cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Inovatif
Published by CV Firmos
ISSN : 2808148X     EISSN : 28081366     DOI : https://doi.org/10.54082/jupin.IDPaper
Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Semua penerimaan naskah diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 696 Documents
Perancangan Sistem Deteksi Video Deepfake Menggunakan Arsitektur Multicue End-to-End dengan Pendekatan Design Science Research Teguh Pribadi; Zaenal Ma’aruf
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2712

Abstract

Perkembangan model generatif berbasis deep learning membuat manipulasi wajah, suara, dan gerak bibir semakin realistis serta meningkatkan kebutuhan akan sistem deteksi yang dapat ditelusuri. Penelitian perancangan ini bertujuan menyusun spesifikasi sistem deteksi video deepfake multicue end-to-end yang siap diimplementasikan. Metode mengikuti enam tahapan Design Science Research: identifikasi masalah dan motivasi, penetapan tujuan solusi, perancangan dan pengembangan, pengujian melalui skenario penggunaan, evaluasi terhadap kriteria rancangan, serta diseminasi hasil. Capaian utama penelitian meliputi: (1) arsitektur multicue yang mengintegrasikan petunjuk spasial, frekuensi, temporal, dan audio-visual; (2) kontrak API dan alur layanan asinkron; (3) skema data, penyimpanan bukti, dan jejak audit; (4) rancangan deployment, registri model, dan pemantauan; serta (5) protokol evaluasi model, sistem, keamanan, dan manusia beserta kriteria penerimaannya. Spesifikasi juga mengatur pencegahan kebocoran data, kalibrasi dan ketidakpastian, pengujian lintas-dataset dan lintas-generator, serta penundaan keputusan ketika bukti tidak memadai. Implementasi direncanakan secara bertahap, dimulai dari MVP spasial-temporal, kemudian diperluas dengan cabang frekuensi dan audio-visual. Artikel ini tidak menyajikan pengukuran performa empiris karena fokus penelitian berada pada penyusunan spesifikasi sistem yang konsisten, dapat ditelusuri, dan siap divalidasi; pengukuran kinerja dilakukan setelah implementasi selesai dibangun.
Pengendalian Persediaan Spare Part Honda Genuine Part dengan Analisisi Klasifikasi Persediaan, Safety Stock, Minimum dan Maksimum Stock melalui Integrasi ABC-FSN dan Metode Min-Max di AHASS Arie Indah Motor Kudus Rohmad Kafidzin; Hikmah Sekarningtyas; Tamara Latifah Jasmine
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2717

Abstract

Pengelolaan persediaan spare part yang optimal adalah tuntutan bagi bisnis bengkel resmi sepeda motor, mengingat kelebihan maupun kekurangan stok akan berdampak pada biaya dan mutu pelayanan. Di Ahass Arie Indah Motor, pengelolaan persediaan selama ini belum didasarkan pada pengelompokan spare part menurut nilai konsumsi dan pola pergerakannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi spare part yang menjadi prioritas pengendalian melalui integrasi klasifikasi ABC dan FSN, kemudian menetapkan parameter persediaan menggunakan metode Min–Max. Data dikumpulkan dan diolah melalui pendekatan deskriptif kuantitatif yang memadukan observasi dan wawancara sebagai data primer dan dengan mengambil data riwayat persediaan, riwayat pengeluaran barang, harga satuan dan lead time untuk periode Januari - Desember 2025 sebagai data sekunder. Dari 353 sparepart Honda Genuine Part (HGP) yang dianalisis, klasifikasi ABC menempatkan 33 item pada kategori A dengan kontribusi 79,47% dari total nilai konsumsi persediaan, sedagkan klasifikasi FSN mengelompokkan spare part ke dalam kategori fast moving (84 item, 23,8%), slow moving (13 item, 3,7%), dan non moving (256 item, 72,6%). Integrasi kedua metode tersebut, menyaring 33 spare part pada kombinasi kategori A–Fast Moving sebagai prioritas pengendalian. Selanjutnya nilai nilai safety stock, minimum stock, dan maximum stock kelompok prioritas ini akan dihitung menggunakan metode Min-Max yang disesuaikan dengan karakteristik kebutuhan dan lead time masing-masing item. Sebagai contoh untuk spare part Aki GTZ6V (31500-KZR-602) dengan lead time 12 hari, setelah dilakukan perhitungan menghasilkan nilai Safety Stock 3 unit, Min-Stock 7 unit dan Max-stock 19. Hasil ini mengkonfirmasi bahwa integrasi metode ABC–FSN dan Min–Max mampu menjadi landasan penyusunan kebijakan persediaan yang lebih efektif untuk spare part katogori A-Fast Moving, sehingga ketersediaan spare part kategori tersebut tetap terjaga sekaligus menekan risiko stockout dan overstock.
Transformasi Pembelajaran Bahasa Arab Di Pesantren Modern Melalui Pendekatan Usage-Based Learning, Scaffolding dan Kecerdasan Buatan (AI) Rizki Amalia; Muhammad Fadhillah; Safariah Safariah
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2719

Abstract

Pengajaran bahasa Arab di pesantren Indonesia sering kali terjebak pada paradigma "hafalan matematis" yang memfokuskan bahasa sebagai objek teoritis statis. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam transformasi pedagogi bahasa Arab di pesantren modern menuju kompetensi komunikatif melalui model hibrida tri-dimensi: lingkungan (asrama), sosial-kognitif (scaffolding), dan teknologis (Kecerdasan Buatan/AI). Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif-konseptual yang dipadukan dengan desain kerangka validasi lapangan (field validation framework) yang dirancang untuk pengujian empiris di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan usage-based berhasil mereposisi landasan teoretis lama dengan menjelaskan bahwa kompetensi bahasa tumbuh dari akumulasi pengalaman interaktif nyata yang memperkuat jalur saraf linguistik. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi model integratif di mana platform AI adaptif berfungsi menurunkan kecemasan bahasa sebagai mitra tutur personal, guru memberikan bantuan instruksional bertahap, dan asrama bertindak sebagai ekosistem imersi makro yang memungkinkan restrukturisasi kognitif secara mandiri.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Risiko Jatuh Berdasarkan Timed Up and Go Test dan Berg Balance Scale pada Lansia di LKSLU Mursyidul Falaah Kabupaten Kuningan Andi Yuliana Kamaluddin; Irfan Fadillah Ramadhan; Fildzah Maharani Oddang
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2721

Abstract

Penuaan menyebabkan penurunan komposisi tubuh, kekuatan otot, dan kontrol postural yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko jatuh pada lansia. Indeks Massa Tubuh (IMT) sering dikaitkan dengan gangguan mobilitas dan keseimbangan, namun bukti mengenai kekuatan hubungannya masih beragam. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara IMT dengan risiko jatuh pada lansia berdasarkan Timed Up and Go Test (TUG) dan Berg Balance Scale (BBS). Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 30 lansia di Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) diukur berat badan, tinggi badan, IMT, waktu TUG, dan skor BBS. Responden dipilih menggunakan teknik total sampling terhadap lansia yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu berusia ≥60 tahun, mampu berjalan mandiri tanpa alat bantu, dan bersedia mengikuti seluruh prosedur pengukuran; lansia dengan gangguan kognitif berat atau kondisi medis akut yang membatasi mobilitas dieksklusi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan rerata IMT 24,98 ± 6,01 kg/m², TUG 12,95 ± 4,01 detik, dan BBS 51,13 ± 7,42. Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan IMT dengan TUG sangat lemah dan tidak signifikan (rho=0,035; p=0,854), sedangkan hubungan IMT dengan BBS menunjukkan arah korelasi negatif namun tidak mencapai signifikansi statistik (rho=-0,335; p=0,071). Disimpulkan bahwa pada sampel ini IMT tidak berhubungan signifikan secara statistik dengan risiko jatuh berdasarkan TUG maupun BBS. Terdapat korelasi negatif lemah antara IMT dan BBS (rho=-0,335), namun secara statistik tidak signifikan (p=0,071; α=0,05), sehingga belum dapat disimpulkan adanya hubungan bermakna antara kedua variabel tersebut.. Faktor lain seperti kekuatan otot, usia, dan penyakit penyerta diduga turut berkontribusi terhadap keseimbangan dan mobilitas fungsional lansia, namun ketiganya tidak dianalisis sebagai variabel dalam penelitian ini sehingga memerlukan kajian lebih lanjut.
Analisis Kelayakan Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Nagekeo Alexandro Rama; Maria Yasinta Luruk; Morin Mediviani Sol’uf; Maria Krova
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2724

Abstract

Kabupaten Nagekeo merupakan salah satu wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha ternak sapi karena didukung ketersediaan padang penggembalaan, kondisi agroekologi yang sesuai, dan budaya beternak masyarakat. Namun, penurunan populasi sapi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa potensi tersebut belum diimbangi pengelolaan usaha yang optimal. Keterbatasan pemeliharaan, penyediaan pakan, reproduksi, kesehatan ternak, dan pemasaran dapat memengaruhi produktivitas, pendapatan, dan kelayakan finansial usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan tunai dan kelayakan usaha ternak sapi di Kabupaten Nagekeo. Penentuan contoh dilakukan melalui purposive sampling pada tingkat kecamatan dan desa/kelurahan berdasarkan populasi ternak dan akses pasar, serta non-proportional random sampling terhadap 100 responden. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis meliputi input-output dan kelayakan usaha menggunakan R/C, B/C, PBP, dan BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan tunai usaha ternak sapi sebesar Rp1.204.115 per tahun, sedangkan pendapatan atas biaya total sebesar Rp18.889.368 per tahun. Perbedaan tersebut disebabkan pendapatan tunai hanya memperhitungkan penerimaan dan biaya yang dibayarkan secara tunai, sedangkan pendapatan atas biaya total mencakup seluruh biaya produksi, termasuk tenaga kerja keluarga dan pakan dari sumber daya sendiri. Nilai R/C sebesar 1,71, B/C 0,71, PBP 2,22 tahun, BEP 0,50 Satuan Ternak, dan BEP rupiah Rp3.609.735 menunjukkan usaha layak secara finansial. Hasil ini menunjukkan bahwa pengembangan usaha dapat diarahkan pada peningkatan efisiensi pemeliharaan, penyediaan pakan, pengelolaan biaya, dan pemasaran untuk meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha peternak.
Analisis Struktur Populasi dan Kinerja Pasar Ternak Sapi di Kabupaten Nagekeo Fransiskus Rolianus Tae; Maria Yasinta Luruk; Fransiskus Yulius Dhewa Kadju; Maria Krova
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2726

Abstract

Peternakan sapi berperan penting dalam perekonomian masyarakat Kabupaten Nagekeo. Namun, panjangnya saluran pemasaran menyebabkan posisi tawar peternak lemah sehingga cenderung menjadi price taker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur populasi dan kinerja pasar ternak sapi di Kabupaten Nagekeo. Metode Penentuan sampel menggunakan purposive sampling untuk kecamatan dan desa, non-proportional random sampling untuk peternak, serta snowball sampling untuk pedagang. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi struktur populasi ternak sapi serta kinerja pasar yang mencakup mekanisme pemasaran, farmer’s share, biaya pemasaran (marketing cost), keuntungan pemasaran (marketing profit), dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ternak sapi sebanyak 29.730 ekor dengan struktur umur didominasi ternak dewasa sebesar 47%. Nilai sex ratio sebesar 63,3, dan kepadatan populasi 3,71 ekor/ha. Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur populasi sapi di Kabupaten Nagekeo masih memiliki peluang untuk dikembangkan, terutama melalui pemanfaatan ternak betina dan ternak dewasa secara optimal dalam mendukung keberlanjutan populasi. Kinerja pasar menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran, yaitu saluran langsung dan tidak langsung melalui pedagang perantara. Nilai farmer’s share sebesar 76,86%. Biaya pemasaran (marketing cost) sebesar 12,73%, sedangkan keuntungan pemasaran (marketing profit) pada pedagang pengumpul sebesar 4,30% dan pedagang antar pulau sebesar 6,18%. Sistem pemasaran secara umum tergolong efisien dengan nilai efisiensi pemasaran sebesar 12,66%. Hasil penelitian menunjukkan struktur populasi dan kinerja pasar saling berkaitan dalam mempengaruhi ketersediaan dan distribusi sapi di Kabupaten Nagekeo.