cover
Contact Name
Azridjal Aziz
Contact Email
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6285263006442
Journal Mail Official
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Editorial Address
Jl. Soebrantas km 12,5 Kampus Bina Widya, Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293, RIAU
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
Published by Universitas Riau
ISSN : 14126257     EISSN : 25499742     DOI : https://dx.doi.org/10.31258/jst
Jurnal Sains dan Teknologi (JST), is a peer-reviewed scientific journal published regularly every six months, namely in March and September. The reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted articles. Articles are submitted for review with the understanding that they have not been published elsewhere. Each author is advised to submit the articles using article template of JST. Authors need to pay the publication fee. The author(s) will be responsible for proof-reading the article. There are two issues a year for this Journal and reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted manuscripts. Details of electronic submission are shown on the JST homepage.
Articles 112 Documents
MODEL KINETIKA REAKSI VULKANISASI KARET ALAM DENGAN FILLER ABU SAWIT Jabosar Ronggur; Ahmad Fadli; Bahruddin Bahruddin
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.349 KB) | DOI: 10.31258/jst.v13.n2.p%p

Abstract

Pembentukan karet vulkanisat secara umum dilakukan dengan penambahan filler yang dapat membantu memperbaiki sifat - sifat pada karet alam. Abu sawit yang termasuk limbah dapat digunakan sebagai filler pada karet alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan model kinetika reaksi vulkanisasi karet alam dengan filler abu sawit yang sesuai. Model reaksi yang dipakai mengacu pada 3 model reaksi Ghosh et al [2003] yang telah dimodifikasi dengan variasi akselerator MBTS (0,5, 0,75, dan 1 phr), variasi sulfur (2 dan 4 phr), dan variasi suhu vulkanisasi (150 oC, 160 oC, 170 oC) dari alat analisa Moving Disk Rheometer (MDR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kinetika reaksi proses vulkanisasi karet alam dengan filler abu sawit paling baik digambarkan dengan model 2, yaitu model dengan penambahan sulfur secara bertahap dengan mol crosslink vulkanisasi karet alam dengan filler abu sawit terbesar didapat dari sampel dengan konsentrasi sulfur 4 phr dan MBTS 0,75 phr pada suhu 150oC yaitu sebesar 80,523 mol/m3.Kata kunci: abu sawit, filler, karet, model kinetika, vulkanisasi.
PENENTUAN POSISI RETAK PADA PLAT MELALUI ANALISIS KURVA MODUS GETAR Ferdian Kusuma; Meifal Rusli; Mulyadi Bur
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.399 KB) | DOI: 10.31258/jst.v19.n2.p50-57

Abstract

Retak adalah salah satu masalah yang sering terjadi pada suatu struktur mekanik. Identifikasi retak merupakan aspek penting dalam menentukan kondisi suatu struktur. Structural Health monitoring menjadi salah satu solusi untuk mendeteksi retak. Secara teoritis, jika terdapat retak awal dan menjalar, frekuensi pribadi suatu struktur dan kurva modus getar akan berubah karena penurunan kekakuan. Pada artikel ini akan dibahas tentang metode untuk menentukan posisi retak pada plat melalui perubahan kurva modus getar. Metode yang dikembangkan berdasarkan analisis modus getar eksperimental, yang fokus pengamatannya pada bentuk modus getar. Sebagai pembanding juga disusun sebuah program komputasi berbasis model elemen hingga. Untuk uji coba pertama, plat tanpa retak diidentifikasi dengan Experimental modal analysis (EMA) dan dimodelkan dengan model elemen hingga (MEH). Selanjutnya, retak buatan diberikan pada plat dengan 2 retak. Posisi retak diidentifikasi menggunakan perubahan nilai kurva modus getar. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perubahan kurva modus getar dapat digunakan untuk mendeteksi posisi retak pada plat dan berdasarkan eksperimental memberikan hasil yang sama bagus dengan menggunakan simulasi model elemen hingga. Hal lain yang diperoleh dalam penelitian ini adalah penurunan nilai frekuensi pribadi. Berdasarkan simulasi Autodesk Inventor 2013 dan eksperimental menunjukkan bahwa suatu struktur mengalami kerusakan atau retak tidak dapat dilihat dari 1 atau 2 frekuensi pribadi saja, melainkan banyak frekuensi pribadi.
A DEPTH PRE-PROCESSING DATA ANALYSIS FOR INTRUSION DETECTION SYSTEM USING OUTLIER DETECTION AND BOX-COX TRANSFORMATION TECHNIQUE Dahliyusmanto Dahliyusmanto; Abdul Hanan Abdullah; Syefrida Yulina
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.959 KB) | DOI: 10.31258/jst.v13.n1.p%p

Abstract

An Intrusion Detection System (IDS) seeks to identify unauthorized access to computer systems’ resources and datausing a statistical approach. The scale on which a dataset variable is measured may not the most appropriate forstatistical analysis or describing variation, and may even hide the basic characteristics of the data. This paper proposed apre-processing analysis for detecting unusual observations that do not seem to belong to the pattern of variabilityproduced by the other observations. The pre-processing analysis consists of outliers detection and Transformation.Outliers are best detected visually whenever this is possible. Usually, the original data sets are not normally distributed.If normality is not a viable assumption, one alternative is to make non-normal data look normal. This paper explains thesteps for detecting outliers’ data and describes the Box-Cox power transformation method that transforms them tonormality. The transformation obtained by maximizing lamda functions usually improves the approximation tonormality.Keywords : IDS, dataset, outliers, transformation, pre-processing
EVALUASI FILTER EDGE ENHANCEMENT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DATASET SPECIES KAYU Dicky Rianto Prajitno; Bambang Sugiarto; Herlan Herlan; Riyo Wardoyo
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1599.931 KB) | DOI: 10.31258/jst.v18.n2.p38-49

Abstract

Pengumpulan dataset kayu dilakukan pada posisi potongan melintang untuk merekam foto bentuk, ukuran, dan sebaran pembuluh dan serat kayu. Pengambilan gambar dilakukan menggunakan kamera smartphone yang dilengkapi dengan tambahan lup perbesaran 60 kali. Kondisi pengambilan gambar dengan cara dan peralatan yang tidak ideal menyulitkan untuk mendapatkan gambar dengan kualitas baik dan konsisten, sehingga mengakibatkan tekstur pori-pori dan serat kayu tidak terekspos maksimal, hal ini akan menyebabkan kualitas dataset menurun. Penurunan kualitas dataset akan berdampak pada penurunan akurasi klasifikasi. Oleh sebab itu pada tulisan ini dilakukan penelitian untuk meningkatkan kualitas gambar, dengan menguatkan batas tepian objek pada gambar. Metoda penguatan batas tepian dilakukan menggunakan konvolusi kernel dengan matriks filter edge enhancement, kemudian pengujian performa dilakukan menggunakan dua jenis algoritma ekstraksi pola yaitu LBP dan HOG dengan algoritma klasifikasi pola  SVM. Hasil tertinggi yang dicapai dengan metoda penguatan batas tepian objek didapatkan peningkatan akurasi klasifikasi sebesar +7.14% dibanding sebelumnya.
PERANCANGAN EVAPORATOR MESIN PENGERING PAKAIAN MENGGUNAKAN AIR CONDITIONER (AC) ½ PK DENGAN KOMPRESI UAP SISTEM UDARA TERBUKA Adriyus putra; Azridjal Aziz; Rahmat Iman Mainil
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.941 KB) | DOI: 10.31258/jst.v15.n1.p25-33

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk merancang evaporator mesin pengering pakaian menggunakan mesin pendingin udara dengan sistem kompresi uap siklus terbuka. Mesin pengering pakaian ini mengunakan Air Conditioner ½ PK dengan siklus kompresi uap yang mempunyai efek pendinginan dan efek pemanasan. Efek pendinginan dilayani oleh suatu penukar kalor yang dinamakan evaporator, proses yang terjadi pada evaporator adalah perubahan fasa refrigeran/fluida, dari cairan menjadi uap (penguapan/evaporasi). Desain evaporator dipengaruhi oleh, jenis refrigeran, temperatur evaporasi, temperatur dan laju massa air memasuki evaporator. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah melalui perhitungan termodinamika dan perhitungan pada evaporator. Pada desain ini menggunakan refrigeran 22 dengan temperatur evaporasi 10 °C, kapasitas pendinginan di evaporator 1,818 kW, serta temperatur permukaan evaporator 16 °C. Pipa kapiler untuk evaporator menggunakan pipa tembaga ¼ inci, dari hasil perhitungan evaporator didapat panjang pipa kapiler yang dibutuhkan sepanjang 16,52 meter. Maka panjang pipa kapiler untuk setiap lintasan panjang pipa 0,68 meter dengan 24 lintasan, serta dari luas permukaan perpindahan panas 0,1997 m2.
FERMENTASI KULIT NANAS MENGGUNAKAN CLOSTRIDIUM ACETOBUTYLICUM DENGAN VARIASI NUTRISI DAN INOKULUM Sri Rezeki Muria; Elvie Yenie; Mayang Sari
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.933 KB) | DOI: 10.31258/jst.v17.n2.p56-60

Abstract

Bioetanol adalah hasil ekstraksi dari tanaman yang melalui proses fermentasi. Konsumsi energi yang terus meningkat seiring meningkatnya populasi penduduk dan fokus pada polusi atmosfir yang disebabkan oleh bahan bakar fosil yang digunakan maka menarik dunia untuk menggali sumber energi yang dapat diperbaharui dalam bentuk bioenergi. Konversi limbah hasil pertanian menjadi biofuel saat ini menjadi satu hal yang sangat menarik. Penelitian ini mengenai produksi bioetanol dari limbah kulit nanas menggunakan Clostridium acetobutylicum. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi inokulum, nutrisi dan waktu fermentasi terhadap yield produk yang dihasilkan dari fermentasi menggunakan Clostridium acetobutylicum. Pengerjaan penelitian dibagi menjadi tiga tahap yang termasuk preparasi inokulum, proses fermentasi dan analisa hasil. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa konsentrasi bioetanol tertinggi adalah 9% yang didapat pada hari ke-8 waktu inkubasi, menggunakan nutrisi urea dan konsentrasi inokulum 14%. Kandungan bioetanol meningkat seiring dengan lamanya waktu fermentasi sampai hari ke-8 dan setelah itu menurun pada hari ke-10. Dan hasil yang cukup mencolok adalah bahwa konsentrasi bioetanol meningkat dengan meningkatnya konsentrasi inokulum sampai dicapainya kondisi optimum. Nutrisi yang terbaik dari penelitian ini adalah menggunakan urea daripada menggunakan amonium sulfat.
SIMULASI GASIFIKASI SLUDGE LIMBAH INDUSTRI PULP DAN KERTAS Rusydy '; Amun Amri; Ahmad Fadli
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.729 KB) | DOI: 10.31258/jst.v14.n2.p%p

Abstract

Industri pulp dan kertas menghasilkan limbah padat sekitar 3%-4% dari total produksi, sebagian besar berupa lumpur (sludge). Salah satu teknologi pengolahan sludge adalah proses gasifikasi sludge menjadi syngas. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses gasifikasi sludge dipelajari dengan melakukan simulasi proses gasifikasi sludge dalam fluidized bed gasifier menggunakan software Aspen Plus V8.0. Konfigurasi proses disusun berupa sistem gasifikasi fluidized bed dengan umpan sludge menggunakan agen gasifikasi O2 dan steam. Beberapa tahap dipertimbangkan untuk menunjukkan seluruh proses gasifikasi, yaitu dekomposisi sludge, pembakaran zat yang mudah menguap, gasifikasi char, dan pemisahan gas-padatan. Digunakan sludge dengan nilai ultimate (basis kering): 48,0% C; 5,7% H; 36,3% O; 0,8% S; 1,2% N; dan proximate (basis kering); kadar air 40,90%; abu 8,70%; Volatile Matter 52,1%; Fixed Carbon 41,82%; LHV 9,5 MJ/kg. Variabel penelitian: temperatur reaktor 600-800oC, ER 0,20-0,35 kg/kg, S/B 0,20-0,35 kg/kg dan variabel tetap: tekanan operasi 1 atm dan laju alir sludge 100 kg/menit. Temperatur reaktor, Equivalent Ratio (ER), Perbandingan Steam/Sludge (S/B) adalah faktor-faktor yang sangat berpengaruh dalam proses gasifikasi sludge. Peningkatan temperatur menyebabkan konsentrasi hidrogen dalam syngas meningkat pesat (24,84-35,19%) dan mengurangi konversi CO (17,07-15,45%). Peningkatan ER mengurangi konversi syngas -15,85% dan meningkatkan persentase CO2 (26,40-35,99%), ER optimal antara 0,2-0,3. Ratio steam-sludge tinggi dapat mengurangi suhu reaktor yang berefek pada laju gasifikasi, S/B optimum antara 0,20-0,25.
KORELASI PARAMETER KUAT GESER TANAH HASIL PENGUJIAN TRIAKSIAL DAN UNCONFINED COMPRESSION STRENGTH (UCS) Soewignjo Agus Nugroho; Agus Ika Putra; Rugun Ermina
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.129 KB) | DOI: 10.31258/jst.v11.n1.p%p

Abstract

Parameter kuat geser tanah diperlukan pada analisis daya dukung tanah, stabilitas lereng dan tekanan aktif pada dinding penahan tanah. Nilai parameter kuat geser tanah diperoleh dari uji geser di laboratorium, seperti Unconfined Compression Strength (UCS), Vane Shear, Direct Shear dan Triaxial. Setiap pengujian dapat menghasilkan nilai yang berbeda walaupun sampel uji pada kondisi yang sama. Pengujian triaksial sangat dianjurkan untuk menentukan parameter kuat geser tanah karena dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan. Tetapi pelaksanaan pengujian triaksial membutuhkan ketelitian dan waktu yang lebih lama dibandingkan pengujian geser lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan suatu hubungan atau korelasi antara parameter kuat geser tanah yang dihasilkan dari pengujian triaksial dengan hasil pengujian UCS. Pada penelitian ini digunakan metode eksperimental dan model. Benda uji berupa campuran lempung/pasir yang dibentuk kembali, diberi pembebanan awal sehingga kondisi tidak terganggu. Untuk pengujian triaksial dan UCS digunakan benda uji dengan ukuran dan kondisi yang sama. Hasil pengujian dianalisis dengan regresi linier berganda antara dua hasil pengujian triaksial dan hasil pengujian UCS dengan dan indeks propertis tanah campuran. Hasil pengujian dan analisis menunjukkan ada korelasi kuat antara sudut gesek internal hasil pengujian triaksial dengan kohesi hasil pengujian UCS dan indeks propertis tanah. Korelasi hubungan kohesi hasil uji triaksial dan hasil uji UCS dan indeks propertis sangat kuat dengan nilai kohesi yang diperoleh dari pengujian UCS sekitar 15% selalu lebih kecil dari pengujian triaksial.Kata kunci: kuat geser tanah, Unconfined Compression Strength, Triaksial, korelasi
PENINGKATAN KINERJA SIMPANG MELALUI MANAJEMEN HAMBATAN SAMPING DAN PENGATURAN ARUS LALU LINTAS Rama Dwi Aryandi; Ari Sandhyavitri; Reni Suryanita
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.811 KB) | DOI: 10.31258/jst.v16.n2.p38-47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelayanan simpang berdasarkan data lalu lintas simpang tersebut apakah derajat jenuhnya sudah melewati ambang batas DS = 0,75, jika nilai DS>0,75, akan dikaji penerapan beberapa alternatif penanganan untuk meningkatkan tingkat pelayanan simpang, untuk kemudian dipilih lagi alternatif terbaik untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode traffic counting, sedangkan untuk pengkajian alternatif penanganan simpang secara teknik menggunakan metode MKJI 1997, secara ekonomi menggunakan metode LAPI ITB, analisa nilai waktu dengan nilai waktu hasil penelitian Dirjen Bina Marga dan analisa biaya investasi dengan analisa Benefit Cost Ratio dan Net Present Value.  Dari tiga alternatif manajemen lalu lintas yang diajukan, hanya alternatif ke-3 yaitu kombinasi peniadaan hambatan samping, pelarangan belok kiri dan optimasi traffic light  yang menghasilkan nilai DS<0,75 untuk kondisi eksisting, sedangkan untuk tahun 2020 nilai DS-nya adalah 0,79 untuk Hari Selasa dan 0,83 untuk Hari Rabu. Sedangkan dengan alternatif pembangunan flyover, untuk jangka pendek atau 5 tahun nilai BCR dan NPV-nya 1,25 dan 48,9 milyar rupiah, tahun ke-10  2,29 dan 256,4 milyar rupiah, serta tahun ke-15 3,35 dan 472,19 milyar rupiah, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembangunan flyover adalah solusi penanganan terbaik untuk menignkatkan kinerja Simpang Pasar Pagi Arengka.
PENGARUH INTRUSI AIR LAUT, AIR GAMBUT, AIR KELAPA, DAN AIR BIASA TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL Alex Kurniawandy; Lita Darmayanti; Ucok H Pulungan
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.728 KB) | DOI: 10.31258/jst.v11.n2.p%p

Abstract

Kekuatan beton banyak dipengaruhi oleh sifat-sifat bahan pembentuknya seperti air, semen dan agregat. Di samping itusecara khusus beton juga dipengaruhi kondisi lingkungan. Struktur beton yang bersentuhan dengan air laut, air gambut,dan air kelapa berpotensi menimbulkan kerusakan. Untuk pengaruh air kelapa terjadi pada bangunan gedung pasarterutama di blok gedung tempat penjualan kelapa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruhserangan air laut, air gambut dan air kelapa terhadap kuat tekan, rembesan (kekedapan beton), porositas dan absorpsibeton normal. Mutu beton pada penelitian ini yaitu 22,5 MPa. Perendaman dilakukan untuk mempengaruhi betondengan 3 jenis air yaitu air laut, air kelapa, air gambut dan untuk pembanding beton juga direndam dengan air biasa.Perendaman dilakukan pada umur 28, 90 dan 150 hari. Kuat tekan tertinggi terjadi pada perendaman dengan air biasadimana hasilnya 28.2, 37, 40.5 MPa pada umur 28, 90, 150 hari secara berurutan. Sebaliknya, kuat tekan terendahterjadi pada perendaman dengan air kelapa. Nilai absorpsi, porositas dan rembesan berkorelasi dengan tren kuat tekandimana nilai terendah dari absorpsi, porositas dan permeabilitas terjadi pada kuat tekan tertinggi.Kata kunci: beton, durabilitas, absorpsi, porositas, rembesan.

Page 2 of 12 | Total Record : 112