cover
Contact Name
Ahmad Fitra Ritonga
Contact Email
fitra@binawan.ac.id
Phone
+6285278953478
Journal Mail Official
bsj@binawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No.25-30, kalibata, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Binawan Student Journal
Published by Universitas Binawan
ISSN : 26565285     EISSN : 27151824     DOI : http://dx.doi.org/10.54771/bsj
The journal publishes research papers in four fields, such as: Health Applied sciences Social sciences Psychology Management Business
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
Pengaruh Metode TGT (Team Games Tournament) Terhadap Pengetahuan Gizi Dan Asupan Gizi Pada Remaja Obesitas: The Effect Of TGT (Team Games Tournament) Method On Nutrition Knowledge And Nutrition Intake In Obesity Adolescents Saputri, Ananda Egy; Rizqiawan, Angga; Jenie, Renan Prasta
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/rjsn0194

Abstract

Obesitas salah satu permasalah gizi yang terjadi karena ketidakseimbangan antara jumlah energi yang dikonsumsi terlalu besar daripada jumlah energi yang dikelurkan. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap penyebab obesitas remaja yaitu faktor individu, lingkungan dan genetika. Penelitian bertujuan menganalisis perubahan pengetahuan dan asupan gizi dengan metode TGT (Team Games Tournament) pada remaja obesitas di SMKN 24 Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi-Experimental rancangan nonequivalent control group design. Sebanyak 58 siswa-siswi SMK berpartisipasi pada penelitian ini. Responden dibagi 2 kelompok, kelompok TGT sebagai kelompok intervensi dan kelompok leaflet sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data pengetahuan pretest pada kedua kelompok dilakukan pada minggu ke-1 dan posttest untuk kelompok leaflet dilakukan pada minggu ke-2 sedangkan untuk kelompok TGT dilakukan pada minggu ke-3. Data asupan awal didapatkan melalui wawancara Food Recall 2 x 24 jam sebelum dan setelah intervensi. Analisis data kedua kelompok menggunakan uji Independent Sample T-test dan uji Mann-Whitney, sedangkan dalam satu kelompok menggunakan uji Paired Sample T-test dan uji Wilcoxon. Hasil analisis statistik menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan (p=0,000) pada kelompok TGT sebelum dan sesudah intervensi. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada asupan energi (p=0,759), asupan lemak (p=0,271), dan konsumsi gula (p=0,704) sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok TGT. Edukasi menggunakan metode TGT terbukti efektif.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Ibu, Dan Pola Asuh Ibu Dengan Status Gizi Balita Usia 2-5 Tahun: The Relationship Between Knowledge, Mother Attitude, And Mother Parenting Pattern With The Nutritional Status Of Under-Fives Aged 2-5 Years Afraihana, Nur; Rizqiawan, Angga; Istianah, Isti; Afrizal , Sandra Hakiem
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/e8ya8822

Abstract

Menurut SSGI tahun 2021 balita yang mengalami stunting sebanyak 24,4%, sebanyak 17% untuk balita underweight, dan balita yang mengalami wasting sebanyak 7,1%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu, sikap ibu dan pola asuh ibu dengan status gizi. Desain penelitian ini adalah cross-sectional study yang melibatkan 88 orang responden. Rekrutmen responden menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data meliputi pengukuran antropometri dan pengisian kuesioner pengetahuan ibu, sikap ibu, dan pola asuh ibu. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan terdapat 17 (19,3%) balita pendek, 17 (19,3%) balita dengan BB kurang, 17 (19,3%) balita dengan status gizi kurang, 6 (6,8%) balita gizi lebih. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa terdapat hubungan positif antara sikap ibu dengan status gizi dan pola asuh ibu dengan status gizi (p-value 0,000; p-value 0,000). Tidak terdapat hubungan pengetahuan dengan status gizi maka hasil temuan yang didapatkan dari penelitian ini bahwa pengetahuan ibu tidak memiliki pengaruh terhadap status gizi balita.
Efektifitas Peer Group Education Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mengenai Anemia Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren: The Effectiveness Of Peer Group Education On The Knowledge And Attitude Of Anemia In Adolescent Women In The Boarding School Yurisma, Mitha; Agestika, Lina; Hakiem Afrizal, Sandra
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/pffky341

Abstract

Anemia pada remaja merupakan masalah kelaparan tersembunyi yang berdampak pada kondisi malnutrisi (gizi kurang) generasi selanjutnya. Anemia akibat kekurangan asupan zat gizi mikro yaitu zat besi dapat disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi melalui teman sebaya (peer group education) terhadap pengetahuan dan sikap terkait anemia pada remaja putri di Pondok Pesantren Awwaliyah Al-Asiyah Cibinong. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest-posttest control group. Sebanyak 60 santri putri di Pondok Pesantren Awwaliyah Al-Asiyah direkrut pada penelitian ini. Responden terdiri dari 4 edukator (pemberi pengetahuan) dan 56 responden yang dibagi rata menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok peer group sebagai kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok peer group (intervensi) dan terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap (p-value <0,05). Pada kelompok kontrol terdapat peningkatan pada pengetahuan dan penurunan pada sikap, namun perbedaan tersebut tidak signifikan (p-value >0,05). Edukasi menggunakan metode peer group efektif dilakukan pada remaja, karena penyampaian informasi melalui teman sebaya dapat mencegah timbulnya rasa malu, takut, ataupun gugup untuk menyampaikan pendapat.
Hubungan Efikasi Diri dengan Activity of Daily Living (ADL) pada Pasien Post Operasi: Relationship Between Self-Efficacy and Activity of Daily Living (ADL) in Post-operative Patients Fibriansari, Rizeki Dwi; Astuti, Anggia; Mulyantoro, Adi; Mustikawati, Aleikh
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/xd6ryh42

Abstract

Operasi merupakan jenis pengobatan dengan menggunakan cara invasif yang sering menyebabkan nyeri, edema, imobilisasi paska pembedahan, sehingga terjadi penurunan kekuatan otot serta kemampuan ambulasi. Peningkatan mobilisasi pasien post operasi dengan efikasi diri dapat meningkatkan kemandirian pasien melakukan aktifitas. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan antara efikasi diri dengan Activity of Daily Living (ADL) pada pasien post operasi. Desain penelitian yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Kriteria inklusi, yaitu pasien yang menjalani jenis operasi mayor, usia >18 tahun, di rawat inap selama 24-48 jam dan kesadaran compos mentis. Pengumpulan data pada 57 responden menggunakan kuesioner General Self Efficacy (GSE) dan Care Depedency Scale (CDS). Hasil penelitian menunjukkan uji statistik spearman rank dengan nilai p value =0,001 hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan arah korelasi positif antara efikasi diri dengan ADL pada pasien post operasi di Ruang Asparaga RSUD Dr Haryoto Lumajang. Efikasi diri merupakan aspek penting dalam mempengaruhi kemandirian melakukan ADL pada pasien post operasi. Peran perawat dalam fase post operasi salah satunya yaitu memberikan pelayanan fisik maupun psikologis melalui efikasi diri dapat bepengaruh terhadap keyakinan dan motivasi.
Pengaruh Skin-To-Skin Contact Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Bayi Pasca Imunisasi Pentabio: The Effect Of-Skin-To-Skin Contact On Reducing Infants' Body Temperature Post Pentabio Immunization Rahmawati, Emilia; Keswara, Nila Widya; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/gxkac157

Abstract

Demam terjadi ketika suhu tubuh meningkat lebih dari 37,5⁰C di atas normal akibat peningkatan pusat pengatur suhu hipotalamus. Suntikan imunisasi Pentabio akan menyebabkan peningkatan suhu tubuh singkat pada bayi, hal ini akan diikuti dengan penurunan suhu tubuh satu hingga tiga hari kemudian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode kontak kulit ke kulit di PMB Eny Islamiati Bululawang dapat menurunkan suhu tubuh bayi setelah pemberian vaksin Pentabio. Jenis penelitian yang digunakan secara kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experimental  dengan jenis rancangan post test only non equivalent grup design. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi yang mendapatkan imunisasi Pentabio sebanyak 32 bayi dengan menggunakan metode purposive sampling. Termometer digital dan lembar observasi adalah alat yang digunakan. Para peneliti menggunakan rasio p-value sebesar a = 0,05 untuk analisis univariat dan bivariat. Sebagai konsekuensi dari temuan penelitian, yang menunjukkan bahwa pendekatan kontak kulit ke kulit memiliki efek dalam menurunkan suhu tubuh bayi, dapat disimpulkan bahwa nilai p-value adalah 0,000 < 0,05 dan H1 dapat diterima. Rekomendasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya mengenai teknik kontak kulit ke kulit, yang dapat membantu menurunkan suhu tubuh bayi setelah vaksinasi Pentabio.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Nifas Dalam Perawatan Payudara Di RSUD Kabupaten Serang: Factors Influencing Postpartum Mothers In Breast Care At Serang District Hospital Octavianti, Maria; Moedjiherwati , Trijani
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/zk4pff56

Abstract

Pada masa nifas, perawatan payudara menjadi krusial dalam merawatnya, terutama untuk menjaga kelancaran pengeluaran air susu ibu (ASI). Namun, survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 menunjukkan bahwa 55% ibu menyusui mengalami masalah seperti mastitis dan lecet pada puting susu, yang kemungkinan disebabkan oleh kurangnya perawatan payudara selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi ibu nifas dalam perawatan payudara di RSUD Kabupaten Serang tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 56 orang, dan seluruh populasi diambil sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, dan analisis data dilakukan menggunakan pendekatan univariat serta analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (50%) atau cukup (48,3%) tentang perawatan payudara. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan (p=0,003 < α=0,05), sementara tidak ada hubungan antara usia (p=0,088 > α=0,05) atau pekerjaan (p=0,712 > α=0,05) dengan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara.
Hubungan Pengetahuan Tentang Menstruasi Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas 4-6: The Relationship of Knowledge About Menstruation and Readiness for Menarche in Grade 4-6 Students Pitaloka, Riris Dea; Keswara, Nila Widya; Purwanti, Anik Sri
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/r42n9k29

Abstract

Menarche adalah siklus menstruasi pertama pada remaja putri. Pengetahuan yang didapatkan oleh remaja putri perihal menstruasi dapat mempengaruhi kesiapannya saat menghadapi menarche. Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui korelasi pengetahuan menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche. Penelitian ini memiliki design cross sectional dan menggunakan metode total sampling, dengan populasi yaitu siswi kelas 4 hingga 6 di SDN 03 Pandanlandung Wagir, yang belum mengalami menarche,  sebanyak 56 orang siswi. maka jumlah populasi sama dengan jumlah sampel. Hasil pengkajian data menunjukkan 62,5% siswi berusia 11 tahun, 64,3% siswi berpengetahuan kurang, 75,0% siswi tidak siap menghadapi menarche. Analisa Chi-square diperolah p value (0,001), maka kesimpulannya yaitu ada hubungan pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menarche. Dari sejumlah siswi yang kurang siap menghadapi menarche, maka diperlukan penyuluhan atau edukasi tentang menstruasi kepada mereka agar bisa mempersiapakan diri dalam menghadapi menarche yang akan datang.
Uji Aktivitas Antikanker Terhadap Sel Line A549 Pada Green Synthesis Nanopartikel TiO2 Menggunakan Bayam Berduri Secara In Vitro: Anticancer Activity Test Against A549 Line Cells On Nanopartikel TiO2 Results Of Green Synthesis Using Prickly Spinach In Vitro Azzahroh, Putry Mauzen; Purnomo, Frida Octavia; Halimatushadyah, Ernie
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/djvrjf14

Abstract

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal dan tidak terkendali serta dapat merusak atau menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kanker telah menjadi 1 dari 6 kematian di dunia. Jumlah kasus baru dan kematian terus meningkat karena peningkatan ekspektansi kehidupan, transisi epidemiologi, dan demografi. Green Synthesis nanopartikel logam/oksida logam telah menarik banyak perhatian dalam beberapa tahun terakhir karena aplikasinya yang meningkat di berbagai bidang, lebih sedikit bahan kimia yang digunakan dan metode eksperimental yang sederhana. Pada penelitian ini dilakukan green synthesis nanopartikel TiO2 menggunakan ekstrak daun bayam berduri untuk mengetahui aktivitas antikanker yang diuji secara in vitro menggunakan sel line A549 dengan 3 konsentrasi pada TiO2NPs yaitu 75, 100, 125 ppm dengan 3x pengulangan, dan pada doxorubicin sebagai kontrol positif menggunakan 4 konsentrasi yaitu 1, 1,5, 2, 2,5 ppm dengan 3x pengulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa TiO2NPs berhasil di sintesis menggunakan ekstrak daun bayam berduri yang dianalisis memiliki aktivitas antikanker yang tergolong sangat lemah dengan nilai IC50 sebesar 405 ppm.
Efektivitas Terapi Hipnotik Lima Jari Pada Gangguan Stres Pasca Trauma Pasca Bencana: Effectiveness Of Five-Finger Hypnotic Therapy With Post-Traumatic Stress Disorder Post-Disaster Rahmawati, Primasari Mahardhika; Pebriyanti, Dwi Ochta; Sulistyono, R. Endro; Suhari
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jbp0t543

Abstract

Bencana alam adalah bencana yang disebabkan oleh terjadinya serangkaian peristiwa alam, seperti gempa bumi, gunung meletus, tanah longsor, dan erupsi gunung. Peristiwa erupsi Gunung Semeru tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi penyintas juga dapat mengalami dampak psikologis jangka panjang dan berpengaruh pada kesejahteraan psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas Terapi Hipnotik Lima Jari terhadap Post Traumatic Stres Disorder pasca Bencana. Penelitian ini menggunakan metode quasy experiment pre post test dengan responden sejumlah 60 orang dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di wilayah relokasi penyintas erupsi semeru Kabupaten Lumajang, dengan menggunakan instrument berupa PCL-C dilakukan pada bulan Mei-Juni tahun 2023. Tingkat gejala PTSD secara keseluruhan menunjukkan penurunan setelah dilakukannya intervensi berupa terapi hipnotik lima jari. Terapi hipnotik lima jari ini dapat dinyatakan efektif terhadap penurunan gejala Post Traumatic Stres Disorder (uji Wilcoxon p-Value = 0.039, α 5%), yang bermakna terdapat perbedaan PTSD pre dan post diberikan terapi hipnotik lima jari. Hasil penelitian diharapkan mampu mempermudah pengembangan intervensi keperawatan khususnya yang berkaitan dengan penurunan tingkat kecemasan. Terapi hipnotik lima jari ini dapat dinyatakan efektif terhadap penurunan gejala Post Traumatic Stres Disorder. Terapi hipnotik lima jari mampu mengalihkan pemikiran seseorang yang sedang mengalami trauma.
Pengaruh Teknik Stimulasi Oral Pada Bayi Dengan Resiko Stunting Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi: The Effect of Oral Stimulation Techniques in Babies at Risk of Stunting on the Increase in Baby's Weight Prastiwi, Ikha; Zuriati, Zuriati; S, Melti; Kamila, Syifa Halida
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/33c7ga47

Abstract

Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) seringkali sulit mengalami peningkatan berat badan dikarenakan kurangnya kemampuan minum yang membuat bayi mengalami kegagalan dalam pertumbuhan. Pertumbuhan bayi yang baik dapat dilakukan dengan stimulasi seperti sentuhan atau pijat bayi dan rangsangan sensorik pada struktur oral yang dapat meningkatkan kemampuan struktur oral dalam menyedot (sucking) dan menelan (swallow) bayi ketika menyusu. Tujuan penelitian adalah menjelaskan pengaruh teknik stimulasi oral pada bayi dengan resiko stunting terhadap peningkatan berat badan bayi. Desain penelitian menggunakan desain studi two group test design dengan pre and post test. Sampel yang digunakan 15 bayi kelompok intervensi dan 15 bayi kelompok kontrol dengan accidental sampling. Pemberian stimulasi oral selama 10 hari, setiap hari dilakukan selama tiga kali selama 10 menit, kemudian dievaluasi pada hari terakhir. Analisa univariat dan bivariat dengan Uji T Test. Hasil Penelitian menunjukkan peningkatan berat badan kelompok stimulasi oral rerata sebesar 340 gram, dengan nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05  dapat disimpulkan ada perbedaan rerata hasil berat badan bayi untuk pretest kelompok intervensi dengan post test kelompok intervensi. Saran Stimulasi oral dan pijat bayi treatment sebagai salah satu asuhan komplementer dalam merangsang reflek hisap dan menelan bayi sehingga nutrisi terpenuhi untuk menaikkan berat badan bayi.