cover
Contact Name
Azridjal Aziz
Contact Email
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6285263006442
Journal Mail Official
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Editorial Address
Jl. Soebrantas km 12,5 Kampus Bina Widya, Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293, RIAU
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
Published by Universitas Riau
ISSN : 14126257     EISSN : 25499742     DOI : https://dx.doi.org/10.31258/jst
Jurnal Sains dan Teknologi (JST), is a peer-reviewed scientific journal published regularly every six months, namely in March and September. The reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted articles. Articles are submitted for review with the understanding that they have not been published elsewhere. Each author is advised to submit the articles using article template of JST. Authors need to pay the publication fee. The author(s) will be responsible for proof-reading the article. There are two issues a year for this Journal and reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted manuscripts. Details of electronic submission are shown on the JST homepage.
Articles 112 Documents
KONVERSI WASTE COOKING OIL (WCO) MENJADI BIODIESEL MENGGUNAKAN KATALIS BASA HETEROGEN Na2O/Fe3O4 Rozanna Sri Irianty; Hery Fiza Simarmata; Edy Saputra
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.562 KB) | DOI: 10.31258/jst.v16.n1.p1-6

Abstract

Katalis sodium oksida (Na2O) di sangga pada ferric oksida (Fe3O4) telah di sintesis dan di uji untuk menkonversikan minyak goreng bekas menjadi biodiesel. Sifat Fisik-Kimia dari katalis sodium oksida di karakterisasi dengan menggunakan X-ray diffraksi (XRD) dan Fourier transform infrared (FTIR). Hasil penelitian di dapatkan loding katalis 3%-b adalah yang paling efektif pada reaksi esterifikasi, dibandingkan dengan loading katalis yang lain yaitu 4%-b dan 5%-b. Yield biodiesel dapat diperoleh yaitu sebesar 95.45% pada 2 jam pada kondisi 1:10 (molar rasio dari methanol/minyak goreng bekas), dan 3%-b katalis loading, pada pengadukan 300 rpm dan suhu 60 oC. Karekteristik dari produk biodiesel yang didapat sesuai dengan standard SNI 04-782-2006.
SIFAT MEKANIS DAN REMBESAN BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS PASIR LAUT DAN BAHAN TAMBAH SILICA FUME Monita Olivia; Budi Indrawan; Iskandar R Sitompul
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.343 KB) | DOI: 10.31258/jst.v12.n1.p%p

Abstract

Penggunaan pasir laut merupakan salah satu alternatif agregat halus yang sering digunakan di daerah pesisir pantai dan di daerah kepulauan. Pasir laut yang mengandung ion klorida tidak dianjurkan karena dapat memicu terjadinya korosi besi bertulang sehingga beton mengalami kerusakan dalam jangka panjang. Bahan tambah kimia seperti silica fume sering digunakan dalam campuran beton untuk menambah kepadatan, kekuatan, dan kekedapan beton yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat-sifat mekanis seperti kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus elastisitas beton mutu tinggi yang menggunakan agregat pasir laut dengan kuat tekan rencana 55 MPa. Silica fume ditambahkan ke dalam campuran sebanyak 0%, 4%, 6%, 8% dan 10%. Untuk meningkatkan workability campuran digunakan superplasticizer sebanyak 1,5% dari berat campuran. Pasir laut untuk penelitian berasal dari Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agregat pasir laut dapat digunakan untuk membuat beton mutu tinggi dengan kekuatan rencana 55 MPa. Penambahan silica fume sebanyak 4-10% dalam campuran meningkatkan kuat tekan, kuat tarik dan modulus elastisitas beton yang dihasilkan disamping mengurangi rembesan air ke dalam beton sebesar 9,67 mm. Pengujian kadar Ca sisa mengunakan AAS memperlihatkan bahwa peningkatan persentase silica fume dapat menurunkan jumlah Ca sisa dalam beton.Kata kunci: beton mutu tinggi, klorida, pasir laut, silica fume, sifat mekanis
PENGARUH LAJU ALIRAN AIR PENDINGIN TERHADAP KINERJA PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS THERMOELECTRIC GENERATOR (TEG) Rahmat Iman Mainil; Gontor Andrapica; Azridjal Aziz
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.613 KB) | DOI: 10.31258/jst.v19.n1.p36-41

Abstract

ABSTRAK Besarnya energi yang terbuang pada kendaraan menyebabkan para peneliti berupaya untuk memanfaatkan energi berupa panas buang kendaraan sebagi sumber energi listrik. Termoelektrik generator merupakan sebuah perangkat yang bekerja memanfaatkan efek seebeck sehingga dapat mengubah panas menjadi energi listrik. Dalam penelitian kali ini panas dirubah menjadi listrik menggunakan termoelektrik jenis TEG SP 1848 dan TEC 12706. Variasi laju aliran air pendinging 1,7 L/min dan 3,5 L/min digunakan untuk mengetahui efek laju aliran air pendingin terhadap kinerja Thermoelectric Generator. Jumlah modul termoelektrik juga divariasikan dari 1-4 buah. Temperatur panas input diperoleh dari sebuah heater listrik yang diberi tegangan 80 volt menggunakan sebuah slide regulator. Hasilnya didapatkan bahwa laju aliran air 3.5 L/min dapat menghasilkan daya listrik hingga 1.03 W pada penggunaan 4 buah modul TEG SP 1848.  Kata kunci : efek seebeck, termoelektrik generator,   ABSTRACKThe amount of energy wasted on the vehicle caused the researchers trying to utilize energy in the form of exhaust heat as a source of electrical energy. Thermoelectric generator is a device that works by utilizing the Seebeck effect so that it could convert heat into electrical energy. In this research, heat was converted into electricity using thermoelectric generator (TEG SP 1848 and TEC 12706). Variations of cooling water flow rate of 1.7 L / min and 3.5 L / min were employed to determine the effect of cooling water flow rate on the performance of the Thermoelectric Generator. The number of thermoelectric modules was varied from 1-4. The heat input temperature was obtained from an electric heater with a setting voltage of 80 volts by slide regulator. The results showed that the water flow rate of 3.5 L / min could produce up to 1.03 W of electric power when using 4 SP 1848 TEG modules. Keywords : seebeck effect, thermoelectric generator
Analisis umur kopling screw compressor jenis T.B. Woods Elastomeric di unit Pemeliharaan Mesin Kiln & Coal Mill V PT. Semen Padang Feblil Huda; Ramli Ali Safrudin
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.589 KB) | DOI: 10.31258/jst.v19.n1.p28-35

Abstract

Kopling T.B Woods Elastomeric merupakan kopling yang digunakan pada mesin kompresor udara jenis screw. Kebakaran pada kompresor pernah terjadi di PT Semen Padang, akibat kerusakan yang tidak terdeteksi pada kopling berbahan buttyl rubber tersebut. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kegagalan dari kopling kerusakan tersebut melalui pendekatan teoritis. Bagian kopling terdiri atas gigi-gigi pencekam, bidang utama, serta lubang kopling yang diberi hub. Bidang utama kopling berbentuk seperti silinder bertingkat dengan sambungan berupa chamfer. Tegangan maksimum terdapat pada bidang utama kopling sebesar 1,0852 MPa dengan jumlah siklus akibat fatik sebesar 5,6x107 siklus, sehingga lifetime dari kopling adalah 164,5 hari. Beban torsi dari putaran poros motor dan rotor secara terus menerus mengakibatkan terjadinya fatik, yang meyebabkan retakan pada daerah chamfer dan merambat ke seluruh bagian kopling
PENGARUH NISBAH FILLER ABU SAWIT (UKURAN DIREDUKSI)/CARBON BLACK DAN TEMPERATUR PENCAMPURAN TERHADAP MORFOLOGI DAN SIFAT KOMPOSIT POLIPROPILEN/KARET ALAM Septiana Veronika S; Ahmad Fadli; Bahruddin Bahruddin
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.176 KB) | DOI: 10.31258/jst.v12.n2.p%p

Abstract

Karet alam merupakan salah satu komoditas terbesar di Indonesia. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembanganteknologi terhadap komoditi-komoditi berbasis karet alam. Penelitian ini dilakukan untuk mengamati pengaruh nisbahfiller abu sawit (ukuran direduksi)/carbon black dan temperatur pencampuran terhadap morfologi dan sifat kompositpolipropilena (PP)/karet alam (KA). Carbon black digunakan sebagai filler untuk meningkatkan properti karet alam.Variasi nisbah filler carbon black 0/100, 30/70, 50/50, 70/30 dan 100/0 dilakukan untuk menentukan nisbah filleroptimum. Pembuatan kompon karet menggunakan roll mill pada suhu ruang dan kecepatan putar 20 rpm. Vulkanisasidinamik dilakukan di dalam internal mixer dengan menggunakan variasi temperatur pencampuran 175 oC, 180oC, dan185oC. Kecepatan rotor internal mixer yang digunakan 60 rpm. Sifat mekanik dianalisa dengan Universal TestingMachine (UTM) dan morfologi campuran menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Nisbah filler optimumdiperoleh pada nisbah filler carbon black 30/70 dengan temperatur optimum pencampuran pada temperatur 175oC. Sifatmekanik terbaik dihasilkan nilai tensile strength 2,4 MPa, elongation at break 14,9 % dan modulus elastis sebesar 71,6MPa.Kata Kunci : abu sawit, carbon black, karet alam, polipropilena (PP)
ANALISIS RESIKO PADA BAGIAN PRODUKSI PABRIK PENGOLAH GETAH KARET MENGGUNAKAN METODE HIRARC (Studi Kasus PT X Kota Padang) Tivany Edwin; Rinda Andhita Regia; Mohammad Irfan; Yogi Kurniawan
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.249 KB) | DOI: 10.31258/jst.v18.n1.p21-26

Abstract

PT X merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan getah karet menjadi karet remah di Kota Padang. Beberapa kejadian kecelakaan kerja masih ditemukan pada kegiatan produksi pabrik ini. Untuk itu penting untuk dilakukan identifikasi bahaya, penilaian resiko dan menentukan jenis pengendalian resiko pada bagian produksi tertama pada bagian yang sering ditemukan terjadinya kecelakaan kerja PT X, salah satu cara dengan menggunakan Metode HIRARC. Analisis risiko dilakukan dengan mengalikan peluang dan tingkat keparahan terjadinya bahaya pada proses pengolahan raw material, penjemuran blanket dan pengolahan blanket di dryer. Hasil menunjukkan tidak terdapatnya tingkat risiko tinggi pada proses tersebut. Tingkat proses rendah ditemukan pada proses transfer dengan forklft, selebihnya merupakan tingkat resiko sedang. Pengendalian yang disarankan berupa rekayasa teknik, pengendalian adminitratif serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
KAJI EKSPERIMENTAL PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS THERMOELECTRIC GENERATOR (TEG) DENGAN PENDINGINAN MENGGUNAKAN UDARA Hasra Rafika; Rahmat Iman Mainil; Azridjal Aziz
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.121 KB) | DOI: 10.31258/jst.v15.n1.p7-11

Abstract

Termoelektrik adalah suatu perangkat yang dapat mengubah energi kalor (perbedaan temperatur) menjadi energi listrik. Pembangkit daya termoelektrik (Thermoelectric Generator / TEG) digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Ketika perbedaan temperatur terjadi antara dua material semi konduktor yang berbeda, maka elemen termoelektrik ini akan mengalirkan arus sehingga menghasilkan perbedaan tegangan. Prinsip ini dikenal dengan nama ‘efek Seebeck’ yang merupakan fenomena kebalikan dari efek peltier TEC (Thermoelectric Cooling). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi energi listrik yang bersumber dari elemen termoelektrik sebanyak empat buah dengan tipe TEC 12706 dan tipe TEG SP 1848. Sumber panas disimulasikan dengan menggunakan heater tegangan 60 volt, sedangkan sisi pendinginan menggunakan fan kecepatan 3,5 m/s. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Thermoelectric tipe TEG SP 1848 menghasilkan daya maksimum 0,055 W, arus 0,279 A, sedangkan tipe TEC 12706 menghasilkan daya maksimum 0,109 W arus 0,147 A, dengan perbedaan temperatur rata-rata 14,87 ºC. Kinerja elemen termoelektrik TEG tipe SP 1848 lebih besar potensi listrik yang dihasilkan dibandingkan TEC 12706.
ANALISA KUANTITATIF DEBIT SUNGAI SAIL MENGGUNAKAN MODEL RAINRUN Jecky Asmura; Syarfi Syarfi; Imam Suprayogi; Septya Ardiani
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.243 KB) | DOI: 10.31258/jst.v17.n1.p33-40

Abstract

Sungai Sail yang dianggap berpotensi untuk dijadikan sumber air baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas Sungai Sail terkait debit andalan, keseimbangan air Sungai Sail yang dapat digunakan sebagai sumber air baku, dalam hal ini penyedian air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kecamatan Bukit Raya. Hasil perhitungan didapatkan debit andalan 95% Sungai Sail sebesar 0,21 m3/s. Kebutuhan air bersih domestik dan non domestik  pada tahun 2033 sebesar 0,283 m3/dt. Berdasarkan besarnya debit yang tersedia di sungai dan besarnya kebutuhan air bersih diketahui keseimbangan air Sungai Sail mengalami defisit air sebesar -0,073 m3/s.
PENGARUH PENAMBAHAN KONDENSOR DUMMY (TIPE HELICAL COIL, TROMBONE COIL DAN MULTI HELICAL COIL) TERHADAP TEMPERATUR RUANGAN DAN TEMPERATUR AIR PANAS Adi Hans Purba; Azridjal Aziz; Rahmat Iman Mainil; Afdhal Kurniawan Mainil
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.679 KB) | DOI: 10.31258/jst.v14.n1.p%p

Abstract

Penambahan kondensor dummy pada AC split dapat menghemat energi untuk kebutuhan air panas, dengan memanfaatkan panas buang pada kondensor yang berfungsi sebagai water heater. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh penambahan kondensor dummy (tipe helical coil, trombone coil dan multi helical coil) tanpa air bersirkulasi terhadap temperatur ruangan dan temperatur air panas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode komparatif. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa penambahan kondensor dummy tipe multi helical coil lebih baik dibandingkan tipe trombone coil dan tipe helical coil. Pada penambahan kondensor dummy tanpa air bersirkulasi dengan multi helical coil temperatur air yang dipanaskan mencapai 64,73 oC pada beban 3000 Watt. Sedangkan pada helical coil temperatur ruang terendah mencapai 16,11 oC pada penggunaan tanpa beban (19,26 oC pada multi helical coil tanpa beban).
KONDISI KERJA MESIN REFRIGERASI KOMPRESI UAP PADA VARIASI MASSA REFRIGERAN HIDROKARBON Rahmat Iman Mainil; Nurul Deswita; Afdhal Kurniawan Mainil; Azridjal Aziz
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.769 KB) | DOI: 10.31258/jst.v19.n2.p63-68

Abstract

ABSTRAK  Salah satu penentu pada kinerja mesin kompresi uap ditentukan adalah massa refrigeran. Kinerja mesin refrigerasi dapat dinilai pada kondisi kerja sistem meliputi temperature kotak pendingin, temperature kerja kondensor dan evaporator, tekanan kerja kondensor dan evaporator, dan daya kompresor pada variasi massa refrigeran yang ditetapkan. Untuk menganalisa kondisi kerja tersebut mesin refrigerasi kompresi uap diisi menggunakan refrigeran HCR-134a dengan variasi massa 60-220 gram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa untuk seluruh variasi massa refrigeran, temperatur kotak pendingin dapat turun terhadap waktu operasi dimana rata-rata penurunan temperatur adalah 7 ºC. Tekanan evaporator dan tekanan kondensor meningkat dengan meningkatnya jumlah massa refrigeran yang dimasukkan kedalam system, mengakibatkan semakin meningkatnya  kerja kompresor. Kenaikan daya kompresor setiap massa refrigeran rata-rata sebesar 0,016 kW.  Kata kunci : Mesin refrigerasi, kondisi kerja, massa refrigeran   ABSTRACT One of the determinants of the performance of vapor compression machine is refrigerant mass. The performance of refrigeration machine can be assessed on the working conditions of the system including temperature of cooling box, evaporator and condenser  temperature, evaporator and condenser pressure, and compressor power at the specified refrigerant mass variations. To analyze the working conditions, the vapor compression machine was filled by HCR-134a with a mass variation of 20-220 gram. The result showed that for all refrigerant mass variations, the temperature of the cooling box decrease with the operating time with the average temperature drop is 7ºC. The evaporator pressure and condenser pressure increase with the increase in the mass of refrigerant introduced into the system, resulting in increased of compressor work. In average, the increase in compressor power for each mass of refrigerant is 0.016 kW. Keywords : Refrigeration machine, working conditions, refrigerant mass

Page 5 of 12 | Total Record : 112