). Simpulan: Furosemide dapat memberikan dilatasi pada saluran urinaria, sehingga mampu memvisualisasikan bentuk sistem urinaria  dan letak patologis dengan sangat jelas.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Perawat Menggunakan Studi Analitik Cross Sectional di Klinik Buin Batu PT Aman Mineral RS. Siloam Nur Aini
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2335

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja adalah suatu keadaan dalam pekerjaan yang sehat dan aman, baik itu bagi pekerjanya, maupun bagi pasien/masyarakat dan lingkungan sekitar. Berdasarkan data WHO, dari 11 negara anggota kawasan Asia Selatan dan Tenggara dengan jumlah penduduk sekitar 1,5 miliar jiwa, tercatat angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja mencapai 22,5 juta dan 699.000 kematian. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik  dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Klinik Buin Batu PT. Amman Mineral RS. Siloam Nusa Tenggara pada tahun 2025 pada populasi sejumlah 62 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa terdapat pengaruh sikap, keyakinan, persepsi, tindakan, kebijakan, SPO, dan kepemimpinan dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (P value 0,000), serta hasil yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh variabel pengetahuan dengan penerapan keselamatan kerja perawat (P value 0,078). Dari semua variabel dependen yang berpengaruh, variabel yang paling dominan mempengaruhi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja adalah tindakan dengan nilai Exp(B) atau Odd Ratio tertinggi yaitu 9.023. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sikap, keyakinan, persepsi, tindakan, kebijakan, SPO, dan kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap penerapan SMK3. Sikap positif dan keyakinan yang kuat membentuk motivasi, persepsi yang baik meningkatkan kesadaran risiko, tindakan mencerminkan kepatuhan langsung terhadap prosedur, kebijakan, SPO, dan kepemimpinan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk penerapan SMK3 secara optimal. Saran bagi Klinik Buin Batu PT. Amman Mineral RS. Siloam Nusa Tenggara adalah dapat memberikan peningkatkan terhadap pelatihan, komunikasi yang lebih baik, atau perbaikan prosedur K3 yang lebih mudah diikuti, serta melakukan observasi dan evaluasi terstruktur terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.
Studi Case-Control Pengaruh Stres dan Pola Tidur terhadap Kejadian Hipertensi Usia Produktif (35- 64 Tahun) di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan Fadhilla Anisa Nur A’ini; Ardiana Priharwanti; Nur Lu’Lu Fitriyani; Yulis Indriyani
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2663

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat pada kelompok usia produktif akibat berbagai faktor risiko, seperti stres dan gangguan pola tidur. Rendahnya cakupan pelayanan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni II juga menunjukkan perlunya kajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kejadian hipertensi pada masyarakat usia produktif. Metode : kuantitatif dengan desain case-control.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden yang terdiri dari 32 kelompok kasus dan 32 kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42) untuk mengukur tingkat stres dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur pola tidur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05.Tujuan : Mengetahui Pengaruh tingkat stres dan pola tidur usia produktif tehadap hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni II. Hasil : menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara stres terhadap kejadian hipertensi pada usia produktif dengan nilai p value = 0,002 (<0,05) dan Odds Ratio (OR) sebesar 9,000, dengan nilai 95% Confidence Interval (CI) sebesar 1,735-46,676, menunjukkan responden yang mengalami stres memiliki risiko 9 kali lebih besar mengalami hipertensi dibandingkan responden yang tidak mengalami stres. Selain itu, pola tidur dengan nilai p value = 0,076  (>0,05) dan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 2,493, dengan 95% Confidence Interval (CI) 0,899-6,916 menunjukkan bahwa pola tidur bukan merupakan faktor risiko kejadian hipertensi pada usia produktif di Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan. Kesimpulan : penelitian ini menunjukkan stres berpengaruh terhadap hipertensi sedangkan pola tidur tidak berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan, meskipun pola tidur memiliki nilai OR sebesar 2,493, hubungan tersebut tidak mencapai signifikansi statistic sehingga tidak dapat dinyatakan sebgai factor yang berpengaruh pada penelitian ini.
Effects of Storage Temperature and Duration on the Hematological Characteristics of Allogeneic Leukocyte-Poor Platelet-Rich Plasma Salma Nadiyah; Resti Ariani; Awal Prasetyo
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2706

Abstract

Allogeneic PRP (Al-PRP) was platelet concentrate from voluntary donors as therapy. The composition within a PRP preparation other than platelets (PLT) may also include white blood cell (WBC) and red blood cells. The biochemical parameters as inflammatory markers such as platetet to white blood cell ratio (PWR) indices in a variety of medical conditions. Aims to investigate the effects of different storage temperatures and storage durations on the hematological characteristics of Al-LP-PRP. Methods: This pilot study used 3 different donors as source of allogenic PRP (a, b and c) with informed consent. The samples were three aliquots and stored at 22°C (room temperature), 4oC (refrigerator), and -20oC (deep freezer). The samples were observation by time analysis (1 day, 3 days, and 7 days). After storage, the parameters were assessed using Hematology Analyzer XP-100. PWR was defined as PLT divided by WBC. Result: The age of male donors were 34.67 ± 2.1 (mean ± SD). Platelet and WBC level were significant difference at storage conditions, whereas red blood cell levels did not differ significantly. WBC level had negative correlation to platelet to white blood cell ratio. Conclusion: Room-temperature storage was the most effective condition for preserving the hematological characteristics of allogeneic leukocyte-poor platelet-rich plasma (Al-LP-PRP). The findings of this pilot study provide preliminary evidence supporting the development of standardized storage protocols for future regenerative medicine applications, however, further validation in studies involving a larger sample size is needed.
Intervensi Nutraceutical Berbasis Bahan Alam untuk Depresi dan Kecemasan: Sebuah Systematic Literature Review Isvina Unai Zahroya; Salma Nadiyah; Fathiya Rahma Arfira
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2707

Abstract

Kesehatan mental merupakan bentuk keseimbangan biologis, psikologis, sosial, dan lingkungan individu yang secara keseluruhan menentukan kemampuan individu dalam menghadapi tekanan, bekerja secara produktif, serta berkontribusi terhadap lingkungannya. Di Asia Tenggara, prevalensi gangguan kesehatan mental pada 2019 mencapai 13,2%. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi strategis dalam pemanfaatan bahan alam sebagai bagian dari intervensi nutraceutical yang dapat mendukung keseimbangan biologis dalam menjaga kesehatan mental, sekaligus mendorong pelaksanaan riset lanjutan dalam skala laboratorium dan uji klinis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan standar PRISMA 2020, dengan perumusan topik melalui kerangka PICO. Hasil kajian mengidentifikasi 10 artikel relevan yang mengevaluasi berbagai intervensi nutraceutical berbasis bahan alam untuk mendukung kesehatan mental, meliputi probiotik (5 artikel), prebiotik (1 artikel), asam lemak omega-3 (2 artikel), fitonutrien herbal (1 artikel), serta mikronutrien (2 artikel), dengan satu artikel mengevaluasi kombinasi probiotik dan mikronutrien. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi nutraceutical dapat dioptimalkan melalui bahan alam lokal yang tersedia di masyarakat. Pendekatan ini memiliki efektivitas menjanjikan, terutama jika diintegrasikan dengan potensi bahan alam lokal yang mudah diakses dan menjadi peluang dalam mendukung kesehatan mental secara preventif dan berkelanjutan
Hubungan Intensitas Komunikasi Verbal Keluarga dan Kemampuan Pengungkapan Gagasan Sederhana Siswa Kelas I SD Islam Darul Qur’an Risa Yanuarti Sholihah; Irfa Roidatul Khoiriyah; Rio Slamet Remanda
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2710

Abstract

Kemampuan mengungkapkan gagasan merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar. Salah satu faktor yang berkaitan dengan kemampuan tersebut adalah intensitas komunikasi verbal yang terjadi di lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas komunikasi verbal keluarga dengan kemampuan pengungkapan gagasan sederhana siswa kelas I SD Islam Darul Qur’an. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 17 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Data intensitas komunikasi verbal keluarga diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang diisi oleh wali murid, sedangkan kemampuan pengungkapan gagasan sederhana diukur melalui tes kinerja lisan berupa kegiatan menceritakan kembali urutan gambar secara individual. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan korelasi Pearson setelah pemeriksaan asumsi normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas komunikasi verbal keluarga berada pada kategori cukup baik (M = 26,18), sedangkan kemampuan pengungkapan gagasan sederhana siswa berada pada kategori cukup baik hingga baik (M = 8,41). Analisis korelasi menghasilkan koefisien r = 0,785 dengan nilai signifikansi p = 0,0003 (<0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif, kuat, dan signifikan antara kedua variabel. Dengan demikian, semakin tinggi intensitas komunikasi verbal keluarga, semakin tinggi pula skor kemampuan pengungkapan gagasan sederhana siswa dalam sampel penelitian ini. Temuan ini menguatkan pentingnya sinergi sekolah dan keluarga, khususnya melalui pembiasaan percakapan dua arah yang memberi kesempatan kepada anak untuk menyampaikan pengalaman, menjawab pertanyaan, dan mengembangkan gagasan secara lisan.
Penilaian Risiko Kecelakaan Kerja dengan Menggunakan Metode HIRARC pada UMKM Industri Roti Restu Aji Nur Kahfi B.P; Rosita Rosita; Feby Indayani; Idham H
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2711

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) merupakan hal yang penting pada proses produksi UMKM, agar mampu melakukan produksi yang maksimal sehingga diperlukan persiapan yang baik dan tata kelola yang memumpuni. CV. Roti Nur Aqilah merupakan salah satu Industri UMKM yang memproduksi roti yang memiliki potensi kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian, dan pengendalian risiko kecelakaan kerja sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan keselamatan kerja dan kinerja Sumber Daya Manusia pada CV. Roti Nur Aqilah dengan menggunakan metode HIRARC. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat 14 identifikasi bahaya, dengan 4 risiko level rendah dan 10 risiko level sedang potensi bahaya. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah dengan pemenuhan standar operasional kerja (SOP), melakukan pengawasan kerja, maintenance pada peralatan kerja. Pentingnya untuk pemenuhan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, kacamata safety, pakaian berpori,  serta intervensi posisi kerja yang baik agar dapat meredam kelelahan saat bekerja. Upaya perbaikan lingkungan kerja, dan pemenuhan SOP serta pengawasan akan meningkatkan kualitas kinerja dan disiplin individu pegawai, sehingga akan meningkatkan produktifitas pada CV. Roti Nur Aqilah.