cover
Contact Name
Taufik Samsuri
Contact Email
empiric.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
empiric.journal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Empiricism Journal
ISSN : -     EISSN : 27457613     DOI : https://doi.org/10.36312/ej
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.
Articles 328 Documents
Hubungan Kejadian Hipertensi dengan Beberapa Faktor Kebiasaan Penduduk Laki-Laki Usia di Atas 18 Tahun Ningsih, Murtiana; Ariany, Farida; Zaidah, Una
Empiricism Journal Vol. 3 No. 2: December 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v3i2.1096

Abstract

Kejadian hipertensi pada dua tahun terakhir di wilayah kerja Puskesmas Ampenan sebanyak 5402 kasus. Hasil survei awal yang dilakukan di Lingkungan Bugis Kelurahan Bintaro, didapatkan sebanyak 6 orang yang mengalami hipertensi, 5 diantaranya minum kopi, merokok dan dengan aktivitas fisik yang sedang, sedangkan 1 orang lainnya tidak minum kopi, tidak merokok dan dengan aktivitas fisik yang sedang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kejadian Hipertensi dengan Beberapa Faktor Kebiasaan Penduduk Laki-Laki Usia di atas 18 Tahun di Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan pada Tahun 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasional Analitik dengan pendekatan case-control, dengan populasi sebanyak 58 orang, 29 orang sebagai kelompok kasus dan 29 orang lainnya sebagai kelompok kontrol. Teknik  pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sedangkan analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variabel kebiasaan minum kopi tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi yakni dengan nilai (p = 0,070), kebiasaan merokok menunjukkan tidak adanya hubungan dengan kejadian hipertensi yakni dengan (p = 0,070) demikian pula dengan variabel aktivitas fisik tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi yakni (p = 0,717). Walaupun tidak memiliki hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan beberap faktor kebiasan tersebut, patut di waspadi bahwa dari beberapa kejadian hipertensi sebagain besar penderita mengalami kejadian setelah melakukan kebiasan minum kopi, merokok dan dengan aktivitas fisik. Bagi tenaga kesehatan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Ampenan untuk terus melaksanakan upaya pengendalian hipertensi di wilayah kerjanya. The Relationship between Hypertension and Several Habit Factors of the Male Population Over the Age of 18 Abstract The incidence of hypertension in the last two years in the working area of the Ampenan Health Center was 5402 cases. The results of an initial survey conducted in the Bugis Neighborhood of Bintaro Village, found that 6 people had hypertension, 5 of them drank coffee, smoked and moderate physical activity, while 1 other person did not drink coffee, did not smoke and with moderate physical activity. The purpose of this study was to determine the incidence of hypertension with several habitual factors of the male population aged over 18 years in the Bintaro Village, Ampenan District in 2022. The method used in this study was Analytical Observational with a case-control approach, with a population of 58 people , 29 people as the case group and 29 people as the control group. The sampling technique uses saturated sampling while the data analysis used is univariate and bivariate analysis. Statistical test results showed that the variable habit of drinking coffee was not related to the incidence of hypertension with a value of (p = 0.070), smoking habits showed no relationship with the incidence of hypertension namely with (p = 0.070) as well as the variable physical activity had no relationship with the incidence hypertension namely (p = 0.717). Although there is no significant relationship between hypertension and some of these habitual factors, it should be noted that from several incidents of hypertension, most sufferers experience the incident after doing the habit of drinking coffee, smoking and with physical activity. For health workers in the Work Area of the Ampenan Health Center to continue to carry out efforts to control hypertension in their working area.
Respon Mahasiswa Calon Guru IPA dalam Penerapan Pembelajaran Proyek Kimia Manasikana, Oktaffi Arinna; Khery, Yusran; Nufida, Baiq Asma; Ahzan, Sukainil; Efendi, Ismail
Empiricism Journal Vol. 3 No. 2: December 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v3i2.1127

Abstract

Peristiwa pandemi covid-19 didunia termasuk Indonesia, menyebabkan perubahan sistem pembelajaran yang signifikan, biasanya tatap muka di kelas, kegiatan praktek di laboratorium berubah menjadi pembelajaran dalam jaringan atau daring. Pembelajaran proyek menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya dalam beraktivitas secara nyata. Mata kuliah model pembelajaran inovatif IPA adalah mata kuliah wajib dalam fakultas ilmu pendidikan yang menuntut mahasiswa dalam keaktifan dan kreatifitas menguasai materi tersebut sehingga lebih aplikatif dimanfaatkan saat kelak menjadi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan teknik pengumpulan data secara observasi dan angket. Model Pembelajaran IPA SMP pada materi kimia mempunyai karakteristik pengetahuan yang abstrak bagi siswa SMP sehingga dibutuhkan keaktifan dan kreatifitas saat mengajar. Berdasarkan hasil angket  di dapatkan hasil sebagai berikut: persepsi mahasiswa terhadap mata kuliah model pembelajaran inovatif 76.8; motivasi mahasiswa terhadap mata kuliah        model pembelajaran inovatif 78.40; pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah model pembelajaran inovatif 87,6; aktifitas dan kreatifitas mahasiswa dalam pembelajaran proyek 88,7; Kesan mahasiswa terhadap pembelajaran proyek adalah 84,6. Dari hasil rerata diatas 75.0 hal ini menunjukkan pembelajaran proyek efektif diterapkan pada mata kuliah model pembelajaran inovatif IPA materi kimia SMP. Responses of Prospective Science Teacher Students in the Application of Chemistry Project Learning Abstract The Covid-19 pandemic in the world, including Indonesia, has caused a significant change in the learning system, usually face-to-face in class, and practical activities in the laboratory have changed to online or network learning. Project learning uses problems as the first step in gathering and integrating new knowledge based on experience in real activities. The science innovative learning model course is a compulsory subject in the faculty of education that requires students to be active and creative in mastering the material so that it is more applicable when they become teachers. This study uses an experimental approach with data collection techniques by observation and questionnaires. Middle School Science Learning Model in chemistry material has the characteristics of abstract knowledge for junior high school students, requiring activeness and creativity when teaching. Based on the results of the questionnaire, the following results were obtained: student perceptions of innovative learning model courses 76.8; student motivation towards innovative learning model courses 78.40; student understanding of innovative learning model courses 87.6; student activity and creativity in project learning 88.7; Students' impression of project learning is 84.6. The average results above 75.0 show that project learning is effectively applied to science innovative learning model courses in junior high school chemistry.
Pengembangan Alat Peraga Sistem Peredaran Darah Manusia dari Barang Bekas pada Pembelajaran IPA Siswa Sekolah Dasar Ardhi, Shahibul
Empiricism Journal Vol. 3 No. 2: December 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v3i2.1167

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan alat peraga sistem peredaran darah manusia dari barang bekas pada pembelajaran IPA siswa Sekolah Dasar Kelas V Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model desain pengembangan 4D. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket lembar validasi ahli. Teknik analisis data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif dengan interval kevalidan yang telah ditentukan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran, dimana hasil validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata yaitu 90,2% dengan kriteria sangat valid dan ahli media memperoleh skor rata-rata 85,7% dengan kriteria sangat valid. Development of Teaching Aids for the Human Circulatory System from Used Goods in Learning Science for Elementary School Students Abstract The purpose of this study was to find out how to develop teaching aids for the human circulatory system from used goods in learning science for elementary school students in Class V for the 2021/2022 academic year. This type of research is research and development (Research and Development) using the 4D development design model. The data collection technique in this study used an expert validation sheet questionnaire. Data analysis techniques in this study were analyzed descriptively with predetermined validity intervals. The results of data analysis show that the developed learning media is suitable for use as learning media, where the validation results of material experts obtain an average score of 90.2% with very valid criteria and media experts obtain an average score of 85.7% with very valid criteria.
Identifikasi Jenis dan Pemanfaatan Bambu di Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur Masrilurrahman, LL. Suhirsan; Wangiyana, I Gde Adi Suryawan
Empiricism Journal Vol. 3 No. 2: December 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v3i2.1168

Abstract

Masyarakat di Desa Loyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur memiliki interaksi yang kuat dengan tanaman bambu. Bambu merupakan salah satu komoditi Hasil Hutan Bukan Kayu yang mampu menunjang perekonomian mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis bambu dan mengetahui pemanfaatan dari setiap bambu yg ditemukan. Penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pengumpulan data jenis bambu dan pemanfaatannya dilakukan dengan cara penjelajahan untuk mengiventarisasi jenis bambu yang ada di Desa Loyok. Selanjutnya dilakukan wawancara melalui purposive random sampling dilakukan terhadap 9 responden petani hutan untuk mengetahui pemanfaatan bambu. Data hasil inventarisasi jenis bambu ditabulasikan. Berdasarkan hasil inventarisasi,  Jenis bambu yang ditemukan di Desa Loyok sebanyak 3 genus, yaitu 2 bambu Gigantochloa, 2 bambu Bambusa, dan 1 bambu Dendrocalamus. Jenis bambu tersebut yaitu: Bambu Ater (Gigantochloa atter), Bambu Kuning (Bambusa vulgaris cv Vittata), Bambu Tali (Gigantochloa apus), Bambu Petung (Dendrocalamus asper) dan Bambu Ampel (Bambusa vulgaris Schard). Masyarakat di Desa Sikur  memanfaatkan bambu tersebut untuk bahan bangunan, bahan konsumsi, dan mengembangkannya menjadi berbagai produk kerajinan tangan yang lebih bernilai. Identification of Types and Utilization of Bamboo in Loyok Village, Sikur District, East Lombok Regency Abstract Loyok Village, Sikur District, and East Lombok Regency communities strongly interact with bamboo plants. Bamboo is a non-timber forest product that could benefit these communities economically.  This study aims to find out the types of bamboo and the utilization of each bamboo found. This research is used descriptive explorative method.  Data collection on bamboo species and their utilization was conducted using exploration to take inventory of bamboo species in Loyok Village.Furthermore, interviews based on purposive random sampling were conducted to determine the use of bamboo. The results of the inventory of bamboo species are tabulated. Based on the inventory results, 3 genera of bamboo species are found in Loyok Village, namely 2 Gigantochloa bamboos, 2 Bambusa bamboos, and 1 Dendrocalamus bamboo. The types of bamboo are: Ater Bamboo (Gigantochloa atter), Yellow Bamboo (Bambusa vulgaris cv Vittata), Tali Bamboo (Gigantochloa apus), Petung Bamboo (Dendrocalamus asper) and Ampe Bamboo (Bambusa vulgaris Schard). The people in Sikur Village use the bamboo for building materials, consumption materials, and develop it into various more valuable handicraft products.
Validitas Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Kooperatif Tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Januarti, Lusi; ‘Ardhuha, Jannatin; Verawati, Ni Nyoman Sri Putu; Gunawan, Gunawan
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran berbasis model kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik pada materi fluida statis. Jenis penelitian yag digunakan yaitu reaserch and development (R&D) dan desain yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Produk yang dikembangkan pada penelitian ini yaitu berupa silabus, RPP, bahan ajar, LKPD, dan instrumen tes hasil belajar. Kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi oleh validator ahli yang terdiri dari tiga dosen pendidikan fisika dan validator praktisi terdiri dari tiga guru mata pelajaran fisika. Data yang dihasilkan berupa data kuantitatif dan kulaitatif. Data kuantitatif didapatkan dari lembar validasi berupa nilai validitas dan reliabilitas sedangkan data kualitatif berupa saran dan masukan yang digunakan sebagai acuan dalam memperbaiki perangkat pembelajaran. Nilai reliabilitas dihitung menggunakan percentage of agreement (PA). Nilai validitas perangkat pembelajaran sebesar 86% dan nilai reliabilitas sebesar 93,7%. Hasil validitas dan reliabilitas menunjukkan keseluruhan perangkat yang dikembangkan memiliki nilai dengan kategori valid dan reliabel. Validity of Learning Tools Based on The Cooperative Model of Investigation Group Type to Improve Students Physics Learning Outcomes Abstract This study aimes to know the feasibility of cooperative model-based learning of the type of cooperative group investigation to improve students physics learning outcomes on static fluid topic. The type of research used in the reserch and development (R&D) and the design used is 4D model which consisted  of define, design, develop, and disseminate. The product developed in this study are syllabus, lesson plans, teaching materials, student worksheets and learning outcomes test instruments The feasibility of learning tools developed based on the results of validation by expert validators consisting of three physics education lecturers and practitioner validators consisting of three physics subject teachers. The resulting data is in the form of quantitative and qualitative data. Quantitative data is obtained from validation sheets in the form of validity and reliability values while qualitative data is in the form of suggestions and input which are used as a reference in improving learning tools. The reliability value is calculated using the percentage of agreement (PA). The validity value of the learning tools is 86% and the reliability value is 93.7%. The results of validity and reliability show that all the tools developed have values in the valid and reliable categories.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Upaya Pencegahan Penyakit Malaria di Posyandu Melati Wilayah Kerja Puskesmas Wawo Tahun 2021 Rahmad, Indra; Hendari, Rini; Dahlan, Dahlan
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1196

Abstract

Malaria merupakan salah satu jenis penyakit yang menyebar melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi oleh parasit dan bisa mematikan jika tidak ditangani dengan benar. Pengetahuan ibu tentang penyakit malaria sangat berpengaruh dalam menekan angka kejadian malaria, oleh karena itu penting bagi seluruh petugas kesehatan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi atau pendidikan perupa pelatihan kesehatan tentang penyebaran dan gejala-gejala penyakit malaria. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Cara pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan jumlah sampel 31 responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner, dan diuji menggunakan uji Spearman rank. didapatkan nilai p= 0.478 > nilai a = 0,05 yang berarti Ha ditolak. Sedangkan nilai r= -0,132 menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variable sangat lemah. Berdasarkan hal tersebut dinyatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap ibu dalam pencegahan penyakit malaria, akan tetapi seorang ibu harus mampu dalam menyikapi pencegahan penyakit malaria mengingat dampaknya yang sangat berbahaya terhadap kesehatan. Relationship between Mother's Knowledge and Attitudes in Efforts to Prevent Malaria at Posyandu Melati in the Work Area of the Wawo Health Center in 2021 Abstract Malaria is a type of disease that is spread through the bites of mosquitoes infected by parasites and can be deadly if not treated properly. Mother's knowledge about malaria is very influential in reducing the incidence of malaria, therefore it is important for all health workers to assist the community in obtaining information or education as well as health training about the spread and symptoms of malaria. This type of research is descriptive correlation with cross sectional design. The sampling method was total sampling, by the number of samples 31 respondents. The instrument used was a questionnaire sheet, and tested using the Spearman rank test. obtained p value = 0.478 > value a = 0.05 which means Ha is rejected. While the value of r = -0.132 indicate that correlation between both variables were very weak. Based on this, it is stated that there is no significant relationship between knowledge and attitudes of mothers in preventing malaria, but a mother must be able to respond to prevention of malaria considering its very dangerous impact on health.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMA Negeri 1 Lembar Maenah, Maenah
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1201

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan salah satunya adalah lemahnya inovasi dalam proses pembelajaran Biologi dimana seorang guru di tuntut mampu menciptakan perubahan pembelajaran yang out of the box dalam mendukung hasil belajar Biologi siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa, jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian ini menggunakan kelas XI MIPA sebanyak 30 siswa, metode penelitian yang di gundakan yakni deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian one gruop pretest-postest design, instrumen yang digunakan lembar prestest dan postest masing-masing 20 soal pilihan ganda dan isian serta lembar keterlaksanaan pembelajaran PBL berbantuan media audiovisual. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Pengambilan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada  siklus I yaitu 63,4 dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yaitu 84,06 selain itu jika dilihat dari persentase ketuntasan klasikal siswa pada siklus I yaitu 40% sementara pada siklus II persentase ketuntasannya mengalami peningkatan yaitu 90%. Berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran PBL berbantuan media audiovisual dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Implementation of Problem Based Learning (PBL) Model Assisted with Audiovisual Media to Improve Biology Learning Outcomes Students in Senior High School 1 Lembar Abstract One of the problems faced by the world of education is the lack of innovation in the Biology learning process where a teacher is required to be able to create out of the box learning changes in supporting student Biology learning outcomes. The purpose of this study was to find out whether the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by audio-visual media can improve students' biology learning outcomes. This type of research is classroom action research (PTK). This research is a quantitative descriptive study with a one group pretest-posttest design. The instruments used were the pretest and posttest sheets, each of which consisted of 20 multiple choice questions and entry and implementation sheets of PBL assisted audiovisual media. This research was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of 3 meetings. Retrieval of research data is done by using a test in each cycle. The results of this study indicate that the average student learning outcomes in cycle I is 63.4 and in cycle II the average student score has increased, namely 84.06. II, the percentage of completeness has increased to 90%. Based on these data, it can be concluded that by applying the PBL learning model assisted by audiovisual media in the learning process can improve student learning outcomes.
Penggunaan Pendekatan Kelompok pada Program Pendampingan Keluarga Harapan Oktaviani, Ina Nur; Rawita, Ino Sutisno; Siregar, Herlina
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1185

Abstract

Pendekatan kelompok adalah salah satu cara paling efektif untuk memulai suatu kegiatan bersama. Secara individu masyarakat miskin tidak memiliki daya dan kekuatan yang menyebabkan masyarakat sangat sulit untuk dapat menyelesaikan suatu masalah yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan kepada penerima PKH di Kelurahan Kebon Pala yang berjumlah 16 orang yang terdiri dari 1 Pendamping PKH, 1 Koordinator Kelompok, 12 KPM PKH aktif, 2 KPM PKH graduasi mandiri, dan 2 KPM PKH graduasi alami. Hasil dari penelitian ini yaitu  Kelompok KPM PKH terbentuk karena adanya pergaulan, interaksi dan kesamaan tujuan, setiap kelompok KPM PKH terdiri dari 20 orang dengan Karakteristik penerima PKH berusia di atas rentang usia 40-50 tahun dan Tingkat pendidikan KPM PKH paling tinggi mencapai tingkatan sekolah dasar (SD). selain kurangnya fasilitas yang menunjang dalam program pendampingan adapaun Mekanisme pengambilan bantuan yang sering berubah-ubah. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kegiatan program pendampingan di Kelurahan Kebon Pala dilakukan dalam bentuk pendekatan kelompok yang dimana dalam pelaksanaan kegiatan pendamping sangat terbatas dengan fasilitas serta sarana yang diberikan oleh pemerintah dalam  melaksanakan kegiatan-kegiatan PKH di Kelurahan Kebon Pala serta sistem penyaluran bantuan yang sering berubah-ubah dan tidak tepat waktu. Use of a Group Approach in the Hope Family Assistance Program Abstract The group approach is one of the most effective ways to start an activity together. Individually, the poor do not have the power and strength which makes it very difficult for the community to be able to solve a problem that occurs. The method used in this research is descriptive qualitative. The technique used by researchers in collecting data was in the form of interviews, observations and documentation conducted for PKH beneficiaries in the Kebon Pala Village, totaling 16 people consisting of 1 PKH Facilitator, 1 Group Coordinator, 12 active KPM PKH, 2 KPM PKH independent graduates, and 2 KPM PKH natural graduation. The results of this study are that the PKH KPM group was formed due to association, interaction and common goals, each PKH KPM group consisted of 20 people with PKH beneficiary characteristics aged over the age range of 40-50 years and the KPM PKH education level was the highest at the elementary school level (SD). apart from the lack of supporting facilities in the mentoring program, there is a mechanism for taking assistance that often changes. Based on the results of research in the field, this research shows that the assistance program activities in the Kebon Pala Village are carried out in the form of a group approach where the implementation of the assistance activities is very limited with the facilities and means provided by the government in carrying out PKH activities in the Kebon Pala Village and the system distribution of assistance that often changes and is not timely.
Sifat Fisika Papan Laminasi Kombinasi Kayu Sengon dan Bambu Petung (Dendrocalamus asper) Wulandari, Febriana Tri; Amin, Radjali
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1200

Abstract

Penelitian ini mengkombinasikan bahan baku dari kayu sengon dengan non kayu yakni bambu petung menjadi produk laminasi. Sengon memiliki beberapa kelemahan yaitu berat jenisnyanya yang ringan yakni sekitar 0,33 dengan kelas kuat III-IV sehingga tidak layak digunakan sebagai bahan kontruksi karena masuk dalam kelas kuat. Sedangkan bambu petung memiliki karakteristik dasar mirip dengan kayu bahkan dalam beberapa hal bambu petung memiliki keunggulan dibandingkan kayu. Keunggulan bambu petung selain kekuatan mekaniknya yang kuat, bambu ini dapat mudah ditemukan di daerah tropis dan waktu tumbuh yang dominan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat labur terhadap sifat laminasi dari kombinasi kayu sengon dengan bambu petung dan mengetahui pengaruh pembuatan laminasi kombinasi kayu sengon bambu petung terhadap peningkatan kelas kuat. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kerapatan papan laminasi kayu sengon bambu petung yakni 0,50 gr/cm3, dengan kisaran nilai kadar air rata-rata yakni sebesar 13,86% Nilai kadar ini telah memenuhi standar JAS 234:2003 yaitu kurang dari 15%. Terjadi peningkatan kelas kuat menjadi kelas kuat III yang dapat digunakan sebagai bahan kontruksi ringan. Pengujian sifat fisika papan laminasi kayu sengon bambu petung telah memenuhi standar SNI 01-6240-2000 dan JAS SE-7 2003. Physical Properties of Combination Laminated Boards of Sengon Wood and Petung Bamboo (Dendrocalamus asper) Abstract This study combined raw materials from sengon wood with non-wood, namely petung bamboo, to produce laminated products. Sengon has several weaknesses, namely its light specific gravity which is around 0.33 with a strength class III-IV so it is not suitable for use as a construction material because it is included in the strength class. Meanwhile, petung bamboo has basic characteristics similar to wood, even in some ways petung bamboo has advantages over wood. The superiority of petung bamboo besides its strong mechanical strength, this bamboo can be easily found in tropical areas and has a dominantly fast growing time. This study aims to determine the effect of labur weight on the lamination properties of the combination of petung bamboo and sengon wood and to determine the effect of making a combination of petung bamboo sengon wood on the increase in strength class. The method used in this study used an experimental method with an experimental design using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD). The results showed that the average density of petung bamboo sengon wood laminated boards was 0.50 gr/cm3, with an average moisture content range of 13.86%. 15%. There was an increase in the strength class to become strong class III which can be used as a lightweight construction material. Testing of the physical properties of petung sengon bamboo wood laminated boards complied with SNI 01-6240-2000 and JAS SE-7 2003 standards.
Produksi Ayam KUB Selama Dua Tahun Pandemi Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah Indarsih, Budi; Tamzil, Mohammad Hasil; Haryani, Ni Ketut Dewi; Jaya, I Nyoman Sukartha; Asnawi, Asnawi; Maudina, Maudina
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi ayam KUB selama dua tahun pandemi COVID-19 di Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai dengan September 2022. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, snowball sampling dan stratified sampling. Data yang dikumpulkan berupa data primer, hasil wawancara, observasi dan diskusi langsung peternak dengan menggunakan kuisioner. Data yang diperoleh  dianalisis secara deskriptif quantitative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, produksi ayam KUB menurun selama pandemi COVID-19. Produksi ayam KUB sebelum pandemi COVID-19 (Maret 2019–Februari 2020) mencapai 212.900 ekor, sedangkan pada tahun pertama pandemi COVID-19 (Maret 2020–Februari 2021) produksinya dari 48.300 ekor menjadi 164.600 ekor atau menurun 22,68%.  Pada tahun kedua Pandemi COVID-19 (Maret 2021–Februari 2022) produksi ayam KUB meningkat 18,34% (30.200) dibandingkan dengan tahun pertama pandemi COVID-19 dengan total produksi mencapai 194.800 ekor. Harga pakan yang tinggi merupakan kendala utama pengembangan usaha selama pandemi. Production of KUB Chickens During Two Years of the Covid-19  Pandemic in Central Lombok Abstract This study was conducted to evaluate the production of KUB chickens during two years the COVID-19 pandemic in Central Lombok from July to September 2022.  Purposive, snowball and stratified samplings were assigned to determine the samples or respondents. The data collected were primary data by direct interviews to the farmers using questionnaires, observation and discussion. The data obtained were analyzed by implementing a descriptive qualitative method. The results showed that, KUB chicken production decreased during the COVID 19 pandemic. KUB chicken production in Central Lombok before the COVID-19 pandemic (March 2019 – February 2020) reached 212,900 birds, while in the first year of the COVID-19 pandemic (March 2020 – February 2021) production decreased by 22.68% (48,300 birds) to 164,600 birds. In the second year of the COVID-19 pandemic (March 2021 – February 2022) KUB chicken production increased by 18.34% (30,200 birds) compared to the previous year with the total production reached 194,800 chickens. Increasing feed cost was the main challenge for developing  the farm business.

Page 8 of 33 | Total Record : 328