cover
Contact Name
Taufik Samsuri
Contact Email
empiric.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
empiric.journal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Empiricism Journal
ISSN : -     EISSN : 27457613     DOI : https://doi.org/10.36312/ej
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.
Articles 328 Documents
Analisis Vegetasi Mangrove di Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat Sari, Diah Permata; Idris, Muhamad Husni; Anwar, Hairil; Aji, Irwan Mahakam Lesmono; B, Kornelia Webliana
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1205

Abstract

Desa Eyat Mayang memiliki potensi ekosistem mangrove dan merupakan bagian dari Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Koridor Mangrove Teluk Lembar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis struktur dan komposisi vegetasi mangrove di Desa Eyat Mayang. Pengumpulan data dilakukan melalui plot contoh dengan metode jalur berpetak. Jumlah petak contoh ditentukan menggunakan intensitas sampling (IS) 5,5% dengan total plot contoh 84. Analisis komposisi vegetasi mangrove meliputi indeks nilai penting, indeks keanekaragaman, indeks kekayaan jenis, indeks kemerataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi mangrove di Desa Eyat Mayang terdiri dari lima spesies mangrove mayor yang termasuk ke dalam tiga famili. Spesies Rhizophora apiculata memiliki nilai INP paling tinggi dan menjadi spesies dominan pada seluruh tingkat pertumbuhan. Indeks keanekaragaman pada tingkatan pertumbuhan pohon dan tiang termasuk kategori sedang, sedangkan semai memiliki keanekaragaman rendah serta  indeks kekayaan jenis pada seluruh tingkatan masuk kategori rendah. Indeks kemerataan pohon termasuk ke dalam kategori hampir merata sedangkan pada tiang dan semai termasuk ke dalam kategori cukup merata. Struktur vegetasi mangrove secara horizontal menunjukkan bahwa kerapatan pada tingkatan semai paling tinggi dan kerapatan pohon paling rendah.  Hubungan antara kelas diameter dengan kerapatan menunjukkan kurva huruf “J” terbaik yang menunjukkan bahwa semakin besar diameter semakin rendah kerapatannya dan hal tersebut merupakan kondisi alamiah pada kawasan hutan yang alami. Struktur vertikal menunjukkan bahwa vegetasi mangrove di Desa Eyat Mayang termasuk ke dalam stratum C (4 – 20 m) dan stratum D (1 – 4 m). Analysis of Mangrove Vegetation in Eyat Mayang Village, Lembar Sub District, Lombok Barat Regency Abstract Eyat Mayang Village has the potential for a mangrove ecosystem and is part of the Essential Ecosystem Area (KEE) of the Lembar Bay Mangrove Corridor. The purpose of this research is to analyze the structure and composition of mangrove vegetation in Eyat Mayang Village. Data collection was carried out through sample plots using the grid path method. The number of sample plots was determined using a sampling intensity (IS) of 5.5% with a total of 84 sample plots. Analysis of the composition of the mangrove vegetation included the importance value index, diversity index, species richness index, evenness index. The results showed that the composition of the mangrove vegetation in Eyat Mayang Village consisted of five major mangrove species belonging to three families. Rhizophora apiculata species had the highest IVI value and became the dominant species at all growth stages. The diversity index at the tree and pole growth stages is in the medium category, while the seedlings have low diversity and the species richness index at all stages is in the low category. The evenness index of trees is in the almost even category, while the poles and seedlings are in the fairly even category. The horizontal structure of the mangrove vegetation shows that the density at the seedling level is the highest and the density of trees is the lowest. The relationship between diameter classes and density shows the best "J" curve which indicates that the larger the diameter the lower the density and this is a natural condition in natural forest areas. The vertical structure shows that the mangrove vegetation in Eyat Mayang Village belongs to stratum C (4 – 20 m) and stratum D (1 – 4 m).
Efektivitas Pembelajaran Manajemen Pendidikan Kejuruan Era Pengenalan Lapangan Persekolahan di Prodi PTI UNDIKMA Fuaddunnazmi, M.; Safitri, Baiq Rina Amalia
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1223

Abstract

Pembelajaran mata kuliah Manajemen Pendidikan Kejuruan dirasakan belum cukup efektif di era Pengenalan Lapangan Persekolahan atau PLP, sehingga perlu disinergikan dengan pembelajaran yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran Manajemen Pendidikan Kejuruan jika disinergikan dengan pembelajaran Kepemimpinan Instruksional (KI), Pengembangan Sumber Belajar (PSB), dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) di era PLP. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif pada tingkat eksplanasi komparatif menggunakan 3 kelompok sampel. Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa Prodi Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) yang sedang menjalani program Pengenalan Lapangan Persekolahan. Mahasiswa dibagi kedalam 3 kelompok masing-masing beranggotakan 10 orang dan diberikan pembelajaran MPK dengan perlakuan berbeda yaitu: terintegrasi pembelajaran kepemimpinan instruksional, terintegrasi pengembangan sumber belajar, dan terintegrasi penulisan karya tulis ilmiah. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pengetahuan dan kuesioner terkait persepsi mahasiswa tentang efektivitas pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk menguji signifikansi perbedaan dalam tingkat pengetahuan dan persepsi mahasiswa tentang efektivitas pembelajaran manajemen pendidikan kejuruan. Data penelitian dinyatakan bervarian homogen (p > 0.05) dan berdistribusi normal (p > 0.05). Hasil uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan MPK mahasiswa setelah pembelajaran dengan nilai F = 3.85, dan p atau signifikansi < 0.05. Selain itu, secara statistik deskriptif mahasiswa juga memiliki persepsi yang positif tentang efektivitas pembelajaran MPK dengan rata-rata skor 4.5 dari skala 5. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran Manajemen Pendidikan Kejuruan di era PLP akan lebih efektif jika diintegrasikan dengan pembelajaran kepemimpinan instruksional, pengembangan sumber belajar, dan penulisan karya tulis ilmiah. The Effectiveness of Vocational Education Management Learning in the Field Introduction Era of Schooling at PTI Department of UNDIKMA Abstract The learning of Vocational Education Management courses is perceived as not yet effective enough in the era of School Field Introduction (Pengenalan Lapangan Persekolahan or PLP), thus it needs to be synergized with other learning approaches. This study aims to examine the effectiveness of Vocational Education Management learning when integrated with Instructional Leadership (KI), Learning Resource Development (PSB), and Scientific Paper Writing (KTI) in the PLP era. This research belongs to the quantitative research type at the level of comparative explanation using 3 sample groups. The study involved 30 students from the Information Technology Education Program at Mandalika Education University (Undikma) who were undergoing the School Field Introduction program. The students were divided into 3 groups, each consisting of 10 individuals, and were provided with Vocational Education Management learning with different treatments: integrated with instructional leadership, integrated with learning resource development, and integrated with scientific paper writing. Data was collected using knowledge tests and questionnaires related to students' perceptions of learning effectiveness. The data were analyzed using ANOVA to test the significance of differences in the level of knowledge and students' perceptions of the effectiveness of vocational education management learning. The research data indicated homogenous variance (p>0.05) and normal distribution (p > 0.05). The ANOVA results showed a significant difference in the level of students' knowledge of Vocational Education Management after learning, with an F value of 3.85 and a significance level (p) of <0.05. Additionally, statistically, students had positive perceptions of the effectiveness of Vocational Education Management learning, with an average score of 4.5 on a 5-point scale. The conclusion of this study is that Vocational Education Management learning in the PLP era will be more effective when integrated with instructional leadership, learning resource development, and scientific paper writing.
Kombinasi Kayu Rajumas dan Bambu Petung Sebagai Produk Papan Laminasi Amin, Radjali; Wulandari, Febriana Tri
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1266

Abstract

Teknologi laminasi merupakan salah satu alternatif untuk mengkombinasikan antara bahan kayu dan non kayu menjadi produk papan. Bahan baku papan laminasi yang digunakan adalah kayu rajumas dan bambu petung.  Kayu rajumas (Duabanga mollucana) memiliki kelas kuat IV-V. Bambu yang digunakan dalam pembuatan papan lamianasi harus memiliki syarat yaitu dimensi panjang, lebar, dan tebal yang dapat dikonversikan dalam bentuk papan atau balok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan fisika dan mekanika papan laminasi kombinasi dari kayu rajumas dan bambu petung serta pengaruh berat labur, tekanan kempa dan interaksinya terhadap kekuatan sifat fisika dan mekanika papan laminasi. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode eksperimen dengan rancanga percobaan faktorial dengan 2 faktor dan 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka berat labur, tekanan kempa dan interaksinya tidak berpengaruh nyata terhadap pengujian sifat fisika tetapi berpengaruh nyata pada pengujian sifat mekanika papan laminasi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan yang signifikan antara perlakuan B1T1 dengan perlakuan B2T1 pada uji MoE dengan nilai signifikan 0,036 dan 0,033 serta pada uji MoR dengan nilai signifikan 0,001, 0,007, dan 0,035. Berdasarkan nilai sifat fisika dan mekanika maka papan laminasi kombinasi kayu rajumas dan bambu petung masuk dalam kelas III yang dapat digunakan untuk keperluan konstruksi berat terlindung. Combination of Rajumas Wood and Petung Bamboo as a Laminated Board Product Abstract Lamination technology is an alternative to combine wood and non-wood materials into board products.  The raw materials used for laminated boards are rajumas wood and petung bamboo. Rajumas wood (Duabanga mollucana) has a strength class IV-V. Bamboo used in the manufacture of lamianation boards must have requirements, namely length, width, and thickness dimensions that can be converted in the form of boards or blocks. This study aims to determine the physical strength and mechanics of laminated boards combined from rajumas wood and petung bamboo as well as the effect of labur weight, felt pressure and their interaction on the strength of physical properties and mechanics of laminated boards. The research method used used experimental method with factorial experimental design with 2 factors and 4 treatments with 3 replications.  Based on the results of the research that has been done, the overburden weight, compression pressure and their interactions do not have a significant effect on testing the physical properties but have a significant effect on testing the mechanical properties of laminated boards. This is indicated by the significant difference between the B1T1 treatment and the B2T1 treatment in the MoE test with significant values of 0.036 and 0.033 and in the MoR test with significant values of 0.001, 0.007, and 0.035, respectively. Based on the value of physical and mechanical properties, the laminated board of a combination of rajumas wood and petung bamboo is included in class III which can be used for heavy protected construction purposes.
Validitas Perangkat Model Project Based Learning Berbasis STEM pada Pokok Bahasan Perubahan Energi untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Gunada, I Wayan; Wahyudi, Wahyudi; Ayub, Syahrial; Taufik, Muhammad; Busyairi, Ahmad
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1287

Abstract

Proses pembelajaran IPA di dalam kelas perlu diarahkan untuk mengenal lingkungan sekitarnya. Memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran sangatlah penting untuk meningkatkan sikap ilmiah. Sikap ilmiah akan tumbuh pada diri siswa, ketika pengetahuan yang dimilikinya masih terbatas maka akan tumbuh pada dirinya untuk menggali informasi yang lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM pada materi perubahan energi untuk meningkatkan sikap ilmiah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Developmnet. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perangkat pembelajaran model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM yang meliputi: RPP nilai persentase rata-rata sebesar 76,40%, LKPD nilai rata-rata 75,93%, alat peraga nilai rata-rata 82,29%, dan instrumen sikap ilmiah nilai persentase rata-rata kevalidan sebesar 82,41%. Kesimpulannya bahwa perangkat pembelajaran model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM materi perubahan energi yang dikembangkan semuanya dikategorikan cukup valid. Validity of STEM-Based Project Based Learning Model Tools on the Subject of Energy Change to Improve Scientific Attitudes Abstract The science learning process in the classroom needs to be directed to get to know the surrounding environment. Using the environment as a learning medium is very important to improve scientific attitudes. Scientific attitude will grow in students, when the knowledge they have is still limited it will grow in themselves to explore further information. The purpose of this study is to develop STEM-based Project Based Learning (PjBL) learning tools on energy change materials to improve students' scientific attitudes. This research is a Research and Development research. The development model used in this study is the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The instrument used is a validation sheet. The results showed STEM-based Project Based Learning (PjBL) model learning tools which included: RPP average percentage value of 76.40%, LKPD average value of 75.93%, teaching aids average value of 82.29%, and scientific attitude instruments average percentage value of validity of 82.41%. The conclusion is that the STEM-based Project Based Learning (PjBL) model learning tools for energy change materials developed are all categorized as quite valid.
Studi Akuntabilitas Yayasan di Nusa Tenggara Barat Fikri, M. Ali; BS, Sapto Hendri; Atikah, Siti; Sasanti, Elin Erlina
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1288

Abstract

Organisasi tidak dapat dipisahkan dari keberadaan individu dan kelompok di sekitarnya seperti konsumen, kreditur, dan pemerintah. Semua pihak baik secara langsung atau tidak langsung menentukan kelangsungan hidup organisasi, termasuk organisasi sosial seperti yayasan. Permasalahan yang sering dijumpai dilapangan terkait kritik akuntabilitas yayasan yang sering kali kurang, terutama dalam hal akuntabilitas keuangan. Metode yang digunakan yakni berupa analisis survey penelusuran dokumen secara online yang terdapat di Nusa Tenggara Barat. Ditemukan bahwa yayasan cenderung menyajikan akuntabilitas mengenai kegiatan yang akan dan telah mereka lakukan serta lingkup organisasi secara umum. Sebanyak 375 NGO yang terdaftar sejak tahun 2014 sampai 2020 sedangkan pada tahun 2022 terdapat sejumlah 362 yayasan yang memperoleh bantuan namun tidak menyajikan akuntabilitas keuangan organisasi secara terbuka ke publik. Foundation Accountability Study in West Nusa Tenggara Abstract Organizations cannot be separated from the existence of individuals and groups around them such as consumers, creditors and the government. All parties either directly or indirectly determine the survival of the organization, including social organizations such as foundations. The problems that are often encountered in the field are related to criticism of foundation accountability which is often lacking, especially in terms of financial accountability. The method used is in the form of an online document search survey analysis in West Nusa Tenggara. It was found that foundations tend to present accountability regarding the activities they will and have undertaken and the scope of the organization in general. A total of 375 NGOs have been registered from 2014 to 2020, while in 2022 there were a total of 362 foundations that received assistance but did not present their organizational financial accountability openly to the public.
Kondisi Ideal Tumbuh Kembang Jamur Merang Hendrawani, Hendrawani; Hulyadi, Hulyadi
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1293

Abstract

Jamur merang merupakan tumbuhan dengan mengambail nutrisi dari media tanamnya. Jamur merang tidak memiliki klorofil seingga sangat bergantung pada media tanamnya dan lingkungan sekitar untuk tumbuh dengan optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi media tanam dan lingkungan jamur merang terhadap pertumbuhan jamur merang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif eksperimen. Varibel yang diamati adalah tumbuh kembang jamur merang. Varibel yang mempengaruhi adalah komposisi media tanam dan kondisi lingkungan kumbung jamur merang. Penelitian ini dilakukan dikumbung jamur merang dusun repok tunjang dusun taman indah. Pengaruh perbedaan komposisi media tanam dilakukan pada satu kumbung. Pengaruh paparan cahaya matahari dilakukan pada kumbung jamur yang berbeda. Cahaya matahari yang digunakan hanya cahaya dipagi hari. Pengaturan cahaya dilakukan dengan teknik membuka dan menutup tirai kumbung. Data diambil dengan cara dokumentasi pertumbuhan jamur, kalkulasi produksi jamur dan lama simpan jamur.  Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ditemukan komposisi media tanam dan kondisi lingkungan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan jamur merang. Temuan didasarkan pada perbedaan pertumbuhan miselium, kualiatas jamur, volume produksi jamur merang. Media tanam yang diberi ampas sagu lebih disukai oleh jamur merang ditandai dengan pertumbuhan miselium, kualitas dan produksi jamur merang yang lebih tinggi dibandingkan media tanam tampa ampas sagu. Kumbung yang diberikan cahaya matahari berlebih berdampak signifikan terhadap pertumbuhan jamur merang. Jamur merang yang terpapar sinar matahari tidak tumbuh dengan baik. Indikatornya jamur menjadi sedikit hitam dan daya simpannya berkurang. Nutrisi dan lingkungan memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan jamur merang yang optimal. Ideal Conditions for Growing Mushrooms Abstract Mushroom is a plant that takes nutrients from its planting medium. Mushrooms do not have chlorophyll so they are very dependent on the growing media and the surrounding environment to grow optimally. This study aims to identify the planting medium and the environment for straw mushroom growth. This research is an experimental descriptive research. The variable observed was the growth and development of the mushroom. Variables that influence are the composition of the growing media and the environmental conditions of the mushroom kumbung. This research was conducted in the repok tunjang mushroom hamlet of Taman Indah hamlet. The effect of differences in the composition of the planting medium was carried out in one kumbung. The effect of exposure to sunlight was carried out on different mushroom houses. Sunlight is used only in the morning. Setting the light is done by opening and closing the curtain kumbung. Data was collected by documenting mushroom growth, calculating mushroom production and mushroom shelf life. Based on the research that has been done, it was found that the composition of the growing media and environmental conditions greatly influence the growth of straw mushroom. The findings are based on differences in mycelium growth, mushroom quality, and mushroom production volume. The planting medium that was given sago pulp was preferred by the straw mushroom which was characterized by the growth of mycelium, the quality and production of the straw mushroom which was higher than the growing medium without sago pulp. Kumbung which is given excess sunlight has a significant impact on the growth of straw mushroom. Mushrooms exposed to sunlight do not grow well. The indicator is that the mushroom turns a little black and its shelf life is reduced. Nutrition and the environment have a significant impact on optimal straw mushroom growth.
Hak dan Kewajiban dalam Peralihan Hak Atas Tanah dalam Rangka Pendaftaran Tanah (Desa Jatisela Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat) Andriyani, Shinta; Rahman, Arief; Wahyuningsih, Wiwiek
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1297

Abstract

Kegiatan penyuluhan hukum mengenai Hak dan Kewajiban Dalam Peralihan Hak Atas Tanah Dalam Rangka Pendaftaran Tanah (Desa Jatisela Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat ini dilakukan dengan metode ceramah yang dilanjutkan dengan diskusi. Adapun manfaat secara umum kegiatan ini adalah untuk membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terkait  hak dan kewajiban yang harus di penuhi oleh masing-masing pihak dalam hal ini penjual dan pembeli ketika melakukan peralihan hak atas tanah apa saja kewajiban yang harus dipenuhi dan dengan dilaksanakan kewajiban tersebut akan mempermudah proses pendaftaran tanah yang akan lebih menjamin kepastian hukum dalam peralihan hak atas tanah tersebut sehingga tertib hukum dan tertib administrasi pertanahan dapat terwujud. Adapun secara khusus penyuluhan ini bertujuan untuk merubah sikap dan pola pikir masyarakat serta memberi motivasi masyarakat akan hak dan kewajiban dalam peralihan hak atas tanah yang di sertai dengan  pendaftaran hak atas tanah untuk menjamin kepastian hukum terkait dengan kepemilikan tanah dan untuk menghindari terjadinya sengketa hak atas tanah yang sering kali terjadi di masyarakat. Rights and Obligations in the Transfer of Land Rights in the Context of Land Registration (Jatisela Village, Gunungsari District, West Lombok Regency) Abstract Legal counseling activities regarding Rights and Obligations in the Transfer of Land Rights in the Context of Land Registration (Jatisela Village, Gunungsari District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara) are carried out using the lecture method followed by discussion. The general benefit of this activity is to assist the government in the context of increase public legal awareness regarding the rights and obligations that must be fulfilled by each party in this case the seller and the buyer when transferring land rights what are the obligations that must be fulfilled and by carrying out these obligations will facilitate the process of land registration which will guarantee greater certainty law in the transfer of land rights so that legal order and orderly administration of land can be realized. Specifically, this counseling aims to change the attitude and mindset of the community and to motivate the community about the rights and obligations in the transfer of land rights accompanied by the registration of land rights land to guarantee legal certainty related to land ownership and to avoid disputes over land rights that often occur in the community.
Penerapan Strategi Pemasaran STP (Segmenting, Targeting, Positioning) pada Usaha Toreko Handayani, Fitri; Kadang, Juliana; Syrifuddin, Ihksan
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1170

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk menjelaskan startegi pemasaran STP (Segmenting, targeting, positioning) dalam memasarkan produk usaha Toreko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan menggunakan teknik analisis deskriptif. Pada segmentasi geografi di fokuskan pada daerah Sulawesi Tengah yang menjadi lokasi produksi dari brownies cookies. Pada segmentasi demografi yaitu pada konsumen usia 5 tahun hingga 60 tahun. Segmentasi psikografi yaitu di fokuskan pada konsumen yang memiliki rasa suka terhadap suatu makanan atau cemilan setiap hari. Hasil dari strategi pemasaran STP dapat mendorong kinerja usaha dan kinerja produk usaha Toreko agar konsumen dapat lebih mengenal produk brownies cookies yang dihasilkan dan membuat usaha Toreko memiliki pangsa pasar yang lebih luas. Peneliti menyimpulkan bahwa penerapan strategi STP pada usaha Toreko bepengaruh cukup besar untuk meningkatkan penjualan, hal ini dijelaskan dengan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti. Implementation of Marketing Strategy of STP (Segmenting, Targeting, Positioning) in Toreko Business Abstract This study aims to explain the STP marketing strategy (Segmenting, targeting, positioning) in marketing Toreko's business products. The method used in this research is descriptive qualitative. The data used in this study are primary data and use descriptive analysis techniques. In geographic segmentation, the focus is on the Central Sulawesi area which is the location for the production of brownie cookies. In demographic segmentation, namely consumers aged 5 years to 60 years. Psychographic segmentation is focused on consumers who have a liking for a food or snack every day. The results of the STP marketing strategy can boost Toreko's business performance and business product performance so that consumers can become more familiar with the brownie cookie products they produce and make Toreko's business have a wider market share. The researcher concluded that the application of the STP strategy to the Toreko business had a significant influence on increasing sales. This was explained by the results of the interviews and observations conducted by the researchers.
Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Bina Marga dan PCI pada Jalan Tgh. Lopan-Bundaran Gerung Rabiupa, Wilda Anggri; Rijal, Khairul; Dewi, Ni Putu Ety Lismaya
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1213

Abstract

Ruas Jalan TGH Lopan-Bundaran Gerung Lombok Barat merupakan jalan nasional yang menghubungkan antara Pulau Bali dan Pulau Sumbawa. Jalan ini mempunyai lebar jalan 7,5 m, dan memiliki panjang ruas 5,91 km, jalan ini sering dilalui oleh kendaraan bermuatan tinggi sehingga mengakibatkan menurunnya kualitas permukaan jalan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui volume lalu lintas harian rata-rata (VLHR), serta jenis dan tingkat kerusakan jalan agar mengetahui jenis pemeliharaan yang akan diterapkan pada ruas tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Conditiond Index). Hasil penelitian mendapatkan VLHR sejumlah 15.222 smp/hari dan terdapat 7 jenis kerusakan yang terjadi antara lain kerusakan retak kulit buaya sebesar 70,04%, retak melintang sebesar 11,87%, retak kotak-kotak sebesar 11,78%, kegemukan sebesar 3,98%, retak pinggir sebesar 1,78%, amblas sebesar 0,39% dan lubang 0,23%. Untuk penilaian kondisi ruas jalan dengan metode Bina Marga dan metode PCI menghasilkan penilaian yang relatif sama, dengan metode PCI menghasilkan nilai 82,23 dalam kondisi sangat baik (very good) sedangkan metode Bina Marga mendapatkan nilai urutan prioritas 8,47. Maka dari itu jenis pemeliharaan yang dapat diterapkan pada ruas Jalan TGH Lopan-Bundaran Gerung Lombok Barat adalah pemeliharaan rutin. Road Damage Analysis Using Bina Marga Method and PCI at Road Tgh. Lopan-Bundaran Gerung Abstract The TGH Lopan-Bundaran Gerung Road, Lombok Barat, is a national road that connects the islands of Bali and Sumbawa. This road has a road width of 7.5 m, and has a length of 5.91 km, this road is often traversed by high-loaded vehicles, resulting in a decrease in the quality of the road surface. The aim of this study is to determine the average daily traffic volume (VLHR), as well as the type and level of road damage in order to determine the type of maintenance that will be applied to the section. The methods used in this study are the Bina Marga method and the PCI (Pavemend Conditiond Index) method. The results of the study obtained a VLHR of 15,222 smp/day and there were 7 types of damage, including crocodile skin cracking of 70.04%, transverse cracking of 11.87%, square cracking of 11.78%, obesity of 3, 98%, edge cracks 1.78%, subsidence 0.39% and holes 0.23%. For the assessment of road conditions using the Bina Marga method and the PCI method, it turns out that the results are relatively the same, the PCI method produces a score of 82.23 in (very good) condition, while the Bina Marga method gets a priority order value of 8.47. Therefore, the type of maintenance that can be applied to the TGH Lopan-Bundaran Gerung Road,Lombok barat is routine maintenance.
Pengembangan Buku Saku Biologi Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Parawangsa, Hapipah Indar; Listari, Nening
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku biologi berbasis problem based learning sebagai bahan ajar pada materi mahluk hidup dan lingkungan kelas VII di MTs Al-Kholidi NW Pengenem Lauk. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dan mengacu pada model ADDIE yang meliputi Analisis, design, development, implementation, dan Evaluation. Pada tahap analisis, dilakukan observasi dan wawancara terhadap guru biologi MTs Al- Kholidi NW Pengenem Lauk. Pada design dibuat buku saku mengenai materi mahluk hidup dan lingkungan kelas VII. Pada saat divalidasi oleh ahli materi di peroleh  nilai rata-rata 89% (sangat layak). Validasi ahli media diperoleh nilai rata-rata 92% (sangat layak). Setelah dilakukan validasi kemudian dilakukan ujicoba lapangan terhadap guru dan siswa. Penilaian guru bidang studi biologi yaitu 94% (sangat layak), dan hasil penilaian angket terhadap siswa yaitu 96% (sangat layak). Sedangkan dari hasil evaluasi belajar  siswa menggunakan buku saku memiliki rata-rata nilai diatas standar KKM yaitu 81,67. Hal ini menunjukkan bahwa buku saku berbasis problem based learning sangat layak digunakan karena mampu meningkatkan hasil belajar siswa di MTs Al Kholidi NW Pengenem lauk. Development of a Problem-Based Learning Biology Pocket Book to Improve Student Learning Outcomes Abstract This study aims to develop a problem based learning biology pocket book as a teaching material on living things and the environment for class VII at MTs Al-Kholidi NW Pengem Lauk. This type of research is development and refers to the ADDIE model which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. In the analysis phase, observations and interviews were carried out with the biology teacher at MTs Al-Kholidi NW Pengem Lauk. In the design, a pocket book is made on living things and the environment for class VII. When validated by material experts, an average value of 89% (very decent) is obtained. Media expert validation obtained an average value of 92% (very feasible). After validation, field trials were carried out on teachers and students. The assessment of teachers in the field of biology studies is 94% (very feasible), and the results of the questionnaire assessment of students are 96% (very feasible). Meanwhile, from the results of the evaluation of student learning using pocket books, the average score is above the KKM standard, which is 81,67. This shows that problem based learning pocket books are very appropriate to use because they can improve student learning outcomes at MTs Al Kholidi NW Pengem Lauk.

Page 10 of 33 | Total Record : 328