cover
Contact Name
Eko Handrian
Contact Email
ekohandrian@soc.uir.ac.id
Phone
+6285265997600
Journal Mail Official
publika@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Departement Public Administration Faculty of Social and Political Sciences Universitas Islam Riau Jl. Kaharuddin Nasution No. 113 Perhentian Marpoyan, Pekanbaru, Riau 28284
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Published by Universitas Islam Riau
Core Subject : Science, Social,
Policy Sustainable Development Economic Local Government E-Government Governance Bureaucracy Politic
Articles 208 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM E-VOTING DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (PILKADES) DI DESA MABURAI KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Dewi Lestari, Dewi Lestari; Dewi Lestari
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 (2024): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2024.18713

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kepedulian pemerintah daerah kabupaten tabalong terhadap pesta demokrasi di tingkat desa agar terselenggara dengan baik, dikarenakan dalam pelaksanaannya rawan akan permasalahan seperti adanya potensi kesalahan manusia dalam perhitungan suara. Upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi tersebut yaitu mengeluarkan kebijakan tentang pemilihan kepala desa dengan sistem e-voting. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tekhnik pengumpulan data Observasi, wawancara, dokumentasi Tekhnik Analisa data yang digunakan yaitu: 1. Pengumpulan data, 2. Reduksi data, 3. Penyajian data, 4. Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan Implementasi Kebijakan Sistem E-Voting dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong telah berjalan dengan baik. Faktor pendukung dalam Implementasi Kebijakan Sistem E-Voting dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong yaitu: adanya kerjasama dan koordinasi yang baik antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tabalong, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabalong, Panitia Pemilihan Kepala Desa Maburai, serta Badan Pemusyawaratan Desa Maburai. Hasil penelitian ini menyarankan agar: 1) Implementasi sistem e-voting dalam pemilihan kepala desa di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong secara umum dapat dikatakan mampu berjalan dengan baik. Namun dari sisi pemilih baik pemula maupun lansia banyak yang belum paham sehingga panitia maupun pihak penyelenggara perlu lebih sabar dan lebih giat lagi dalam memperkenalkan e-voting bisa dengan brosur, baleho. 2) Perlu adanya perhatian dan pengenalan lebih dalam kepada lansia mengenai sistem e-voting melalui sosialisasi simulasi supaya lebih mengerti dan tidak kebingungan dalam menggunakan sistem e-voting. Kata Kunci: Implementasi, Sistem E-Voting Kepala Desa
Strategi Penurunan Stunting Dinas Kesehatan Kota Pontianak Riwayati, Anny
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 (2024): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2024.18826

Abstract

Stunting berkaitan dengan kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan gizi terutama terjadi pada anak usia balita. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2020, prevalensi stunting di Indonesia menempati wilayah yang masih tinggi yaitu sekitar 27,7% pada usia anak balita. Wilayah Kalimantan Barat khususnya di Pontianak berdasarkan Survei Gizi Indonesia (SGI) angka stunting setiap tahun mengalami penurunan yang signifikan tercatat tahun 2021 sebesar 24,4 % dan pada tahun 2022 diangka 19,7 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana strategi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dalam menangani stunting di Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan arahan Kementerian Kesehatan dalam menangani stunting, maka Dinas Kesehatan Pontianak melakukan strateginya menggunakan intervensi spesifik dan sensitif. Dalam melakukan intervensi spesifik ditujukan langsung pada sasarannya yang penting yaitu pada ibu hamil, bayi, balita, remaja putri, dan calon pengantin. Sedangkan pada intervensi sensitif diarahkan kepada keluarga dan lingkungan. Dari dua intervensi tersebut, porsinya lebih banyak dengan penanganan intervensi sensitif. Support dari keluarga dan lingkungan itu sangat penting dalam menangani stunting. Mulai dari manusia lahir sampai tumbuh dewasa memerlukan manusia lainnya, karena manusia bersifat sosial tidak bisa hidup sendirian perlu dukungan orang lain.
EVALUASI KEBIJAKAN PERATURAN WALIKOTA GORONTALO NOMOR 21 TAHUN 2018 DI KOTA GORONTALO hunawa, irwan
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 (2024): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2024.18843

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kebijakan peraturan Walikota Gorontalo nomor 21 tahun 2018 tentang kebijakan & strategi pengelolaan sampah rumah tangga di Kota Gorontalo. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan analisis kualitatif model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Walikota Gorontalo nomor 21 tahun 2018 tentang kebijakan pengelolaan sampah menunjukkan capaian baik dalam kecukupan, perataan, dan ketepatan kebijakan. Alokasi sumber daya sudah memadai, tapi butuh peningkatan dalam penjemputan dan fasilitas daur ulang. Perataan kebijakan sudah memperhitungkan perbedaan antarwilayah, namun perlu upaya distribusi manfaat merata. Ketepatan kebijakan juga memperhatikan karakteristik unik Kota Gorontalo, namun butuh peningkatan integrasi perspektif lokal. Namun, responsivitas kebijakan perlu ditingkatkan dalam merespons perubahan kondisi dan tuntutan masyarakat lebih cepat, dengan memperkuat mekanisme penerimaan masukan masyarakat dan respons terhadap perkembangan teknologi. Evaluasi secara berkala diperlukan untuk efektivitas kebijakan, sementara efisiensi perlu ditingkatkan dengan optimalisasi sumber daya. Kondisi tersebut perlu ditindaklanjuti dengan strategi Kolaborasi dalam pengelolaan sampah rumah tangga, dimana diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, pihak swasta, masyarakat, lembaga akademis, dan lembaga lainnya untuk mencapai hasil yang optimal.
Pengaruh Motivasi Pelayanan Publik Terhadap Kinerja Pramusapa Layanan Transjakarta Amelia, Risma; Kurniawan, Irvan Arif; Firdiyani, Fitria
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 (2024): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2024.18856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi pelayanan publik terhadap kinerja pramusapa layanan Transjakarta. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 1.039 pramusapa, dengan jumlah sampel sebanyak 105 pramusapa Transjakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pramusapa layanan Transjakarta. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan SPSS Versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung 10,107 > ttabel 1,986, nilai regresi linear sederhana sebesar 0,735 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,498. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh secara positif dan signifikan antara motivasi pelayanan publik terhdap kinerja pramusapa layanan Transjakarta. Setiap penambahan nilai motivasi pelayanan publik, maka nilai kinerja pramusapa bertambah sebesar 7,35%. Motivasi pelayanan publik memiliki hubungan yang kuat terhapat kinerja pramusapa Transjakarta. Besarnya pengaruh motivasi pelayanan publik terhadap kinerja pramusapa Transjakarta sebesar 49,8% dari total keseluruhan 100%. Sehingga ketika kinerja pramusapa meningkat maka kepuasan pelanggan juga akan meningkat.
INOVASI PEYANAN PEMBUATAN PASPOR PADA AKHIR PEKAN MELALUI GERAI PASPOR TANGCITY (GESIT) DI TANGCITY MALL Jumiati, Siti; Yusuf, Yusmedi; Firdiyani, Fitria
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 (2024): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2024.18860

Abstract

This study aims to determine the innovation of passport making services on weekends through the Tangcity Passport Outlet (GESIT) at Tangcity Mall created by the Class I Non TPI Tangerang Immigration Office as an assistance to people who have difficulty making passports on weekdays. The research method uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The theory in this study uses the best practice theory regarding the success of the implementation of innovation proposed by Prasojo. The results of the study indicate that the innovation of weekend making services through the Tangcity Passport Outlet (GESIT) has been successfully implemented in accordance with the criteria for the success of innovation proposed by Prasojo, seen from the positive impacts generated for improving people's living conditions, based on partnerships with integrity, becoming an effective solution to the problem of passport demand in the Tangerang area, led by an inspiring and responsive leadership style, ensuring that all people get the services they need, and showing high transferability to be replicated by other regions. However, there are still several obstacles, which are opportunities to further improve the innovation of the Tangcity Passport Outlet (GESIT), including increasing the passport quota and improving the facilities and infrastructure provided.
Pengelolaan Prinsip Good Governance Dalam Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus di Desa Jayanti Kabupaten Tangerang) Cyndi Andrianita
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 (2024): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2024.18879

Abstract

Di Indonesia terwujudnya prinsip good governance menjadi sebuah tuntutan dari masyarakat kepada pemerintah. Adanya prinsip good governance guna merealisasikan aspirasi masyarakat dalam mewujudkan tujuan daerah pada sebuah negara. Desa tidak hanya sekedar menjadi obyek pembangunan tetapi sekarang menjadi subyek untuk membangun kesejahteraan. Dimana dalam unsur keterlibatan masyarakat belum optimal terhadap pengelolaan dana desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip good governance dalam pengelolaan dana desa di Desa Jayanti. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memastikan kualitas dari penelitian, karena peneliti akan menganalisis data informan yang dikumpulkannya. Berdasarkan hasil penelitian, pengelolaan dana desa harus sesuai dengan peraturan perundang - undangan yang berlaku, kepatuhan terhadap hukum untuk mencegahnya penyalahgunaan desa. Pemerintah desa juga wajib menyusun dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara berkala. Namun, di Desa Jayanti masih menjadi hambatan dalam mencapai keterbukaan informasi yang masih belum optimal serta adanya keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Sedangkan, adanya sumber daya manusia yang memadai dalam pengelolaan dana desa dapat lebih mudah untuk menerapkan prinsip good governance, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat.
A PERAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN KOTA PEKANBARU DALAM PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU ( STUDI HUTAN KOTA ): PERAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN KOTA PEKANBARU DALAM PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU ( STUDI HUTAN KOTA ) Nurmasari, Nurmasari
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 (2024): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2024.18983

Abstract

Abstract The purporse of this study was to analyze how the management of GOS of urban forests in the city of Pekanbaru as well as what factors in influence the management principles, namely planning, organizing, implementing/driving, and controlling. The research method use is descriptive quatitative with file collection techniques through interviews,observation, quisioner, and documentation. The selection of research informationsused the purposive sampling technique. The result of this study indicate that thereare factors that influence the management of Green Open provided, inadequatehuman resources. Inadequate supply of work material and equipment and user participation (user/visitors) in managing urban forests GOS in the city of Pekanbaru. Keywords: Role, Management, Green Open Space Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan RTH Hutan Kota di Kota Pekanbaru serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi prinsip-prinsip pengelolaan tersebut, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan/penggerak dan pengendalian. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan berkas melalui wawancara, observasi, kuisioner, dan dokumentasi.Pemilihan informasi penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhipengelolaan RTH yaitu sumber daya manusia yang tidak memadai, kurangnya penyediaan bahan dan peralatan kerja, serta partisipasi pengguna/pengunjung dalam pengelolaan RTH Hutan Kota di Kota Pekanbaru. Kata Kunci: Peran, Pengelolaan, Ruang Terbuka Hijau.
IMPLEMENTASI STRATEGI PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN PADA DINAS PANGAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI RIAU Rahmawati, Sapta
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 (2024): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2024.19127

Abstract

The aim of this research is to determine and analyze the implementation of strategies for increasing food security at the Food Crops and Horticulture Department of Riau Province. The research type is descriptive qualitative. The number of research informants was 13 people with the Head of the Riau Province Food Crops and Horticulture Service as the key informant while the extension workers and farmers were the informants. Data collection techniques using interviews and qualitative analysis techniques using typology were carried out based on the author's interpretation of the data, both written material, interviews and observations. The results of the research show that the implementation of the Food Security Improvement Strategy at the Riau Province Food Crops and Horticulture Department is not optimal. This is due to limited agricultural land, limited extension services both in terms of quantity and quality, how to use agricultural tools and on the other hand, such as increasing productivity, increasing IP 200, mechanization of agricultural tools and farmer institutions that are not yet understood by farmers. For this reason, it is recommended that the Head of the Department make the intensification and extensification program more effective by increasing technical guidance to extension workers and farmers, providing seeds both in terms of quality and quantity, fostering farmer cooperative institutions and increasing outreach to farmers as well as increasing the budget for food security from the Riau Bertani program.
Inovatif di Tengah-Tengah Tuntutan Kerja: Apakah Sumber Daya Pekerjaan Berperan Sebagai Moderator? Masita, Danny; Suyasa, P. Tommy Y. S.
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 11 No. 2 (2025): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2025.22345

Abstract

One of the efforts to improve public services is by enhancing the capacity and quality of civil servants (ASN). In this regard, Widyaiswara plays a crucial role as the front line in conducting education and training. Widyaiswara is required to deliver knowledge in an innovative manner. Through innovative behavior, Widyaiswara is expected to make learning more engaging, enjoyable, and effective for trainees. This study examines the role of job resources as a moderator between job demands and innovative behavior in Widyaiswara. The study involved 101 participants, with the majority (51.5%) being male. The instrument used to measure innovative work behavior was the Innovative Behavior Scale, while job demands and job resources were measured using the Job Demand-Resource (JD-R) Scale. The results indicate that job resources function as a moderator. Among participants with low job resources, job demands had no effect on increasing or decreasing innovative work behavior. However, among participants with high job resources, job demands actually contributed to an increase in innovative work behavior
Komparasi Kepemimpinan Presiden Sby Dan Jokowi Dalam Mitigasi Amdal Di Indonesia Faried, Ade; Marzaniar, Putri; Nurzalikha, Siti
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 11 No. 2 (2025): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2025.22378

Abstract

This study compares the environmental policy and implementation of Environmental Impact Assessment (AMDAL) during the administrations of President Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) and President Joko Widodo (Jokowi). Under SBY, environmental protection was emphasized through strict regulations such as Law No. 32 of 2009 and the forest moratorium policy, aiming to balance development with ecological preservation. However, weak law enforcement and limited public participation reduced its effectiveness. In contrast, Jokowi’s administration introduced the Omnibus Law (Law No. 11 of 2020 on Job Creation), reforming environmental licensing through a risk-based approach to accelerate investment, though raising concerns about weakened environmental oversight. Using a qualitative Systematic Literature Review (SLR) method, this study analyzed 25 academic journals and policy documents published between 2004 and 2024. The results show that while both administrations sought sustainable development, they faced similar challenges, namely weak implementation, low transparency, and limited community involvement. The study concludes that strengthening institutional monitoring and enhancing public participation are essential to ensure AMDAL’s effectiveness as a tool for sustainable development.