cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Inovatif
Published by CV Firmos
ISSN : 2808148X     EISSN : 28081366     DOI : https://doi.org/10.54082/jupin.IDPaper
Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Semua penerimaan naskah diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 696 Documents
Analisis Strategi Pemasaran Berbasis Bauran Pemasaran (4P) pada Kerupuk Ikan Bulan-Bulan dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Tanjung Batu Prayoga Adhi Nugraha; Badruddin Nasir
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2298

Abstract

Pengembangan ekonomi lokal berbasis sumber daya pesisir menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi usaha mikro berbasis komunitas. Kampung Tanjung Batu sebagai wilayah pesisir memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah, khususnya ikan bulan-bulan yang dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan baku produksi kerupuk ikan. Produk olahan tersebut berkembang sebagai usaha rumah tangga yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan keluarga serta memperkuat ekonomi lokal berbasis masyarakat nelayan. Meskipun memiliki keunggulan bahan baku yang stabil dan cita rasa khas, strategi pemasaran yang diterapkan pelaku usaha masih bersifat tradisional sehingga daya saing produk relatif terbatas. Permasalahan utama meliputi lemahnya identitas merek, inovasi kemasan yang belum optimal, distribusi yang terbatas pada jaringan sosial lokal, rendahnya literasi pemasaran digital, serta keterbatasan akses pembiayaan usaha. Kondisi tersebut menyebabkan produk kerupuk ikan bulan-bulan belum mampu memanfaatkan peluang pasar wisata maupun perdagangan digital secara maksimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran melalui pendekatan bauran pemasaran meliputi produk, harga, distribusi, dan promosi; mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat usaha; serta merumuskan strategi prioritas dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi pesisir. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive terdiri dari nelayan penyedia bahan baku, pelaku usaha pengolahan kerupuk ikan bulan-bulan, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintah kampung. Validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model interaktif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pemasaran produk masih belum terintegrasi pada seluruh unsur bauran pemasaran. Strategi prioritas meliputi penguatan branding berbasis identitas lokal, inovasi desain kemasan, pemanfaatan pemasaran digital, serta kemitraan distribusi berbasis sektor pariwisata. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan strategi pemasaran UMKM pesisir serta implikasi praktis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Tingkat Kelelahan Pengemudi Batik Solo Trans (BST) Berdasarkan Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI) Afifaruq Etwin Raharja; Tri Ngudi Wiyatno; Retno Fitri Astuti
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2306

Abstract

Pertumbuhan populasi yang masif di pusat urban menuntut sistem transportasi publik yang aman dan nyaman. Skema Buy The Service (BTS) pada Batik Solo Trans (BST) di Surakarta mengharuskan pengemudi menjaga headway yang ketat, yang berpotensi memicu kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik demografi dan profil kelelahan kerja pengemudi BST Koridor 1 (Terminal Palur – Bandara Adi Soemarmo). Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional, data dikumpulkan dari 39 pengemudi melalui teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) yang mengukur lima dimensi kelelahan. Hasil menunjukkan karakteristik pengemudi didominasi laki-laki (97,4%) usia produktif 26-35 tahun. Analisis kelelahan menunjukkan 57,3% pengemudi berada pada kategori menengah. Dimensi Kekurangan Energi dan Kantuk menjadi indikator paling dominan, dipicu rute monoton dan beban panas (heat stress). Temuan ini merekomendasikan intervensi manajemen berupa penyediaan fasilitas istirahat yang ergonomis dan penerapan protokol micro-stretching guna menekan risiko human error.
Gig Economy dan Kesenjangan Ekonomi di Wilayah Kepulauan: Studi Komparatif Pekerja Gig dan Pekerja Tetap di Provinsi Maluku Arizal Hamizar; Afdhal Yaman; Hanifah Hanifah; Salma Saimima; Fadli Fendi Malawat
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gig economy terhadap kesenjangan ekonomi antara pekerja gig dan pekerja tetap di Provinsi Maluku sebagai wilayah kepulauan dengan keterbatasan peluang kerja formal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-komparatif, melibatkan dua belas informan yang terdiri atas enam pekerja gig dan enam pekerja tetap yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gig economy membuka akses kerja baru dan menawarkan fleksibilitas waktu, namun belum mampu mengurangi kesenjangan ekonomi. Sebaliknya, gig economy justru membentuk kesenjangan baru yang bersifat struktural, terutama terkait dengan ketidakstabilan pendapatan, ketiadaan perlindungan sosial, dan lemahnya keamanan ekonomi jangka panjang bagi pekerja gig dibandingkan pekerja tetap. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks wilayah kepulauan seperti Maluku, gig economy cenderung berfungsi sebagai strategi bertahan hidup jangka pendek, bukan sebagai jalur mobilitas sosial yang berkelanjutan, sehingga memerlukan intervensi kebijakan yang lebih adaptif dan berkeadilan untuk memastikan inklusivitas ekonomi digital.
Kontribusi Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Akademik Siswa SMP pada Era Media Sosial Nurul Anwar; Muhammad Marzuki
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap resiliensi akademik siswa SMP pada era media sosial. Meskipun sejumlah penelitian sebelumnya telah mengkaji hubungan antara kecerdasan emosional, dukungan sosial, dan resiliensi akademik, kajian yang secara spesifik mengintegrasikan kedua variabel prediktor tersebut dalam konteks tantangan pembelajaran di era media sosial pada siswa tingkat SMP masih terbatas. Selain itu, sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada jenjang pendidikan menengah atas atau mahasiswa, sehingga diperlukan kajian empiris pada konteks SMP sebagai kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh media sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri 1 Sukamulia, dengan jumlah sampel 152 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala kecerdasan emosional, skala dukungan sosial, dan skala resiliensi akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki kontribusi terhadap resiliensi akademik (β = 0,45; p < 0,05), begitupun dengan dukungan sosial memberikan kontribusi terhadap resiliensi akademik (β = 0,38; p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 48% terhadap variansi resiliensi akademik siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kecerdasan emosional dan dukungan sosial sangat penting untuk meningkatkan daya tahan akademik siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era media sosial.
Evaluasi Komparatif dan Benchmarking Eksperimental Efisiensi Multi-Dimensi WireGuard, IPSec, dan OpenVPN pada Virtualisasi KVM Linux Kernel 6.8 Anrie Suryaningrat; Uus Rismawan
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2313

Abstract

Peningkatan penggunaan layanan cloud saat ini memaksa pembaruan pada standar keamanan jaringan yang mengutamakan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Namun, literatur saat ini sering kali terpaku pada evaluasi throughput secara parsial tanpa mempertimbangkan optimasi arsitektural pada kernel modern. Evaluasi mendalam terhadap WireGuard, IPSec, dan OpenVPN dilakukan pada ekosistem Linux Kernel 6.8+ melalui desain eksperimental multi-fase dengan 30 iterasi (n=30) menggunakan tool iperf3. Validitas data diuji secara ketat melalui ANOVA satu arah dan uji post-hoc Bonferroni guna memastikan signifikansi perbedaan performa. Data pengujian menunjukkan dominasi WireGuard dengan rata-rata throughput 842,79 Mbps (p<0,001). Protokol ini juga mencatatkan skor efisiensi tertinggi sebesar 97,6/100, yang dihitung berdasarkan pembobotan komposit antara throughput, latensi, dan beban kerja CPU. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengenalan Indeks Efisiensi Multi-Dimensi dan model skalabilitas prediktif sebagai alternatif atas metode benchmarking tradisional yang bersifat fragmentatif. Hasil ini memberikan kerangka kerja strategis bagi profesional TI untuk memproyeksikan performa jaringan pada infrastruktur berskala masif dengan landasan data yang lebih presisi.
Dinamika Sosio-Teknis di Lini Perakitan: Studi Kondisi Nyata Hambatan Implementasi Lean Manufacturing pada Industri Otomotif di Bekasi Kurbandi Satpatmantya Budi Rochayata; Wening Ken Widodasih
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2314

Abstract

Lean Manufacturing telah menjadi paradigma utama dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing industri otomotif global. Namun, di Indonesia, khususnya di kawasan industri Bekasi, terdapat kesenjangan signifikan antara keberhasilan teknis dan realitas operasional. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika sosiokultural yang menghambat efektivitas implementasi Lean melalui pendekatan kualitatif dengan perspektif kondisi nyata (real-condition approach). Melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap 12 informan dari berbagai level posisi, ditemukan bahwa hambatan utama bukanlah ketersediaan alat teknis, melainkan faktor manusia dan budaya kerja lokal.Hasil penelitian mengidentifikasi lima temuan kritis: (1) praktik Hidden Work in Process (WIP) sebagai strategi adaptif pekerja; (2) fenomena Silent Andon yang dipicu oleh budaya "sungkan" dan hierarki kekuasaan; (3) resistensi pasif terhadap standarisasi akibat kekhawatiran pengurangan upah lembur; (4) rendahnya keamanan psikologis yang mendorong penyembunyian cacat; dan (5) dominasi kepemimpinan supervisor yang bersifat represif. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek budaya lokal sering kali berbenturan dengan prinsip Lean yang menuntut transparansi total. Penelitian menyimpulkan bahwa kegagalan Lean berakar pada ketidakmampuan organisasi mengelola transisi sosiokultural. Studi ini merekomendasikan pergeseran gaya kepemimpinan menuju pendekatan coaching dan pembangunan lingkungan kerja yang aman secara psikologis sebagai fondasi mutlak keberlanjutan Lean Manufacturing di Indonesia.
Analisis Efektivitas Biaya Kontrak Lump Sum dan Unit Price pada Managed Service Manajemen Aset Transmisi (2023–2025) Rahmaningtyas Wiganingrum; Muhammad Habibi
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2315

Abstract

Pengelolaan kontrak Managed Services pada pengujian kesehatan transformator menghadapi tantangan ketidaksesuaian antara volume pekerjaan terkontrak dan realisasi lapangan, khususnya pada skema Lump Sum yang berpotensi menimbulkan inefisiensi biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas biaya skema kontrak Lump Sum dibandingkan dengan Unit Price dalam administrasi kontrak manajemen aset transmisi periode 2023–2025. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif kuantitatif berbasis rasio efektivitas biaya, dihitung melalui perbandingan antara volume pekerjaan terealisasi dan volume terkontrak terhadap nilai pembayaran aktual. Data diperoleh melalui observasi praktik keinsinyuran, analisis dokumen kontrak, serta rekapitulasi realisasi pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skema Lump Sum menghasilkan tingkat efektivitas biaya sebesar 67% akibat adanya item pengujian yang tidak terealisasi namun tetap dibayarkan, sedangkan skema Unit Price menunjukkan kesesuaian penuh antara volume terealisasi dan pembayaran aktual. Temuan ini mengindikasikan bahwa skema Unit Price lebih adaptif terhadap fluktuasi kebutuhan pengujian dan lebih akurat dalam merefleksikan konsumsi sumber daya. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur administrasi kontrak dan manajemen aset dengan memberikan bukti empiris mengenai implikasi struktur pembayaran terhadap efektivitas biaya layanan teknik berbasis realisasi.
Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi melalui Identifikasi IMEI dalam Perspektif Hukum Positif Indonesia Rila Kusumaningsih
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2316

Abstract

Pengawasan terhadap International Mobile Equipment Identity (IMEI) dalam sistem telekomunikasi modern merupakan isu strategis yang berkaitan dengan penegakan hukum, perlindungan konsumen, dan keamanan jaringan. IMEI berfungsi sebagai identitas unik perangkat seluler untuk mencegah peredaran perangkat ilegal serta menjaga integritas sistem komunikasi. Namun, kebijakan ini juga menimbulkan persoalan hukum berupa potensi konflik antara kepentingan keamanan nasional dan perlindungan hak privasi serta data pribadi pengguna. Permasalahan yang dikaji adalah urgensi dan legitimasi pengawasan IMEI dalam kerangka hukum positif Indonesia serta implikasinya terhadap perlindungan data pribadi Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui analisis peraturan perundang-undangan di bidang telekomunikasi dan perlindungan data pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan IMEI memiliki dasar hukum yang memadai, tetapi masih terdapat celah normatif dalam pengaturan pengelolaan, penyimpanan, dan pembatasan akses data IMEI. Koordinasi sistem CEIR dan EIR juga belum sepenuhnya diimbangi dengan mekanisme akuntabilitas yang komprehensif. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi guna menjamin keseimbangan antara keamanan jaringan dan perlindungan hak privasi pengguna.
Implementasi GIS Dalam Monitoring Sebaran Fasilitas Layanan Kesehatan di Kabupaten Bandung Awan Setiawan; Haifa Auliya Firdaus; Siti Nur Khaerunisa; Refina Claudia Maulidayah; Nazwa Siti Azzahra
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2319

Abstract

Distribusi fasilitas layanan kesehatan yang belum merata di Kabupaten Bandung menyebabkan keterbatasan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Meskipun sejumlah penelitian telah memetakan sebaran fasilitas kesehatan, belum tersedia sistem WebGIS terintegrasi yang mendukung monitoring dinamis serta pengambilan keputusan berbasis data spasial secara berkelanjutan di tingkat kabupaten. Kesenjangan tersebut menjadi dasar pengembangan sistem dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Geografis (GIS) berbasis web untuk memonitor sebaran rumah sakit, klinik, dan puskesmas di Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah rekayasa perangkat lunak dengan pendekatan prototyping yang meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan prototipe, evaluasi pengguna, implementasi, dan penyempurnaan sistem secara iteratif. Data spasial dan non-spasial dikumpulkan melalui observasi dan studi dokumentasi, kemudian diintegrasikan dalam platform WebGIS yang menyediakan peta interaktif, fitur penyaringan, informasi detail fasilitas, serta dashboard statistik. Pengujian fungsional menggunakan metode black box menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan, dengan tingkat penerimaan sistem sebesar 84% berdasarkan User Acceptance Test (UAT). Sistem ini mampu secara efektif mengidentifikasi pola distribusi fasilitas yang cenderung terkonsentrasi pada wilayah berpenduduk padat serta mengindikasikan adanya ketimpangan akses pada beberapa kecamatan dengan jumlah fasilitas terbatas. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model sistem monitoring spasial berbasis WebGIS yang terintegrasi serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data pada sektor layanan kesehatan di tingkat kabupaten
Evaluasi Psikometrik Butir Instrumen Literasi Sains pada Materi Momentum dan Impuls Berdasarkan Model IRT Tiga Parameter Logistik (3PL) Della Apriyani Kusuma Putri; Ina Ana Khoeriah; Muhammad Firdaus
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi butir instrumen literasi sains pada materi momentum dan impuls menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) model tiga parameter logistik (3PL). Penelitian dilakukan dengan metode research and development (R&D) pada tahap uji coba terbatas terhadap 114 peserta didik SMA yang telah mempelajari materi momentum dan impuls. Instrumen berupa tes pilihan ganda yang dikembangkan berdasarkan indikator literasi sains yang mencakup kemampuan menjelaskan fenomena ilmiah, menafsirkan data, dan mengevaluasi isu berbasis sains. Uji asumsi unidimensionalitas dilakukan melalui analisis faktor eksploratori (EFA), yang menunjukkan satu faktor dominan (KMO = 0,781; RMSEA = 0,063). Analisis IRT 3PL menggunakan jMetrik menghasilkan estimasi parameter diskriminasi (a), kesulitan (b), dan peluang menebak (c). Hasil menunjukkan sebagian besar butir berada pada kategori moderat hingga baik, namun terdapat beberapa butir dengan diskriminasi rendah dan satu butir dengan diskriminasi negatif, tingkat kesulitan sangat ekstrem, serta nilai guessing relatif tinggi. Fungsi informasi tes mengindikasikan presisi pengukuran tertinggi pada rentang kemampuan sedang. Secara umum, instrumen menunjukkan potensi yang baik, tetapi memerlukan revisi pada beberapa butir sebelum digunakan pada skala luas. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan instrumen literasi sains berbasis analisis IRT untuk meningkatkan validitas dan presisi pengukuran.