cover
Contact Name
Shinta Purnamasari
Contact Email
shintapurnamasari@uniga.ac.id
Phone
+62262-544214
Journal Mail Official
jpps.ipafpik@uniga.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Samarang No. 52A Hampor-Tarogong Garut,Jawa Barat 44151 (0262) 544-214
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Published by Universitas Garut
ISSN : 27985636     EISSN : 27987043     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jkpi
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kajian Pendidikan IPA (JKPI) dengan nomor P-ISSN: 2798-7043 dan E-ISSN: 2798-7043 merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan IPA, FPIK, Universitas Garut. Jurnal ini bertujuan mempublikasikan artikel hasil penelitian atau pemikiran pada bidang Pendidikan IPA, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, dan Pendidikan Biologi. Konten artikel yang dimuat mencakup isu-isu kekinian pada bidang Pendidikan IPA, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, dan Pendidikan Biologi yang berkaitan dengan proses pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar pembelajaran, dan penilaian pembelajaran IPA.
Articles 140 Documents
Implementasi education for sustainable development (ESD) dalam pembelajaran IPA di Kabupaten Garut: Sebuah studi pendahuluan Purnamasari, Shinta; Suhendi, Fitri Azkia Fahmi; Zulfah, Neng Leli Nailul
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi11573

Abstract

Education for Sustainable Development (ESD) merupakan suatu cara yang dapat diterapkan dalam rangka pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Mata pelajaran IPA dapat berkontribusi dalam ESD melalui pengintegrasian kompetensi-kompetensi ESD dalam topik-topik IPA. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan implementasi ESD dalam pembelajaran IPA pada tingkat SMP di Kabupaten Garut. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket yang disebar secara online kepada guru IPA SMP. Berdasarkan angket, persentase implementasi ESD dalam pembelajaran IPA yang dilakukan oleh guru adalah 25%. implementasi ESD dalam pembelajaran IPA paling banyak diintegrasikan pada topik bioteknologi. Salah satu faktor penghambat implementasi ESD dalam pembelajaran IPA adalah keterbatasan pemahaman guru terhadap ESD dan SDGs.
Analisis kemampuan calon guru IPA mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran menggunakan SAMR Abdurrahman, Dudung; Nursafitri, Nursafitri
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi11601

Abstract

Pembelajaran di masa pandemi Covid 19 mengharuskan guru memiliki kemampuan dalam teknologi untuk mendukung pembelajaran. Pembelajaran model ini menjadi new normal dalam pendidikan. Oleh karena itu, calon guru harus memiliki kemampuan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan calon guru IPA dalam mengintergasikan teknologi dalam pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti perkuliahan microteaching semster ganjil 2021/2022 sebanyak 6 orang. Pofil kemampuan  calon guru IPA dalam mengintegrasikan teknologi diperoleh dari observasi pembelajaran yang disimulasikan. Tingkatan integrasi teknologi dalam pembelajaran dikelompokan menggunakan SAMR. Hasilnya diperoleh bahwa mahasiswa calon guru IPA dalam mengintegrasikan pembelajaran masih berada pada tingkat subtitution. Pada tingkat ini, teknologi digunakan pada pembelajaran hanya sebatas pengganti dan tidak ada peningkatan fungsional teknologi di pembelajaran.
Studi literatur: Kesulitan siswa pada pembelajaran kimia SMA topik sel volta Sutantri, Nursida
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi11624

Abstract

Sel volta merupakan salah satu konsep kimia pada kelas XII SMA yang memerlukan kemampuan siswa dalam mengintegrasikan level makroskopik, submikroskopik dan simbolik agar mendapatkan pemahaman yang utuh. Tantangan mengintegrasikan tiga level representasi tersebut menjadi salah satu penyebab ditemukannya miskonsepsi dan kesulitan belajar yang dialami oleh siswa. Miskonsepsi dan kesulitan yang dialami siswa antara lain dalam konsep aliran listrik dalam sel volta, elektroda pada sel galvani, potensial elektroda dan potensial sel. Untuk mengatasi miskonsepsi dan kesulitan pada materi sel volta tersebut sudah dilakukan berbagai upaya, diantaranya penerapan pembelajaran dengan perubahan konseptual untuk mereduksi miskonsepsi dan penggunaan visualisasi dalam bentuk media animasi, gambar dan video menjadi upaya untuk mengatasi kesulitan yang dialami siswa dalam memahami konsep sel volta. Berdasarkan hal tersebut, maka pembelajaran pada konsep sel volta perlu memperhatikan strategi pembelajaran dan media yang dapat memfasilitasi tiga level representasi pada konsep sel volta.
Studi literatur: Analisis miskonsepsi siswa pada topik ikatan kimia Zulkhairi, Zulkhairi
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi11625

Abstract

Miskonsepsi pada konsep kimia banyak ditemukan oleh peniliti. Pada materi ikatan kimia siswa masih mengalami miskonsepsi. Hal tersebut sesuai dengan penelitian yang menemukan miskonsepsi pada ikatan kimia cukup tinggi, miskonsepsi yang terjadi pada siswa ini perlu diperbaiki. Penulisan ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan dan miskonsepsi siswa pada konsep ikatan kimia dengan cara melakukan ramediasi, memperhatikan gaya belajar siswa serta menggunakan metode pembelajaran yang tepat. Metode pembelajaran yang digunakan dalam paper ini untuk mengatasi kesulitan dan miskonpsepsi siswa pada materi ikatan kimia adalah metode pembelajaran perubahan konseptual (conceptual change). Model pembelajaran perubahan konseptual adalah model pembelajaran berlandaskan paham konstruktivisme, dimana siswa membentuk pengetahuannya sendiri dari hasil interaksinya dengan lingkungan dan pengalamannya, sehingga siswa sudah memiliki pengetahuan awal dan berubah setelah menerima konsep baru dalam pembelajaran. Bukan hanya mengatasi miskonsepsi siswa, tetapi model pembelajaran perubahan konseptual dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Studi literatur: Analisis permasalahan pembelajaran kimia SMA pada materi stoikiometri Ahmad, Listia Fauziyyah
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi11670

Abstract

Hingga saat ini problematika miskonsepsi dan kesulitan siswa dalam memecahkan masalah numerik pada topik stoikiometri masih terjadi. Sebagian besar fokus penelitian hanya ditujukan pada cara mengungkap miskonsepsi siswa, padahal mengidentifikasi penyebab dan memberi solusi untuk mengatasi hal tersebut tidak kalah pentingnya. Kesulitan dalam stoikiometri disebabkan kurangnya pemahaman konsep mol, ketidakmampuan menyetarakan persamaan kimia, penggunaan hubungan stoikiometri yang tidak konsisten, mengidentifikasi pereaksi pembatas, penentuan hasil teoritis, dan identifikasi zat yang berlebihan. Pendidik perlu menganalisis serta menerapkan teknik pedagogis sebagai sarana untuk mengatasi miskonsepsi dan kesulitan siswa dalam memecahkan masalah numerik diantaranya memperbaiki prakonsepsi siswa, pembelajaran dengan model student centered learning, membuat peta konsep dan mind map, berlatih memecahkan soal dengan langkah-langkah algoritmik dan melakukan pembelajaran yang mencapai tingkat ketuntasan. Karena eberhasilan siswa dalam memahami materi stoikometri menjadi faktor penentu dalam mempelajari materi selanjutnya yang memerlukan konsep stoikiometri sebagai materi prasyarat.Kata kunci:   stoikiometri, miskonsepi, kesulitan belajar, kompetensi pedagogik, pemecahan masalah
Peningkatan pemahaman siswa SMP pada mata pelajaran IPA biologi materi sistem pernapasan manusia melalui pembelajaran kooperatif Rachmat, Enda Hendayati
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi21809

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi Analisis hasil belajar siswa, muncul satu masalah yaitu rendahnya nilai IPA siswa terutama dalam konsep yang abstrak. Hal tersebut diakibatkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat, kurang terlibatnya siswa secara aktif dalam proses pembelajaran dan kurang digunakannya pertanyaan produktif yang dapat mengarahkan siswa untuk berfikir. Beranjak dari hal tersebut maka permasalahan yang dicoba diatasi melalui penelitian ini adalah dengan penerapan pertanyaan produktif dalam pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui bagaimana penerapan, pelaksanan, dan peningkatan pemahaman siswa setelah penerapan pertanyaan produktif dalam pembelajaran kooperatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A sebanyak 37 orang siswa.Penelitian dilakukan dalam dua siklus 4 pertemuan. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar yang meningkat secara signifikan yaitu rata-rata nilai hasil belajar sebelum tindakan 58, siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 berjumlah 13 orang (35,14%), sedangkan siswa yang memperoleh nilai <70 berjumlah 24 orang (64,86 %). Adapun setelah dilakukan tindakan yaitu pada  padakonsep Sistem Pernapasan  rata–rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 75, siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 berjumlah 34 orang (91,89 %), sedangkan siswa yang memperoleh nilai<70 berjumlah 3 orang  (8,11 %). Berdasarkan perhitungan indeks gain sebelum dan sesudah pembelajaran peningkatannya sedang yaitu 0,6 karena berada pada kisaran 0,3 < g  0,7. Peningkatan pemahaman tersebut di atas terbukti dengan munculnya pertanyaan – pertanyaan dari siswa saat diskusi kelas pada akhir pembelajaran dan siswa menjadi lebih aktif, antusias, motivasi belajar meningkat serta pola pikirnya berkembang.
Efektivitas Google Classroom terhadap keaktifan mahasiswa STKIP Hermon Timika dalam era revolusi industri 4.0 Rasul, A
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi21812

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktifitas pembelajaran Google Classroom Matematika Pada Mahasiswa STKIP Hermon Timika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat eksploratif yaitu menggambarkan keadaan atau status fenomena. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan IV Pendidikan Matematika STKIP Hermon Timika. Data penelitian ini diperoleh dari lembar evaluasi respon mahasiswa. Data penelitian tersebut dianalisis dengan proses analisis deskriptif dan proses analisis angket dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran Matematika memiliki kualitas yang sangat baik dengan skor rata-rata 107,56 dan kriteria validitas > 100,8. Dengan demikian, penggunanaan Google Classroom efektif digunakan dalam pembelajaran matematika.
Penerapan metode cooperative learning tipe two stray untuk meningkatkan kemampuan pemahaman dan keaktifan siswa pada pembelajaran IPA tentang keanekaragaman mahluk hidup Widaningsih, Widaningsih
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi21832

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan materi keanekaragaman mahluk hidup. Dari hasil analisis metode yang digunakan dalam pembelajaran masih monoton yaitu ceramah dan tanya jawab serta tidak melibatkan siswa secara langsung untuk menghubungkan pengetahuan yang dipelajarinya dengan kehidupan nyata, sehingga pembelajaran kurang bermanfaat bagi siswa serta berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Beranjak dari hal tersebut maka permasalahan yang dicoba diatasi melalui penelitian ini adalah implementasi model pembelajaran cooperative learning Tipe Two Stay Two Stray untuk meningkatkan hasil belajar siswa sehingga pembelajaran bermakna bagi siswa. Tujuan penelitian ini yaitu ingin meningkatkan kemampuan guru dalam membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), mengelola proses pembelajaran, peningkatan hasil belajar siswa serta faktor pendukung dan faktor penghambat pembelajaran dengan menggunakan penerepan pembelajaran cooperative learning Tipe Two Stay Two Stray dalam meningkatkan hasil belajar siswa tentang gaya dan energi pada pembelajaran IPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model cooperativi learning Tipe Two Stay Two Stray. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII sebanyak 32 orang siswa Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian dilakukan dalam dua siklus 4 pertemuan. Siklus pertama dan kedua terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan observasi, refleksi dan tindak lanjut. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes, diskusi dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Data hasil penelitian dianalisis, diolah, dideskripsikan, didiskusikan dan dikaji ulang bersama-sama guru mitra, kemudian direfleksi sebagai bahan pertimbangan pada tindakan selanjutnya. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1)Kinerja guru dalam menyusun RPP menggunakan model pembelajaran cooperative learning Tipe Two Stay Two Stray (2) Proses hasil observasi kegiatan siswa siklus I 80%, siklus II 86,67%. (3) Hasil belajar Siklus I Pertemuan 1 49,06, Siklus I Pertemuan 2 55,31, Siklus II Pertemuan 1 72,19, siklus II Pertemuan 2 83,13.
Penggunaan alat peraga tiga dimensi untuk meningkatkan daya ingat siswa pada mata pelajaran IPA Nopita Azhari, Selli; Holis, Ade; Komariah, Iis; Fatonah, Nurul
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi21926

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan siswa dalam mengikuti pembelajaran kurang maksimal karena kurang variatifnya guru dalam menggunakan media pembelajaran sehingga menurunnya daya ingat siswa alam mengikuti pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan alat peraga tiga dimensi dalam meningkatkan daya ingat siswa pada mata pelajaran IPA di kelas VI-A MI Al-Khoiriyyah I Karangpawitan Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen Pre-Experiental Desain One Grup Pretest-Posttest. Penelitian ini mengadakan pretest dan posttest supaya hasil yang didapatkan lebih akurat. Berdasarkan  hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata 83 pottest dan 42 pretest. Setelah diadakan uji t didapatkan nilai Thitung lebih besar dari Ttabel yaitu 45,33>2,70 berada di daerah penerimaan Ha. Uji N-Gain sebesar 0,71 dengan iterpretasi tinggi. Sehingga dapat disimpulkan penggunaan alat peraga tiga dimensi dapat meningkatkan daya ingat siswa pada mata pelajaran IPA.
BUKA FENAM (Buletin Fisika Fenomena Alam) sebagai alternatif untuk meningkatkan minat baca: Sebuah uji kelayakan Afifah, Salwa Rihhadatul; Safitri, Nur Alsa Wulan; Setiaji, Bayu
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi21935

Abstract

Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui apakah pengembangan buletin fisika dengan materi optika fisis (fenomena interferensi) layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran fisika untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian R&D dengan metode yang dipakai adalah ADDIE dengan lima tahap yaitu (1) Analysis (2) Design (3) Development (4) Implementation (5) Evaluation. Namun dikarenakan penelitian ini hanya sampai dengan menentukan kelayakan buletin, maka tahap yang digunakan hanya sampai dengan development atau pengembangan. Pengumpulan data diperoleh dari 40 orang mahasiswa Pendidikan Fisika dan Fisika Murni UNY. Hasil dari uji kelayakan pada keempat indikator antara lain (1) uji kelayakan isi didapatkan rata-rata nilai 81,13%, (2) uji kelayakan penyajian didapatkan rata-rata nilai 83.39%, (3) uji kelayakan kebahasaan didapatkan nilai 78,44%, dan terakhir (4) uji kelayakan minat baca didapatkan rata-rata nilai 82.67%. Dari hasil penelitian didapat kesimpulan bahwa media pembelajaran buletin ini dapat dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi optik fisis (fenomena alam).

Page 8 of 14 | Total Record : 140