cover
Contact Name
Azridjal Aziz
Contact Email
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6285263006442
Journal Mail Official
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Editorial Address
Jl. Soebrantas km 12,5 Kampus Bina Widya, Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293, RIAU
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
Published by Universitas Riau
ISSN : 14126257     EISSN : 25499742     DOI : https://dx.doi.org/10.31258/jst
Jurnal Sains dan Teknologi (JST), is a peer-reviewed scientific journal published regularly every six months, namely in March and September. The reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted articles. Articles are submitted for review with the understanding that they have not been published elsewhere. Each author is advised to submit the articles using article template of JST. Authors need to pay the publication fee. The author(s) will be responsible for proof-reading the article. There are two issues a year for this Journal and reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted manuscripts. Details of electronic submission are shown on the JST homepage.
Articles 192 Documents
IDENTIFIKASI HUBUNGAN KESUKAAN DENGAN RISIKO KECELAKAAN PADA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA PADANG Fadhil Sandy Pratama; Yosritzal; Elsa Eka Putri
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara pengguna kendaraan bermotor terbanyak sebagai alat mobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Data yang tercatat pada tahun 2018 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Indonesia sebesar 146 juta kendaraan dan didominasi oleh sepeda motor sebanyak 120 juta kendaraan. Dengan berbagai macam karekteristik pengemudi yang ada di jalan. ada beberapa faktor – faktor yang dapat mempengaruhi perilaku pengendara. Pertanyaannya apakah kebiasaan sehari – sehari memiliki hubungan dengan jumlah kecelakaan yang dialami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor kesukaan dan kebiasaan yang berkorelasi dengan risiko kecelakaan dalam hal ini diindikasikan dari jumlah kecelakaan yang pernah dialami pengendara. Data penelitian ini didapat dari kuesioner online dan kuesioner secara langsung. Pengolahan data dilakukan denga analisis tabulasi silang dan chi square. Hasil penelitian menunjukan genre film favorit, musik favorit, jenis kelamin dan usia pengendara berkorelasi dengan perilaku dalam berkendara sehingga yang dapat diduga memicu kecelakaan. Pengendara dengan penyuka genre film action, pengendara dengan kelompok usia dibawah 35 tahun, dan pengendara laki – laki merupakan kelompok yang rentan mengalami kecelakaan.
PENENTUAN POSISI RETAK PADA PLAT MELALUI ANALISIS KURVA MODUS GETAR Ferdian Kusuma; Meifal Rusli; Mulyadi Bur
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retak adalah salah satu masalah yang sering terjadi pada suatu struktur mekanik. Identifikasi retak merupakan aspek penting dalam menentukan kondisi suatu struktur. Structural Health monitoring menjadi salah satu solusi untuk mendeteksi retak. Secara teoritis, jika terdapat retak awal dan menjalar, frekuensi pribadi suatu struktur dan kurva modus getar akan berubah karena penurunan kekakuan. Pada artikel ini akan dibahas tentang metode untuk menentukan posisi retak pada plat melalui perubahan kurva modus getar. Metode yang dikembangkan berdasarkan analisis modus getar eksperimental, yang fokus pengamatannya pada bentuk modus getar. Sebagai pembanding juga disusun sebuah program komputasi berbasis model elemen hingga. Untuk uji coba pertama, plat tanpa retak diidentifikasi dengan Experimental modal analysis (EMA) dan dimodelkan dengan model elemen hingga (MEH). Selanjutnya, retak buatan diberikan pada plat dengan 2 retak. Posisi retak diidentifikasi menggunakan perubahan nilai kurva modus getar. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perubahan kurva modus getar dapat digunakan untuk mendeteksi posisi retak pada plat dan berdasarkan eksperimental memberikan hasil yang sama bagus dengan menggunakan simulasi model elemen hingga. Hal lain yang diperoleh dalam penelitian ini adalah penurunan nilai frekuensi pribadi. Berdasarkan simulasi Autodesk Inventor 2013 dan eksperimental menunjukkan bahwa suatu struktur mengalami kerusakan atau retak tidak dapat dilihat dari 1 atau 2 frekuensi pribadi saja, melainkan banyak frekuensi pribadi.
TINGKAT KEHALUSAN DAN NOMOR BUTIR SERBUK BIOKERAMIK MENGGUNAKAN AYAKAN GETAR Hendri Van Hoten; Nurbaiti; Afdhal Kurniawan Mainil
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan untuk mendapatkan tingkat kehalusan dan nomor butir Serbuk Biokeramik Menggunakan Ayakan Getar. Bahan baku Biokeramik tersebut di proses terlebih dahulu menggunakan mesin Ball Mill dengan memvariasikan kecepatan dan waktu proses penggilingan serta nilai rasio massa serbuk terhadap massa bola penggiling atau Ball Powder Ratio (BPR). Untuk menentukan tingkat kehalusan dan nomor butir serbuk menggunakan mesin ayakan getar. Nomor ayakan yang digunakan adalah 35, 60, 120 serta 230 dengan tingkat kehalusan ukuran masing-masing sieve 500, 250, 125 dan 63 µm secara berturut-turut. Ukuran dari serbuk biokeramik dari cangkang telur masih dalam range mikrometer. Ukuran serbuk terkecil didapatkan pada kecepatan penggilingan 150 rpm, waktu penggilingan 1 jam serta BPR 1:6 yaitu 86,5 m. Pada parameter ini nomor butir serbuknya yaitu 191.
KONDISI KERJA MESIN REFRIGERASI KOMPRESI UAP PADA VARIASI MASSA REFRIGERAN HIDROKARBON Rahmat Iman Mainil; Nurul Deswita; Afdhal Kurniawan Mainil; Azridjal Aziz
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penentu kinerja mesin kompresi uap adalah massa refrigeran. Kinerja mesin refrigerasi dapat dinilai pada kondisi kerja sistem meliputi temperatur kotak pendingin, temperatur kerja kondensor dan evaporator, tekanan kerja kondensor dan evaporator, dan daya kompresor pada variasi massa refrigeran yang ditetapkan. Untuk menganalisa kondisi kerja tersebut, mesin refrigerasi kompresi uap diisi menggunakan refrigeran HCR-134a dengan variasi massa 60-220 gram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa untuk seluruh variasi massa refrigeran, temperatur kotak pendingin dapat turun terhadap waktu operasi dimana rata-rata penurunan temperatur adalah 7 ºC. Tekanan evaporator dan tekanan kondensor meningkat dengan meningkatnya jumlah massa refrigeran yang diisi kedalam sistem, mengakibatkan semakin meningkatnya kerja kompresor. Kenaikan daya kompresor pada setiap massa refrigeran rata-rata sebesar 0,016 kW.
PENERAPAN ADSOBSI, PERTUKARAN ION DAN VARIASI KETINGGIAN MEDIA FILTRASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS AIR SUMUR GALI Joko Sutrisno; Muhammad Al Kholif; Arifa Nur Rohma
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air sumur gali yang tidak memenuhi baku mutu memerlukan perlakuan agar memenuhi persyaratan estetika dan aman digunakan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas air sumur gali adalah dengan menggunakan teknologi adsorbsi bermedia karbon aktif, pertukaran ion dengan manganese greensand dan filtrasi bermedia pasir silika. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji efisiensi dan efektivitas penurunan kadar kesadahan, total padatan terlarut (TDS), Mangan (Mn), dan total coliform pada air sumur gali setelah diberikan perlakuan. Pengambilan sampel dilakukan selama kurun waktu 2 jam, setiap selang waktu 30 menit. Pengukuran parameter dilakukan pada kolom adsorbsi dengan ketinggian media pasir silica 8 cm, 13 cm, 17 cm untuk mengetahui setiap perubahan parameter yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa efisiensi penurunan tertinggi terjadi pada filtrasi pada ketinggian media pasir silica 17 cm yakni: kesadahan 39,37%, TDS 58,58%, Mn 90,27%, dan total coliform 61.88%, sedangkan perlakuan efektif untuk penurunan parameter kesadahan, TDS, Mn namun kurang efektif untuk parameter total coliform.
KOMPARASI KINERJA REFRIGERATOR DENGAN REFRIGERAN HIDROKARBON HCR134a ALTENATIF PENGGANTI R134a PADA PANJANG PIPA KAPILER 1,25 m Azridjal Aziz; Izzuddin Ali Raja Siregar; Rahmat Iman Mainil; Afdhal Kurniawan Mainil
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan uji komparasi mesin pendingin siklus kompresi uap dengan fluida kerja HCR134a (refrigeran hidrokarbon pengganti R134a) dan fluida kerja R134a yang beroperasi pada panjang pipa kapiler 1,25m dengan pendinginan udara. Analisisis dilakukan terhadap pengaruh tekanan dan temperatur, arus listrik, kerja kompresi, dan koefisien perfomansi (COP) alat uji. Hasil penelitian menunjukkan, penggunaan HCR134a meningkatkan COP sebesar 29.92% dengan penggunaan arus listrik lebih rendah 10.8% dibandingkan dengan R134a. Dari uji komparasi dapat disimpulkan bahwa penggunaan refrigeran hidrokrabon (HCR134a) memberikan kinerja yang lebih baik dan lebih hemat energi dibanding refrigeran halokarbon (R134a).
LAJU PENDINGINAN AIR DENGAN ICE ON COIL PADA MESIN PENDINGIN TYPE CHILLER UNTUK COLD STORAGE Irwandi Hidayat; Azridjal Aziz; Herisiswanto; Rahmat Iman Mainil
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14 No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Ice on coil is ice storage technology where a tube coil is immersed in water. Ice formed out of a tube with a circulation of coolant in the secondary cooling tube generally the ice. The cooling machines at this time has evolved along with advances in technology. Generally, this machines utilizet for preservation of foods, vegetables and fruits. Interest cool water as secondary refrigerant temperature is 0 ° C to measure the ability of a coolant in the engine cool down the room and cold storage box. Performance cooler for cold storage box and the rooms have different values. COP value that all the rooms are larger than the storage box cold due to the labor supplied to the room is bigger than the box of cold storage, the temperature changes in the evaporator also greatly affect the value of COP, the greater the change in enthalpy evaporator, the greater the value of the COP given the machine
PENGARUH PENAMBAHAN KONDENSOR DUMMY (TIPE HELICAL COIL, TROMBONE COIL DAN MULTI HELICAL COIL) TERHADAP TEMPERATUR RUANGAN DAN TEMPERATUR AIR PANAS Adi Hans Purba; Azridjal Aziz; Rahmat Iman Mainil; Afdhal Kurniawan Mainil
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14 No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper provides a review of i.e: temperature achievement of three different dummy condenser. The study review was conducted to know the effect of adding dummy condenser coil type helical, coil trombone and multi helical coil without circulating water to room temperature and the temperature of the hot water. The method used in this review was a comparative method among tree types of dummy condenser i.e: helical coil, trombone coil and multi helical coil. The result comparison showed that the addition of dummy condenser type multi helical coil was better than dummy trombone coil and helical coil types. In the addition of dummy condenser without circulating water with multi helical coil, heated water temperature reached 64.73 oC in 3000 Watt of load. Whilst, the helical coil on the lowest room temperature reached 16.11 oC at the use of no load (19.26 oC on multi helical coil without load).
TELAAH PROSPEK MINYAK KELAPA SAWIT SEBAGAI MINYAK ISOLASI TRANSFORMATOR Fri Murdiya
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14 No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Palm oil as high voltage insulation filling power transformer can attract many researchers in the world at last decade. Palm oil is a biodegradable oil and renewable raw material and it is largely available in Indonesia. Basically, Palm oil is suitable for mineral oil substitution that mineral oil still has some disadvantages and palm oil is good performance in high voltage insulation and coolant to fill a power transformer. The feasible study on palm oil and derivative oils have relative similar in properties with mineral oil. Base on laboratory tests such as breakdown test, creeping discharge and space charge dynamics and oil conductivity show good performance in palm oil. In order to development of palm oil as high voltage insulation, it is shown that the promising of palm oil work as high voltage insulation and coolant is elegantly good.
KARAKTERISTIK PIPA KALOR DENGAN FLUIDA KERJA ASETON, FILLING RATIO 60% PADA POSISI HORIZONTAL, KEMIRINGAN 45º DAN VERTIKAL Ferly Septian Iskandar; Rahmat Iman Mainil; Azridjal Aziz
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14 No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heat pipe is a simple equipment which has a very high thermal conductivity. In a large capacity of heat pipes can transfer the heat efficiently in a wide variety of temperatures without additional energy. The experiment is used copper pipe with a length of 400 mm and diameter 9.525 mm using acetone as working fluid. Screen mesh wick was used by screen 150 mesh. The experimental method is carried out to obtain the characteristics of heat pipe in form of axial temperature distribution, thermal resistance and heat transfer coefficient with filling ratio 60% (of the evaporator volume) at different orientations. The lowest thermal resistance and the highest heat transfer coefficient was occurred in a vertical position at 4.30 °C/Watt and 195.50 W/m2°C respectively. From the three orientations of heat pipes, vertical position indicated the decrease due to temperature difference between evaporator and condensor and the smallest thermal resistance in all heat input.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21, No 1 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 1 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14 No 2 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14 No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi More Issue